interval nada

Apabila Sedulur adalah pecinta musik, maka bisa dipastikan tidak asing dengan istilah interval nada. Selain dipelajari dalam les musik, interval nada juga keluar dalam materi pelajaran seni musik di sekolah. Interval nada adalah jarak antara satu nada dengan nada lainnya, baik ke atas ataupun ke bawah.

Musik merupakan rangkaian nada yang disusun sedemikian rupa untuk menghasilkan harmonisasi yang indah. Musik dapat dibuat menggunakan alat musik maupun hanya dari suara tepukan tangan. Beberapa hal yang berhubungan dengan musik selain interval yaitu harmoni, irama, melodi, tempo lagu.

Untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut yang akan membahas mengenai pengertian interval nada beserta jenis-jenis dan contohnya. Selamat belajar!

BACA JUGA: Musik Ansambel: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis dan Contohnya

Pengertian

interval nada
iStock

Interval nada merupakan jarak frekuensi antara satu nada dengan nada lainnya yang berlaku pada jarak nada ke atas maupun ke bawah. Interval nada digunakan sebagai jarak antar nada pada 7 tangga nada, yaitu do, re, mi, fa, sol, la, dan si. Sederhananya, interval yang terdapat pada sebuah nada digunakan untuk memberi jarak dari nada do (C) ke re (D).

Ada dua nilai yang berlaku pada interval, yakni nilai 1 dan nilai setengah. Untuk interval nada diatonis mayor, memiliki interval 1- 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1 – 1/2. Interval nada mayor ini berlaku apabila menggunakan nada do = C yang mana memiliki urutan nada C – D – E – F – G – A – B – C’. Sementara itu, untuk interval nada minor, memiliki interval 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1. Mempelajari interval dari suatu nada sangatlah penting, hal ini karena ilmu tersebut akan dangat berguna dan membantu untuk memahami dan membuat chord, memahami scale, hingga membuat harmoni pada solo gitar.

Sebagai tambahan informasi, ciri-ciri tangga nada dari urutan dasar dalam sebuah musik yaitu

  • Jarak antar nada satu ke nada lainnya. Contohnya pada tangga nada c-d-e-f-g-a-b-c, memiliki jarak nada 1 1 ½ 1 1 1 ½. 
  • Deretan nada-nada naik (naik turun) dari setiap tangga nada, contohnya adalah c-d-e-f-g-a-b-c-a-g-f-e-d-c.
  • Langkah dari nada satu dengan nada lainnya, misalnya dalam tangga nada C mayor nada c ke c adalah langkah ke-1.

Lebih jelasnya, jenis-jenis interval nada dibagi menjadi 8 jenis, yaitu:

BACA JUGA: 12 Alat Musik Papua Beserta Penjelasan dan Contohnya

1. Prim

interval nada
IStock

Prime atau yang biasa disebut sebagai unison adalah jarak antara nada yang satu dengan yang lain dengan pitch yang sama. Pitch merupakan ketepatan tinggi rendahnya nada. Contoh interval nada prim adalah jarak dari nada do (C) ke nada do lagi (C).

2. Sekon

interval nada
iStock

Sekon atau second adalah jarak antara nada yang satu dengan yang lain dengan pitch satu tingkat di atasnya. Sederhananya, sekon adalah interval nada dari nada satu (do) ke nada kedua di atas (re) atau di bawahnya. Contohnya adalah nada C ke nada D. 

BACA JUGA: Alat Musik Melodis: Pengertian, Fungsi dan Contohnya

3. Terts

interval nada
iStock

Terts adalah jarak antara nada pertama (do) ke nada ketiga (mi). Interval ini dibagi menjadi dua, yakni terts besar seperti nada C ke nada E yang memberikan kesan melodi yang cerah dan terts kecil seperti nada C ke nada Eb yang memberikan kesan sempit, gelap, dan sedih.

4. Quart/Kwart

interval nada
iStock

Kwart adalah jarak antara nada pertama (do) ke nada keempat diatasnya (fa). Contohnya adalah nada C ke nada F.

BACA JUGA: Gambang Kromong: Sejarah, Instrumen & Contoh Alat Musiknya

5. Quin/Kwint

interval nada
iStock

Kwint adalah jarak antara nada pertama (do) ke nada kelima (sol). Contohnya adalah nada C ke nada G.

6. Sekst

interval nada
iStock

Sekst adalah jarak antara nada pertama (do) ke nada keenam (la). Contohnya adalah nada C ke nada A.

BACA JUGA: Alat Musik Idiophone: Pengertian Beserta Contoh Alat Musiknya

7. Septim

interval nada
iStock

Septim adalah jarak antara nada pertama (do) ke nada ketujuh (si). Contohnya adalah nada C ke nada B.

8. Oktaf

interval nada
iStock

Oktaf adalah jarak antara nada pertama (do) ke nada delapan (do’). Contohnya adalah nada C ke nada C pada oktaf selanjutnya. Dalam tangga nada diatonik, oktaf dapat mengidentifikasikan pengulangan nada yang serupa dalam tingkatan yang lebih tinggi.

Misalnya C-D-E-F-G-A-B-C’.

Contoh ini dapat dapat dikatakan satu oktaf karena memiliki interval berjarak delapan yaitu dimulai dari C dan berakhir C’.

Sekian informasi mengenai pengertian interval nada dalam seni musik beserta jenis-jenisnya. Semoga informasi ini dapat membantu Sedulur dalam mempelajari seni musik lebih baik lagi. Semangat mencoba dan selamat belajar!

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.