Refleksi adalah

Refleksi adalah istilah yang sering dikenal sebagai cerminan atau gambaran. Menurut KBBI, refleksi adakah gerakan, pantulan di luar kemampuan (kesadaran) sebagai jawaban atas sesuatu hal atau keiatan yang datar di luar. Refleksi adalah dalam bahasa Indonesia artinya pantulan atau gerakan. Istilah refleksi sering digunakan dalam dunia pendidikan yaitu refleksi pembelajaran yang sangat bermanfaat untuk guru maupun siswa.

Supaya lebih memahami apa itu refleksi, mari kita bahas bersama pengertian, tujuan, manfaat, dan jenis-jenisnya. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

BACA JUGA: Pengertian Deep Talk Serta Manfaat Emosional & Psikologisnya

Pengertian refleksi

refleksi adalah
Pixabay

Refleksi adalah kegiatan yang dilakukan dalam proses belajar mengajar dalam bentuk penilaian secara tertulis maupun lisan (umumnya tertulis) oleh guru untuk siswa guna mengeskpresikan kesan konstruktif, harapan, pesan, dan kritik atas pembelajaran yang sudah diterima. Atau secara sederhana bahwa refleksi siswa tentang guru atau dosen sangat mirip dengan apa yang dialami di kelas dari awal pembelajaran hingga akhir.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, terdapat empat arti kata refleksi yang masuk dalam kelas kata benda. Berikut penjelasannya.

  1. Gerakan atau pantulan di luar kesadaran sebagai reaksi atas suatu hal atau kegiatan yang datang dari luar.
  2. Pergerakan otot badan yang terjadi karena suatu hal dorongan dari luar dan di luar kemauan atas kesadaran otak.
  3. Cerminan atau pantulan.
  4. Gambaran.

Dikutip dari laman Kemdikbud, dalam pembelajaran, refleksi adalah kegiatan yang dilakukan selama proses belajar mengajar berbentuk penilaian tertulis maupun lisan oleh guru untuk siswa dan oleh siswa untuk guru bertujuan mengekspresikan kesan konstruksif, pesan, harapan, dan kritik terhadap proses pembelajaran. Dengan adanya refleksi, akan diperoleh informasi positif tentang bagaimana guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menjadi bahan sejauh mana hasil belajar tercapai.

Aktivitas refleksi ini dapat digunakan untuk peninjauan pada suatu kelas sehingga mendapatkan gambaran kondisi dari sebuah kelas. Hal ini membuat potensi setiap individu dan sebuah grup bisa lebih terlihat. Refleksi adalah kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kegiatan evaluasi yang berlanjut dan berjenjang. Sementara untuk siswa, kegiatan refleksi bisa berguna menyalurkan ungkapan dari proses pembelajaran yang berlangsung dan dilakukan. Apakah proses pembelajaran berlangsung baik atau tidak. Dalam ilmu fisika, refleksi artinya adalah perubahan arah rambat cahaya ke arah medium asal setelah menyentuh permukaan dua medium (memantul).

Refleksi diri

Thinking asian woman. Question mark.

Selain itu juga terdapat refleksi diri. Refleksi diri artinya adalah bagian dari proses introspeksi diri yang dilakukan dengan cara melihat kembali dan merenungkan berbagai hal yang telah terjadi di dalam hidup seperti pengalaman, kebiasaan, dan keputusan. Manfaat melakukan refleksi diri adalah dapat memahami kekurangan dan kelebihan diri serta dapat menjadikan kita lebih bijak dalam menanggapi sesuatu.

Refleksi pembelajaran 

Pixabay

Istilah refleksi digunakan dalam berbagai bidang dan mempunyai makna yang bervariasi tergantung dari jenis bidang tersebut. Salah satu penggunaan kata refleksi adalah pada bidang pendidikan, khususnya pada bidang pembelajaran di kelas antara guru dan murid. 

Jika dihubungkan antara pengertian refleksi secara umum dengan bidang pendidikan, refleksi pembelajaran adalah merujuk pada umpan balik yang diberikan oleh siswa kepada guru setelah berhasil menyelesaikan proses pembelajaran dalam kurun waktu tertentu. 

Ati ‘umpan balik’ ini tersebut sama dengan pantulan penilaian yang berasal dari siswa dan mengarah kepada guru. Selain itu, refleksi dapat dimaknai sebagai suatu kegiatan yang bertujuan untuk memberikan penilaian dan masukan agar proses belajar mengajar berjalan lebih baik ke depannya.

Adapun pengertian refleksi yang lebih detail yaitu suatu pemikiran mendalam yang melibatkan perenungan akan apa yang sudah dilakukan, mengapa hal tersebut dilakukan, bagaimana hal tersebut terlaksana dan apa saja hasil yang didapat. Contoh refleksi pembelajaran adalah dengan memberikan kesempatan pada siswa untuk mengungkapkan kekurangan selama pembelejaran berlangsung.

Tujuan refleksi pembelajaran

refleksi adalah
Pixabay

Aktivitas refleksi ini dilakukan bukan tanpa tujuan. Refleksi adalah kegiatan yang mempunyai tujuan esensial. Berikut tujuan dari refleksi pembelajaran.

  • Memahami respon siswa dalam sebuah pembelajaran atau penyampaian dari sebuah materi.
  • Supaya guru dapat memahami apa saja kelemahan dan kelebihan pembelajaran yang telah dipresentasikan di dalam kelas.
  • Memahami akurasi sebuah model, taktik, strategi, dan pendekatan metode pembelajaran yang sudah diimplementasikan.
  • Memahami apa saja keperluan dan keiinginan siswa secara detail. Hal tersebut dapat berfungsi agar guru bisa membuat pembelajaran yang lebih efektif untuk kesempatan selanjutnya.
  • Mengidentifikasi dan mengevaluasi apa yang sudah guru lakukan dalam penyampaian materi di dalam kelas.
  • Memahami akurasi sebuah model, strategi, metode, dan teknik pembelajaran agar lebih baik bagi guru maupun siswa.
  • Guru bisa membuat kegiatan belajar mengajar yang lebih efektif dalam pembelajaran berikutnya.

BACA JUGA: Perbedaan Tokoh Cerita: Protagonis, Antagonis & Tritagonis

Prinsip refleksi dalam pembelajaran

refleksi adalah
Pixabay

Refleksi pembelajaran sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan beberapa pinsip yaitu sebagai berikut.

  1. Penilaian peserta didik dilakukan dengan sangat kritis.
  2. Adanya kesadaran bersama peserta didik dan pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
  3. Penilaian dilaksanakan sejak awal pembelajaran hingga akhir pembelajaran.
  4. Hasil penilaian oleh peserta didik dijadikan masukan oleh pendidik sebagai perbaikan pembelajaran selanjutnya.

Manfaat refleksi pembelajaran

refleksi adalah
Detik

Refleksi adalah kegiatan yang tentunya akan memberikan manfaat, tak hanya bagi guru, akan tetapi juga untuk para siswa. Hal ini tentu tidak lepas dari kegiatan refleksi ini yang memang melibatkan kedua pihak tersebut. Manfaat refleksi memang sangat berguna bagi sebuah aktivitas pembelajaran, baik manfaat untuk siswa maupun guru. Berikut beberapa manfaat refleksi bagi guru dan siswa yang perlu Sedulur pahami.

Manfaat refleksi bagi guru

Refleksi bermanfaat bagi guru di antaranya aktivitas refleksi sebagai peninjauan pada sebuah kelompok atau kelas. Hal ini tentu akan berguna untuk menggambarkan situasi dan kondisi dari sebuah kelas sehingga potensi setiap individu dan sebuah grup dapat lebih terlihat. Hal ini juga dapat dilakukan untuk meningkatkan kegiatan evaluasi yang berlanjut dan berjenjang. Berikut manfaat lain refleksi bagi guru.

  • Guru dapat dengan mudah memetakan siswa sesuai karakter dan daya tangkap mereka, yang nantinya akan memudahkan dalam pembagian kelompok, pemberian materi, dan evaluasi belajar.
  • Dapat memaksimalkan dan lebih menonjolkan potensi setiap siswa/individu dan sebuah grup.
  • Wadah untuk menjalin komunikasi positif yang bersifat membangun antara siswa dan guru.
  • Berguna untuk menggambarkan situasi dan kondisi dari sebuah kelas, apa yang terjadi pada siswa dan masalah yang mereka temui.

Manfaat refleksi bagi siswa

Sedangkan untuk siswa, aktivitas refleksi dapat berguna untuk menyalurkan ungkapan dari proses pembelajaran yang berlangsung dan sudah dilakukan para siswa. Siswa bisa mengungkapkan, apakah proses pembelajaran berlangsung baik atau tidak, dan juga dapat mengungkapkan keluh kesahnya selama pembelajaran berlangsung. Berikut manfaat refleksi bagi siswa.

  • Menjadi ruang ekspresi positif terhadap guru mengenai proses belajar mengajar bagi siswa.
  • Siswa bisa mengungkapkan proses pembelajaran yang telah dilakukan apakah berlangsung dengan baik atau tidak.
  • Siswa akan mendapat kepuasan karena bisa mendapatkan sistem belajar yang mereka minati.

BACA JUGA: Pengertian Crazy Rich Beserta Asal-usul Penyebutannya

Penerapan refleksi pembelajaran

refleksi adalah
Pixabay

Berikut langkah-langkah penerapan refleksi pembelajaran yang perlu Sedulur ketahui.

  • Siswa mengungkapkan semua bentuk rasa dan kesan setelah pembelajaran dipresentasikan.
  • Para siswa didorong agar dapat mengungkapkan segalanya secara jujur dan terbuka.
  • Siswa mengungkapkan apa saja hal positif maupun negatif dari aktivitas pembelajaran yang sudah berlangsung.
  • Siswa memberikan apa saja yang diinginkan dan diharapkan pada aktivititas pembelajaran berikutnya.
  • Siswa dapat memberi pesan yang pribadi kepada guru apakah kritik dan saran yang mereka ungkapkan dapat dipublikasikan (umumkan) atau tidak.

Setelah itu, guru dapat melihat lembar refleksi untuk melakukan evaluasi yang berkelanjutan. Alat ekspresi ini dapat berupa refleksi secara lisan, refleksi melalui jurnal, refleksi melalui video, serta dapat menggunakan refleksi catatan. Jika dalam pelaksanaanya sudah terjadi persamaan dalam pendapat dan ungkapan/ekspresi. Maka refleksi pada siswa bisa dikatakan sukses.

Jenis-jenis refleksi 

Pixabay

Terdapat beberapa jenis refleksi yang bisa Sedulur ketahui. Berikut rinciannya.

  • Refleksi video pembelajaran

Melakukan dokumentasi saat melakukan kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu bentuk refleksi. Melalui video tersebut guru dapat mengamati proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Guru dapat melakukan evaluasi mengenai cara mengajar dan merancang strategi pembelajaran selanjutnya. Selain itu, guru dapat juga mengelompokkan siswa mana saja yang memerlukan bantuan dan siswa mana yang cukup memahami materi.

  • Refleksi melalui lisan

Refleksi ini merupakan jenis yang paling mudah dilakukan. Refleksi lisan dilakukan dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa secara langsung untuk dimintai pendapat. Pertanyaan yang diajukan dapat berupa bagaimana pendapat siswa tentang cara mengajar guru, suasana selama proses belajar mengajar, pemahaman materi pembelajaran, atau meminta kritik dan saran pada siswa tentang cara mengajar guru yang bersangkutan.

  • Refleksi melalui catatan harian

Meminta siswa untuk membuat catatan harian setidaknya seminggu sekali untuk dikumpulkan pada guru, dapat menjadi salah satu sarana refleksi. Catatan berisi tentang hal-hal apa saja yang dialami siswa selama pembelajaran dan meminta siswa untuk mengekspresikan bagaimana perasaan mereka selama pembelajaran berlangsung. Menulis catatan harian dapat menjadi solusi bagi siswa yang kesulitan mengekspresikan perasaan mereka melalui lisan.

  • Refleksi melalui jurnal pembelajaran

Sama hal nya dengan menulis catatan harian, hanya saja jurnal pembelajaran ditulis oleh guru yang bersangkutan. Dengan menulis jurnal mengenai kegiatan belajar mengajar, dapat dijadikan evaluasi guru di akhir semester untuk meningkatkan hasil pembelajaran. Jurnal dapat digunakan untuk menganalisis proses belajar siswa serta rencana tindak lanjut untuk mengatasi masalah yang dihadapi.

  • Refleksi dengan tanggapan guru lain

Refleksi dapat dilakukan dengan meminta pendapat dari rekan sesama guru tentang cara mengajar yang dilakukan. Untuk mendapatkan hasil identifikasi yang optimal, guru yang bersangkutan harus memiliki sikap mau menerima kritik yang disampaikan oleh rekannya dan mau berusaha untuk memperbaiki diri jika memang cara mengajar mereka perlu dibenahi.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa refleksi adalah kegiatan yang dapat meningkatkan evaluasi yang berlanjut dan berjenjang. Hal ini bisa diterapkan dalam bidang pendidikan maupun untuk mengevaluasi diri sendiri menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga ulasan ini bermanfaat, ya!

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.