Tepung terigu menjadi salah satu bahan utama dalam masakan sehari-hari. Mulai dari bahan kue, cake, mie, hingga gorengan. Meski bentuk tepung terigu terlihat seragam, namun ada beberapa jenis tepung terigu yang harus Sedulur tahu lho.

Apalagi beda masakan, berbeda pula tepung terigu yang digunakan. Kira-kira apa saja sih jenis jenis tepung terigu ? Yuk simak penjelasannya di sini.

Jenis tepung terigu dan kegunaannya

Ada 3 jenis tepung terigu yang bisa Sedulur pilih untuk kegunaan masakan. Pemilihan tepung terigu yang tepat tentu penting karena akan memengaruhi rasa dan kualitas masakan. Perbedaan jenis-jenis tepung terigu biasanya terletak pada kandungan proteinnya. Protein inilah yang memengaruhi kerekatan adonan dari makanan.

Supaya tak salah pilih, yuk kenali apa saja jenis-jenisnya.

Tepung terigu protein rendah

jenis tepung terigu
Unsplash

Sesuai dengan namanya, tepung terigu jenis ini memiliki kadar protein yang rendah. Kandungan protein pada tepung terigu jenis ini memiliki presentase di bawah 10 persen. Jika Sedulur ingin membuat masakan seperti kue kering, cookies, dan sebagai macamnya, tepung terigu protein rendah adalah pilihan yang tepat.

Tepung terigu protein rendah lebih cocok untuk hasil masakan yang tak terlalu membutuhkan tekstur kenyal dan elastis. Tepung jenis ini memberikan tekstur makanan yang lebih renyah. Selain itu, tepung protein rendah juga memiliki kandungan air yang sangat rendah, sehingga makanan yang dihasilkan akan lebih tahan lama dalam penyimpanan.

Tepung terigu protein sedang

jenis tepung terigu
Unsplash

Varian tepung terigu ini memiliki kandungan protein antara 11 – 13 persen. Berbeda dengan tepung terigu protein rendah, tepung terigu jenis ini digunakan untuk masakan-masakan yang tidak terlalu kering, tetapi juga tidak terlalu basah. Sehingga seringkali disebut sebagai tepung terigu serbaguna.

Masakan-masakan yang menggunakan tepung terigu ini antara lain gorengan seperti tempe atau pisang goreng. Tak hanya itu, buat Sedulur yang suka memasak olahan kue seperti pancake, waffle, croffle, dan sebagainya, disarankan memakai tepung terigu protein sedang sebagai salah satu bahan utama. Sebab seperti dijelaskan di atas, tepung ini akan menghasilkan masakan yang tak terlalu kering, namun juga tidak terlalu basah.

Kue kering seperti nastar dan kastangel juga biasanya menggunakan tepung terigu protein sedang sebagai bahan campuran.

Tepung terigu protein tinggi

Unsplash

Dibandingkan dua jenis lainnya, tepung terigu varian ini tentu memiliki kandungan protein yang paling tinggi. Yakni berkisar antara 14-16 persen. Tepung protein dibutuhkan untuk makanan-makanan yang membutuhkan tekstur kenyal dan elastis.

Jenis tepung terigu yang paling baik untuk membuat mie adalah varian yang satu ini. Dimana tekstur mie memang harus elastis dan kenyal. Tak hanya mie, tepung protein tinggi dibutuhkan untuk membuat olahan seperti kue basah seperti roti tawar, donat, kue bolu, dan sebagai macamnya.

Selain itu, merk tepung terigu protein tinggi yang bisa Sedulur pilih antara lain Cakra Kembar, Golden Eagle, Lencana Merah, Nippon Komachi, dan Sriboga Hime.

Manfaat tepung terigu di kehidupan sehari-hari

Tak hanya untuk bahan masakan, tepung terigu ternyata juga bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari lho. Apa saja sih? Yuk simak!

Mengembalikan kilau barang yang terbuat dari logam

Caranya campur tepung terigu dengan garam dan cuka. Aduk jadi satu hingga menjadi pasta. Lalu oleskan pada benda logam yang ingin dibersihkan, tunggu hingga kering, lalu bersihkan dengan kain.

Membantu alpukat cepat matang

Hampir sama dengan beras, membuat alpukat cepat matang adalah dengan memasukkan buah alpukat setengah matang ke dalam wadah yang berisi tepung. Lalu diamkan 1 hari penuh.

Masker pencerah kulit

Untuk kebutuhan kecantikan, tepung juga bisa memberikan manfaat lho. Salah satunya sebagai bahan masker pencerah kulit. Caranya campurkan tepung terigu dengan 1 sendok makan yogurt dna sedikit bubuk kunyit, aduk rata. Lalu oleskan pada kulit wajah dan diamkan 25 menit. Setelah itu bilas dengan air bersih.

Cukup mudah bukan untuk mencari cara mengetahui tepung terigu protein tinggi dan sedang serta rendah. Satu hal yang perlu Sedulur perhatikan, tepung terigu protein tinggi tidak tahan lama dan jika disimpan terlalu lama bisa menimbulkan jamur. Maka dari itu, jika menyimpan tepung protein tinggi, Sedulur harus cek secara berkala untuk tetap menjaga kualitasnya.

Bagi Sedulur yang butuh membeli sejumlah jenis tepung terigu, Sedulur bisa membelinya di Aplikasi Super lho. Lewat aplikasi ini, Sedulur bisa membeli tepung dan kebutuhan pokok lain dengan mudah dan tentu saja harga yang lebih murah. Yuk unduh aplikasinya di sini sekarang