Cara Menghitung Tagihan PDAM dengan Benar & Akurat

Simak cara menghitung tarif PDAM di bawah ini, agar Sedulur tidak salah hitung saat membayar tagihan.

Sama seperti listrik, air merupakan kebutuhan utama masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Banyak masyarakat yang menggunakan layanan PDAM sebagai sumber air di rumahnya. Dengan menggunakan layanan PDAM, tentu saja menjadi memiliki kewajiban untuk membayar tagihan di setiap bulannya.

Superapp.id kali ini akan menjelaskan cara menghitung tagihan PDAM yang akurat di tahun 2020 ini. Untuk melakukan cara menghitung tarif PDAM, terlebih dahulu Sedulur harus menguasai cara menghitung meteran PDAM.

Seperti apa langkah untuk melakukan cara cek tagihan PDAM? Yuk mari langsung saja kita simak cara hitung tarif PDAM di bawah ini.

Baca Juga: Info Lengkap Lakukan Pengaduan PDAM Surabaya

Langkah Cara Menghitung Tarif PDAM

1. Cara Membaca Meteran PDAM

1.   Cara Membaca Meteran PDAM

Agar dapat melakukan cara menghitung tarif PDAM, Sedulur harus mengetahui terlebih dahulu cara membaca meteran PDAM. Karena, melalui meteran tersebut Sedulur bisa mengetahui jumlah penggunaan air setiap harinya.

Salah satu meteran air yang umum digunakan adalah meteran mekanikal. Cara membacanya sangat sederhana, Sedulur hanya perlu melihat angka meteran yang menggunakan warna hitam dan warna merah. Warna hitam menunjukan penghitungan tagihan, sedangkan warna merah merupakan alat ukur untuk menunjukan satuan liter penggunaan air.

2. Golongan Tarif PDAM

2.   Golongan Tarif PDAM

Tidak selesai dengan mengetahui cara menghitung meteran air, Sedulur juga harus mengetahui golongan tarif PDAM yang Sedulur gunkanan. Golongan tarif PDAM yang banyak digunakan  adalah golongan tarif 2A3 yang diperuntukan bagi rumah tangga menengah.

Untuk penentuan tarif beban tetap air sendiri di setiap daerah, kota dan kabupaten berbeda-beda, seperti contoh di daerah ibukota DKI Jakarta, tarif beban tetap air untuk kelompok 2A3 dikenakan biaya:

  • 0-10 m3 = Rp. 4.900
  • 11-20 m3 = Rp. 6.000 dan
  • 20 m3= Rp. 7.450

3. Cara Menghitung Tarif PDAM

3.   Cara Menghitung Tarif PDAM

Setelah mengetahui cara membaca meteran dan mengetahui golongan yang digunakan, selanjutnya adalah cara menghitungnya. Ambil contoh penggunaan PDAM Sedulur dalam tiap bulannya adalah di bawah ini:

  • Penggunaan air satu bulan : 20 m3
  • Biaya Beban Tetap Air : Rp. 7.450
  • Biaya Pemakaian Air : 20 x Rp 7.450 = Rp 149.000
  • Biaya Pemeliharaan Meter : Rp 4.400 (penentuan harga setiap daerah berbeda-beda)
  • PPN : Rp 1.195
  • Biaya Materai : Rp 3000
  • Total Tagihan : Rp 157.595

Perhitungan tarif PDAM yang Sedulur gunakan adalah sekitar Rp. 157.595 dalam setiap bulannya. Maka setelah mengetahui jumlahnya Sedulur bisa menyiapkan uangnya dan membayarnya secara rutin setiap bulannya.

Namun, jika Sedulur ragu, Sedulur juga bisa memastikan dengan cek tagihan PDAM secara online. Semoga cara menghitung tarif PDAM di atas bisa membantu Sedulur untuk menghitung jumlah tagihan sendri. Jangan lupa untuk membayar tagihan tepat waktu dan gunakan Aplikasi Super sebagai media untuk membayar PDAM.

Baca Juga: Cara Mengetahui Nomor Pelanggan PDAM yang Hilang

4. Bayar Tagihan PDAM di Aplikasi Super

4.   Bayar Tagihan PDAM di Aplikasi Super

Membayar tagihan PDAM bisa menggunakan Aplikasi Super, karena saat ini Aplikasi Super telah menyediakan ayanan untuk membayar tagihan secara online, seperti listrik, internet dan juga bisa digunakan untuk membeli pulsa.

Setelah mengetahui cara menghitung tarif PDAM, Sedulur bisa langsung membayarnya dengan menggunakan Aplikasi Super. Simak cara bayar tagihan PDAM di Aplikasi Super dengan klik di sini. Jangan lupa juga untuk mengunjungi laman Aplikasi Super dengan klik sini.

Gunakan Aplikasi Super mulai dari sekarang juga, untuk setiap kebutuhan Sedulur Super sekalian. Selamat menggunakan Aplikasi Super, dijamin setiap kebutuhan sehari-hari Sedulur akan terpenuhi dan lebih mudah dijalani.