cara mendapatkan modal usaha

Cara Mendapatkan Modal Usaha untuk Kewirausahaan

Saat ini, harga kebutuhan hidup semakin meningkat seiring dengan kenaikan harga-harga barang seperti BBM, beras, listrik, maupun bahan-bahan lainnya. Hal ini membuat penghasilan bulana terasa makin nggak cukup. Karena itulah, makin banyak orang yang kepingin membuka bisnis sendiri.

Namun biasanya keinginan ini harus pupus atau tertunda karena masalah modal yang emang nggak sedikit, tapi sekarang kamu nggak perlu khawatir karena saat ini ada banyak cara untuk mendapatkan modal yang bisa kamu lakukan untuk menjalankan bisnis kamu.

Cara Mendapakan Modal Usaha untuk Bisnis

Cara mencari modal usaha udah nggak sesulit beberapa tahun yang lalu, yang biasanya cuma bisa lewat bank. Kini kamu pun bisa cari modal gratis dengan cara yang lebih kreatif. Yuk kita lihat beberapa cara memperoleh modal usaha dalam kewirausahaan!

1. Pinjaman dari bank dengan jaminan

Bank adalah tempat yang paling sering dituju orang yang pengin membuka usaha. Bank biasanya punya program pinjaman yang dinamakan Kredit Multi Guna (KMG), yaitu ketika nasabah memberikan sejumlah jaminan atas aset, seperti properti atau kendaraan bermotor kepada bank. 

Bunga yang juga cukup besar, yaitu antara 9%-12% per tahun dengan tenor antara 5 tahun hingga 20 tahun, tergantung besarnya pinjaman yang disetujui.

Buat pengusaha UKM, bank juga memiliki program Kredit Usaha Rakyat yang sebenarnya merupakan program pemerintah. Dengan mengajukan KUR, kamu bisa mendapatkan modal usaha dari pemerintah lewat bank.

2. Pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Kamu juga bisa mendapatkan modal untuk kewirausahaan dengan cara memakai fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari bank. Cara mendapatkan modal ini emang yang paling diminati para calon pengusaha, karena kita nggak perlu ngasih jaminan apapun kepada bank.

Namun pinjaman KTA bunganya lebih besar dari KMG karena tanpa jaminan, yaitu sebesar 10%-23%!.

Buat kamu yang butuh modal, kamu bisa ambil jaminan KTA, namun disarankan ambil yang tenor cicilannya pendek karena total keseluruhan pembayaran akan jauh lebih kecil daripada yang tenor cicilannya panjang.

Syarat mengajukan pinjaman Kredit Tanpa Agunan:

  1. Punya kartu kredit.
  2. Identitas diri
  3. NPWP
  4. Bukti penghasilan (SKP/SPT/Slip gaji)
  5. Punya penghasilan bulanan yang sesuai dengan produk KTA yang diajukan. Misal, penghasilan minimum Rp 6 juta per bulan.
  6. Usia di atas 21 tahun
  7. Usia di bawah 55-60 tahun saat pelunasan pinjaman.

3. Mendapatkan modal usaha dari pemerintah

Mendapat modal usaha dari pemerintah adalah salah satu cara yang bisa dilakukan, khususnya para pelaku usaha kecil menengah. Pemerintah emang wajib mensejahterahkan penduduk atau masyarakatnya, salah satunya adalah dengan memberikan bantuan pembiayaan usaha.

Ada beberapa cara untuk mendapatkan modal usaha dari pemerintah:

a. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah layanan kredit yang diberikan oleh pemerintah lewat perbankan kepada pelaku usaha UKM. Modal yang diberikan 100% berasal dari bank yang menjalankan KUR kepada rakyat Indonesia. Salah satu bank yang melaksanakan program pemerintah ini adalah BRI.

Seperti yang sebelumnya disebutkan, bunga pinjaman dari KUR ini tergolong cukup besar, yaitu 9%-12% dengan tenor 5 tahun hingga 10 tahun. Namun kamu bisa mendapatkan kredit hingga mencapai 500 juta. Berikut cara mendapatkan modal usaha dari pemerintah lewat KUR:

  1. Pastikan usahamu termasuk usaha yang produktif. Contoh: usaha kerajinan, rumah makan, dll.
  2. Siapkan dokumen-dokumen penting yang diperlukan. Dokumen ini mencakup identitas (KTP, Kartu Keluarga), legalitas usaha (akte pendirian usaha), izin usaha (SIUP, TDP), dan laporan keuangan.
  3. Datangi kantor bank yang menjadi salah satu penyalur KUR dari pemerintah tersebut. Beberapa bank yang ditunjuk pemerintah untuk menyalurkannya adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Mandiri, Bank Bukopin, Bank Syariah, dan BNI Syariah.
  4. Setelah semua kelengkapan dicek oleh bank, maka bank akan melakukan survei terhadap usaha yang kamu jalani. Bank akan menilai apakah kamu layak mendapat KUR. Jika usahamu memenuhi syarat, maka pengajuan ini bakalan segera cari sesuai dengan yang udah kamu ajukan.

Ada beberapa syarat yang perlu kamu siapkan, supaya pengajuan kredit ini bisa berjalan mulus:

  1. Pastikan kamu tidak sedang menerima pembiayaan KUR dari bank lain.
  2. Usaha yang kamu jalani udah harus berjalan minimal 6 bulan, bukan dalam tahap rencana.
  3. Usaha harus sehat. Artinya, usaha mengalami keuntungan, bukan kerugian.

b. PNPM Mandiri

Salah satu cara mendapatkan modal usaha dari pemerintah adalah dengan mengikuti program PNPM Mandiri. Program PNPM Mandiri juga menyediakan layanan pemberian modal kepada usaha kelas kecil hingga menengah.

Warga yang termasuk dalam wilayah PNPM Mandiri ini adalah warga miskin yang ada di daerah tersebut. Cara penetapan siapa yang akan mendapatkan program ini adalah lewat musyawarah warga sendiri.

c. Program bantuan peralatan usaha dari pemerintah.

Program bantuan bukan kredit ini diberikan oleh pemerintah bagi pelaku usaha kecil menengah dengan cara memberikan materi ataupun sarana penunjang untuk menjalankan usaha. Salah satunya adalah lewat program bantuan peralatan usaha.

Beberapa dinas pemerintah yang berhubungan dengan kewirausahaan punya program untuk mendorong berkembangnya wirausaha di Indonesia, seperti Disperindag. Bantuan yang diberikan adalah berupa mesin, tenda untuk kaki lima, kulkas, dan peralatan lainnya.

Informasi mengenai modal usaha dari pemerintah ini biasanya ditampilkan langsung di situs pemerintahan. Cari tahu di situs resmi tersebut, dan kunjungi sesering mungkin untuk mendapatkan informasi cara mendapatkan modal usaha. 

Hati-hati, jangan tertipu dengan situs yang juga mengatasnamakan pemerintah, karena bisa jadi itu adalah situs palsu yang bermaksud menipu konsumen.

d. Ikuti pameran

Salah satu cara mendapatkan modal usaha dari pemerintah adalah dengan sering-sering datang atau ikut pameran UKM yang biasanya digelar pemerintah. Acara ini biasanya diadakan oleh Pemprov setahun sekali, dan didatangi oleh pejabat terkait dan diikuti oleh departemen

Di sini kamu bisa menawarkan produk yang kamu jual dan menunjukkannya ke para pejbat tersebut, sehingga mereka akan mengetahui kalau kamu termasuk pengusaha UKM yang aktif. Jangan lupa siapkan proposal pengajuan modalnya, siapa tahu kamu bisa dapat modal gratis.

4. Memakai tabungan sendiri

Ajaran Islam melarang adanya riba, sehingga biasanya pengajuan uang dengan bunga akan dihindari sebagian besar umat Islam. Karena itu opsi menabung cocok banget dilakukan oleh mereka yang nggak suka berutang.

Selain gampang banget untuk dilakukan, kamu juga nggak akan mengalami risiko gagal bayar karena kondisi usaha yang memburuk. Emang menabung untuk mendapatkan modal usaha emang butuh waktu yang lama, tapi terbebas dari utang justru jauh lebih meringankan.

5. Menjual aset dan barang berharga

Kalau kamu punya aset seperti properti, kendaraan bermotor, emas atau investasi lain yang

menguntungkan, kamu bisa menjual aset-aset tersebut untuk dipergunakan sebagai modal usaha. Beberapa aset atau barang berharga yang bisa kamu jual, seperti:

  • Properti
  • Perhiasan
  • Barang elektronik
  • Kendaraan bermotor

Bukan berarti kamu kehilangan asetmu, karena kamu hanya menukar bentuk asetmu saja, menjadi modal usaha yang lebih bermanfaat. Ketika usahamu nanti udah menguntungkan, kamu pun bisa membeli semua aset yang kamu tukarkan.

6. Gadaikan barang di pegadaian

Kalau kamu merasa sayang untuk menjual aset-aset berhargamu, mendingan kamu gadaikan aja ke pegadaian. Cara ini termasuk menguntungkan karena kamu masih tetap mendapatkan modal usaha untuk kewirausahaan dari salah satu lembaga penyedia modal ini.

Pegadaian ini lebih mirip sistem penitipan barang, namun dengan biaya yang harus dibayarkan. Selain bisa dapetin modal usaha, barang yang kamu gadaikan juga akan tetap aman di pegadaian. Namun jangan lupa untuk menebusnya lagi ya, kalau nggak mau aset kamu disita.

7. Datang ke pelatihan atau seminar yang diadakan oleh beberapa pihak.

Cara lain mendapatkan modal usaha adalah dengan mendapatkannya dari modal yang disalurkan oleh salah satu lembaga pemberdayaan ekonomi. Lembaga-lembaga ini sering melakukan training, pelatihan atau workshop yang bisa kita ikuti. 

Namun pastikan sebelum kamu datang ke pelatihan ini kamu udah menyiapkan ide bisnis yang matang, karena nggak jarang beberapa pihak akan meminta penjelasan dari konsep usahamu secara mendetail.

Selain itu biasanya setelah pelatihan, akan ada informasi soal akses dan cara mendapatkan modal usaha tersebut. Lembaga-lembaga penyelenggara pelatihan ini misalnya organisasi buruh PBB ILO atau lembaga penyalur kredit usaha rakyat (KUR).

8. Ajukan pinjamn dari orang-orang terdekat

Cara mendapatkan modal yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencoba mendapatkan pinjaman dari orang-orang terdekatmu, seperti teman, saudara, mertua, sepupu, dll. Cobalah ajukan pinjaman kepada mereka, dan pastikan kamu menjelaskan dengan jelas untuk apa uang tersebut nantinya.

Timbulkan kepercayaan pada mereka kalau kamu adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengembalikan pinjaman tersebut sesuai dengan waktu yang udah ditentukan. Salah satu kelebihan meminjam dari orang terdekata adalah, biasanya pinjaman kreditmu ini nggak disertai bunga.

9. Mendapatkan modal usaha dengan cara joint venture.

Punya ide bisnis dan pengin bekerja sama dengan pihak lain? Mungkin kamu bisa menerapkan konsep joint venture. Joint venture berarti mendirikan perusahaan bersama dua atau lebih orang atau entitas untuk mengadakan bisnis dalam jangka waktu tertentu.

Dalam dunia bisnis, joint venture biasa dilakukan oleh perusahaan dari dalam negeri dengan perusahaan dari luar negeri. Namun karena kamu masih dalam status “merintis”, kamu bisa terapkan konsep yang sama untuk bisnis kamu.

Modal usaha yang kamu dapatkan secara joint venture ini akan sangat menguntungkan, karena modal dan pekerjaan akan dibagi sama rata, termasuk juga membagi kerugian. Namun kamu harus melakukan perjanjian tertulis, terutama terkait pembagian hasil untuk menghindari konflik di masa yang akan datang.

10. Mendapatkan modal usaha lewat crowdfunding

Salah satu cara mendapatkan modal usaha untuk kewirausahaan adalah dengan menggunakan kemajuan teknologi, yaitu lewat crowdfunding. Ini merupakan cara pendanaan yang dilakukan dengan mengumpulkan modal dari berbagai pihak, baik berupa perorangan, lembaga, ataupun masyarakat. 

Dengan menawarkan jenis usaha yang kamu buat lewat berbagai platform crowdfunding, para pengunjung ataupun investor yang berminat bisa menjadi sponsor atau partner yang akan mendanai bisnismu. Biasanya cara ini digunakan oleh start-up yang baru dirintis.

Dibandingkan dengan pengajuan pinjaman lewat bank, pinjaman lewat crowdfunding ini lebih simpel dan praktis, bahkan bisa dilakukan dengan cepat, asalkan semua dokumen yang dibutuhkan udah kamu lengkapi. Selain itu beberapa paltform crowdfunding biasanya memberikan fasilitas tanpa jaminan.

Suku bunga yang ditawarkan pun lebih kompetitif, yaitu kisaran 6% hingga 17% per tahunnya, tergantung dengan dana yang kamu butuhkan.

Nah, sebelum memilih beberapa opsi cara mendapatkan modal usaha untuk kewirausahaan di atas, sebaiknya kita memutuskan usaha apa yang akan kita rintis terlebih dahulu. Kita harus tahu secara detil apa-apa saja yang harus dilakukan termasuk resiko yang harus ditanggung.

Bila kita udah yakin untuk melakukan usaha secara mandiri, kenapa tidak kita mulai dari sekarang? Segera temukan cara mencari modal usaha yang paling cocok untuk kita dan selamat menjadi seorang pebisnis.