cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi

Dalam kondisi hidung bayi tersumbat, pastinya akan membuat mereka sulit bernapas dan tidak nyaman. Namun tidak perlu cemas, sejatinya cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi tidaklah terlalu sulit apabila Sedulur tahu langkah-langkah yang tepat.

Pada umumnya hidung yang tersumbat akan berpengaruh pada kualitas tidurnya, dimana si tidak dapat bernapas dengan lega ketika malam hari. Biasanya kondisi semacam ini bisa terjadi akibat penumpukan lendir karena flu, pilek, atau alergi.

Namun sebenarnya lendir tersebut adalah mekanisme alami tubuh bayi untuk mengeluarkan kuman dalam tubuh. Walaupun secara umum tidak bahaya, namun kondisi ini bukan hanya membuat bayi sulit bernapas, tapi juga batuk-batuk. Lantas, apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi? Ketahui beberapa tips parenting penting yang ada di bawah ini.

BACA JUGA: 6 Tanda Dehidrasi Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

-->

1. Pastikan asupan cairan terpenuhi

Love to Know

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang pertama, yakni dengan memastikan jika kebutuhan asupan cairan mereka terpenuhi. Asupan cairan yang tercukupi akan membantu dalam mengencerkan lendir yang ada di dalam hidung dan mengatasi tenggorokan kering.

Agar kebutuhan cairan tubuh pada si kecil bisa dipenuhi, maka berikan ASI eksklusif sesering mungkin, terutama untuk bayi usia kurang dari enam bulan. Akan tetapi jika bayi telah menerima MPASI, pastikan Sedulur memberikan air putih hangat dengan takaran yang sesuai. Selain itu, hindari terlalu sering memberikan minuman-minuman yang manis. Pasalnya, minuman manis terkenal kurang baik untuk kesehatan anak.

2. Atur posisi tidur bayi

Perlu untuk diketahui, bahwa mengatur posisi tidur si kecil juga ternyata cukup efektif untuk mengatasi hidung tersumbat. Dilansir dari situs resmi AAP (American Academy of Pediatrics), posisi tidur bayi yang paling bagus adalah telentang.

Selain itu, coba atur posisi tidur si kecil dengan kepala yang lebih tinggi dari dada. Posisi ini bisa membuatnya dapat menghirup udara dengan lebih mudah, serta mencegah aliran lendir yang masuk ke dalam rongga hidung. Posisi kepala bayi yang lebih tinggi juga akan meminimalisir penggumpalan lendir di dalam hidung. Dengan begitu, maka si kecil dapat bernapas dengan lega walaupun sedang pilek atau flu.

3. Bersihkan lendir dan ingus

Ya, ingus atau lendir bayi ketika pilek terkadang dapat mengeras dan menjadi kerak jika tidak rutin dibersihkan. Jika terus dibiarkan dalam waktu yang lama, bukan tidak mungkin saluran pernapasan pada hidung bayi akan tersumbat.

Oleh sebab itu, pastikan Sedulur selalu membersihkan hidung si kecil dari ingus dan lendir, untuk mencegah dan juga meredakan hidung yang tersumbat. Pembersihan juga perlu dilakukan secara hati-hati untuk mencegah timbulnya luka di dalam rongga hidung. Selain itu, Sedulur juga bisa coba membersihkan lendir dan ingus pada hidung bayi ketika sedang tidur, karena itulah kondisi terbaik untuk melakukannya.

4. Tepuk punggung bayi secara perlahan

Biasanya, bayi akan cenderung rewel ketika mengalami masalah hidung tersumbat. Jika hal itu terjadi, Sedulur bisa coba menggendongnya dalam posisi tegak. Posisi ini akan membuat lendir yang menyumbat secara perlahan mengalir turun.

Jika si kecil masih juga rewel, coba untuk menepuk-nepuk bagian punggungnya secara perlahan. Tidurkan bayi dalam posisi tengkurap, kemudian tepuk pelan-pelan punggungnya. Metode yang satu ini cukup efektif untuk mengeluarkan lendir yang ada di hidung.

5. Gunakan pelembab udara

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang berikutnya adalah dengan memasang pelembab udara atau yang biasa dikenal sebagai humidifier. Seperti yang telah diketahui, bahwa salah satu penyebab hidung bayi tersumbat adalah flu.

Dimana flu sendiri sering terjadi karena suhu udara yang terlalu dingin. Maka dari itu, cara yang satu ini sangat manjur terutama di malam hari yang dingin, karena uap yang dihasilkan oleh humidifier sangat bermanfaat untuk membuat ruangan lebih hangat dan lembap. Dengan ini, maka penumpukan lendir di dalam hidung bayi yang mengeras dan membuat hidung tersumbat bisa dicegah.

BACA JUGA: 10 Cara Alami Mengobati Batuk dan Pilek Pada Bayi yang Aman

6. Hindari paparan polusi

Pinterest

Coba Sedulur perhatikan, apakah di sekitar ada sumber polusi atau alergen yang berpotensi untuk membuat hidung tersumbat si kecil semakin parah? Misalnya saja seperti asap rokok, bulu hewan, debu, atau lain sebagainya. Jika ada, langsung bersihkan area bayi dari polutan-polutan tersebut.

7. Hindari paparan allergen

Khusus untuk bayi yang memiliki alergi terdapat sesuatu, alergen juga tersebut berpotensi besar membuat bayi merasa tidak nyaman, terlebih lagi jika sedang mengalami hidung tersumbat. Jadi sebaiknya jangan sampai si kecil terpapar alergen, ya!

8. Sedot ingus dengan bulb syringe

Bagi yang belum tahu, bulb syringe merupakan sebuah alat khusus penyedot ingus yang digunakan untuk mengeluarkan lendir dari dalam hidung. Untuk menggunakan alat ini, pencet dulu bagian menggembung yang ada pada alat.

Kemudian, pipet dimasukkan ke dalam lubang hidung si bayi lalu lepaskan bagian menggembung yang tadi dipencet. Nantinya, lendir akan tersedot ke dalam bulb syringe. Untuk cara yang satu ini cocok dilakukan pada bayi berusia tidak lebih dari 6 bulan. Akan tetapi, jika Sedulur belum pernah menggunakannya sebelumnya, lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mengetahui cara penggunaan yang paling tepat.

9. Memandikan bayi dengan air hangat

Ternyata memandikan si kecil dengan air hangat dapat mengatasi hidung tersumbat pada bayi, lho! Secara tidak langsung, uap yang dihasilkan dari air hangat akan membantu mengencerkan lendir yang menumpuk di dalam hidung.

Jika tumpukan lendir tersebut sudah encer dan keluar, tentu saja hidung tidak akan tersumbat lagi. Usai memandikan bayi, Sedulur juga dapat memberikan pijatan ringan pada bagian hidung, pelipis, dahi, serta tulang pipi untuk membantunya lebih nyaman ketika berpanas.

10. Hindari penggunaan balsam

Biasanya setelah si kecil dimandikan, orang tua akan langsung mengoleskan balsam dengan tujuan agar badannya tetap hangat. Namun ternyata hal itu tidak dibenarkan karena bisa menyebabkan kulit bayi memerah dan iritasi.

Jadi hindari untuk menggunakan balsam, karena justru dapat memberikan efek samping buruk untuk kesehatan si kecil. Walaupun kini sudah ada balsam khusus untuk anak dibawah 2 tahun, namun sebaiknya tetap hindari untuk menggunakannya.

BACA JUGA: Cara Memijat Bayi yang Benar Beserta Manfaatnya

11. Berjemur di pagi hari

Happiest Baby

Tidak hanya memandikan si kecil dengan air hangat, Mengajaknya berjemur saat pagi hari juga bisa mengatasi hidung tersumbat. Ya, sinar matahari yang terasa hangat mampu membantu meredakan berbagai macam gejala hidung yang tersumbat.

Selain itu, berjemur di pagi hari juga memiliki banyak manfaat lain untuk bayi, lho! Kegiatan ini terbukti dapat meningkatkan imun tubuh dari si kecil, sehingga mereka jadi tidak mudah terserang oleh bakteri maupun virus.

12. Coba semprotkan salin

Salin sendiri sebenarnya adalah air larutan garam. Sedulur dapat membeli produk yang satu ini di apotek terdekat, atau membuatnya sendiri dengan cara mencampurkan ¼ sendok teh garam dengan 1 cangkir air suam-suam kuku.

Cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi dengan salin sebenarnya cukup mudah. Sedulur hanya perlu menyemprotkannya ke dalam lubang hidung si kecil secara perlahan. Jika tidak, biasa juga dengan meneteskan sebanyak 3 sampai 4 tetes pada masing-masing lubang hidung. Salin dikenal sebagai cairan yang mampu mengencerkan lendir dalam hidung, sehingga si kecil bisa berpanas dengan lebih mudah dan lega.

13. Masukkan sedikit ASI ke hidung

Memasukkan ASI ke dalam hidung bayi juga bisa dilakukan untuk mengatasi hidung tersumbat pada bayi. Sedulur hanya perlu memasukkan sedikit ASI ke dalam hidung sembari menyusui. Tetapi pastikan untuk melakukannya secara hati-hati agar tidak berbahaya bagi si kecil.

14. Pastikan cukup istirahat dan nutrisi

Selama hidung masih tersumbat, pastikan waktu istirahat si kecil benar-benar cukup untuk bayi. Selain itu, jangan lupa untuk memberikan asupan nutrisi untuk agar daya tahan tubuhnya meningkatkan dan kondisinya bisa lebih cepat membaik.

15. Konsultasi dokter terkait

Jika sudah mencoba beberapa penanganan yang sudah disebutkan tetapi tidak juga bekerja dengan baik, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Ditakutkan masalah tersebut terjadi karena sesuatu yang tidak kita ketahui.

Itu dia beberapa cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang dapat Sedulur lakukan. Saat hidung tersumbat, tentu saja si kecil akan merasa tidak nyaman. Biasanya mereka akan rewel karena jalan pernapasannya tidak lancar.

Semoga tips parenting yang ada di atas bisa membantu Sedulur untuk mengatasi masalah pada si bayi, terutama pada saat hidungnya tersumbat.