topak ladeh

Madura menjadi salah satu daerah di wilayah Jawa Timur yang sampai saat ini masih melakukan tradisi lebaran ketujuh atau yang sering disebut sebagai kupatan. Nah, selama tradisi tersebut berlangsung, biasanya para warga membuat hidangan khas yang bernama Topak Ladeh.

Kuliner khas Bangkalan yang satu ini biasanya sering disajikan saat lebaran ketupat. Ya, memang tidak umum karena tradisi ini hanya dibiasakan secara turun temurun, dan dilakukan satu minggu tepat setelah Hari Raya Idul Fitri berlangsung.

Kendati demikian, makanan khas ini kini telah banyak dijual dan menjadi incaran bagi wisatawan yang berkunjung ke Madura. Rasanya yang begitu khas dan legendaris, membuat banyak orang tertarik untuk mencoba kenikmatannya.

BACA JUGA: Gurih dan Sedap! Nasi Sodu, Kuliner Legendaris dari Situbondo

Topak Ladeh

topak ladeh
Pexels/Makafood

Topak Ladeh merupakan makanan berkuah khas Bangkalan, Madura yang diberi irisan daging sapi, jeroan sapi, dan juga telur. Adapun, nama topak sendiri diambil dari bahasa Madura yang artinya lontong.

Sementara untuk ladeh adalah sayur ladeh khas Madura. Dengan begitu, Topak Ladeh bisa diartikan sebagai lontong ladeh atau lontong dengan sayur ladeh. Sajian yang satu ini memiliki kuah dengan warna merah kecoklatan, karena berbagai macam rempah-rempah khas Bangkalan yang digunakan.

Topak Ladeh menawarkan citarasa yang sangat kaya dan gurih, dengan kombinasi rempah yang memberikan rasa hangat dan aromatik. Hidangan ini mencerminkan kekayaan kuliner Madura yang sangat mengandalkan santan dan rempah untuk menciptakan rasa yang kompleks dan memanjakan lidah.

Walaupun sangat kental dengan nuansa lebaran di Madura, banyak orang yang begitu suka dengan hidangan ini. Jadi banyak yang membelinya di warung-warung makan di Madura, maupun membuatnya sendiri di rumah.

Bahan Isian

Bahan isian yang bisa ditemukan di dalam satu porsi hidangan Topak Ladeh, adalah topak atau lontong yang sudah dipotong-potong, serta ladeh yang merupakan sayur khas Bangkalan yang terbuat dari santan, kelapa sangrai, dan juga bumbu rempah khas.

Tidak hanya itu, di dalam hidangan ini juga bisa ditemukan potongan daging, babat, paru, hingga jeroan sapi seperti usus. Belum lagi, penambahan potongan kacang panjang atau yang sering disebut sebagai manisa membuat santapan ini terasa jauh lebih nikmat.

Bahkan ketika disajikan, hidangan yang lezat ini pun akan dilengkapi dengan kecambah pendek serta kelapa parut yang telah dibumbui, layaknya urap-urap. Ya, bisa dibilang isian dari hidangan ini benar-benar pepak dan lengkap.

Proses Pembuatan

Berkaitan dengan proses pembuatannya, Topak Ladeh sendiri mengutamakan lontong. Kemudian lontong tersebut diberi kuah khusus khas Bangkalan yang mempunyai citarasa istimewa. Hal ini karena kuah tersebut dibuat dengan beragam rempah-rempah khas Bangkalan.

Setelah itu, hidangan yang satu ini dilengkapi dengan berbagai macma sayuran, seperti kacang panjang serta pepaya muda yang telah dipotong dan dikukus. Ya, hal ini akan membuat citarasa yang dihasilkan semakin segar, walaupun hidangan ini tergolong sebagai hidangan berlemak.

Terakhir, citarasa dari Topak Ladeh akan terasa semakin unik berkat proses penyajiannya yang dilakukan dengan tambahan kurap manis dan bubuk jagung yang dihaluskan.

BACA JUGA: Resep Ayam Lodho Khas Tulungagung yang Enak dan Mudah

Resep Topak Ladeh

topak ladeh
Pexels/Lorencastillo

Bahan I:

  • 2 buah lontong (potong sesuai selera)
  • 1 buah kelapa parut
  • 1/2 kg daging sapi (rebus, potong sesuai selera)
  • 1/4 kg telur ayam (rebus, goreng)
  • 200 ml santan
  • Minyak Goreng Perirasa

Bahan II:

  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas jari lengkuas
  • 1 ruas kayu manis
  • 1 ruas kunci
  • 1/2 ruas jari kunyit
  • 2 buah serai
  • 2 butir kencur
  • 3 helai daun jeruk
  • 3 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah (buang bijinya)
  • 7 siung bawang merah

Bahan III:

  • 2 sdm ketumbar bubuk
  • 1/2 sdm jinten
  • 1/2 buah pala (haluskan)
  • 1/2 sdt merica

Cara Membuat:

  • Pertama, silahkan masak daging hingga empuk.
  • Kemudian angkat, tiriskan, dan potong-potong daging.
  • Untuk sisa air rebusan daging, silahkan disimpan untuk dijadikan sebagai kaldu.
  • Rebus telur ayam sampai matang, angkat, dan lalu kupas sampai bersih.
  • Setelah itu, goreng telur sampai agak kering.
  • Parut kelapa, lalu goreng kering tanpa menggunakan minyak sampai warnanya berubah menjadi coklat tua.
  • Goreng tanpa minyak ketumbar, jinten, dan merica hingga baunya harum, kira-kira selama dua menit saja dengan menggunakan api kecil. Angkat dan sisihkan dulu.
  • Lalu campurkan dengan kelapa yang telah digoreng sebelumnya.
  • Tumbuk atau haluskan sampai membentuk koya dan minyaknya keluar.
  • Kemudian goreng bawang putih, bawang merah, kunyit, lengkuas, jahe, dan kencur setengah matang.
  • Angkat, haluskan dan goreng kembali hingga benar–benar matang.
  • Siapkan panci dengan ukuran yang besar, masukkan kaldu daging sisa rebusan yang sebelumnya.
  • Masukkan potongan daging, bumbu kelapa yang telah dihaluskan, bumbu merah yang telah digoreng matang, kayu manis, serai, daun jeruk purut, dan juga pala. Masak sampai mendidih.
  • Jika sudah mendidih, tambahkan penyedap sesuai dengan selera.
  • Masukkan santan kelapa, kemudian masak sampai matang. Jangan lupa tes rasa.
  • Jika dirasa sudah pas, angkat dan sajikan bersama lontong yang sudah dipotong-potong!

Tips Membuat

Membuat Topak Ladeh memerlukan perhatian pada detail bahan dan proses memasak untuk memastikan hidangan ini memiliki citarasa yang autentik. Nah, berikut beberapa tips yang dapat membantu Sedulur dalam membuat hidangan khas Bangkala ini!

  • Gunakan daging sapi yang segar dan berkualitas baik.
  • Potong daging dengan ukuran yang seragam agar matangnya merata.
  • Gunakan santan dari kelapa segar untuk mendapatkan rasa yang lebih kaya dan kental.
  • Gunakan rempah-rempah segar, karena akan memberikan aroma dan rasa yang lebih kuat.
  • Saat menambahkan santan, pastikan untuk terus mengaduk agar santan tidak pecah.
  • Masak santan dengan api kecil hingga sedang untuk menjaga konsistensi kuah.
  • Masak daging bersama bumbu halus hingga benar-benar empuk dan bumbu meresap.

Tidak hanya nikmat dan lezat, Topak Ladeh merupakan contoh kekayaan tradisi kuliner Indonesia yang layak untuk dicoba bagi siapa saja yang mencintai makanan berkuah rasa yang kuat dan berempah. Apalagi kalau memasaknya menggunakan Minyak Goreng Perirasa, makanan akan semakin lezat dan bumbu matang sempurna.

perirasa

Jadi tidak heran kalau Minyak Goreng Perirasa adalah sahabat para ibu ketika berada di dapur. Sedulur tidak perlu khawatir karena Minyak Goreng Perirasa bisa ditemukan dengan mudah di toko kelontong dan di SuperApp dengan harga yang terjangkau di kantong.

SuperApp sendiri adalah aplikasi yang membantu kulakan sembako dan barang kebutuhan pokok untuk toko atau kebutuhan sehari-hari di rumah jadi mudah. Kalau kamu tertarik menggunakan SuperApp, bisa cari tahu lebih banyak informasinya lewat media sosial Instagram SuperApp. Selamat mencoba ya!