Sinopsis Prey, Sekuel Predator yang Tidak Tayang di Bioskop

Film Prey review bisa jadi informasi penting bagi Sedulur, ditambah lagi karena film ini tidak tayang di bioskop. Padahal film ini merupakan salah satu sekuel dari film sci-fi terbaik yaitu The Predator.

The Predator sendiri merupakan film yang sukses dengan beberapa spin off film lain seperti, Alien vs Predator (2004), Predators (2010), ataupun The Predator (2018). Lantas seperti apa film Prey sinopsis tersebut sampai tidak bisa ditayangkan di bioskop? Yuk, kita simak penjelasannya di bawah ini!

BACA JUGA: 14 Film Bencana Alam yang Menegangkan & Bikin Deg-degan!

Sinopsis film Prey

Detik

Film ini mengambil latar waktu sebelum terjadinya konflik di film Predator 1 & 2. Dimana jika diperkirakan, waktu yang diambil kurang lebih berada di tahun 1700an di Comanche Nation, Amerika. Dalam film ini, tokoh utama yang diangkat adalah Naru, seorang perempuan dari suku Comanche.

Prey pemeran utama diperankan oleh Amber Midthunder. Dalam film ini, karakter Naru digambarkan sebagai perempuan ‘unik’ jika dibandingkan dengan sebayanya di komunitas suku Comanche. Dimana para perempuan suku lebih mendambakan jadi ibu rumah tangga, sementara Naru ingin menjadi pemburu. Dia ingin mengikuti jejak kakaknya, yaitu Tabee.

Namun keinginan Naru tidak didengarkan oleh kakaknya, karena Tabee khawatir Naru akan terbunuh jika ikut berburu. Tidak terima atas perlakuan Tabee, Naru akhirnya kabur dari tugas rumah tangganya untuk latihan berburu.

Perlahan Naru mulai membangun kemampuan yang tidak kalah dengan Tabee. Kemampuan itu pada akhirnya diuji ketika sesosok alien Predator muncul di padang perburuan Comanche dan mulai membantai hewan dan manusia di sana.

Ulasan film

prey
Dunia Sinema

Sekilas, dari deskripsi singkat ceritanya, memang tidak ada yang ‘spesial’ dari film ini. Premisnya simple, soal diburu atau memburu oleh alien yang berasal dari luar bumi. Prey bahkan mengulang formula yang dipakai Predator 1 di mana sekelompok tentara elit pimpinan Dutch (Arnold Schwarzenegger) berhadapan dengan Predator.

Tentara elit di sini diganti dengan sekelompok pemburu terbaik dari suku Comanche. Namun, cerita Prey mengalir dengan asik dan menegangkan. Fokus sepenuhnya ada pada pertarungan Naru dengan Predator. Tak ada plot-plot yang mengubah nuansa asli franchisenya, apalagi membuat kisahnya kian ruwet seperti di film The Predator.

Karakter dari pemeran utama

Kumparan

Karakter utama dalam film ini adalah Naru, seorang perempuan yang ingin menjadi pemburu. Karakter Naru dikembangkan dengan efektif. Dasar pembentukan karakternya jelas dari awal, pembuktian diri sebagai pemburu yang disiplin, cerdas, dan efektif untuk menutupi keterbatasan fisik dan peralatan.

Hasilnya, sepanjang film, karakter Naru berkembang lewat segala hal yang ia ciptakan, mulai dari jebakan hingga senjata, berdasarkan pengalaman di lapangan. Semakin mempertegas karakter Naru, terdapat anti-tesis dari karakter Naru sendiri, yaitu Predator aka Yautja.

Yautja dijelaskan sebagai sosok yang beringas, ganas, cepat namun tidak begitu cerdas. Untuk menutupi kekurangannya, ia mengandalkan berbagai macam peralatan canggih yang mampu melumat targetnya dengan mudah.

Pendekatan yang berbeda itu kentara ketika Naru dan Predator menghadapi lawan-lawannya. Naru cenderung stealthy. Geraknya lincah, memungkinkan ia menyelinap dengan cepat untuk melumpuhkan musuh-musuhnya.

Selain itu, ia memanfaatkan segala kekayaan alam (dan anjingnya) sebagai senjata. Ketika Naru stealthy, Predator konfrontatif. Ia tak ragu mengkonfrontir musuhnya secara langsung, tak peduli kamuflasenya terbongkar atau tidak.

Naru percaya diri bisa menerima serangan apapun dan membalasnya. Selain itu, ia juga menggunakan segala senjata canggih mulai dari ranjau, bom, plasma gun, perisai, hingga pedang yang bisa memotong apapun. Asyik melihat perbedaan keduanya yang kontras.

Pesan dan tema dalam film

prey
Discussing Film

Dari pebedaan di atas, produser dari film ini ingin menyampaikan pesan penting yang krusial di era teknologi saat ini, yaitu ketergantungan terhadap teknologi. Setidaknya, dalam tayangan ini, tema utama yang diangkat adalah tentang ketergantungan terhadap teknologi.

Yang diperlihatkan oleh para predator yang menggandalkan teknologi canggih. Penggunaan teknologi yang canggih tidak lantas membuat seseorang unggul. Kemampuan alami manusia lebih unggul dibanding teknologi, seperti kemampuan adaptasi, ketekunan, disiplin hingga dapat menghadapi penggunaan teknologi canggih tersebut.

Tema tersebut terakhir kali diangkat di Predator 1. Ketika segala senjata api dan bom yang dimiliki Dutch tidak berhasil menghentikan Predator, kecerdikan yang membuatnya menang. Naru (dan Tabee) melakukan hal yang sama, memanfaatkan segala sumber daya alam di ladang perburuan Comanche untuk melawan Predator.

Pemeran dan tim produksi Prey

Kumparan

Film ini mengangkat tentang kisah dari franchise Predator dengan menggambil setting yang lebih awal dari setting di waktu film Predator 1 dan 2. Tim produksi yang terlibat yaitu Dan Trachtenberg, dengan skenario yang ditulis oleh Pattick Aison.

Selain itu, film ini juga diproduseri oleh John Davis, Jhane Myers, dan Marty P. Ewing. Dibintangi oleh banyak artis papan atas Hollywood, berikut daftar pemain utama dari tontonan ini, yaitu:

  • Amber Midthunder as Naru
  • Dakota Beavers as Taabe
  • Dane DiLiegro as the Predator
  • Michelle Thrush as Aruka
  • Stormee Kipp as Wasape
  • Julian Black Antelope as Chief Kehetu
  • Bennett Taylor as Raphael Adolini

BACA JUGA: 20 Film Plot Twist Terbaik Sepanjang Masa dengan Rating Tinggi

Tidak tayang di bioskop

prey
Liputan6

Dari pembahasan terkait sinopsis dan ulasan terkait keseluruhan film hingga memperkirakan Prey akhir cerita, rasanya film ini merupakan film yang layak ditonton oleh banyak orang. Terutama lagi sebagai franchise, Predator telah dikenal luas.

Film ini diproduksi oleh 20th Century Studios, Davis Entertainment, dan Lawrence Gordon Productions. Dengan didistribusikan oleh Disney+, Star+, dan juga Hulu. Prey tanggal rilis pada 21 Juli 2022 yang lalu, dan sudah bisa Sedulur saksikan di layanan streaming yang disebutkan di atas.

Kehadiran film ini kembali menghidupkan franchise Predator dan menggairahkan para penontonnya. Dari cerita yang baik, aksi laga yang sempurna hingag sinematografi yang ciamik, membuat film ini layak tayang di bioskop.

Namun, kita tidak tahu pertimbangan dari tim produksi yang memutuskan untuk menayangkan film ini secara streaming. Terlepas di itu, film ini memang layak untuk Sedulur tonton!

Nah, itulah sinopsis dan review singkat dari film Prey yang dapat jadi rekomendasi tontonan di rumah. Bagi Sedulur yang mengikuti film Predator, menonton film satu ini merupakan salah satu agenda wajib yang perlu Sedulur rencanakan.

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.