Usaha Ayam Kampung: Keuntungan, Kelebihan dan Tips Bisnis

Usaha ternak ayam kampung, atau ayam pedaging lokal Indonesia, telah lama menjadi bahan makanan pokok yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Keunikan rasa dan tekstur daging ayam kampung yang khas membuat bisnis ini menjadi peluang emas yang sayang untuk dilewatkan.

Berikut ini adalah keuntungan, kelebihan, dan beberapa tips untuk menjalankan bisnis ayam kampung. Bagi Sedulur yang tertarik untuk menjalankan usaha atau bisnis perternakan satu ini, yuk mari langsung kita simak penjelasannya di bawah ini!

BACA JUGA: Peluang Bisnis Kelapa Sawit di Indonesia, Ini Buktinya!

Keuntungan usaha ternak ayam kampung

usaha ternak ayam kampung
The Spruce

Tentu saja, baik bagi pengusaha atau siapapun yang tertarik untuk menjalankan bisnis, salah satu hal yang dilihatnya pertama kali adalah keuntungan dalam menjalankan bisnis itu sendiri. Hal ini lumrah, karena tujuan utama dari berbisnis adalah mendapatkan keuntungan.

Berikut ini adalah beberapa keuntungan bisnis ayam kampung yang bisa Sedulur dapatkan saat menjalankan bisnis peternakan, yaitu:

1. Permintaan tinggi

Permintaan yang tinggi terhadap daging ayam kampung di Indonesia berkaitan erat dengan preferensi masyarakat terhadap tekstur daging yang lebih padat dan rasa khas ayam kampung. Lebih dari itu, ayam kampung juga dianggap lebih sehat dan alami dibandingkan dengan ayam broiler. 

Masyarakat semakin sadar akan kesehatan, dan konsumen modern kini cenderung mencari produk makanan yang alami dan minim pengolahan.  Ayam kampung, yang biasanya dibesarkan dengan pakan alami dan proses yang lebih alami, menawarkan hal tersebut. Oleh karena itu, permintaan terhadap ayam kampung di pasar makanan Indonesia cenderung tinggi dan stabil, memberikan peluang bisnis yang menarik.

2. Harga jual tinggi

Ayam kampung memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan ayam broiler, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, proses budidaya ayam kampung yang lebih alami dan tradisional memerlukan waktu lebih lama dibandingkan ayam broiler yang biasanya siap panen dalam kurun waktu 6-7 minggu. 

Kedua, kualitas daging ayam kampung yang lebih baik. Dagingnya lebih padat, rasanya lebih khas, dan minim lemak. Ketiga, persepsi konsumen terhadap ayam kampung sebagai produk premium. Semua faktor ini menjadikan ayam kampung memiliki harga jual yang lebih tinggi, yang berarti potensi margin keuntungan yang lebih besar bagi pelaku usaha.

3. Pemasaran mudah

Salah satu kelebihan bisnis ayam kampung adalah fleksibilitas dalam hal pemasaran. Ayam kampung dapat dipasarkan dalam berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen. 

Misalnya, ada konsumen yang lebih suka membeli ayam hidup untuk kemudian dipotong dan diproses sendiri di rumah. Ada pula yang lebih suka membeli ayam potong yang siap masak, atau produk olahan ayam kampung seperti sosis, nugget, dan bakso ayam kampung. 

Dengan demikian, Sedulur dapat menjangkau berbagai segmen pasar dan mengoptimalkan potensi keuntungan dari bisnis ayam kampung. Selain itu, kemajuan teknologi juga memungkinkan pemasaran dilakukan secara online, memperluas jangkauan pasar dan memudahkan proses transaksi.

BACA JUGA: 14 Cara Mempertahankan Pelanggan agar Bisnis Sukses!

Kelebihan usaha ayam kampung

unggas kampung
Unsplash

Setiap lini bisnis tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun pada umumnya, setiap bisnis yang telah melalui masa sulit akan mudah untuk mendapatkan penghasilan dan merasakan kelebihan dari bisnis yang dijalankannya.

Begitu juga dengan bisnis ayam kampung yang notabene merupakan bisnis ternak, ada banyak kelebihan dan keuntungan dalam menjalankan bisnisnya. Nah, berikut ini adalah beberapa kelebihan usaha ayam kampung, yaitu:

1. Proses budidaya alami

Usaha ternak ayam kampung biasanya dibesarkan dengan metode budidaya yang lebih alami dibandingkan ayam broiler. Mereka diberi ruang yang lebih luas untuk berkeliaran dan mencari makanan, menciptakan kondisi yang mirip dengan habitat aslinya. 

Selain itu, pakan yang diberikan umumnya lebih alami, meliputi biji-bijian, sayuran, dan serangga, berbeda dengan ayam broiler yang biasanya diberi pakan buatan pabrik yang kaya nutrisi. Metode budidaya ini memungkinkan ayam kampung untuk tumbuh dengan sehat tanpa tergantung pada obat-obatan dan hormon pertumbuhan. 

Hasilnya, daging ayam kampung cenderung lebih sehat dan memiliki rasa yang lebih khas, yang sangat dihargai oleh konsumen. Ini adalah salah satu faktor yang membuat bisnis ayam kampung sangat menjanjikan.

2. Lebih tahan penyakit

Dalam usaha ternak ayam kampung, salah satu risiko terbesar adalah penyakit. Namun, ayam kampung dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap berbagai penyakit yang biasa menyerang unggas. 

Hal ini sebagian besar disebabkan oleh proses budidayanya yang lebih alami dan diet mereka yang lebih seimbang, yang membantu membangun sistem kekebalan yang kuat. Meski begitu, tidak berarti ayam kampung kebal terhadap semua penyakit. Oleh karena itu, pemantauan kesehatan hewan dan biosecurity tetap sangat penting. Dengan mengurangi risiko penyakit, Sedulur dapat mengurangi potensi kerugian dan menjamin kelancaran bisnis.

3. Potensi besar

Usaha ternak ayam kampung menawarkan potensi keuntungan yang besar. Harga jual ayam kampung yang tinggi, dikombinasikan dengan permintaan yang stabil dari konsumen, membuat bisnis ini sangat menjanjikan. 

Selain itu, biaya operasional bisnis ini relatif lebih rendah dibandingkan bisnis unggas lainnya, karena ayam kampung dapat dibesarkan dengan metode yang lebih alami dan membutuhkan lebih sedikit input.

Namun, seperti bisnis lainnya, sukses dalam bisnis ayam kampung membutuhkan perencanaan dan manajemen yang baik. Penting untuk melakukan riset pasar, merencanakan strategi bisnis, dan mengelola operasional dengan efisien. Dengan demikian, Sedulur dapat memaksimalkan potensi keuntungan dan meminimalkan risiko bisnis.

BACA JUGA: Peluang Bisnis Bumbu Dapur Rentengan yang Menjanjikan!

Tips sukses dalam bisnis ayam kampung

Ternak ayam kampung
iStock

Setelah membaca dan memahami beberapa keuntungan serta kelebihan dari bisnis ayam kampung, tentu Sedulur semakin tertarik untuk menjalankan bisnis satu ini. Sebagai pemula, Sedulur membutuhkan tips sukses dalam menjalankan bisnis.

Untuk mencapai sukses dalam bisnis ayam kampung, berikut adalah beberapa tips yang dapat Sedulur ikuti dan Sedulur jalankan, yaitu:

1. Pilih bibit yang baik

Bibit merupakan pondasi pertama dalam bisnis ayam kampung. Pemilihan bibit ayam yang baik akan mempengaruhi hasil panen dan kualitas daging.  Dalam memilih bibit, perhatikan beberapa aspek penting seperti kebugaran fisik, keaktifan, dan umur ayam.

Ayam yang sehat biasanya aktif, memiliki bulu yang bersih dan berkilau, serta tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit seperti mata berair atau sesak napas. Sedulur juga harus memilih bibit dari sumber yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam menjaga kesehatan dan kualitas unggas mereka.

2. Perhatikan pakan ayam

Pakan merupakan faktor penting lainnya dalam proses budidaya ayam kampung. Pakan yang seimbang dan bergizi akan memastikan pertumbuhan ayam yang optimal. Pakan ayam kampung umumnya berupa campuran biji-bijian seperti jagung dan kedelai, dedak, dan sumber protein hewani seperti cacing atau bekicot.

Sedulur juga bisa memberikan sayuran dan buah-buahan sebagai tambahan nutrisi dan untuk menjaga kesehatan pencernaan ayam. Perhatikan pula jadwal pemberian pakan. Biasanya, ayam kampung diberi makan dua kali sehari, pagi dan sore.

Penggunaan pakan alami tidak hanya membantu memastikan kesehatan dan pertumbuhan ayam, tetapi juga dapat menambah nilai jual produk. Konsumen modern cenderung lebih suka produk makanan yang dihasilkan secara alami dan bebas bahan kimia. Dengan menekankan penggunaan pakan alami dalam proses budidaya, Sedulur bisa menarik lebih banyak konsumen dan meningkatkan keuntungan bisnis Sedulur.

3. Berikan perawatan yang baik

Dalam bisnis ayam kampung, penanganan dan perawatan yang baik adalah kunci untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi. Kandang harus selalu bersih dan sehat, karena kebersihan kandang berperan penting dalam mencegah penyebaran penyakit. 

Selain itu, suhu dan kelembaban kandang juga perlu diatur dengan baik untuk memastikan kenyamanan ayam dan mencegah stres yang dapat mengganggu pertumbuhan dan kesehatan ayam.

Pencegahan dan penanganan penyakit juga sangat penting. Sedulur perlu memahami gejala umum berbagai penyakit unggas, dan melakukan tindakan preventif seperti vaksinasi dan penggunaan biosecurity yang baik. Jika terdeteksi adanya penyakit, segera konsultasikan dengan dokter hewan dan lakukan tindakan yang diperlukan.

4. Manajemen penjualan

Bisnis ayam kampung, seperti bisnis lainnya, memerlukan manajemen yang baik untuk berhasil. Manajemen keuangan adalah hal yang penting, termasuk pengelolaan biaya produksi, penentuan harga jual, dan pengelolaan cash flow

Selain itu, manajemen sumber daya manusia, termasuk pelatihan karyawan dan penentuan sistem kerja, juga berpengaruh besar pada produktivitas dan efisiensi bisnis. Strategi pemasaran juga merupakan bagian penting dari manajemen bisnis. Sedulur perlu mengetahui pasar target Sedulur, dan merancang strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau dan menarik konsumen.

5. Kembangkan produk

Inovasi produk adalah salah satu cara untuk menambah nilai jual dan memperluas jangkauan pasar bisnis Sedulur. Sedulur bisa mengembangkan berbagai produk olahan dari ayam kampung, seperti sosis, nugget, atau bakso ayam kampung. 

Produk olahan ini tidak hanya memberikan variasi untuk konsumen, tetapi juga memungkinkan Sedulur untuk memanfaatkan bagian-bagian ayam yang mungkin kurang diminati jika dijual dalam bentuk segar.

Selain itu, produk olahan juga lebih mudah untuk dipasarkan dan didistribusikan, dan memiliki masa simpan yang lebih lama dibandingkan ayam segar. Hal ini bisa membuka peluang pasar baru, seperti supermarket, warung makan, dan e-commerce.

BACA JUGA: 7 Cara Membangun Reputasi Bisnis dengan Baik!

Strategi pemasaran dalam bisnis ayam kampung

usaha ternak ayam kampung
Unsplash

Pemasaran adalah kunci keberhasilan setiap bisnis, dan bisnis ayam kampung tidak terkecuali. Untuk berhasil dalam pemasaran produk ayam kampung Sedulur, ada beberapa strategi yang dapat Sedulur coba.

Pertama, menentukan target pasar adalah langkah penting awal. Sedulur perlu memahami siapa konsumen potensial Sedulur, apa yang mereka cari dalam produk ayam kampung, dan di mana mereka biasanya mencari produk ini. Ini akan membantu Sedulur merancang strategi pemasaran yang efektif dan tepat sasaran.

Pemanfaatan media sosial juga menjadi strategi yang sangat penting dalam era digital ini. Media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter dapat digunakan untuk mempromosikan produk, berinteraksi dengan konsumen, dan bahkan melakukan penjualan langsung. 

Sedulur bisa memposting foto atau video ayam kampung Sedulur, berbagi resep, atau memberikan informasi tentang proses budidaya alami yang Sedulur gunakan. Kerja sama dengan restoran lokal juga bisa menjadi cara yang bagus untuk memasarkan produk Sedulur. Restoran yang menawarkan menu berbasis ayam kampung bisa menjadi saluran distribusi yang baik. 

Selain itu, ini juga bisa menjadi cara efektif untuk mempromosikan produk Sedulur, karena restoran biasanya memiliki pelanggan tetap dan reputasi mereka dapat membantu membangun kepercayaan terhadap produk Sedulur.

Selanjutnya, membuka gerai sendiri bisa menjadi opsi jika Sedulur memiliki kapasitas untuk melakukannya. Gerai ini tidak hanya bisa menjual ayam kampung dalam bentuk segar, tetapi juga produk olahan seperti sosis, nugget, atau bakso ayam kampung.

Ini bisa menjadi cara yang baik untuk menampilkan seluruh rangkaian produk Sedulur dan berinteraksi langsung dengan konsumen.

Terakhir, menawarkan produk olahan adalah strategi yang tidak boleh diabaikan. Produk olahan seperti sosis, nugget, atau bakso ayam kampung memiliki nilai tambah lebih dan bisa menarik segmen konsumen yang berbeda. 

Selain itu, produk olahan ini memiliki masa simpan yang lebih lama dan lebih mudah untuk didistribusikan, sehingga bisa membantu Sedulur memperluas jangkauan pasar Sedulur. Dengan menerapkan strategi pemasaran ini, Sedulur dapat meningkatkan penjualan, memperluas pasar, dan pada akhirnya meningkatkan keuntungan bisnis ayam kampung Sedulur.

BACA JUGA: 12 Ide Bisnis Teknologi Informasi Digital yang Menjanjikan di 2023!

Pengelolaan risiko dan solusi bisnis ayam kampung

Peternakan unggas
The New York Times

Mengelola risiko adalah bagian penting dari menjalankan usaha ternak ayam kampung yang sukses, dan bisnis ayam kampung tidak terkecuali. Risiko ini berasal dari berbagai sumber, dan memerlukan langkah-langkah preventif dan mitigasi yang tepat untuk menanganinya.

Salah satu risiko utama adalah ancaman penyakit. Penyakit dapat menyebar dengan cepat dalam populasi unggas dan dapat menyebabkan kerugian besar. Untuk mencegah hal ini, penerapan biosecurity yang ketat sangat penting. 

Hal ini dapat mencakup langkah-langkah seperti pembatasan akses ke kandang, pembersihan dan disinfeksi rutin, dan penggunaan pakaian pelindung. Vaksinasi rutin juga penting untuk mencegah penyebaran penyakit tertentu.

Fluktuasi harga pakan juga menjadi risiko dalam bisnis ini. Harga pakan dapat bervariasi berdasarkan musim dan kondisi pasar, yang dapat mempengaruhi margin keuntungan. Untuk mengatasi hal ini, Sedulur bisa mempertimbangkan penggunaan pakan alternatif yang lebih murah tetapi masih bergizi. 

Misalnya, memanfaatkan limbah pertanian atau restoran sebagai tambahan pakan. Selain itu, melakukan pembelian pakan dalam jumlah besar saat harga rendah atau berinvestasi dalam produksi pakan sendiri juga bisa menjadi opsi.

Tantangan logistik juga menjadi risiko, terutama jika Sedulur menjual produk ke area yang jauh. Untuk mengatasi ini, Sedulur bisa bekerja sama dengan jasa pengiriman lokal yang dapat membantu mengantarkan produk Sedulur ke konsumen. 

Selain itu, strategi seperti menjual produk olahan yang lebih tahan lama atau membuka gerai penjualan sendiri juga dapat membantu mengatasi tantangan ini. Dengan memahami dan mengelola risiko ini dengan baik, Sedulur dapat meminimalkan kerugian dan memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis ayam kampung Sedulur.

Bisnis ayam kampung memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Dengan kelebihan yang dimiliki, seperti kualitas daging yang unggul, metode budidaya yang lebih alami dan sehat, serta permintaan pasar yang tinggi, peluang untuk meraih keuntungan besar sangat terbuka lebar. 

Meskipun demikian, seperti bisnis lainnya, dibutuhkan pengetahuan yang memadai, manajemen yang baik, dan inovasi yang terus-menerus untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis ini.

Penting juga untuk memahami dan mengelola risiko yang mungkin muncul, seperti ancaman penyakit dan fluktuasi harga pakan.  Langkah preventif dan mitigasi, seperti menerapkan biosecurity yang baik, memilih pakan yang tepat, dan bekerja sama dengan jasa pengiriman lokal, bisa membantu Sedulur menghadapi risiko ini.

Semoga bahasan ini bisa membantu Sedulur mendapatkan gambaran tentang usaha ayam kampung dan memberikan inspirasi untuk memulai atau mengembangkan bisnis ini.  Ingatlah bahwa keberhasilan dalam bisnis tidak datang dalam sekejap, tetapi melalui perencanaan yang matang, kerja keras, dan dedikasi yang tinggi.