Beda Tepung Terigu Protein Rendah, Sedang & Tinggi + Merknya

Bagi pembuat kue, tepung terigu protein tinggi adalah senjata utama. Yuk bedakan jenis-jenis tepung terigu!

Tepung terigu merupakan bahan serba guna yang dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan. Jangan sampai tertukar dengan jenis tepung yang lain, terigu terbuat dari biji gandum. Ciri fisik terigu adalah warnanya yang putih namun agak kecoklatan.

Meski tepung terigu bisa digunakan untuk berbagai jenis makanan, apakah Sedulur tahu bahwa terdapat macam-macam terigu untuk makanan tertentu? Jika Sedulur sudah sering membuat kue atau roti, sepertinya Sedulur tidak asing dengan istilah tepung terigu berprotein tinggi. Selain terigu protein tinggi, ada juga terigu protein sedang dan rendah.

Di pasaran Indonesia, tepung terigu dijual berdasarkan fungsinya. Sedulur mungkin tidak asing dengan merk terigu seperti tepung terigu cakra, jenis tepung terigu bogasari, cap segitiga, dan lain-lain. Setiap merk biasanya mengeluarkan jenis terigu yang bervariasi. Simak penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Ternyata Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah, Jangan Keliru!

Perbedaan Tepung Terigu Berprotein Tinggi, Sedang dan Rendah

1. Jenis Tepung Terigu

1. Jenis Tepung Terigu
kompas.com

Terdapat 3 jenis terigu yang biasanya disebutkan dalam aneka resep makanan. Begitu pula yang biasanya terpampang pada kemasan terigu yang dijual di Indonesia. Jenis-jenis tersebut berangkat dari kandungan gluten yang terkandung dalam gandum dan jelai. Gandum sendiri merupakan bahan pokok pembuatan terigu.

Gluten yang terkandung dalam terigu berfungsi untuk merekatkan makanan. Singkatnya, ia berperan sebagai lem dan membantu makanan yang diberi terigu menjadi lebih elastis dan mudah dibentuk. Jenis tepung terigu yang populer diantaranya adalah tepung terigu protein tinggi, sedang, dan rendah.

2. Tepung Terigu Mengandung Protein Tinggi

2. Tepung Terigu Mengandung Protein Tinggi
idntimes.com

Seperti namanya, tepung terigu protein tinggi memiliki kadar protein yang cukup besar. Kandungan protein berupa gluten yang ada dalam tepung berprotein tinggi sebanyak 14%-16%. Artinya, makanan yang menggunakan tepung terigu protein tinggi akan lebih kenyal dan elastis. Cocok digunakan untuk membuat kue, donat, roti dan mie.

3. Tepung Terigu Protein Sedang

3. Tepung Terigu Protein Sedang
idntimes.com

Tepung terigu protein sedang adalah terigu yang biasanya digunakan untuk membuat cake, waffle, pancake, martabak, dan kue basah. Ciri-ciri tepung terigu protein sedang terdapat pada kandungan proteinnya antara 10%-12%.

Tepung jenis ini sangat mudah ditemui di pasaran. Biasanya ditandai dengan tulisan tepung terigu serba guna atau all purpose flour yang ada pada kemasannya. Dikatakan serba guna karena penggunaannya yang paling fleksibel dari mulai untuk membuat kue hingga gorengan.

4. Tepung Terigu Protein Rendah

4. Tepung Terigu Protein Rendah
kompas.com

Jauh dari kandungan tepung terigu protein tinggi, terigu protein sedang memiliki kandungan protein sekitar 9%. Tepung jenis ini biasanya digunakan untuk makanan renyah agar hasilnya garing dan rapuh.Makanan yang bisa dibuat dengan tepung protein rendah adalah biskuit, kue kering, dan biskuit.

Baca Juga: Ternyata Ini Beda Tepung Serbaguna vs Tepung Terigu

Merk dan Harga Tepung Terigu

Merk dan Harga Tepung Terigu
hargabulanini.com

Contoh tepung terigu berprotein tinggi adalah Cakra Kembar. Cakra Kembar tergolong ke dalam tepung protein tinggi bogasari yang mudah ditemui di pasaran. Merk tepung terigu berprotein tinggi  lainnya ada Golden Eagle, Sania, dan Nippon Komachi. Pada umumnya, harga tepung terigu berprotein tinggi beragam, dari yang Rp 8.000 hingga Rp 30.000.

Tidak jauh berbeda dari tepung terigu protein tinggi, beberapa merk yang biasa digunakan adalah Segitiga Biru, Bola Merah dan Jawara. Harganya berkisar Rp 8.000 hingga Rp 13.000. Untuk tepung terigu protein rendah ada Kunci Biru, Lencana Merah, dan Tulip. Kisaran harganya dari Rp 7.000 hingga Rp 13.000.

Cara Menyimpan Tepung Terigu yang Benar

Cara Menyimpan Tepung Terigu yang Benar
bukalapak.com

Jika Sedulur sering menyisakan tepung, sebaiknya perhatikan penyimpanan terigu agar tetap awet dan tidak mudah bau. Pastikan terigu selalu ditempatkan di wadah kering, pisahkan terigu lama dan yang baru, jauhkan dari sinar matahari, hindarkan dari makanan beraroma tajam. Sebaiknya Sedulur tidak menyimpan terigu dalam waktu yang lama ya.

Demikian jenis-jenis terigu yang bisa Sedulur gunakan untuk membuat aneka makanan, dari tepung terigu berprotein tinggi, sedang, hingga rendah. Kini, setelah tahu perbedaan terpung terigu protein tinggi, rendah, dan sedang, jangan lagi menggunakan tepung terigu berprotein tinggi untuk membuat kue kering ya!

Sedulur bisa mendapatkan berbagai jenis tepung terigu sesuai kebutuhan Sedulur di Aplikasi Super. Bagi Sedulur yang belum memiliki Aplikasi Super, Sedulur bisa download Aplikasi Super dengan klik di sini. Nikmati kemudahan belanja dengan harga super murah dari Aplikasi Super.