perbedaan rebonding dan smoothing

Dalam proses perawatan atau hair care, dikenal dengan istilah smoothing dan rebonding. Sebenarnya keduanya adalah sama-sama proses untuk meluruskan rambut yang keriting. Namun, tahukah Sedulur ternyata ada perbedaan smoothing dan rebonding yang harus Sedulur pahami dulu sebelum Sedulur ke salon.

Smoothing dan rebonding merupakan teknik pelurusan rambut dengan menggunakan obat atau bahan kimia khusus. Perbedaan smoothing dan rebonding ini mulai dari jenis obat yang digunakan, proses pengerjaan, hingga hasil akhirnya.

Kendati dua teknik pelurusan rambut ini tidak memberikan hasil yang permanen, namun Sedulur perlu mengenali perbedaannya agar sesuai dengan kondisi jenis rambut yang asli dan hasil yang pas sesuai keinginan. Pasalnya, keduanya cukup berbeda dalam beberapa hal. Untuk itu ketahui beberapa perbedaan rebonding dan smoothing di bawah ini.

BACA JUGA: 30+ Inspirasi Gaya Rambut Ikal Panjang, Bikin Makin Kece!

-->

1. Ketahui dulu jenis rambut milikmu

Sebelum berangkat ke salon, ketahui dulu dan cek jenis rambut kamu. Hanya mengembang dan ikal, atau sangat keriting? Rebonding rambut lebih cocok untuk yang memiliki ikal atau keriting. Untuk smoothing, hasilnya lebih maksimal pada rambut lurus alami yang sering kusut dan susah diatur.

Treatment ini cocok untuk siapa saja, tak eksklusif untuk wanita saja. Smoothing rambut pria sebenarnya cukup populer, karena banyak pria yang malas menata rambut. Mereka ingin rambut yang sudah rapi dan ‘jadi’.

2. Metode pelurusan yang digunakan 

Smoothing merupakan teknik meluruskan dan melemaskan rambut tanpa mengubah strukturnya. Proses pelurusannya menggunakan bahan kimia dengan level soft/mild. Metode smoothing akan menutup kutikula atau bagian terluar rambut agar bisa mengurangi kusut. Dengan begitu akan dapat dihasilkan rambut yang lurus.

Sedangkan rebonding adalah metode pelurusan rambut dengan mengubah struktur dari rambut keriting. Itulah kenapa obat pelurus yang digunakan cukup kuat. Obat tersebut yang akan mengubah struktur alami rambut keriting menjadi lurus.

Setelah rambut diberikan obat pelurus, rambut didiamkan beberapa menit, lalu rambut dibilas, dikeringkan, dicatok, dan diberi obat penetral. Setelah itu, rambut dibilas lagi, dikeringkan, dan dicatok lagi.

3. Sifat rambut lurus yang akan dihasilkan

Dibandingkan rebonding, saat ini smoothing rambut memang menjadi jenis perawatan yang semakin sering dipilih oleh para wanita. Sebab, meski sama-sama dilakukan dengan penggunaan bahan kimia, rambut lurus yang dihasilkan proses smoothing umumnya lebih lembut dan halus sehingga tampak lebih natural.

Sebaliknya, rambut lurus hasil rebonding cenderung akan berstruktur lebih kaku dan tegak. Jika tidak pandai merawatnya, rambut lurus hasil rebonding sangat rentan mengalami masalah kepatahan. 

4. Obat yang digunakan

Smoothing rambut sering melibatkan penggunaan produk kimia khusus yang mengandung protein. Misalnya seperti keratin yang tidak mengubah struktur rambut, karena hanya diperuntukkan guna meluruskan dan menghaluskan rambut. Pemberian obat ini pada saat sebelum dilakukan proses pencatokan

Proses rebonding rambut melibatkan penggunaan produk kimia yang lebih kuat, yaitu relaxer untuk mengubah struktur rambut dan neutralizer sebagai penetral obat pertama. Obat ini mengandung Tioglikolat yang berfungsi untuk merombak struktur rambut secara permanen untuk membuatnya menjadi lurus.

5. Lama proses pengerjaan

Waktu pengerjaan smoothing dan rebonding rambut dapat bervariasi tergantung pada panjang dan ketebalan rambutmu. Umumnya, proses smoothing lebih lama dibandingkan dengan rebonding.

Smoothing rambut biasanya memerlukan waktu minimal tiga jam, meskipun hasilnya tidak permanen. Produk smoothing rambut bekerja dengan meratakan ikatan keratin dalam rambut, sehingga rambut terlihat lebih lurus dan halus.

Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk rebonding berkisar antara dua hingga tiga jam. Selama proses ini, ikatan rambut diubah secara permanen untuk menghasilkan rambut yang benar-benar lurus. Rebonding adalah pilihan yang lebih tahan lama daripada smoothing.

BACA JUGA: Lakukan Hal Ini Jika Warna Cat Rambut Tidak Keluar!

6. Perbedaan dari harganya

Unsplash/Adam Winger

Karena menawarkan hasil lebih natural, perawatan smoothing rambut biasanya dibanderol dengan harga lebih tinggi. Sedulur harus membayar semakin mahal jika melakukannya di salon yang sudah memiliki reputasi terpercaya.

Biasanya, harga satu kali perawatan smoothing berada di kisaran angka minimal Rp300 ribuan. Jika Sedulur memiliki budget terbatas, maka proses rebondinglah yang bisa dipertimbangkan. Saat ini, rebonding bahkan bisa dilakukan mulai harga Rp100 ribuan saja.

Meski begitu, Sedulur tetap harus bijak memilih salon. Apabila harga yang dibanderol terlalu murah, bukan tidak mungkin obat pelurus yang digunakan memiliki kualitas rendah dan justru semakin berpotensi merusak kondisi rambutmu. 

7. Hasil akhir

Hasil smoothing lebih terlihat lurus alami dibandingkan dengan rebonding. Smoothing membuat rambut lebih lemas seperti habis dicatok. Sedangkan rebonding lebih terasa kaku. Namun, rebonding lebih tahan lama dibanding smoothing.

Biasanya, rebonding bisa bertahan hingga 1 tahun, sedangkan smoothing sekitar 6 bulan. Rebonding menghasilkan rambut yang lebih lurus.

8. Daya tahan

Karena tak ada pengubahan struktur rambut, teknik pelurusan smoothing termasuk dalam kategori sementara dan hanya bertahan maksimal 3 bulan. Rebonding rambut termasuk dalam kategori semi-permanen dan memiliki daya tahan antara 7 bulan sampai 1 tahun.

Hasilnya tergantung jenis rambut awalmu, seperti ikal atau keriting. Untuk hasil terbaik, prosedur ini memerlukan retouch minimal 6 bulan sekali.

9. Efek samping yang mungkin saja terjadi

Lantaran menggunakan bahan kimia, tentu ada dampaknya terhadap rambut. Nah, perbedaan keduanya juga bisa terlihat dari kerusakan yang kemungkinan terjadi setelah pelurusan. Obat smoothing yang bagus menggunakan lebih sedikit bahan kimia dan mengandung banyak protein, sehingga lebih ‘ramah’ untuk batang rambutmu. 

Namun, rambut tetap bisa menjadi kering setelah beberapa lama. Rebonding menggunakan obat kimia yang kuat, sehingga rambutmu menjadi sangat rentan untuk kering dan rapuh. Rambut yang patah di tengah sangat mungkin terjadi dalam beberapa bulan.

10. Perawatan setelah proses

Karena proses rebonding menggunakan obat yang lebih kuat, pastinya bisa membuat rambut rawan rusak atau kering, sehingga rambut lebih mudah patah dan bercabang. Sedangkan smoothing, meskipun tidak banyak menggunakan bahan kimia, tapi bisa saja kerusakan rambut terjadi setelah beberapa lama.

Namun, karena smoothing menggunakan keratin, sehingga lebih ternutrisi. Untuk mencegah kerusakan rambut, Sedulur harus melakukan perawatan rambut yang tepat, tidak perlu pergi ke salon, Sedulur bisa melakukannya sendiri di rumah. 

BACA JUGA: 15 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut Terbaik, Ampuh!

11. Jangka waktu mengulang metode yang sama

perbedaan rebonding dan smoothing
Unsplash/Lindsay Cash

Bagi yang melakukan smoothing rambut, peraturannya lebih fleksibel karena sifat prosedurnya sementara. Sedulur tetap bisa menata rambut dengan gaya lain. Namun, agar efek lurusnya tetap terjaga, metode smoothing sebaiknya diulang setiap 3 bulan sekali.

Sedangkan untuk prosedur rebonding, Sedulur harus menahan diri untuk mencoba beberapa gaya rambut. Untuk beberapa bulan pertama, hindari melakukan blow out dengan hairdryer atau melakukan penataan yang dapat mengubah bentuk rambut sementara seperti blow permanen.

Hentikan juga prosedur lain yang menggunakan bahan kimia keras seperti mengecat rambut, karena rambutmu bisa berisiko semakin rusak dan kering.

12. Rekomendasi jenis rambut

Proses perawatan rebonding bisa dipertimbangkan bagi Sedulur yang memiliki rambut sangat keriting dan tebal, sehingga membutuhkan obat kimia dalam jumlah banyak dan kadar lebih kuat untuk meluruskannya. Namun, apabila rambutmu cenderung halus dan hanya bergelombang, metode pelurusan menggunakan teknik smoothing rambut lebih disarankan.

Tak hanya menciptakan hasil lebih alami, efek bahan kimia yang dapat merusak rambut juga dapat dikurangi apabila Sedulur memilih metode satu ini. 

13. proses pelurusan rambut yang diwarnai

Salah satu hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan smoothing maupun rebonding adalah hindari melakukannya jika rambutmu baru saja diwarnai. Sebab rambut yang diwarnai dan melalui proses bleaching pasti melewati proses dengan bahan kimia.

Akibatnya, jika Sedulur mengecat rambut, lalu melakukan smoothing maupun rebonding, maka akan membuat rambutmu makin rusak karena pengaruh bahan kimia. Solusinya adalah Sedulur harus memberi jeda beberapa bulan antara mewarnai rambut dan meluruskan rambut.

14. Pilih sampo perawatan yang tepat

Banyak sekali produk perawatan rambut yang dijual di pasaran. Tapi alangkah baiknya Sedulur memilih shampo yang terbuat dari bahan-bahan natural, diformulasikan khusus sebagai solusi untuk permasalahan rambut kasar dan sulit diatur.

Pastikan di dalamnya memiliki kandungan Formula Anti-Frizz Protection, yang membuat rambut lebih mudah diatur dengan mengurangi kelembaban di udara dan menjaga keseimbangan kelembaban pada rambut lurus tanpa alat styling. 

Selain itu, pakai sampo yang punya kandungan Cuticle Keratin karena mampu memperbaiki kerusakan kutikula pada rambut bergelombang dan kasar agar lebih mudah diatur. Kemudian sampo yang memiliki kandungan Organic Quinoa & Baobab Oil juga akan membantu menutrisi dan mengembalikan kelembaban rambut untuk rambut lebih lurus dan lembut.

BACA JUGA: 15 Inspirasi Style Rambut yang Cocok untuk Cewek Bermasker

Tips Agar Rambut Tidak Mudah Mengembang Kembali

Unsplash/Curology

Memang untuk menjaga rambut tetap sehat dan mempertahankan bentuknya setelah rebonding maupun smoothing, Sedulur membutuhkan perawatan ekstra. Jadi, mungkin Sedulur akan memberikan perhatikan pada rambut lebih banyak daripada biasanya. Untuk itu, berikut ini ada beberapa tips yang mungkin akan membantu.

  • Selalu keramas dengan sampo dengan kandungan keratin.
  • Hindari mencatok rambut untuk sementara waktu.
  • Selalu pakai vitamin atau serum setelah keramas, untuk mencegah ujung rambut kering.
  • Rutin pakai hair mask untuk rambut hasil smoothing, atau hair spa untuk rambut hasil rebonding seminggu sekali.

Itulah tadi perbedaan rebonding dan smoothing yang perlu Sedulur tahu sebelum pergi ke salon. Memiliki rambut yang lurus dan rapi memang jadi dambaan para wanita. Rebonding dan smoothing jadi jawaban untuk permasalahan rambut yang keriting dan mengembang.

Kalau rambut Sedulur lebih cocok menggunakan metode rebonding atau smoothing nih?