alasan melamar pekerjaan

Proses interview atau wawancara kerja memang menjadi momen yang cukup menegangkan bagi sebagian orang. Apalagi jika baru pertama kali terjun di dunia kerja. Salah satu pertanyaan interview yang biasa ditanyakan dan membuat bingung para kandidat adalah alasan melamar pekerjaan.

Meskipun terdengar mudah, memberikan alasan melamar pekerjaan pada saat interview harus dipikirkan matang-matang. Usahakan untuk jujur, namun juga tidak terkesan menyepelekan. Dengan begitu, perekrut akan tertarik dan mempertimbangkan agar Sedulur bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

Lalu, bagaimana cara menjawab pertanyaan interview seputar alasan melamar pekerjaan dengan baik? Simak contoh-contoh berikut ini, yuk!

BACA JUGA: Devops Engineer: Pengertian, Tanggung Jawab & Prospek Karir

Mengapa HRD bertanya tentang alasan melamar pekerjaan?

alasan melamar pekerjaan
iStock

Mengapa perusahaan melalui HRD menanyakan alasan mengapa seseorang melamar pekerjaan? Jawabannya adalah, mereka ingin memastikan apakah seseorang tersebut telah melakukan riset sebelumnya dan mengetahui bagaimana gambaran pekerjaan yang akan dilakukan pada pekerjaan yang ia lamar. 

Selain itu, HRD juga ingin melihat apakah seseorang tersebut telah memikirkan rencana mengenai karir dan mengetahui apa yang sedang ia cari. Hal ini karena sebagian besar perusahaan tidak ingin mempekerjakan kandidat yang tidak memiliki tujuan karir. 

Jika seorang kandidat memberikan jawaban yang tidak meyakinkan terhadap apa yang diinginkan, perusahaan akan takut jika kandidat tersebut tiba-tiba berubah pikiran, bosan, dan berhenti di tengah jalan. Untuk itulah, mereka menanyakan alasan melamar pekerjaan sebelum memutuskan kandidat bisa menuju ke tahap berikutnya atau tidak.

Mudahnya, berikut adalah beberapa alasan mengapa HRD bertanya mengenai alasan saat melamar suatu pekerjaan.

  • HRD ingin tahu tujuan karir kandidat dan melihat apakah posisi yang dilamar sesuai dengan rencana tersebut.
  • Memastikan jika kandidat benar-benar tertarik dengan posisi tersebut dan nantinya bisa termotivasi jika diterima bekerja.
  • Mencari tahu tentang informasi apa saja yang sudah diketahui kandidat, mengenai perusahaan, industri, atau posisi yang dilamar. Hal ini menunjukkan apakah kandidat meluangkan waktu untuk mencari tahu atau tidak.
  • Memahami prioritas dan preferensi kandidat, seperti aspek mana dari pekerjaan atau perusahaan yang menarik untuk kandidat.

Nah, itulah beberapa alasan HRD menanyakan alasan seorang kandidat saat melamar suatu posisi. Untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan lebih mudah, cobalah untuk mencari tahu informasi mengenai perusahaan, terutama posisi yang akan dilamar. 

BACA JUGA: Account Executive: Pengertian, Tugas, Gaji & Jenjang Karirnya

Tips menjawab pertanyaan tentang alasan melamar pekerjaan

Berikut adalah beberapa tips yang bisa Sedulur coba untuk menjawab pertanyaan alasan melamar suatu pekerjaan.

1. Riset mengenai perusahaan dan posisi yang akan dilamar

alasan melamar pekerjaan
iStock

Sebelum sesi interview, pastikan jika Sedulur sudah melakukan riset mengenai perusahaan dan posisi yang akan dilamar. Dengan mencari informasi tersebut, Sedulur akan mengetahui tentang apa saja keterampilan yang harus dimiliki dan tugas yang akan dikerjakan setiap harinya.

Setelah mengetahuinya, cobalah kaitkan dengan keterampilan atau keahlian yang Sedulur miliki. Apakah sudah sesuai atau belum. Selain informasi rinci mengenai pekerjaan, Sedulur juga harus mencari informasi umum mengenai profil perusahaan, seperti visi misi, budaya kerja, ataupun produk dan layanan yang dimiliki.

Cara melakukan riset ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, yakni:

  1. Melalui website resmi perusahaan. Cobalah mengunjungi website resmi perusahaan untuk mendapatkan informasi umum seputar pekerjaan. Biasanya, website perusahaan akan mencantumkan sejarah, visi misi, informasi produk, dan cabang yang dimiliki.
  2. Melalui media sosial. Cara riset yang kedua adalah melalui media sosial yang dimiliki oleh perusahaan. Sedulur dapat menemukan informasi mengenai beberapa hal spesifik perusahaan, seperti campaign yang sedang atau pernah dijalankan, apa saja produk dan layanan yang disediakan, serta prestasi apa yang sudah diraih perusahaan.
  3. Cara riset terakhir adalah bertanya kepada teman mengenai perusahaan dan pekerjaan yang akan dilamar. Tanyakan bagaimana lingkungan kerjanya, budaya kerja yang digunakan, fasilitas apa saja untuk pengembangan diri, dan yang lainnya.

2. Jawablah dengan sopan dan hindari jawaban yang terlalu personal

alasan melamar pekerjaan
iStock

Saat menjawab pertanyaan HRD, selalu usahakan untuk menggunakan bahasa yang sopan. Jawab pertanyaan mereka dengan jelas dan teratur agar jawaban Sedulur bisa dipahami dengan baik. Jawaban yang sopan dan jelas juga akan menunjukkan bahwa Sedulur merupakan orang yang profesional dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. 

Selain sopan, Sedulur juga harus menghindari jawaban pertanyaan yang bersifat profesional dan fokus pada diri sendiri. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut. 

  • “Saya melamar pekerjaan ini karena saya butuh uang, Pak/Bu.”
  • “Saya yakin, berkarir di perusahaan Bapak/Ibu bisa menjadi batu loncatan untuk karir saya selanjutnya.”
  • “Saya melamar pekerjaan ini karena perusahaan Bapak/Ibu sedang buka lowongan.”
  • “Saya melamar pekerjaan di perusahaan Bapak/Ibu karena lokasinya dekat dengan rumah atau tempat tinggal saya.”

Jawaban-jawaban di atas dianggap kurang profesional dan terkesan sangat fokus pada diri sendiri. Daripada menjawab seperti itu, cobalah untuk menyebutkan keunggulan perusahaan dan kaitkan dengan apa yang bisa Sedulur lakukan untuk perkembangan perusahaan. 

3. Kaitkan keterampilanmu dengan posisi yang dilamar

alasan melamar pekerjaan
iStock

Seperti penjelasan sebelumnya, Sedulur bisa mengaitkan keterampilan yang dimiliki dengan posisi yang akan dilamar. Jika diperlukan, Sedulur juga bisa melampirkan beberapa sertifikat khusus atau pelatihan yang dimiliki untuk lebih meyakinkan perekrut terhadap skill yang baru saja disebutkan, misalnya adalah sertifikat pelatihan public speaking.

Jika Sedulur sudah berpengalaman, ceritakan pengalaman kerja dan pencapaian di perusahaan sebelumnya. Sementara jika Sedulur adalah seorang fresh graduate, cobalah untuk menceritakan pengalaman organisasi ataupun magang yang pernah diikuti. 

BACA JUGA: Admin Sales: Pengertian, Skill, Jenjang Karir & Tugasnya

Contoh jawaban alasan melamar pekerjaan 

Berikut adalah beberapa contoh jawaban yang bisa Sedulur gunakan ketika mendapatkan pertanyaan seputar alasan melamar pekerjaan.

1. Jelaskan tentang skill dan posisi yang dilamar

alasan melamar pekerjaan
iStock

Cobalah untuk memberikan jawaban yang disesuaikan dengan keterampilan, keahlian, atau pengalaman sebelumnya yang berkaitan dengan posisi yang dilamar. Berikan contoh hasil yang terukur agar perekrut lebih yakin untuk memberikan kesempatan. Contoh jawaban yang bisa Sedulur gunakan adalah seperti ini: 

“Berdasarkan iklan lowongan kerja yang saya lihat, perusahaan Bapak/Ibu sedang mencari kandidat yang memiliki skill copywriting. Hal ini merupakan keterampilan yang saya miliki dan sesuai dengan latar belakang pendidikan saya. Jika dibutuhkan, saya juga memiliki beberapa sertifikat kursus dan pelatihan terkait copywriting.”

“Saya tertarik melamar pekerjaan ini karena di posisi ini terdapat dua hal yang merupakan keahlian saya, yakni mengenai penjualan dan pemasaran. Hal ini dibuktikan dengan hasil pada pekerjaan sebelumnya, dimana saya berhasil meningkatkan penjualan sebanyak 25% dan mendapat penghargaan dari perusahaan. Dengan pengalaman di bidang pemasaran selama 3 tahun sebelumnya, saya yakin dapat berkontribusi untuk bersama-sama meningkatkan penjualan di perusahaan Bapak/Ibu.”

2. Kaitkan dengan keunggulan perusahaan

alasan melamar pekerjaan
iStock

Selain menjelaskan skill yang Sedulur miliki terhadap bidang pekerjaan yang akan dilamar, cobalah menyebutkan kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan yang akan Sedulur lamar. Misalnya, Sedulur bisa mengaitkan dengan reputasi perusahaan, pertumbuhan perusahaan, maupun kualitas produk dan layanan yang dimiliki.

Contoh untuk menjawab dengan cara ini, yaitu: 

“Saya tertarik melamar pekerjaan di perusahaan ini, karena kita ketahui bersama bahwa perusahaan ini memiliki reputasi yang baik. Selain itu, saya melihat bahwa perusahaan Bapak/Ibu ini masih tetap bertahan dan berkembang bahkan saat pandemi karena memiliki produk yang inovatif dan solutif bagi para konsumen. Karena itulah, saya yakin untuk berkarir di perusahaan ini.”

“Perusahaan Bapak/Ibu merupakan salah satu leading company di bidang alat-alat rumah tangga. Hal ini semakin membuat saya yakin untuk berkarir dan meningkatkan potensi maupun keterampilan saya di perusahaan ini.”

3. Kaitkan dengan visi misi perusahaan

alasan melamar pekerjaan
iStock

Selain keunggulan perusahaan, cobalah juga untuk mengaitkan dengan visi misi perusahaan. Dengan visi yang selaras dengan milik perusahaan, Sedulur akan dinilai perekrut sebagai karyawan yang dapat membantu perusahaan dalam membantu mencapai visi tersebut.

Contoh jawabannya adalah sebagai berikut.

“Saya membaca pada website perusahaan bahwa visi perusahaan Bapak/Ibu adalah menciptakan produk kecantikan yang aman dan terjamin kualitasnya. Hal ini sangat sesuai dengan diri saya yang merupakan seorang lulusan S1 Teknik Kimia dengan pengalaman kerja di bidang kosmetik selama 2 tahun. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang saya miliki tersebut, saya yakin bisa membantu perusahaan untuk mencapai visi tersebut.”

4. Katakan jika ingin berkembang bersama

iStock

Contoh jawaban alasan melamar pekerjaan yang terakhir adalah mengatakan jika Sedulur ingin berkembang bersama perusahaan. Dengan jawaban semacam ini, perekrut akan menganggap Sedulur sebagai calon karyawan yang mau belajar hal baru dan mengembangkan keterampilan untuk mendukung perkembangan perusahaan.

Contoh jawabannya adalah sebagai berikut.

“Saya sempat bertanya kepada beberapa teman saya yang bekerja di perusahaan ini. Mereka mengatakan bahwa budaya kerja di perusahaan ini sangat baik. Hal ini membuat saya berminat untuk bisa berkembang bersama dengan perusahaan Bapak/Ibu. Apalagi dengan adanya program pelatihan dan pengembangan karyawan, hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi semua elemen.” 

“Menurut rekan-rekan saya, perusahaan ini memiliki reputasi yang positif dan profesional. Saya juga mengamati bahwa perusahaan Bapak/Ibu sedang berkembang pesat dan dikabarkan akan menjadi perusahaan unicorn di Indonesia pertama dalam bidang F&B. Karena itulah, besar harapan saya untuk bisa berkontribusi dan berkembang bersama perusahaan Bapak/Ibu ini.”

Nah, itulah informasi mengenai contoh jawaban alasan melamar pekerjaan saat melakukan interview kerja. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur semua yang sedang mencari pekerjaan. Semangat, ya!

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.