Bawang Merah Bawang Putih, Cerita Nusantara Penuh Makna!

Sedulur pasti tahu cerita bawang merah bawang putih, cerita rakyat nusantara yang memiliki pesan moral penuh makna!

Salah satu dongeng atau cerita rakyat yang bisa Sedulur bacakan kepada anak Sedulur adalah cerita rakyat bawang merah bawang putih. Terdapat banyak pesan moral dalam dongeng bawang merah bawang putih, terutama pesan moral terkait hubungan ibu dan anak dalam kisah bawang merah bawang putih.

Tidak sepanjang dan selengkap cerita atau dongeng lainnya, cerita bawang merah bawang putih singkat. Namun begitu, tidak mengurangi makna dan pesan dari legenda bawang merah bawang putih itu sendiri. Banyak cerpen bawang merah bawang putih yang ditulis dan direka ulang, berdasarkan legenda cerita rakyat bawang merah bawang putih singkat.

Superapp.id dalam kesempatan kali ini akan membahas kisah bawang merah bawang putih, bagaimana asal cerita bawang merah bawang putih, kedudukan bawang merah bawang putih cerita rakyat dengan pesan moral bawang merah bawang putih yang penuh dengan makna yang bisa diajarkan pada anak-anak. Yuk, langsung saja kita simak garis besar cerita bawang merah bawang putih di bawah ini.

Baca Juga: Cerita Kancil dan Buaya, Dongeng Anak Favorit [Rekomended]

Garis Besar Cerita Bawang Merah Bawang Putih

1. Hidup Seorang Janda dengan Dua Anak Perempuan, Bernama Bawang Merah dan Bawang Putih

1. Hidup Seorang Janda dengan Dua Anak Perempuan, Bernama Bawang Merah dan Bawang Putih
youtube.com

Cerita bawang merah bawang putih dimulai dari sebuah desa, dengan seorang wanita janda yang hidup dengan dua anak perempuannya bernama bawang merah dan bawang putih. Bawang putih merupakan anak tiri dari janda tersebut, ayah kandung bawang putih telah meninggal tidak lama setelah melangsungkan pernikahan dengan janda tersebut.

Bawang merah dan bawang putih memiliki karakter yang berbeda, bawang putih memiliki sifat yang rajin, baik hati, jujur dan rendah hati. Sementara bawang merah memiliki sifat yang malas, sombong, manja dan iri hati. Kepribadian bawang merah diperburuk oleh karakter ibunya yang selalu membelanya.

2. Bawang Putih Selalu Mengerjakan Pekerjaan Rumah

2. Bawang Putih Selalu Mengerjakan Pekerjaan Rumah
popmama.com

Cerita bawang merah bawang putih berlanjut ketika bawang putih secara tidak sengaja menghilangkan kain ibu tirinya saat mencucinya di sungai. Karena sifat dari bawang putih yang selalu rajin, bawang putih mengerjakan seluruh pekerjaan rumah, termasuk mencuci pakaian. Secara kasar, bawang putih dimanfaatkan untuk mengerjakan segala urusan rumah.

Sementara ibu tiri dan bawang merah hanya bersantai. Suati hari, potongan kain ibu tiri bawang putih hanyut terbawa arus sungai, akibatnya bawang putih pun mendapatkan hukuman dan terkena murka dari ibu tirinya. Pada akhirnya, bawang putih pun diusir dari rumahnya sendiri, rumah warisan almarhum ayahnya. Dengan perasaan sakit hati dan bersedih, bawang putih meninggalkan rumah.

Baca Juga: 20 Cerita Fabel Terbaik Untuk Si Kecil, Penuh Pesan Moral

3. Bawang Putih Tetap Mencari Kain Ibu Tirinya yang Hilang

3. Bawang Putih Tetap Mencari Kain Ibu Tirinya yang Hilang
popmama.com

Walaupun telah diusir dari rumahnya sendiri, bawang putih tetap mencari kain ibu tirinya yang hilang, dan tetap optimis akan menemukannya yang kemudian dikembalikan pada ibunya, berharap bawang putih akan dimaafkan. Sampai suatu ketika, bawang putih bertemu dengan seorang nenek tua di dalam gua dalam masa pencarian kain.

Bawang putih bertanya pada nenek tua tersebut, apakah dia melihat kain yang mengalir dari sungai? Ajaibnya, nenek tua tersebut mengetahui keberadaan kainnya, hanya ada satu syarat yang harus dipenuhi oleh bawang putih, yaitu bekerja membantu nenek tua tersebut. Bawang putih pun bersedia dan sepakat dengan syarat yang diberikan.

4. Nenek Tua Memberikan Kain dan Hadiah Labu pada Bawang Putih

4. Nenek Tua Memberikan Kain dan Hadiah Labu pada Bawang Putih
popmama.com

Karena bawang putih telah baik hati dan rajin membantu nenek tua tersebut, ditambah dengan perilakunya yang lembut dan terlihat ketulusan pada bawang putih, nenek tua tersebut akhirnya memberikan kain yang dicari bawang putih ditambang dengan hadiah yang buah labu. Terdapat dua buah labu, labu besar dan kecil. Bawang putih pun memilih labu kecil karena sifatnya yang tidak serakah.

Bawang putih pun kembali ke rumah dan mengembalikan kain ibu tirinya dan menceritakan apa yang terjadi. Ibu tirinya tetap memarahi bawang putih, dan membanting labu yang dibawa bawang putih. Ternyata isi dari labu tersebut adalah perhiasan yang membuat ibu tirinya serakah dan gelap hati.

5. Isi Labu Adalah Perhiasan dan Diambil Oleh Ibu Tiri dan Bawang Merah

5. Isi Labu Adalah Perhiasan dan Diambil Oleh Ibu Tiri dan Bawang Merah
okemom.com

Karena sifat dari ibu tiri dan bawang merah yang serakah dan gelap hati, melihat perhiasaan yang terdapat dalam labu tersebut, membuat ibu tiri dan bawang merah mengambilnya dari bawang putih. Ibu tiri dan bawang merah pun gelap mata dan merasa akan menjadi kaya raya karena memiliki harta dan perhiasan yang bagus.

Ibu tiri dan bawang merah pun mengikuti langkah bawang putih untuk menemui nenek tua tersebut, untuk mendapatkan labu yang besar. Pikiran mereka berdua, dengan ukuran labu yang besar, akan mendapatkan perhiasan yang lebih banyak ketimbang labu yang kecil. Mereka berdua pun berangkat menemui nenek tua yang dimaksudkan oleh bawang putih.

6. Akibat Keserakahannya, Ibu Tiri dan Bawang Merah Mendapatkan Ganjarannya

6. Akibat Keserakahannya, Ibu Tiri dan Bawang Merah Mendapatkan Ganjarannya
semarangpos.com

Singkat cerita, ibu tiri dan bawang merah pun berhasil mendapatkan labu besar dari nenek tua. Tidak sabar dengan isinya, mereka pun membukanya dan tidak disangka-sangka, ternyata isinya bukan perhiasan namun hewan dan serangga mematikan yang terdapat di dalamnya. Akibat hal tersebut, mereka berdua menyadari kesalahannya kepada bawang putih dan meminta maaf atas segala perlakuan buruknya.

7. Pesan Moral dari Cerita Bawang Merah Bawang Putih

7. Pesan Moral dari Cerita Bawang Merah Bawang Putih
okemom.com

Pesan moral dari cerita legenda ini adalah sebagai sesama manusia harus saling mengasihi dan menyayangi, walaupun tidak terikat dengan hubungan darah, sudah selayaknya sebagai manusia saling mengasihi dan menyayangi. Jangan pernah berlaku sombong, arogan, iri hati, dengki, dan gelap mata seperti bawang merah dan ibu tiri. Karena setiap perbuatan buruk akan mendapatkan balasannya.

Bersikap dan berperilaku sebagaimana bawang putih, yang selalu berpikiran positif dan rajin juga penyabar menerima segala kondisi yang dihadapi. Alhasil, buah manis akan menjadi balasannya bagi orang-orang yang baik dan penyabar, sebagaimana yang didapatkan oleh bawang putih itu sendiri.

Semoga cerita bawang merah bawang putih di atas bisa menjadi cerita untuk membuat buah hati Sedulur dan Ibu Super menjadi semakin mengerti tentang tata krama dan sifat baiknya. Semoga juga kecerdasan kognitif dan emosional anak semakin meningkat dengan mengambil pelajaran dari cerita di atas.

Jangan lupa untuk memperhatikan gizi dan asupan nutrisi buah hati dengan menyediakan berbagai makanan berkualitas. Sedulur dan Ibu Super bisa mendapatkannya dengan mudah dan murah di Aplikasi Super. Klik di sini bagi yang belum download Aplikasi Super dan memiliki aplikasinya.