Cara Mengisi Token Listrik Praktis & Cepat, Terbaru 2020

Simak cara mengisi token listrik dengan mudah dan praktis di bawah ini.

Cara mengisi token listrik merupakan hal yang penting untuk dipahami oleh para pengguna listrik prabayar. Hal ini berguna saat kWh listrik rumah dalam keadaan hampir habis. Setidaknya jika sudah mengetahui cara mengisi token listrik, Sedulur Super tidak akan kebingungan lagi saat token listrik mulai berbunyi.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa ada dua jenis pilihan penggunaan listrik di Indonesia, yakni pascabayar dan prabayar. Masing-masing tentunya memiliki keunggulan dan kendala tersendiri. Nah, bagi pengguna listrik prabayar, mungkin salah satu kendalanya adalah membeli pulsa dan menginput nomor ke meteran listrik. Tak sedikit orang yang masih kebingungan untuk mengisi pulsa token listrik.

Meskipun terdengar sedikit rumit, tapi nyatanya mengisi token listrik tidaklah begitu sulit dilakukan. Terlebih lagi kini ada banyak cara yang memudahkan Sedulur dalam mengisi ulang token listrik. Bagi Sedulur yang masih bingung cara mengisi ulang token listrik, ada beberapa tahapan serta cara yang bisa diikuti di bawah ini.

Yuk, langsung saja berikut cara mengisi token listrik yang benar.

Komponen Bargainser atau Meteran Listrik dan Fungsinya

Sedulur Super tentu sudah tidak asing dengan benda yang satu ini? Alat yang biasa terpajang di depan rumah ini bernama bargainser atau biasa kita sebut meteran listrik. Fungsinya sebagai penghubung antara pelanggan dan PLN. Dengan alat ini, pengunaan listrik pun jadi bisa dibatasi dan penggunaannya dapat dipantau oleh pihak PLN.

Selain itu, meteran listrik juga berguna sebagai indikator penggunaan listrik kita sehari-hari. Dengan adanya penunjuk angka kWh, pengguna jadi lebih bijak dan hemat dalam menggunakan listrik setiap harinya.

Ada beberapa bagian penting yang perlu Sedulur ketahui mengenai komponen yang ada pada bargainser, di antara lain:

  •  Layar LCD: Menampilkan angka sisa kWh setiap pengguna.
  • Nomor token: Merupakan nomor listrik pengguna yang digunakan untuk mengisi ulang token listrik. Letaknya biasanya berada di atar layar LCD.
  • Keypad token: Berfungsi untuk mengetikkan nomor PIN listrik yang didaptkan setelah kita membeli pulsa token.  Backspace berguna untuk menghapus angka dan enter untuk mengikput nomor token.
  • Lampu indikator: Warna lampu indikator berfungsi sebagai pengingat sisa kWh listrik yang ada. Warna hijau berarti kWh yang kita miliki masih banyak, warna kuning berarti kWh dalam keadaan cukup, sedangkan warna merah disertai bunyi menandakan kWh yang kita miliki sudah hampir habis dan harus segera diisi ulang.
  • Circuit Breaker: Merupakan komponen di dalam bargainser yang berfungsi sebagai pemutus aliran lisrik jika terjadi pemakaian daya berlebih.
  • Spin control: Alat ini bekerja dengan cara berputar untuk menggerakan meter listrik. Semakin banyak peralatan listrik atau besar daya yang digunakan, maka semakin sepat pula spin control berputar.

Baca Juga: Cara Isi Super Kas Di Aplikasi Super, Ga Sampai 5 Menit!

Cara Mengisi Token Listrik yang Sudah Habis dengan Mudah

Cara Mengisi Token Listrik yang Sudah Habis dengan Mudah

Seperti yang sudah sempat dibahas di atas, ada dua jenis alat bargainser yang digunakan, yakni manual dan digital. Manual digunakan untuk jenis listrik pascabayar, sedangkan digital digunakan untuk jenis listrik prabayar atau token.

Untuk metode listrik prabayar, Sedulur Super hanya perlu membayar terlebih dahulu sesuai dengan nominal kWh yang ingin dibeli, yakni mulai dari Rp20.000 hingga Rp5 juta. Sedulur bisa melakukan transaksi dengan memasukkan nomor meteran listrik dan kemudian mendapatkan kode PIN berjumlah 20 digit dalam bentuk voucher digital untuk nantinya dimasukkan ke dalam bargainser.

Berikut beberapa tahapan dalam cara mengisi token listrik.

1.   Membeli Token Listrik

Membeli Token Listrik

Hal pertama yang harus Sedulur lakukan dalam mengisi token listrik adalah dengan membeli pulsa listrik menggunakan nomor token yang tercantum di bagian atas layar LCD bargainser.

Membeli pulsa token listrik kini bisa dilakukan dengan banyak cara. Bisa melalui ATM, mobile banking, aplikasi khusus, agen pulsa, hingga di minimarket seperti Indomaret maupun Alfamart.

Nominal pulsa yang ditawarkan umumnya mulai dari Rp20 ribu hingga Rp 5 juta. Sedulur bisa memilih nominal pulsa sesuai dengan kebutuhan.

Setelah pembelian berhasil, Sedulur akan menerima 20 digit angka yang nantinya dimasukkan ke dalam meteran listrik.

2.   Menginput 20 Digit Angka ke Meteran Listrik

Menginput 20 digit angka ke meteran listrik

Saat menginput 20 digit angka yang telah diberikan, perhatikan layar LCD bargainser agar angka yang dimasukkan benar. Masukkan 20 angka secara bertahap dan teliti.

Jika terdapat kesalah input, Sedulur bisa menekan tombol backspace untuk menghapus angka yang salah. Jika semua angka sudah dimasukkan, langsung tekan tombol enter pojok kanan bawah untuk menginput kode token tersebut.

3.   Tunggu Konfirmasi di Layar LCD

Tunggu konfirmasi di layar LCD

Tak lama setelah menekan tombol enter, akan muncul konfirmasi di layar LCD. Nah, untuk memastikan nomor yang diinput sudah benar, Sedulur Super harus memerhatikan LCD bargainser.

Jika angka yang diinput sudah benar, maka pada layar LCD akan muncul tulisan “benar” atau “accept”. Namun sebaliknya, jika Sedulur salah dalam menginput angkanya, maka akan muncul tulisan “salah” atau “reject”. Jika salah, Sedulur harus menginput ulang 20 digit angka yang telah diberikan.

4.   Mengisi Pulsa Token pun Berhasil

Mengisi Pulsa Token pun Berhasil

Jika pada layar LCD sudah muncul tulisan “benar” atau “accept” maka artinya nomor yang dimasukkan sudah benar. Secara otomatis angka kWh pada bargainser pun akan bertambah sesuai dengan nominal yang dibeli. Untuk lebih yakin, perhatikan lampu indikator apakah sudah berwarna hijau atau tetap merah.

Gimana? Mudah kan cara mengisi token listrik?

Meskipun penginputan sudah selesai dan berhasil, diisarankan bagi Sedulur untuk tidak membuang struk pembelian token. Mengapa? Hal ini dikarenakan struk pembelian tersebut akan berguna untuk pembelian token listrik berikutnya.

Jadi Sedulur hanya perlu membawa struk tersebut tanpa perlu membawa kartu pengguna listrik. Di dalam struk pembelian token biasanya sudah tersedia nomor id pelanggan.

Selain membeli via agel pulsa maupun minimarket, penting juga Sedulur untuk mengetahui cara mengisi token lewat ATM maupun aplikasi khusus agar transaksi token pun jadi lebih mudah.

Baca Juga: Cara Mudah Beli Pulsa Online di Aplikasi Super

Membeli Token Listrik di Aplikasi Super

Membeli Token Listrik di Aplikasi Super

Masih bingung mencari tempat membeli token listrik yang mudah dan terpercaya? Jangan khawatir, kini lewat Aplikasi Super, Sedulur tidak hanya bisa membeli berbagai kebutuhan sembako saja, tetapi juga bisa membeli token listrik dengan mudah dan praktis. Nominal token listrik yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp1 juta.

Cara mengisi token listrik di Aplikasi Super pun tergolong mudah. Sedulur hanya perlu download Aplikasi Super di Play Store, lalu buka aplikasinya, pilih Listrik, lalu masukkan nomor meter dan pilih nominal sesuai dengan yang dibutuhkan. Proses selanjutnya masuk ke tahap pembayaran dan konfirmasi. Transaksi di Aplikasi Super dijamin aman, nyaman, dan terpercaya.

Selain membayar listrik, Aplikasi Super juga bisa digunakan untuk membayar tagihan lainya, seperti pulsa paket data, PDAM, dan BPJS Kesehatan.

Tak hanya itu saja, Aplikasi Super juga menyediakan beragam fitur dan program lainnya yang bisa memberikan keuntungan yang melimpah pada setiap penggunanya. Dengan menggunakan Aplikasi Super, berbagai kebutuhan sehari-hari pun jadi lebih mudah dan praktis.

Sedulur juga bisa klik di sini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai apa itu Aplikasi Super. Termasuk informasi mengenai cara daftar Aplikasi Super untuk menjadi agen sembako dengan keuntungan yang melimpah.

Jadi tunggu apa lagi? Ayo segera download Aplikasi Super untuk mendapatkan banyak keuntungan.