Pengertian Sikap Disiplin Beserta Jenis, Contoh & Manfaatnya

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar dan menggunakan kata disiplin. Secara sederhana, arti disiplin adalah ketaatan atau kepatuhan terhadap tata tertib dan aturan. Disiplin juga kerap disandingkan dengan kata keteraturan karena sikap ini dapat membuat segalanya menjadi teratur sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Agar Sedulur dapat lebih memahami apa itu sikap disiplin, pada kesempatan kali ini Super telah merangkum berbagai hal tentang disiplin. Mulai dari pengertian, jenis, contoh, serta manfaatnya. Yuk, langsung disimak informasi selengkapnya di bawah ini!

BACA JUGA: Manajemen Waktu: Pengertian, Manfaat, Karakteristik & Caranya

Pengertian disiplin adalah

disiplin adalah
Freepik

Dihimpun dari berbagai sumber, disiplin diserap dari kata dalam bahasa Inggris, yaitu disciple yang artinya pengikut atau murid. Kata tersebut berasal dari bahasa Latin discere yang memiliki arti belajar. Dalam literatur lain dijelaskan bahwa kata disiplin diambil dari bahasa Latin, yaitu discipline yang artinya adalah latihan atau pendidikan dalam pengembangan harkat, spiritualitas, dan kepribadian.

Sementara, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menguraikan pengertian disiplin menjadi tiga poin. Pertama, disiplin adalah tata tertib, baik di sekolah, dunia militer, dan lain sebagainya. Kedua, disiplin adalah ketaatan atau kepatuhan kepada peraturan, tata tertib, dan sebagainya. Terakhir, disiplin juga dapat diartikan sebagai bidang studi yang memiliki objek, sistem, dan metode tertentu.

Berdasarkan uraian pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa disiplin adalah sikap taat atau patuh kepada aturan sebagai bentuk tanggung jawab. Disiplin juga dapat dipahami sebagai kepribadian yang dimiliki seseorang dalam menjalani hidupnya sehari-hari.

Arti disiplin adalah menurut para ahli

Freepik

Telah diketahui bersama bahwa disiplin adalah sikap taat atau patuh kepada aturan. Sikap disiplin memiliki peran penting karena dapat membuat kehidupan seseorang menjadi teratur dan juga terarah sehingga sesuai dengan tujuan yang ingin dicapainya. Nah, untuk lebih memahami pengertian disiplin, berikut juga telah dirangkum definisi disiplin menurut sejumlah ahli yang dapat Sedulur simak.

1. Suharsimi Arikunto

Menurut Suharsimi Arikunto, disiplin adalah kepatuhan seseorang dalam mengikuti peraturan atau tata tertib karena didorong oleh kesadaran yang ada pada kata hatinya tanpa adanya paksaan dari orang lain atau pihak luar.

2. Thomas Gordon

Thomas Gordon menjelaskan, disiplin merupakan perilaku dan tata tertib yang sesuai dengan peraturan dan ketetapan. Disiplin juga didefinisikan sebagai perilaku yang diperoleh dari pelatihan yang dilakukan secara terus menerus.

3. Atmosudirjo

Pengertian disiplin menurut Atmosudirjo adalah bentuk ketaatan dan pengendalian diri yang erat hubungannya dengan rasionalisme, kesadaran, dan tidak emosional. Sehingga disiplin dijelaskan sebagai kepatuhan terhadap aturan melalui pengendalian diri yang dilakukan berdasarkan pertimbangan rasional. 

4. Poerwadarminta

Poerwadarminta mendefinisikan disiplin sebagai ketaatan dan kepatuhan pada aturan dan tata tertib. Di samping itu, definisi disiplin juga diuraikan sebagai latihan batin dan watak dengan maksud supaya segala perbuatannya selalu mentaati tata tertib.

5. James Drever

Terakhir, seorang ahli psikologi bernama James Drever menjelaskan pengertian definisi adalah kemampuan untuk mengendalikan perilaku yang berasal dari dalam diri seseorang menurut peraturan eksternal dan norma yang berlaku. Sehingga dapat diuraikan bahwa disiplin dalam sudut pandang psikologi adalah perilaku seseorang di mana ia dapat tampil dan menyesuaikan diri dengan aturan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA: Pengertian Entrepreneur Beserta Karakteristik & Tujuannya

Jenis-jenis disiplin adalah

Freepik

Selain memahami pengertian disiplin, Sedulur juga perlu mengetahui apa saja jenis-jenis sikap disiplin. Secara umum, para ahli membagi disiplin menjadi dua kategori, yaitu disiplin positif dan disiplin negatif. Namun di luar itu, juga dikenal jenis-jenis disiplin lainnya, di antaranya adalah disiplin belajar, disiplin kerja, disiplin waktu, disiplin sosial, dan disiplin nasional. Berikut penjelasan untuk masing-masing jenis disiplin.

1. Disiplin positif

Jenis disiplin yang pertama adalah disiplin positif, yaitu sikap dan iklim organisasi yang mana setiap anggota mematuhi peraturan atas kemauannya sendiri atau tanpa adanya paksaan. Sebab, mereka memahami, meyakini, dan mendukung peraturan tersebut.

Di sisi lain, disiplin positif juga didefinisikan sebagai proses pembelajaran. Dalam hal ini, disiplin positif merupakan pendekatan untuk memberikan pendidikan mengenai kontrol diri dan pembentukan kepercayaan diri pada anak.

2. Disiplin negatif

Disiplin negatif merupakan suatu keadaan disiplin yang menggunakan hukuman atau ancaman dalam rangka mendorong orang-orang untuk mematuhi perintah dan mengikuti peraturan. Pendekatan pada disiplin negatif ini menggunakan hukuman terhadap pelanggaran peraturan untuk menggerakkan dan memberikan rasa takut kepada seseorang dengan tujuan agar orang tersebut tidak melakukan kesalahan yang sama di masa mendatang.

3. Disiplin belajar

disiplin adalah
iStock

Disiplin belajar adalah sikap disiplin yang diwujudkan dengan kesadaran untuk mengendalikan dirinya sehingga ia mau untuk belajar tanpa paksaan. Disiplin belajar sendiri merupakan hasil dari pemikiran tentang alasan yang mendalam tentang mengapa ia harus belajar. 

Di sisi lain, disiplin atau kedisiplinan dalam belajar juga dijelaskan sebagai suatu kesediaan untuk mematuhi peraturan selama proses belajar. Sehingga akan terjadi perubahan tingkah laku berupa kecakapan, sikap, kebiasaan, hingga pengertian akan suatu hal.

4. Disiplin kerja

Jenis disiplin berikutnya adalah disiplin kerja, yaitu kepatuhan dan ketaatan dalam melaksanakan peraturan kerja, baik berupa aturan tertulis maupun tidak tertulis. Definisi disiplin kerja juga dijelaskan sebagai suatu proses perkembangan konstruktif atau pelatihan bagi pegawai sehingga dapat mengembangkan kontrol diri dan agar dapat menjadi lebih efektif dalam bekerja.

5. Disiplin waktu

Disiplin waktu merupakan sikap disiplin yang ditunjukkan seseorang sehingga bisa menggunakan dan membagi waktu yang dimiliki dengan sebaik-baiknya. Dengan kata lain, disiplin waktu merupakan sikap taat terhadap waktu termasuk dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Disiplin waktu ini dapat memberikan dampak baik berupa diperolehnya efektivitas dan efisiensi dalam melakukan suatu pekerjaan.

6. Disiplin sosial

iStock

Disiplin sosial merupakan kepatuhan atau ketaatan terhadap aturan yang berlaku dalam hubungan bermasyarakat, yang mana aturan tersebut sejalan dengan norma. Disiplin sosial menjadi gambaran tentang sikap masyarakat yang memiliki ketaatan atau kepatuhan terhadap peraturan dan tata tertib. Sikap disiplin ini berkembang melalui kewajiban pribadi untuk mematuhi dan menaati aturan hukum dan norma yang berlaku dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

7. Disiplin nasional

Dalam KBBI, disiplin nasional dijelaskan sebagai kondisi yang merupakan perwujudan sikap mental dan perilaku suatu bangsa ditinjau dari aspek kepatuhan dan ketaatan terhadap ketentuan peraturan dan hukum yang berlaku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di samping, disiplin nasional juga didefinisikan sebagai perbuatan yang memicu dan memacu pembentukan sikap mental dari seluruh warga dari suatu bangsa yang tercermin dalam perbuatan dan perilaku pribadi/kelompok berupa kepatuhan dan ketaatan terhadap hukum dan norma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA: Analisis SWOT Diri Sendiri: Pengertian, Cara Membuat & Contoh

Contoh sikap disiplin adalah

Freepik

Setelah memahami pengertian dan jenis-jenis disiplin, ada baiknya Sedulur menyimak contoh-contoh sikap disiplin yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, Sedulur bisa mengikutinya sekaligus melatih kedisiplinan dalam diri masing-masing. Berikut beberapa contoh sikap disiplin di masyarakat dan di sekolah, sebagaimana dilansir laman Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Daring Kemdikbud.

1. Contoh sikap disiplin di masyarakat

  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Turut serta menjaga keamanan lingkungan.
  • Tidak membunyikan televisi atau radio dengan keras pada malam hari.
  • Berjalan di sebelah kiri.
  • Mematuhi rambu lalu lintas.
  • Bersikap sopan dalam bertamu.
  • Tidak mengganggu tetangga.
  • Tidak bermain layang-layang di jalan.

2. Contoh sikap disiplin di sekolah

  • Masuk sekolah tepat waktu.
  • Berbaris dengan tertib.
  • Mengenakan seragam sesuai ketentuan sekolah.
  • Menaati tata tertib sekolah.
  • Mendengarkan pelajaran dengan tekun.
  • Beribadah tepat waktu.
  • Tidak terlambat masuk sekolah.
  • Bila keluar kelas minta izin.
  • Melaksanakan tugas piket.
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Tidak berbuat gaduh di kelas.
  • Duduk dengan rapi.
  • Berlaku sopan santun.

BACA JUGA: Mengenal Kepribadian Melankolis: Ciri-Ciri, Sifat & Kelebihannya

Tujuan dan manfaat disiplin adalah

Freepik

Secara umum, sikap disiplin memiliki tujuan untuk mengembangkan pribadi yang dapat mengendalikan diri dengan baik. Dengan begitu, ia dapat terhindar dari perilaku yang semena-mena dan di luar kendali hingga risiko gesekan sosial maupun kemungkinan buruk lainnya.

Di sisi lain, Ellen G. White dan Emile Durkheim menguraikan tujuan disiplin menjadi beberapa poin, di antaranya:

  • Untuk memperbaiki kebiasaan seseorang.
  • Agar seseorang dapat menjadi pemerintah atas dirinya sendiri.
  • Menaklukan kuasa kemauan di dalam diri sendiri.
  • Menciptakan dan mengembangkan keteraturan dalam berbagai tindakan manusia.

Sementara, berikut beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari sikap disiplin, sebagaimana dijelaskan Adhvara yang dilansir Kemdikbud.

  • Menumbuhkan kepekaan dan kepercayaan kepada orang lain.
  • Melatih rasa kepedulian terhadap kebutuhan dan kepentingan orang lain.
  • Menjaga keteraturan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
  • Memumpuk rasa percaya diri dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
  • Menciptakan sikap mandiri untuk dapat memenuhi kebutuhan diri sendiri.

Cara membangun karakter disiplin adalah

iStock

Terdapat beberapa tips yang dapat Sedulur ikuti untuk menumbuhkan karakter disiplin. Di antaranya yaitu:

  • Membuat jadwal harian yang berisi daftar kegiatan atau pekerjaan yang harus dilakukan dalam satu hari secara terstruktur
  • Mengenali kelemahan dan kekuatan diri sendiri serta berusaha untuk mengatasinya
  • Tidak membebani diri sendiri dengan tujuan yang terlalu tinggi, melainkan mulai membuat tujuan-tujuan kecil yang dapat menuju pada tujuan yang besar
  • Latihan membuat prioritas, terutama ketika memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan

Demikian tadi pembahasan mengenai sikap disiplin, mulai dari pengertian, jenis-jenis, contoh, hingga manfaat dan tips membangun karakter disiplin. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat untuk Sedulur, ya!