oleh-oleh khas jogja

Sebagai salah satu kota pariwisata paling terkenal di Indonesia, Jogjakarta atau Yogyakarta memang menyimpan banyak sekali keunikan. Salah satu yang mungkin tidak boleh Sedulur lewatkan adalah oleh-oleh khas Jogja.

Apabila oleh-oleh umumnya berbentuk makanan atau camilan, Yogyakarta memiliki banyak sekali pilihan oleh-oleh. Mulai dari makanan, pernak-pernik, hingga pakaian yang hanya ditemukan di Kota Pelajar tersebut.

Nah, jika Sedulur sedang berlibur atau merencanakan liburan menuju Yogyakarta. Sebaiknya simak ulasan kali ini baik-baik, karena kami akan membahas rekomendasi oleh-oleh khas Jogja terbaik yang bisa dibawa pulang!

BACA JUGA: 25+ Pantai Yogyakarta Terbaik dengan Panorama Eksotis

-->

1. Gudeg Yogyakarta

oleh-oleh khas jogja
Unsplash/Inna Safa

Jogja sudah sangat terkenal dengan kenikmatan gudegnya yang khas dan selalu menjadi incaran wisatawan yang datang. Rasa gudeg yang pedas, manis, gurih membuat siapapun yang mencoba akan ketagihan untuk mencoba lagi.

Gudeg sendiri terbuat dari nangka yang dimasak bersama santan hingga berubah warna dengan tambahan lauk seperti telur, ayam atau krecek. Makanan khas Jogja satu ini ternyata juga bisa Sedulur jadikan sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang setelah liburan.

Terdapat dua jenis gudeg yang bisa Sedulur pilih yakni gudeg kering atau gudeg kaleng yang keduanya tetap terasa nikmat. Khusus untuk gudeg basah karena tidak bisa bertahan lama jadi lebih baik dinikmati langsung di tempat.

2. Batik khas Jogja

Jogja juga termasuk kota penghasil batik terbaik di Indonesia bersama dengan kota Pekalongan dan Solo. Batik Yogyakarta selalu menjadi incaran wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh karena memiliki motif yang cantik dan harga yang murah.

Batik yang dijual juga tidak hanya berbentuk kain atau baju, ada pula batik yang diubah menjadi souvenir menarik lainnya. Sedulur bisa menemukan tas, sandal, syal, serta barang-barang lain yang semua terbuat dari bahan batik Jogja.

3. Tiwul

Tiwul dulunya merupakan makanan pokok pengganti nasi yang berasal dari Gunung Kidul saat masa paceklik melanda. Namun kini tiwul sudah menjadi camilan dan jajanan pasar nikmat yang mudah untuk dijumpai serta dinikmati oleh siapapun.

Bahan utama tiwul terbuat dari gaplek atau singkong yang sudah dijemur dan ditumbuk sebelum akhirnya dikukus kembali. Ada banyak cara untuk menikmati tiwul ini, ada yang mencampurkannya dengan gula dan parutan kelapa ada pula yang menjadikannya nasi.

Nasi tiwul tersebut sangat nikmat saat disantap bersama sambal bawang, lombok ijo, gathot, dan belalang goreng. Warung Tiwul Yu Tum yang berada di sekitar daerah Wonosari bisa menjadi pilihan terbaik untuk Sedulur yang ingin menikmati tiwul.

4. Geplak

Geplak termasuk salah satu jenis makanan khas Jogja selain gudeg yang juga bisa Sedulur jadikan oleh-oleh saat berlibur ke Jogja. Jajanan tradisional ini terbuat dari parutan kelapa yang dicampur dengan gula pasir atau gula jawa sebagai penambah rasa.

Agar semakin menarik biasanya adonan geplak dicampurkan lagi dengan pewarna makanan dengan warna terang seperti pink, kuning, atau hijau. Geplak pun ikut berkembang dengan berbagai pilihan rasa selain rasa manis seperti rasa cokelat, durian, nangka, hingga vanilla.

5. Yangko

Yangko merupakan salah satu makanan khas Jogja yang bisa Sedulur jadikan alternatif pilihan jika ingin membawa oleh-oleh khas Jogja. Bahan utamanya terbuat dari tepung ketan yang tercampur dengan gula dan kacang cincang serta memiliki tekstur yang kenyal.

Banyak yang menyebut yangko ini sebagai mochi jawa karena proses pembuatan dan teksturnya yang mirip. Namun sekarang setelah perkembangan zaman mulai banyak variasi rasa yangko yang bisa Sedulur coba seperti rasa buah-buahan.

6. Surjan

Surjan merupakan pakaian khas Jawa yang sering digunakan masyarakat Jogja saat waktu-waktu tertentu misalnya saat berlangsungnya upacara adat Jawa. Pakaian tradisional Jogja ini sangat menarik untuk dijadikan oleh-oleh karena motifnya yang unik.

Surjan sendiri memiliki dua motif yaitu surjan lurik yang bermotif garis-garis dan surjan ontrokusuma yang memiliki motif bunga. Biasanya surjan lurik digunakan oleh rakyat biasa karena berbahan kasar dengan warna cenderung gelap seperti coklat, kuning, dan abu-abu.

Sedangkan surjan ontrokusuma biasa digunakan kaum bangsawan dan terbuat dari kain sutra dengan hiasan bunga beraneka warna.

7. Jadah tempe

Siapa sangka ternyata jadah tempe ini termasuk salah satu jajanan tradisional Jogja yang menjadi camilan favorit keluarga keraton. Jadah atau campuran olahan beras ketan dengan parutan kelapa ini terasa nikmat saat Sedulur santap bersama tempe bacem dan cabai.

Tekstur kenyal dan legit dari jadah atau kue beras ketan ini berpadu nikmat dengan rasa khas tempe atau tahu bacemnya. Salah satu tempat Jadah Tempe terkenal di Jogja adalah Jadah Tempe Mbah Carik yang ada di puncak Kaliurang.

8. Cokelat Monggo

Oleh-oleh khas Jogja yang lagi hits saat ini adalah Cokelat Monggo, cokelat lokal cita rasa Belgia. Bahan bakunya berasal dari biji cokelat pilihan dan melewati proses khusus ala Belgia sehingga rasa coklatnya sempurna.

Sedulur bisa melihat langsung bagaimana proses pembuatan Cokelat Monggo ini dengan datang ke pusatnya di Jl. Dalem Kotagede. Di sini Sedulur juga bisa memilih berbagai macam rasa cokelat yang nikmat seperti dark chocolate, white chocolate, cabai, jeruk, dan lainnya.

9. Bakpia

Bakpia sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Jogja terutama bagi para wisatawan yang datang. Meski sudah banyak varian bakpia yang bermunculan seperti bakpia kukus, bakpia pathok dari Bantul ini tidak bisa tergantikan kenikmatannya.

Bahkan, toko Bakpia Pathok 25 selalu ramai wisatawan yang mengantri untuk bisa mendapatkan makanan khas Jogja satu ini. Ukurannya yang kecil dengan tekstur lembut menjadi ciri khas dari bakpia Jogja ini.

Rasa yang tersedia juga bermacam-macam mulai dari kacang hijau, kumbu hitam, cokelat, keju, hingga rasa buah-buahan semua ada. Terdapat dua tipe bakpia yang bisa Sedulur pilih yakni bakpia basah dan bakpia kering yang masing-masing memiliki ketahanan berbeda.

10. Baju Dagadu

Kalau di Bali ada Joger, Jogja memiliki Dagadu yang juga menjual berbagai pernak-pernik menarik seperti kaos, tas, topi, dan lainnya. Ciri khas dari kaos dagadu ini adalah plesetan lucu yang tertulis pada bagian depan kaos sehingga terlihat menarik.

Nama Dagadu sendiri memiliki arti ‘matamu’ dalam bahasa walikan Jogja sehingga logonya berbentuk sebuah mata. Di Dagadu, Sedulur bisa mendapatkan kaos-kaos serta souvenir khas Jogja dengan harga yang murah dan terjangkau.

BACA JUGA: Resep Ayam Ingkung Khas Yogyakarta yang Gurih & Lezat

11. Salak pondoh

oleh-oleh khas jogja
Unsplash/Heri Susilo

Jika Sedulur berada di daerah Sleman, sempatkan untuk mampir ke perkebunan salak pondoh yang berada di daerah Bangunkerto, Sleman. Di tempat ini Sedulur bisa bermain di area perkebunan seluas 27 hektar sekaligus mencicipi lezatnya salak pondoh langsung dari pohonnya.

Terdapat beberapa jenis salak pondoh yang bisa Sedulur coba diantaranya salak pondoh super, salak pondoh merah dan jenis salak lainnya. Rasa salak yang manis dengan daging yang tebal sangat cocok untuk Sedulur jadikan oleh-oleh dari Jogja.

12. Peyek tumpuk

Jangan mengaku sebagai pencinta wisata kuliner Jogja jika Sedulur belum mencoba peyek tumpuk khas Bantul. Peyek Mbok Tumpuk yang ada di Bantul ini sudah sangat melegenda berkat rasa dan bentuk peyeknya yang unik.

Seperti namanya peyek tumpuk ini berbentuk tidak beraturan dan saling bertumpuk dengan jumlah kacang yang banyak. Meski bentuknya tidak karuan, rasa peyek tumpuk ini terasa lebih gurih dan renyah daripada peyek biasa.

13. Wedang uwuh

Hidangan tradisional Jogja yang juga bisa Sedulur jadikan oleh-oleh adalah wedang uwuh atau dalam bahasa Indonesia ‘minuman sampah’. Minuman ini disebut seperti itu karena semua rempah yang digunakan dicampur jadi satu di dalam gelas sehingga terlihat seperti sampah.

Rempah yang digunakan biasanya seperti cengkeh, kayu secang, kayu manis, pala, jahe dan juga gula batu. Rasa dari wedang uwuh yang pedas, manis, dan segar ini mampu menghangatkan badan saat cuaca dingin.

Wedang uwuh juga memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh sebab mengandung antioksidan dan mampu menurunkan kolesterol. Sehingga banyak wisatawan yang tertarik menjadikan minuman khas Bantul ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga.

14. Blangkon

Blangkon, penutup kepala yang terbuat dari kain batik, merupakan ikon khas dari Jogjakarta. Para petinggi dan keturunan ningrat dari Kesultanan Jogja sering kali mengenakan blangkon, bahkan Sultan sendiri juga sering memakainya.

Tak heran jika blangkon menjadi salah satu oleh-oleh khas Jogja yang mudah ditemukan di pusat perbelanjaan!

15. Tahu susu bakso

Tahu bakso untuk oleh-oleh mungkin terdengar tidak menarik, namun berbeda dengan tahu susu bakso dari Jogja ini. Dengan menggunakan tahu susu produksi sendiri tekstur lembut yang padat dari tahu terasa nikmat dengan adonan baksonya.

Proses pembuatannya yang organik tanpa bahan pengawet membuat tahu susu bakso atau tasuba ini mampu bertahan hingga 6 bulan. Cita rasanya yang khas dan nikmat membuat tahu susu bakso ini menjadi oleh-oleh khas Jogja terbaru yang cocok untuk camilan.

16. Belalang goreng

Bosan dengan oleh-oleh yang biasa, belalang goreng atau walang goreng khas Gunung Kidul ini patut untuk dicoba. Dibalik bentuknya yang unik dan sedikit ekstrem, rasa dari belalang goreng ini begitu nikmat berkat perpaduan pedas gurih yang pas.

Ukuran belalang yang besar serta teksturnya yang renyah membuat belalang goreng ini pas menjadi camilan saat Sedulur di perjalanan. Selain belalang utuh, ada pula pedagang yang menjual bagian kakinya saja sehingga bentuknya tidak terlalu mengerikan.

17. Lapis Jogja

Mari kita kenalkan oleh-oleh khas Jogja yang enak dan kekinian selanjutnya, yaitu Lapis Jogja. Sedulur bisa dengan mudah menemukan berbagai macam kue lezat yang satu ini di berbagai penjuru kota.

Harganya pun terbilang ramah di kantong, cukup dengan uang kurang dari 50 ribu rupiah, Sedulur tiket sudah bisa membawa pulang kotak kue lapis dengan banyak varian rasa, seperti coklat, keju, pandan, dan bahkan rasa green tea.

18. Lumpia Samijaya

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba kelezatan Lumpia Samijaya saat berkunjung ke Jalan Malioboro yang terkenal! Street food legendaris ini menyajikan lumpia dengan isian bengkuang, sayur, dan telur yang melimpah.

Kamu tidak hanya dapat menikmatinya saat berjalan-jalan di sepanjang Malioboro, namun juga bisa membawa pulang. Pastikan untuk memesannya dalam keadaan setengah matang dan dikemas dengan rapat agar tetap terjaga kelezatannya ketika sampai di rumah.

19. Tas Dowa Bag

Jika Sedulur ingin membawa oleh-oleh khas Jogja selain makanan, tas rajut dari Dowa Bag bisa jadi pilihan yang tepat. Produksi langsung dari para pengrajin rajutan yang handal ini memiliki desain lucu dan cantik dan siap menyenangkan kaum hawa.

Di sini Sedulur bisa memilih berbagai jenis tas dengan model menarik atau aksesoris lucu seperti hanging charm sebagai oleh-oleh. Untuk masalah kualitas tidak perlu Sedulur ragukan lagi karena Dowa Bag sudah masuk pasaran internasional terutama ke berbagai negara di Eropa dan Asia.

20. Jangkrik goreng

Bagi sebagian orang, mungkin terdengar cukup eksentrik jika mengkonsumsi serangga sebagai makanan. Namun, di Yogyakarta, serangga seperti jangkrik dan serangga malah dijadikan sebagai cemilan oleh-oleh yang unik dan menarik.

Cemilan dari serangga ini juga memiliki kandungan protein yang tinggi, sehingga bisa dijadikan alternatif camilan yang lebih sehat. Selain itu, rasanya juga cukup lezat dan gurih.

BACA JUGA: 10 Cerita Rakyat Jogja yang Melegenda, Jadi Dongeng Penuh Makna

21. Kerajinan perak Kotagede

oleh-oleh khas jogja
Unsplash/Rodri Caruso

Jika Sedulur ingin membawa oleh-oleh khas Jogja yang berupa barang, langsung saja datang ke daerah Kotagede. Daerah ini sudah terkenal sebagai pusat kerajinan perak terbaik yang bisa Sedulur temukan di Jogja sejak zaman kerajaan Mataram.

Ada banyak pilihan kerajinan perak yang bisa Sedulur beli sebagai souvenir seperti misalnya miniatur bangunan, perhiasan, dan juga peralatan makan. Setiap produk merupakan hasil tangan mahir para pengrajin dengan kualitas ekspor yang terjamin.

22. Keramik khas Jogja

Sedulur juga bisa menjadikan keramik Jogja sebagai salah satu oleh-oleh khas Jogja yang unik untuk Sedulur bawa pulang setelah puas berlibur. Berbagai bentuk kerajinan keramik khas Jogja bisa Sedulur dapatkan mulai dari cangkir, mangkok, piring, dan tableware lainnya.

Salah satu tempat terkenal penghasil keramik khas Jogja ini adalah Kaloka Pottery yang juga menawarkan kursus pembuatan keramik. Keramik handmade hasil produksi Kaloka Pottery ini sudah melewati Quality Control yang ketat sehingga tetap berkualitas.

23. Keripik belut

Makanan oleh-oleh khas Jogja selain gudeg yang juga bisa Sedulur beli sebelum pulang adalah keripik belut. Rasa gurih dan nikmat dari tekstur keripik belut yang renyah membuatnya sangat cocok untuk menjadi camilan saat Sedulur bersantai.

Cara membuatnya pun sangat mudah, baluri belut yang sudah bersih dari tulang dan isinya dengan bumbu khusus sebelum akhirnya masuk penggorengan. Dari bumbunya inilah keripik belut ini bisa terasa begitu nikmat dan pantas Sedulur jadikan sebagai oleh-oleh Jogja.

24. Kipo

Meskipun dianggap sebagai hidangan tradisional, kipo tetap menjadi primadona dan bahkan menjadi hidangan favorit bagi raja dan bangsawan di kerajaan Mataram pada zaman dahulu. Nama “kipo” sendiri berasal dari pertanyaan “iki opo” atau “apa ini” dalam bahasa Indonesia, tetapi banyak orang yang memanggilnya dengan sebutan kipo.

Kipo biasanya berwarna hijau yang diperoleh dari daun atau pandan dengan rasa yang legit, namun sekarang sudah hadir berbagai macam warna kipo. Bentuknya hampir sama dengan wingko, tetapi lebih kecil dan warnanya berbeda dari wingko.

25. Kopi Merapi

Bagi para pecinta kopi, rasanya belum lengkap berkunjung ke lereng gunung Merapi tanpa mencicipi kopi merapinya yang legendaris. Di kedai kopi merapi ini, Sedulur bisa bersantai sembari menikmati pemandangan menawan dari Jogja dan gunung Merapi yang menjulang gagah di kejauhan.

Tempat ini selalu ramai oleh wisatawan yang penasaran untuk mencoba cita rasa kopi merapi yang tak terlupakan.

26. Kerajinan kulit Manding

Selain kerajinan perak yang ada di Kotagede, Sedulur juga bisa mengunjungi pusat kerajinan kulit di daerah Manding Bantul. Di sini Sedulur bisa menemukan berbagai macam kerajinan berbahan dasar kulit hewan dengan bentuk dan kualitas terbaik siap ekspor.

Pembuatan barang-barang seperti sepatu, tas, ikat pinggang, dompet, dan barang-barang lainnya pun masih menggunakan tangan dan kulit hewan asli. Kulit hewannya juga bermacam-macam mulai dari sapi, kerbau, ular, buaya, hingga ikan pari semua ada.

27. Bakmi Jogja Sundoro

Saat ini, Sedulur bisa menikmati bakmi godog instan yang praktis dan mudah disajikan. Bakmi godhog yang merupakan masakan khas Jogja, kini tersedia dalam kemasan instan, sehingga Sedulur dapat menikmatinya dengan cara yang sama seperti mie instan biasanya.

Bakmi Jogja Sundoro adalah produsen pertama bakmi godhog dalam kemasan. Satu kemasannya hanya dijual dengan harga Rp12 ribu. Sedulur tidak perlu khawatir tentang kualitas bahan yang digunakan karena bakmi instan ini rendah karbohidrat, tidak mengandung pengawet, dan tidak mengandung MSG. Jadi, jangan ragu untuk mencoba!

28. Pathilo

Sebagai daerah penghasil singkong terbesar, Gunungkidul tidak mau ketinggalan dalam hal inovasi makanan. Salah satu kreasinya yang cukup terkenal adalah Pathilo yang dihasilkan untuk meningkatkan nilai jual singkong. Pathilo sendiri terbuat dari singkong yang diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan cita rasa gurih dan renyah.

29. Gerabah Kasongan

Gerabah Kasongan bisa menjadi salah satu pilihan menarik untuk Sedulur jadikan oleh-oleh atau cenderamata saat berkunjung ke Jogja. Berbagai macam barang dari tanah liat bisa Sedulur dapatkan di tempat ini dengan kualitas dan desain yang menarik.

Vas bunga, guci, lampu hias, hingga asbak dengan bentuk menarik bisa Sedulur beli dan sebagian besar sudah berhasil ekspor hingga ke Eropa. Di sini Sedulur juga bisa melihat dan belajar bagaimana proses pembuatan gerabah yang masih menggunakan cara tradisional.

30.  Geblek

Geblek merupakan jajanan khas Kulon Progo yang bisa menjadi alternatif pilihan oleh-oleh khas Jogja yang bisa Sedulur bawa pulang. Sekilas geblek ini sangat mirip dengan cireng namun dengan tekstur dan bentuk yang sedikit berbeda.

Geblek biasanya berbentuk angka delapan dengan tekstur yang sedikit lebih kenyal daripada cireng. Cara menikmatinya bisa dengan langsung Sedulur makan atau cocol terlebih dahulu ke dalam saus kacang pedas.

Nah, itu tadi deretan rekomendasi oleh-oleh khas Jogja yang bisa Sedulur bawa pulang setelah berlibur. Semoga penjelasan di atas bisa membantumu memilih oleh-oleh yang disukai ya!