Usaha laundry kiloan bisa dibilang jadi bidang usaha yang cukup menjanjikan. Apalagi jika Sedulur tinggal di kota besar, bisnis ini biasanya salah satu yang paling dicari. Mobilitas masyarakat yang tinggi di kota besar, terkadang membuat mereka tak memiliki waktu untuk mencuci dan menyetrika baju.

Itulah mengapa jika Sedulur membuka usaha laundry, keuntungan yang akan didapat bisa dibilang menggiurkan. Selain itu, membuka usaha mencuci dan menyetrika pakaian ini juga cukup banyak memiliki keuntungan. Antara lain usaha ini akan terus dibutuhkan dan bisa berkembang di masa depan, bisa dimulai dari rumah, dan cukup mudah untuk dipelajari. Nah, kalau Sedulur berencana untuk membuka usaha laundry, kira-kira apa saja sih yang harus disiapkan?

1. Siapkan modal awal

Modal awal laundry
Alexander Mils from Unsplash

Hal paling pertama yang harus dilakukan saat akan memulai sebuah bisnis adalah menyiapkan modal. Begitu pula saat Sedulur akan membuka usaha laundry. Saat akan memulai usaha ini, pastikan Sedulur menghitung dengan rinci kebutuhan apa saja yang dibutuhkan untuk membuka usaha cuci pakaian ini. Mulai dari mesin cuci, mesin pengering pakaian, kebutuhan detergen dan pewangi pakaian, renovasi tempat, timbangan, dan lain-lain.

Selain itu, jangan lupakan juga kebutuhan budget untuk membayar tagihan listrik dan air di bulan pertama. Jika Sedulur memutuskan untuk langsung merekrut pegawai, pastikan pula gaji karyawan di bulan pertama masuk dalam list modal awal. Penghitungan modal awal secara rinci nantinya bisa membantu Sedulur dalam menghitung harga layanan dan memprediksi berapa keuntungan yang nanti Sedulur dapatkan.

2. Buat rencana bisnis yang jelas

Usaha laundry
Firmbee.com from Unsplash

Setelah Sedulur merinci kebutuhan modal awal untuk membuka usaha laundry, langkah selanjutnya adalah Sedulur harus membuat rencana bisnis yang jelas. Rencana bisnis diperlukan agar usaha yang dijalankan Sedulur lebih terarah. Rencana bisnis yang harus Sedulur pikirkan antara lain prosedur pelaksanan, marketing plan, dan lain-lain. Prediksi juga kendala-kendala yang mungkin akan Sedulur alami saat menjalankan usaha laundry, lalu buat rencana lain untuk mengatasi kemungkinan berbagai kendala tersebut.

3. Cari lokasi yang strategis

Oli Woodman from Unsplash

Lokasi usaha adalah hal yang tak kalah krusial untuk dipikirkan. Jika Sedulur memiliki modal lebih, Sedulur bisa memilih lokasi yang strategis. Sedulur harus jeli dalam memilih lokasi, apakah dekat dengan kampus atau pemukiman yang penghuninya memiliki mobilitas tinggi. Lokasi usaha laundry yang memenuhi syarat tersebut, biasanya akan laris. Karena mahasiswa dan masyarakat yang memiliki kesibukan tinggi biasanya tak memiliki waktu untuk mencuci dan menyetrika pakaian mereka.

Selain itu, pikirkan juga soal akses ke lokasi usaha milik Sedulur, dan apakah memiliki tempat parkir yang memadai. Dan hal terakhir yang tak kalah penting saat memilih lokasi usaha mencuci binatu adalah mengetahui sistem pembuangan di wilayah tersebut lancar atau tidak.

Namun, jika modal Sedulur cukup minim dan ingin membuka usaha di rumah, maka pastikan Sedulur totalitas dalam mempromosikan usaha milik Sedulur. Karena usaha yang berlokasi di rumah biasanya akan memiliki kekurangan lokasi yang sulit dijangkau.

4. Tentukan harga yang sesuai

lokasi usaha laundry
Jonas Jaeken from Unsplash

Saat akan mematok harga service, pastikan Sedulur sudah melakukan banyak riset ke usaha sejenis yang lain. Jangan sampai Sedulur mematok harga yang lebih tinggi dari jasa lain, karena ini akan membuat usaha Sedulur tidak laku. Kecuali dengan harga yang lebih tinggi, Sedulur juga bisa memberikan value lain yang lebih tinggi, misalnya jaminan pakaian tidak rusak atau pewangi baju yang akan tahan lama.

Dan jangan pula Sedulur mematok harga yang kelewat murah dari usaha lain. Hal ini dapat menyebabkan perang harga dan persaingan usaha yang tidak sehat.

5. Pilih pemasok material dengan harga reasonable dan kualitas yang baik

Usaha Laundry
The Creative Exchange from Unsplash

Pemilihan pemasok material yang baik akan berpengaruh pada kualitas jasa laundry yang nanti Sedulur berikan kepada pelanggan. Jadi pastikan Sedulur dengan teliti memilih supplier material yang memiliki kualitas baik dan harga yang masuk akal. Salah satunya Sedulur bisa memilih supplier yang melayani pembelian secara grosir. Biasanya pembelian secara grosir akan jauh lebih murah dibandingkan pembelian dengan harga satuan.

6. Siapkan plan untuk pemasaran dan promosi

promosi laundry
JJ Ying from Unsplash

Saat baru membuka usaha, hal pertama yang harus dipikirkan Sedulur adalah mencari pelanggan. Itulah mengapa rencana pemasaran dan promosi di awal harus benar-benar disiapkan dengan matang. Sedulur bisa memanfaatkan media sosial untuk memasarkan usaha laundry yang baru Sedulur buka. Atau membuat brosur yang disebarkan di sekitar lokasi usaha miliki Sedulur.

Tak cukup sampai di situ, Sedulur juga harus memiliki rencana promosi di awal-awal pembukaan. Jangan ragu untuk memberikan diskon di awal pembukaan, misal memberikan diskon tertentu untuk jumlah minimal tertentu, diskon untuk 10 pengunjung pertama, atau sistem paket dengan harga yang lebih murah. Sedulur tak perlu ragu untuk melakukan promosi secara totalitas di awal pembukaan, karena tujuan utamanya adalah mencari pelanggan setia.

7. Terapkan sistem operasional yang efektif

Usaha Laundry
Dan Gold from Unsplash

Sudah memiliki konsep bisnis yang baik, jangan sampai Sedulur tak memiliki Standart Operasional Prosedur (SOP) yang baik pula. Jadi pastikan sejak awal akan membuka usaha laundry, Sedulur juga harus mulai memikirkan SOP yang nantinya akan dijalankan.

Rincian SOP yang bisa disiapkan antara lain mulai dari teknik pencucian, pengeringan, hingga setrika pakaian pelanggan. Jangan sampai dengan seluruh proses yang harus dilakukan tersebut, pakaian milik pelanggan jadi rusak. Sehingga Sedulur harus benar-benar menentukan standart pelayanan yang baik. Tak hanya itu, estimasi waktu pengerjaan pun harus dipikirkan, jangan sampai terlalu lama hingga membuat pelanggan kecewa.

Terakhir, namun yang tak kalah penting adalah pastikan Sedulur memiliki rencana cadangan jika ada kendala-kendala yang mungkin terjadi, seperti mesin cuci rusak atau sumber air yang tidak mengalir.

8. Siapkan layanan antar jemput

Nicholas Ng from Unsplash

Kesibukan pelanggan terkadang membuat mereka tak memiliki waktu yang cukup untuk sekadar pergi ke tempat laundry. Peluang ini harus dimanfaatkan Sedulur agar bisa menarik pelanggan lebih luas lagi. Salah satu layanan yang bisa diberikan adalah layanan antar jemput. Tentu, layanan ini akan diberikan biaya tambahan dan biasanya lebih mahal dibandingkan layanan yang biasa. Namun, bagi pelanggan yang terhalang kesibukan tak akan masalah memberikan tambahan biaya untuk menikmati layanan ini.

Namun ingat, Sedulur juga harus memastikan jam-jam operasional jika ada pelanggan yang ingin memakai layanan ini. Dengan menentukan jam operasional, maka Sedulur juga lebih mudah dalam menentukan flow kerja.

9. Buat sistem pengelolaan profit yang baik

person using MacBook pro
Austin Distel from Unsplash

Setelah usaha laundry berjalan beberapa bulan, Sedulur mungkin akan mulai mendapatkan profit atau keuntungan. Namun, jangan langsung gegabah dalam menggunakannya. Pastikan dulu profit yang Sedulur dapatkan apakah sudah bisa menggantikan modal awal yang dulu Sedulur keluarkan saat pertama kali membuka usaha laundry. Jika belum, ada baiknya profit tersebut disimpan terlebih dahulu atau digunakan kembali untuk kepentingan usaha.

Ke depannya bukan tidak mungkin Sedulur harus mengeluarkan biaya-biaya tambahan baru untuk operasional. Jangan sampai biaya tambahan tersebut harus diambil dari kantong pribadi Sedulur sendiri. Itulah pentinganya sejak dini mengelola profit agar usaha Sedulur bisa terus berkembang di masa yang akan datang.

10. Pantau usaha milik kompetitor

photo of empty laundy shop
Bianca Jordan from Unsplash

Usaha laundry saat ini mulai berkembang dengan pesat. Sehingga ketika Sedulur memutuskan untuk membuka usaha ini, maka Sedulur akan memiliki kompetitor yang sangat banyak. Namun, hal ini tak selalu menjadi hal yang buruk, karena Sedulur bisa mengamati dan belajar dari kompetitor. Sedulur bisa mengamati soal cara kerja mereka dan kelebihan apa yang dimiliki hingga memiliki pelanggan setia.

Dari pengamatan tersebut, Sedulur bisa mengadaptasi cara-cara yang baik dan improvisasi dari cara kerja yang belum pernah dilakukan oleh kompetitor.

Nah gimana, sudah yakin belum akan membuka usaha laundry? Apapun bidangnya, memulai sebuah bisnis memang tidak pernah mudah ya Sedulur. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan sematang mungkin. Jika Sedulur sudah mantab ingin membuka usaha laundry, Sedulur bisa lho berbelanja bahan-bahan yang dibutuhkan seperti deterjen dan pewangi lewat Aplikasi Super.