Ketika melamar pekerjaan, umumnya perusahaan akan meminta foto diri sebagai salah satu persyaratannya. Namun, kadang kita bingung untuk menentukan berapa lembar foto untuk melamar kerja yang tepat.

Mungkin akan lebih mudah ketika perusahaan memberikan keterangan persyaratan secara jelas dalam lowongan pekerjaan. Tapi tak sedikit pula perusahaan yang hanya memberikan persyaratan foto tanpa memberikan info lebih lanjut terkait jumlah kebutuhannya.

Nah, agar Sedulur tidak bingung dan bisa dengan lancar mengirim lamaran kerja tanpa banyak kesalahan administrasi. Kali ini kita akan membahas secara lengkap tentang kebutuhan berapa lembar foto untuk melamar kerja. Simak bersama ya!

BACA JUGA: 17 Cara Mengimprove Negosiasi Skill dengan Mudah

-->

Pentingnya Foto Lamaran Kerja

Unsplash/Christina Wocintechchat

Penggunaan foto pada lamaran pekerjaan memang tidak bisa dianggap enteng. Banyak karyawan yang tidak lolos seleksi administrasi karena menggunakan foto yang tidak tepat dan memberikan impresi yang buruk pada perusahaan.

Foto sendiri memiliki peran penting tidak hanya untuk perusahaan tapi juga para pelamar kerja. Agar Sedulur bisa semakin jelas dan peduli pada kualitas foto lamaran kerja yang dilampirkan. Simak beberapa hal terkait pentingnya foto lamaran kerja berikut ini.

1. Kebutuhan perusahaan

Foto karyawan merupakan kebutuhan perusahaan. Umumnya, perusahaan ingin mengetahui kejelasan calon karyawan yang akan mereka rekrut. Dengan menggunakan foto, maka perusahaan bisa melakukan seleksi awal bahwa calon karyawan merupakan orang yang tepat dan sesuai kebutuhan perusahaan.

Dengan melihat foto lamaran pekerjaan, perusahaan juga bisa melihat daya tarik calon karyawannya. Hal ini juga membantu tim HRD perusahaan untuk mengenali lebih dalam tentang calon karyawannya ketika masuk ke tahap interview.

2. Mengenal personal branding calon karyawan

Foto lamaran pekerjaan tak hanya penting untuk perusahaan tapi juga calon karyawan. Bagi Sedulur, foto ini bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan karakter dan personal branding Sedulur kepada perusahaan.

Gaya dan cara berpakaian pada foto lamaran ini juga bisa menunjukkan seberapa besar kepercayaan diri Sedulur untuk bisa di perusahaan yang dilamar. Alhasil, HRD perusahaan juga akan lebih tertarik untuk melanjutkan komunikasi pada tahap interview dan tahapan lainnya.

3. Foto memberikan daya tarik pada HRD

Fungsi dasar sebuah foto adalah menceritakan karakter seseorang dengan jelas tanpa harus banyak memberikan deskripsi. Sehingga dengan menggunakan foto lamaran kerja yang tepat, maka Sedulur bisa memberikan daya tarik lebih di depan HRD perusahaan.

Berdasarkan penelitian psikologi yang sudah dilakukan beberapa ahli, penggunaan foto atau media visual bisa membuat seseorang lebih interaktif dan tertarik mencari tahu dari pada media tulis. Jadi tidak heran ketika foto lamaran kerja yang diberikan menarik, kualitas CV pelamar kerja bisa dikesampingkan.

BACA JUGA: Cara Mengirim Lamaran Kerja Lewat Pos ke Perusahaan

Jumlah Kebutuhan Foto Lamaran Kerja

Unsplash/Hunters Race

Setelah mengetahui pentingnya foto lamaran kerja, Sedulur juga sebaiknya mengetahui berapa lembar foto untuk lamaran kerja. Hal ini penting karena perusahaan biasanya akan menggunakan foto-foto tersebut untuk memenuhi kebutuhan administrasi kantor.

Pertanyaan seputar foto seperti di atas juga cukup sering membuat pelamar kerja kalang kabut. Khususnya saat perusahaan atau lembaga tidak memberikan rincian detail tentang jumlah lembar pas foto yang harus dilampirkan pada lamaran pekerjaan.

Beruntung, ada sebuah kebiasaan dari perusahaan atau lembaga tidak mencantumkan jumlah lembar foto, maka pelamar cukup melampirkan 1 lembar saja. Begitu sebaliknya, beberapa perusahaan akan menentukan jumlah lembar foto yang perlu dilampirkan sekitar 2 sampai 3 lembar foto dengan ukuran yang cukup beragam mulai dari 2×3, 3×4 dan 4×6.

Kriteria Foto Lamaran Kerja yang Baik

Unsplash/Joel Muniz

Sebenarnya, tidak ada aturan baku mengenai foto lamaran kerja. Mungkin inilah mengapa banyak orang yang meremehkan hal satu ini. Walau memang tidak ada aturan tertulis mengenai foto dalam lamaran kerja, namun ada beberapa poin yang menjadi kriteria foto lamaran kerja yang dikatakan baik dan benar, sebagai berikut:

  • Perhatikan pakaian yang dikenakan saat berfoto. Untuk pria sebaiknya menggunakan kemeja, jas, dan dasi, lalu untuk wanita menggunakan blazer agar tampilan lebih profesional.
  • Coba hindari menggunakan pakaian yang tampak mencolok. Hindari juga menggunakan perhiasan yang terlalu banyak karena ini bisa berdampak pada penilaian perusahaan.
  • Bagi wanita, gunakan makeup sewajarnya saja dan tidak disarankan juga mewarnai rambut.
  • Usahakan foto memperlihatkan telinga. Jadi Sedulur bisa menggerai rambut atau mengikatnya agar tampilan terlihat rapi.
  • Berikan ekspresi yang natural dan tidak kaku.

BACA JUGA: 10 Pekerjaan dan Website Kerja Online Untuk Pelajar

Warna Background Foto Lamaran Kerja

Unsplash/Ph M Duy Quang

Kebutuhan warna background foto untuk lamaran kerja dibedakan menjadi dua yaitu merah atau biru. Di beberapa instansi pemerintahan, warna background foto tergantung pada tahun lahir.

Untuk orang yang lahir pada tahun genap, maka background berwarna biru, sedangkan untuk tahun ganjil berwarna merah.  Walaupun dua warna tersebut yang umum digunakan, namun tidak menutup kemungkinan background foto berwarna putih, oren, atau warna lainnya. 

Jika perusahaan tidak menetapkan background foto, Sedulur bisa menggunakan warna background foto yang netral seperti putih. Warna netral tidak akan menghilangkan fokus HRD ketika melihat lamaran yang Sedulur kirimkan.

BACA JUGA: Stock Keeper: Tugas, Tanggung Jawab, dan Pendapatannya

Tips Foto Lamaran Kerja

Unsplash/Cody Lannom

Setelah mengetahui kebutuhan berapa lembar foto untuk lamaran kerja, kriteria dan warna background yang bagus untuk foto lamaran kerja. Berikut ini beberapa tips yang bisa membantu Sedulur untuk mendapatkan hasil foto yang bagus dalam melamar pekerjaan.

1. Hindari foto selfie

Sebagus-bagusnya foto smartphone Sedulur, sebaiknya hindari menggunakan foto selfie untuk kebutuhan melamar pekerjaan di perusahaan. Penggunaan foto semacam ini dinilai tidak profesional dan bisa memberikan kesan tidak serius pada lowongan pekerjaan yang diberikan oleh HRD perusahaan.

Berdasarkan sejumlah penelitian, seseorang yang menggunakan foto selfie untuk kebutuhan formal disebut sebagai orang yang pemalas karena tidak ingin melakukan usaha lebih pada karirnya.

2. Pastikan foto tidak blur

Tips foto lamaran kerja selanjutnya adalah dengan memperhatikan kualitas foto. Pastikan resolusi fotomu tinggi agar foto tidak terlihat pecah atau blur ketika mencetaknya dalam bentuk pas foto.

Hal ini cukup penting karena foto yang blur akan membuat HRD perusahaan kesulitan untuk mengenali karakter Sedulur. Jadi sebaiknya selalu gunakan foto dengan kualitas baik dan jelas.

3. Selalu gunakan foto terbaru

Buatlah foto lamaran kerja terbaru. Hindari menggunakan foto lampau, karena manusia mengalami perubahan. Bisa jadi tampilan wajahmu berbeda ketika Sedulur berfoto untuk lamaran kerja beberapa tahun lalu dan saat ini.

Oleh karena itu, berikan foto lamaran kerja yang terbaru. Sedulur bisa mengupdate foto terbaru untuk kebutuhan melamar kerja dalam kurun 2 tahun sekali untuk menunjukkan adanya perubahan pada wajah atau penampilan.

4. Posisikan bahu dan dagu secara tegap

Pastikan posisi Sedulur saat difoto tidak bungkuk agar tampak profesional dan elegan. atur posisi pundak agar tegak. Selain bahu, dagu juga perlu sedikit diangkat tegak untuk menampilkan wajah secara utuh dan berani. Posisi bahu yang bungkuk dan wajah yang menunduk dapat mengurangi esensi diri. 

Sedulur juga tidak perlu memperlihatkan gigi secara lebar di depan kamera atau bermuka masam. Berposelah senatural mungkin dengan memberikan senyum kecil yang dapat memberikan kesan ramah dan dekat. Pastikan pose Sedulur dalam keadaan rileks dan memancarkan energi positif. 

5. Gunakan baju formal

Jika Sedulur bertanya, baju apa yang pas untuk digunakan saat foto lamaran kerja, jawabannya adalah baju formal. Untuk pria menggunakan kemeja dengan kerah, lalu untuk wanita bisa menggunakan blouse dan blazer. Hindari menggunakan kaos polo sekalipun itu berkerah.

Untuk warna baju, pilih warna baju yang netral dan tanpa motif-motif berlebihan. Seperti warna putih, abu-abu, biru muda, coklat muda dan warna-warna cerah lainnya. Usahakan jangan menggunakan warna yang gelap atau terlalu mencolok agar foto Sedulur terkesan elegan, rapi dan profesional.

Demikian tadi penjelasan lengkap tentang foto lamaran kerja yang baik dan tepat. Semoga penjelasan di atas juga bisa menjawab pertanyaan Sedulur seputar berapa lembar foto untuk melamar kerja yang dibutuhkan.