Script Writer: Pengertian, Tugas, Skill, dan Jenjang Karirnya

Script writer adalah salah satu jenis pekerjaan yang sedang banyak dibutuhkan. Hal ini tidak lepas dari tren konten video yang populer beberapa tahun terakhir. Pembuatan sebuah konten video, baik berupa video blog (vlog) maupun video untuk kepentingan pemasaran membutuhkan naskah sebagai acuan bagi para talent yang berperan di dalamnya. Nah, naskah inilah yang dikerjakan oleh seorang script writer.

Ingin tahu lebih jauh tentang pekerjaan script writer? Berikut sudah dirangkum berbagai informasi seputar script writer, mulai dari pengertian, tugas, skill, hingga jenjang kariernya. Simak artikelnya sampai habis, ya!

BACA JUGA: Purchasing Staff: Tugas, Tanggung Jawab, Gaji, & Jenjang Karier

Pengertian script writer adalah

script writer adalah
iStock

Sebelum masuk ke pembahasan yang lebih jauh, ada baiknya Sedulur memahami pengertian script writer terlebih dahulu.

Dihimpun dari berbagai sumber, script writer adalah pekerjaan di mana seseorang bertanggung jawab untuk menulis naskah yang digunakan dalam pembuatan karya visual, seperti film dan drama. Di sisi lain, pengertian script writer juga diuraikan sebagai penulis yang memiliki keahlian dalam menyiapkan naskah untuk iklan, sinetron, berita, komedi, film, drama yang dimainkan di atas panggung, dan lain sebagainya.

Pekerjaan script writer atau juga dikenal dengan penulis naskah sendiri mulanya lebih populer di industri perfilman dan pertelevisian. Script writer juga identik dengan penulisan naskah cerita untuk seni peran, di mana seorang penulis akan menyusun naskah yang menerangkan gerakan, tindakan, ekspresi, serta karakter dalam cerita. Hal ini sekaligus membedakan pekerjaan script writer dengan penulis karya tulisan lainnya, misalnya novel, artikel, dan esai.

Sementara itu belakangan script writer mulai merambah ke industri lain. Contohnya adalah periklanan di mana keterampilan seorang script writer dibutuhkan untuk menyusun naskah dalam rangka mengiklankan produk. Selain itu, script writer juga dibutuhkan dalam penggarapan vlog maupun konten video lain yang banyak diunggah di media sosial seperti YouTube. Oleh karenanya, saat ini pekerjaan script writer tidak terbatas hanya ada di industri perfilman semata namun juga telah merambah ke industri lainnya.

Tugas script writer adalah

script writer adalah
iStock

Secara umum, seorang script writer bertugas menyusun naskah dalam rangka pembuatan karya visual, seperti video atau pun pementasan teater. Sementara jika diuraikan secara lebih rinci, bisa disebutkan beberapa tanggung jawab script writer sebagai berikut.

  • Menentukan tema dan ide cerita untuk penulisan naskah.
  • Melakukan riset terkait ide untuk naskah skenario.
  • Mengembangkan ide, plot, dan karakter dalam naskah.
  • Menyusun layout skenario yang sudah disepakati.
  • Menyiapkan ringkasan singkat atau kerangka kerja dari ide-ide yang sudah dikaji sebelumnya.
  • Mengembangkan layout menjadi naskah lengkap.
  • Berkomunikasi dengan tim produksi film atau video untuk melakukan diskusi terkait ide dan skenario yang disusun.
  • Menggabungkan elemen-elemen visual dalam adegan dengan alur dan dialog.
  • Menjual ide atau melakukan pitching ke produser.

BACA JUGA: Marketing Executive: Tugas, Kualifikasi, Gaji & Jenjang Kariernya

Skill yang dibutuhkan seorang script writer

iStock

Untuk menghasilkan naskah yang baik sesuai dengan kebutuhan proyek yang dikerjakan, seorang script writer perlu memiliki dan mengembangkan sejumlah skill. Dengan begitu, ia akan memiliki bekal yang memadai dalam menjalankan pekerjaannya. Berikut beberapa skill yang dapat Sedulur kuasai apabila ingin berkarier sebagai script writer.

1. Kreativitas

Script writer merupakan jenis pekerjaan yang berada dalam industri kreatif. Untuk itu kreativitas menjadi modal dasar yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin berkarier sebagai script writer.

Kreativitas juga membantu script writer untuk mendapatkan ide-ide baru yang segar dalam penulisan naskah untuk pembuatan film, drama televisi, maupun video digital lainnya. Oleh karenanya penting bagi Sedulur untuk melatih kreativitas agar bisa memberikan ide yang segar dalam setiap proyek yang dikerjakan.

2. Keterampilan menulis

Sesuai dengan namanya, yakni script writer alias penulis naskah, maka keterampilan menulis tentu menjadi skill yang harus dimiliki. Keterampilan menulis di sini tentu tidak terbatas pada pemahaman tentang tata bahasa, melainkan juga penyusunan kata sesuai dengan konteks karya yang dikerjakan. Hal ini dapat membantu Sedulur untuk menghasilkan naskah yang baik sesuai dengan tema yang dipilih.

3. Kemampuan observasi atau pengamatan

Dalam menyusun sebuah naskah, seorang script writer perlu melakukan observasi atau pengamatan terhadap hal-hal di sekitarnya. Langkah tersebut dapat membantu untuk menghasilkan ide cerita yang lebih nyata sehingga bisa membuat orang-orang yang menikmati naskah tersebut merasakan kedekatan.

4. Keahlian interpersonal

Skill keempat yang juga perlu dikembangkan oleh seorang script writer adalah keahlian interpersonal. Apa itu? Singkatnya, keahlian interpersonal adalah keahlian untuk berkomunikasi dalam suatu hubungan antara dua orang atau lebih untuk mencapai pemahaman bersama.

Kemampuan ini diperlukan karena seorang script writer tidak bekerja sendiri dalam menjalankan pekerjaannya. Melainkan, ia perlu berhubungan dengan produser, sutradara, serta pihak-pihak lain yang turut terlibat dalam produksi.

BACA JUGA: Pengertian Sales Admin Beserta Skill, Tugas & Jenjang Karirnya

Pembagian peran script writer

iStock

Dikutip dari 90 Seconds melalui laman Ekrut, terdapat pembagian peran script writer yang didasarkan pada jenis pekerjaan dan skill yang dibutuhkan. Pembagian peran ini terdiri atas dua kategori, yaitu primary atau peran primer dan secondary atau peran sekunder. Berikut penjelasannya.

1. Primary

Peran primer dalam script writer adalah show runner yang merupakan head scripter, yaitu memegang kendali kreatif penuh atas seluruh produksi. Show runner juga bisa berperan sebagai final editor yang memeriksa hasil pekerjaan penulis lainnya sebelum diserahkan kepada para aktor. Untuk mendapatkan peran tersebut, seorang script writer membutuhkan pengalaman beberapa tahun dalam bidang penulisan naskah.

2. Secondary

Peran yang kedua adalah secondary atau peran sekunder. Contohnya adalah penulis naskah untuk sitkom atau komedi yang berbeda dengan jenis naskah lainnya. Peran sekunder ini biasanya juga menuntut pekerjaan yang ketat dengan deadline dan juga kecepatan.

Jenjang karier script writer

iStock

Setelah mengetahui definisi, tanggung jawab, dan skill yang dibutuhkan script writer, Sedulur mungkin masih memiliki pertanyaan tentang pekerjaan satu ini. Misalnya soal jenjang karier yang tentu menjadi perhatian apabila ingin berkarier di bidang tersebut.

Dilansir Glints, secara umum tidak ada pola khusus mengenai jenjang karier seorang script writer. Hal ini disebabkan oleh sifat pekerjaan script writer yang berbeda dengan jenis-jenis pekerjaan lainnya.

Selain itu, seorang script writer seringkali bekerja dengan sistem freelance atau tanpa ikatan dengan perusahaan. Sehingga seorang penulis naskah biasanya mengandalkan pengalaman mereka dalam menggarap sejumlah proyek sebagai modal untuk mendapatkan peluang dari waktu ke waktu.

Hal ini sekaligus menjadi tantangan bagi script writer untuk secara konsisten memasarkan naskah yang mereka buat. Dengan begitu mereka juga bisa dikenal oleh orang-orang dari industri terkait yang nantinya bisa berdampak pada peluang untuk dilibatkan dalam berbagai proyek.

BACA JUGA: Apa Itu Outsource: Definisi, Sistem, Kelebihan dan Kekurangan

Tips menjadi script writer

iStock

Sebagai informasi tambahan, berikut sudah dirangkum beberapa tips yang bisa Sedulur ikuti untuk memulai karier sebagai seorang script writer, sebagaimana dirangkum dari laman Ekrut.

  1. Mengikuti pendidikan dan pelatihan

Umumnya, pekerjaan script writer tidak membutuhkan gelar pendidikan tertentu. Namun untuk menambah pengetahuan, Sedulur bisa mengikuti kelas penulisan naskah yang dapat menjadi modal untuk mengerjakan proyek nyata di kemudian hari. Selain itu, banyak juga tersedia pelatihan untuk penulisan naskah yang bisa Sedulur ikuti untuk menambah wawasan dan melatih keterampilan.

  1. Membuat portofolio

Sama seperti pekerjaan di industri kreatif lainnya, portofolio menjadi hal yang penting untuk disiapkan bagi Sedulur yang ingin berkarier sebagai script writer. Portofolio ini bisa berasal dari hasil karya saat mengikuti pelatihan maupun hasil pekerjaan yang dilakukan. Jangan lupa untuk menyusun portofolio dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan gambaran yang jelas kepada calon klien.

  1. Memahami industri

Seperti dijelaskan sebelumnya, script writer memiliki pola pekerjaan yang berbeda dengan profesi lain. Hal ini juga berkaitan erat dengan industri di mana script writer dibutuhkan. Untuk itu, penting bagi Sedulur memahami bagaimana cara kerja industri tersebut bekerja serta hubungan kerja yang dibutuhkan saat penggarapan proyek tertentu.

  1. Memperluas koneksi

Jaringan atau koneksi juga merupakan modal penting yang harus dimiliki apabila ingin menjadi seorang script writer yang sukses. Jangan beranggapan bahwa memiliki koneksi artinya Sedulur akan berbuat curang. Sebab, koneksi di sini artinya Sedulur menjalin hubungan baik dengan pihak-pihak dalam industri yang digeluti melalui pengalaman kerja yang dimiliki. Lewat karya-karya yang sudah dibuat, Sedulur bisa menarik perhatian untuk dilibatkan kembali oleh klien maupun dipilih oleh calon klien. Adapun selain bekerja sendiri, Sedulur juga bisa bergabung dengan agensi agar dipromosikan untuk mengikuti proyek produksi film, iklan, maupun karya video digital lainnya.

Itu dia ulasan singkat mengenai pekerjaan script writer. Bisa dipahami bahwa script writer adalah pekerjaan yang bertanggung jawab untuk menyusun naskah. Pekerjaan ini dibutuhkan dalam banyak bidang, termasuk perfilman, periklanan, dan pemasaran sehingga memiliki peluang yang cukup baik untuk dijadikan jalan karier Sedulur. Nah, apakah Sedulur tertarik untuk berkarier sebagai script writer?