Pengertian Kalimat Deklaratif Beserta Ciri, Jenis & Contohnya

Dalam pelajaran bahasa Indonesia, Sedulur pasti mendapatkan materi mengenai jenis-jenis kalimat, salah satunya adalah kalimat deklaratif atau yang disebut juga dengan kalimat pernyataan. Jenis kalimat ini berisi tentang informasi, fakta, pernyataan dan juga pendapat. Jenis kalimat ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang sesuatu. 

Agar lebih memahami tentang kalimat pernyataan, yuk simak penjelasan tentang kalimat deklaratif adalah dan contohnya di bawah ini!

BACA JUGA : 7 Contoh Teks Prosedur Singkat Beserta Strukturnya

Kalimat deklaratif adalah

kalimat deklaratif
Pexels

Kalimat deklaratif adalah satu jenis kalimat yang bertujuan untuk memberikan informasi sehingga sering disebut juga dengan kalimat pernyataan. Kalimat deklaratif digunakan untuk memberikan informasi kepada pendengar atau pembaca mengenai sesuatu yang diketahui oleh penulis maupun pembicaranya.

Pada jenis kalimat ini tidak membutuhkan jawaban dari pendengar maupun pembaca karena kalimat penyataan ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan perhatian dari semua orang yang mendengarkan maupun membaca.

Ciri-ciri kalimat deklaratif

kalimat deklaratif
Freepik

1. Bersifat informatif

Ciri pertama dari kalimat pernyataan ini adalah bersifat informatif atau menyampaikan suatu informasi. Kalimat ini menyampaikan fakta yang terkadang juga ditambahi dengan opini dari penulis atau pembicaranya.

2. Tidak membutuhkan jawaban dari lawan bicara

Kalimat pernyataan ini tidak membutuhkan jawaban dari lawan bicaranya.Sumber pemilik informasi hanya menyampaikan tanpa menuntut adanya tanggapan dari pihak yang diberi informasi. Contohnya seperti ketika siaran televisi , pembawa berita hanya menyampaikan informasi tanpa menggunakan kalimat tanya. Hal ini dikarenakan pembawa berita tersebut menyampaikan kalimat pernyataan yang isinya berupan informasi.

3. Bersifat tidak memaksa

Ciri yang selanjutnya adalah bersifat tidak memaksa. Reaksi dari pembaca maupun pendengar jenis kalimat ini tidak dipaksakan alias reaksinya bersifat bebas sehingga setiap orang bebeas dan berhak menunjukkan reaksi apa saja.

4. Memiliki intonasi netral

Pada jenis kalimat ini juga disampaikan dengan intonasi secara netral dan juga netral. DIsampaikan secara lugas dan juga terstuktur tanpa adanya intonasi yang dibuat naik turun seperti layaknya membaca puisi.

5. Selalu diakhiri dengan tanda titik

Kalimat pernyataan memiliki ciri khas yang mana struktur kalimatnya yang selalu diakhiri dengan tanda titik. Hal ini juga yang mempengaruhi intonasi kalimatnya menjadi netral dan datar sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas. Selain membuat kalimat ini memiliki intonasi yang netral, tanda titik juga menunjukkan pembaca tidak perlu memberi tanggapan maupun jawaban dari kalimat tersebut.

BACA JUGA : 12 Contoh Pidato Persuasif Singkat Tentang Berbagai Tema

Jenis kalimat deklaratif

kalimat deklaratif
Unsplash

Kalimat pernyataan memiliki beberapa jenis yang mempengaruhi struktur penulisannya. Berikut penjelasannya.

1. Kalimat deklaratif aktif

Kalimat deklaratif aktif merupakan jenis kalimat berita yang subjeknya melakukan tindakan terhadap objek. Jenis ini kemudian terbagi lagi menjadi dua sub jenis, yaitu sebagai berikut.  

  • Kalimat deklaratif aktif transitif

Jenis kalimat ini adalah kalimat berita yang mengandung unsur objek di dalamnya. Kalimat ini biasanya ditandai dengan imbuhan me-.

  • Kalimat deklaratif aktif intransitif

Jenis kalimat ini merupakan kalimat berita yang tida harus disisipi unsur objek di dalamnya. Struktur kalimat ini umumnya berbentuk S-P, S-O-K atau S-P-Pel. Tak hanya itu, predikat di dalam kalimat biasanya memiliki imbuhan ber-.

2. Kalimat deklaratif pasif

Kalimat deklaratif pasif merupakan kalimat berita yang mana subjeknya menerima tindakan dari objeknya. Kalimat ini terbagi lagi menjadi dua jenis. Berikut penjelasannya.

  • Kalimat deklaratif pasif biasa

Jenis kalimat ini merupakan kalimat deklaratif yang diubah ke dalam bentuk pasif. Predikat yang digunakan pada kalimat ini biasanya menggunakan imbuhan di-, ter-, dan ke-an.

  • Kalimat deklaratif pasif zero

Jenis kalimat ini merupakan kalimat yang memiliki predikat dengan menggunakan akhiran -an.

BACA JUGA : Kumpulan Contoh Penutup Pidato untuk Segala Jenis Acara

Contoh kalimat deklaratif aktif

Freepik
  1. Karang Taruna Desa Sukmajaya mengadakan acara santunan anak yatim pada 15 Mei 2020.
  2. Pak Ahmad selaku Kepala Desa Sukmajaya menghadiri acara santunan anak yatim di Pondok Pesantren Darussalam.
  3. Jurusan ini menerima sebanyak 60 orang mahasiswa.
  4. Para guru menyambut bahagia kedatangan Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
  5. Polisi telah menangkap pelaku pencurian itu.
  6. Peninggalan Hindu Budha terbesar di Indonesia adalah Candi Borobudur.
  7. Indonesia memiliki banyak makanan enak dan populer, salah satunya adalah rendang yang berasal dari Sumatera Barat.

Contoh kalimat deklaratif pasif

Freepik
  1.  Harimau sumatera diketahui merupakan salah satu hewan endemic di Indonesia.
  2. Rendang merupakan makanan enak dan populer di Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat.
  3. Candi Borobudur merupakan salah satu peninggalan Hindu Budha terbesar di Indonesia.
  4. Kedatangan Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan disambut oleh para guru dengan bahagia.
  5. Acara santunan anak yatim di Pondok Pesantren Darussalam dihadiri oleh Pak Ahmad selaku Kepala Desa Sukmajaya.
  6. Pada 15 Mei 2020 diadakan acara santunan anak yatim oleh Karang Taruna Desa Sukmajaya.

BACA JUGA : Pengertian Teks Laporan Beserta Struktur, Ciri dan Tujuannya

Perbedaan kalimat deklaratif dan interogatif

Pixabay

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kalimat deklaratif adalah kalimat pernyataan yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang sesuatu. Sedangkan kalimat interogatif adalah kalimat pertanyaan yang berfungsi untuk meminta informasi tentang sesuatu. Jika kalimat pernyataan diakhiri dengan tanda titik, maka kalimat pertanyaan justru kebalikannya. Yang mana pada akhir kalimatnya di akhir dengan dengan tanda tanya. Kalimat interogatif biasanya menggunakan 5W+1H.

Berikut contoh kalimat interogatif.

  1. Mengapa Anda menyerahkan kendaraan atau STNK begitu saja kepada petugas?
  2. Siapakah yang akan menerima atau menolak tuduhan?
  3. Kapan persidangan akan dimulai?
  4. Siapa yang menaghabiskan makanan di meja ?
  5. Di mana letak kedai kopi yang paling enak?
  6. Untuk tujuan apa kegiatan tersebut harus dilaksanakan?

Demikianlah rangkuman penjelasan mengenai kalimat pernyataan dan kalimat pertanyaan. Perbedaan kedua kalimat tersebut dapat Sedulur dari strukturnya. Jika kalimat kalimat pernyataan diakhir dengan tanda titik, berbanding dengan kalimat pertanyaan yang diakhiri dengan tanda tanya. 

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.