Rincian Modal Toko Sembako dan Proyeksi Keuntungan

Bingung menentukan rincian modal toko sembako? Langsung saja simak artikel satu ini!

Agar bisa mendapatkan rincian modal toko sembako yang ideal, tentu saja kita harus menghitung kemampuan awal dengan ekspektasi yang bisa didapatkan dalam sebulan pertama. Rincian modal toko sembako beragam, ada yang langsung bermodal besar, ada yang memulai dengan modal kecil.

Ada beberapa toko kelontong modal 20 juta, juga ada warung sembako modal 5 juta, hal tersebut wajar adanya. Rincian modal toko sembako bergantung kebutuhan dan kemampuan pengusaha. Setiap pengusaha memiliki kemampuan dan kecenderungan yang berbeda-beda.

Jika ingin memulai toko sembako modern, tentu membutuhkan peralatan yang mahal dan akan mempengaruhi rincian modal toko sembako di awal. Namun, yang lebih penting, menentukan rincian modal toko sembako yaitu berdasarkan daftar barang toko kelontong dan juga isi warung sembako.

Karena barang sembako merupakan hal yang paling penting dari toko sembako itu sendiri. Artikel kali ini akan mengulas dan memperkirakan rincian awal modal toko sembako. Seperti apa saja? Yuk, mari kita simak.

Baca Juga: 11 Inspirasi Usaha Modal Kecil yang Menghasilkan di 2020

Rincian Modal Toko Sembako dan Proyeksi Keuntungan yang Didapat

1. Perkiraan Rincian Modal Toko Sembako untuk Perlengkapan

Perkiraan Rincian Modal Toko Sembako untuk Perlengkapan

Jika toko kelontong yang dijalankan Sedulur tidak perlu menyewa tempat lagi, alias menjalankan usaha di rumah, sudah tentu Sedulur tidak memerlukan lagi banyak modal. Jika begitu, yang harus diperikirakan adalah rincian modal toko sembako untuk perlengkapan.

Perlengkapan yang dibutuhkan dalam toko sembako biasanya adalah rak barang, etalase dagang, meja, kursi dan juga beberapa perlengkapan lainnya seperti lampu, kalkulator dan lain sebagainya. Rincian modal toko sembako ini diperkirakan membutuhkan sejumlah uang Rp. 1.500.000.

Sisanya kita tinggal memikirkan rincian modal toko sembako yang lainnya, seperti sembako sebagai barang dagang dan juga perlengkapan energi seperti listrik dan air.

2. Modal Listrik dan Air untuk Toko Sembako

Modal Listrik dan Air untuk Toko Sembako

Listrik dan air merupakan kebutuhan energi dasar dan penting bagi manusia. Hal itu juga termasuk bagi toko kelontong. Kebutuhan listrik dan air untuk menjalankan toko menjadi penting untuk dipikirkan karena toko kelontong dijamin tidak akan bisa berjalan jika tidak memiliki kedua hal tersebut.

Diperkirakaan biaya listrik dan air setiap bulannya akan menghabiskan uang sejumlah Rp. 500.000. Rincian modal toko sembako yang sangat masuk akan untuk kebutuhan energi toko, agar toko sembako tetap dapat berjalan sebagaimana biasanya.

3. Rincian Modal Toko Sembako untuk Barang Dagang

Perlengkapan dagang seperti beras, minyak, terigu, gula dan susu merupakan faktor utama yang harus dihitung rincian modal toko sembako. Dengan menghitung modal awal sembako kita juga bisa mendapatkan angka keuntungan dan juga perkiraan waktu kapan modal akan kembali.

Jika ingin lebih murah, kita bisa mencari distributor sembako atau supplier sembako yang menjual harga sangat murah. Untuk modal toko sembako awal diperkirakan membutuhkan uang sejumlah Rp. 1.000.000 – Rp. 3.000.000 sebagai modal awal membeli sembako.

Jangan lupa juga menyediakan uang sejumlah Rp. 1.000.000 untuk persediaan jikalau barang sembako habis sebelum sempat menghitung keuntungan dan modal yang harus diputarkan kembali. Hal ini penting, agar sirkulasi sembako yang habis tetap bisa dijaga secara stabil.

4. Rincian Barang Sembako Secara Detail

Rincian Barang Sembako Secara Detail

Agar lebih memudahkan lagi, rincian modal toko sembako untuk keperluan barang dangan akan disampaikan lebih rinci dan detail lagi. Hal ini dilakukan agar Sedulur dapat lebih mudah lagi menghitung barang yang dibutuhkan.

Untuk awal memulai, disarankan jangan terlalu banyak menjual sembako. Jual saja sembako yang memang benar-benar penting dan dibutuhkan. Berikut ini beberapa sembako yang sangat penting beserta dengan biaya awalnya:

  • Gula Pasir Modal Awal sekitar Rp. 600.000
  • Minyak Goreng Modal Awal sekitar Rp. 1.000.000
  • Telur Ayam Modal Awal Sekitar Rp. 1.000.000
  • Susu , Kopi dan Teh Instan Modal Awal sekitar Rp. 700.000
  • Mie Instan Modal Awal sekitar Rp. 300.000

Kelima sembako di atas merupakan jenis sembako yang paling dicari dan paling dibutuhkan masyarakat. Hal yang tepat untuk menjual kelima jenis sembako di atas sebagai awal memulai toko sembako. Rincian modal awal sembako di atas juga bisa sekali Sedulur sesuaikan dengan kemampuan.

Baca Juga: Ketahui Berapa Modal Usaha Toko Kelontong dan Tips Memulainya

5. Menekan Biaya Pengeluaran

Menekan Biaya Pengeluaran

Jangan lupa juga untuk menekan biaya pengeluaran dengan memafaatkan fasilitas yang ada. RIncian modal toko sembako pun bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Misalkan, untuk awal berjalan, toko sembako jangan dulu mengeluarkan promosi yang besar-besaran.

Manfaatkan media sosial agar bisa menjalankan bisnis sembako online. Keuntungan didapat namun biaya operasional bisa ditekan sangat tinggi. Dan akhirnya rincian modal toko sembako bisa dilakukan dengan maksimal.

Saat ini sudah banyak bisnis sembako yang dijalankan secara online, hal tersebut juga bisa sangat menggiurkan jika melihat hasil keuntungan yang didapatkan.

6. Proyeksi Keuntungan Toko Sembako

Proyeksi Keuntungan Toko Sembako

Jika modal untuk membeli barang dagang sembako yang merujuk pada rincian pada poin nomor 4, makan modal awal yang dibutuhkan sekitar Rp. 3.000.000 juta. Modal yang sangat kecil untuk sebuah usaha sembako yang termasuk ke dalam usaha yang besar.

Proyeksi keuntungan yang bisa didapatkan paling kecil adalah dua kali lipat dari modal awal. Jika modal awal Rp. 3.000.000 maka keuntungan yang didapat adalah Rp. 6.000.000. Tentu saja angka ini bukan angka pasti, namun sebagai standar minimal keuntungan yang didapat.

Proyeksi keuntungan tersebut merupakan hitungan kotor yang belum dipotong oleh biaya operasional dan uang modal untuk membeli kembali barang.

7. Gunakan Aplikasi Super Agar Modal Awal Bisa Lebih Hemat

Gunakan Aplikasi Super Agar Modal Awal Bisa Lebih Ditekan

Aplikasi Super merupakan platform digital yang bisa dimanfaatkan untuk lebih memajukan usaha kelontong dengan modal awal yang kecil. Banyak program yang disediakan Aplikasi Super agar toko kelontong bisa maju dan makmur.

Jika Sedulur tidak percaya, klik di sini untuk mengunjungi laman Aplikasi Super, banyak testimoni yang disampaikan oleh para pengusaha toko kelontong yang telah merasakan langsung manfaat dari Aplikasi Super. Jangan lupa juga pelajari cara daftar Aplikasi Super.

Sedulur dijamin pasti akan tertarik bergabung dengan Aplikasi Super. Jangan lupa juga untuk download Aplikasi Super bagi Sedulur yang belum memiliki Aplikasi Super. Selamat mencoba!