resume adalah

Resume adalah dokumen penting yang perlu Sedulur siapkan saat melamar kerja. Proses melamar kerja, merupakan proses untuk meyakinkan perusahaan bahwa kita adalah pekerja yang layak. Bukan hanya mempersiapkan diri, dokumen yang kita siapkan juga harus sama meyakinkannya.

Dalam kesempatan kali ini, kita akan bahas bersama pengertian dari resume dan bagaimana cara membuatnya, serta apa saja unsur yang wajib ada di dalam resume. Karena resume adalah hal penting untuk mendapatkan kerja, maka Sedulur perlu membuat resume dengan baik.

Tanpa berlama-lama, yuk mari langsung kita simak pembahasan lengkapnya di bawah ini. Kita mulai dengan membahas pengertian dari resume terlebih dahulu.

BACA JUGA: Perbedaan Resume & CV: Pengertian, Tujuan & Cara Menyusun

-->

Pengertian resume

iStock

Resume adalah dokumen formal yang memberikan gambaran tentang kualifikasi diri terkait profesionalitas kerja kita. Biasanya, unsur dari resume itu sendiri mencakup pengalaman kerja yang relevan, pendidikan, keterampilan hingga prestasi yang pernah didapat.

Resume adalah dokumen wajib yang diberikan saat melamar kerja yang disertai dengan surat lamaran sesuai kebutuhan. Dengan adanya resume, dapat membantu kita menunjukan kemampuan dan setiap capaian yang telah kita dapatkan.

Selain itu, resume adalah hal penting yang dapat meyakinkan perusahaan yang akan memberikan kita kerja. Apakah kita merupakan seorang pekerja yang memenuhi syarat atau tidak, gambaran umum tersebut terdapat di dalam resume itu sendiri.

Asal kata resume

iStock

Dari penjelasan di atas, Sedulur sudah tahu bahwa resume adalah dokumen penting saat melamar kerja. Asal kata resume sendiri yaitu dari bahasa Prancis yang berarti resume yang berarti ‘ringkasan’. Tujuannya yaitu untuk memberikan ringkasan pengalaman sebagai gambaran terkait pekerjaan yang dilamar.

Umumnya, dalam resume terdiri dari beberapa bagian dan unsur-unsur. Bagian dan unsur-unsur tersebut yaitu:

  • Pengantar
  • Latar belakang pendidikan
  • Riwayat pekerjaan
  • Keterampilan yangrelevan
  • Rincian kontak

Resume adalah dokumen penting yang menampilkan ringkasan singkat terkait pengalaman kerja yang pernah kita alami. Dengan begitu, tujuan utamanya yaitu untuk memberikan gambaran kepada perusahaan. Maka dari itu, resume sendiri merupakan dokumen riwayat pekerjaan.

 Di Indonesia sendiri, kata resume kurang umum diketahui, kita lebih sering menggunakan CV (curriculum vitae). Unsur dan bagian-bagian resume dan CV kurang lebih sama, hanya penyebutan istilahnya saja yang berbeda.

Perbedaan resume buku dan resume kerja

Freepik

Nah, mungkin kamu penasaran terkait perbedaan dari resume buku dengan resume kerja atau resume diri. Istilah resume juga umum dikenal di dunia kepenulisan. Dalam dunia kepenulisan, dokumen terkait riwayat kerja dikenal dengan istilah ringkasan atau ikhtisar.

Maka ketika Sedulur membaca artikel atau tulisan berjudu ‘Resume Novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu’, maka isi tulisan tersebut seputar ringkasan atau ikhtisar terkait Novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, yang tujuannya untuk memberikan gambaran terkait novel kepada pembaca sebelum memutuskan untuk membacanya.

Pengertian tersebut juga sama pada resume kerja, yang berisi tentang ringkasan pengalaman dan pekerjaan yang pernah dilalui. Resume kerja meringkas terkait semua hal yang telah dikerjakan di perusahaan tempat bekerja sebelumnya.

Perbedaannya jelas, format penulisan dari resume buku dan resume kerja jauh berbeda. Resume buku umumnya menggunakan kalimat-kalimat panjang yang menjelaskan isi buku. Sementara, resume kerja menggunakan kalimat singkat dan dominan dengan poin-poin.

Tujuannya dengan poin dan kalimat pendek agar perusahaan bisa lebih mudah membacanya dan menilai apakah pelamar cocok untuk pekerjaan yang ditawarkan.

Perbedaan resume dan portofolio

Freepik

Dari penjelasan di atas, dijelaskan bahwa resume adalah dokumen tentang riwayat diri dan riwayat pekerjaan yang pernah dilakukan. Pada titik ini, resume memiliki kesamaan dengan CV dan portofolio. Dijelaskan juga, bahwa CV merupakan dokumen riwayat pekerjaan yang lebih umum diketahui di Indonesia.

Lantas, jika antara resume, CV dan portofolio merupakan dokumen yang sama saja, lantas apa saja perbedaannya? Nah, untuk memudahkan Sedulur memahami perbedaan dari ketiganya, kita bahas langsung secara lengkap di bawah ini:

1. Resume

Resume adalah dokumen formal yang berisi tentan ringkasan pengalaman kerja seseorang. Ini merupakan dokumen dengan format terpendek jika dibandingkan dengan CV dan portofolio. Selain itu, resume juga menampilkan informasi yang lebih to the point.

Fokus utama resume adalah pada pengalaman yang dibutuhkan, keahlian, pendidikan, dan informasi kontak. Idealnya, resume terdiri dari satu halaman. Biasanya digunakan untuk pekerjaan level menengah, manajemen bawah (lower management), non-teknis, atau posisi baru.

2. Portofolio

Sementara itu, portofolio merupakan kumpulan pekerjaan yang telah berhasil diselesaikan. Dokumen ini merupakan gambaran terkait aspek pengembangan profesional dari setiap penugasan demi penugasan yang diselesaikan.

Portofolio juga dapat mencakup contoh sederhana atau lampiran multimedia. Tidak ada ketentuan khusus yang membatasi jumlah halaman portofolio. Biasanya dokumen ini lebih sering digunakan untuk pekerjaan kreatif dan berbasis seni.

Fungsi resume

resume adalah
Freepik

Karena resume adalah ringkasan tentang riwayat pekerjaan, maka kehadirannya tentu memiliki fungsinya tersendiri. Dari penjelasan di atas, Sedulur sudah dapat mengambil kesimpulan tentang fungsi dari resume itu sendiri.

Untuk membuat Sedulur mengetahui lagi fungsi resume itu sendiri, berikut ini adalah fungsi dari resume yang wajib Sedulur ketahui, yaitu:

  • Membantu perekrut dalam mengidentifikasi kecocokan pelamar dengan yang dicari perusahaan.
  • Memberikan gambaran umum tentang keterampilan yang dimiliki.
  • Menguraikan kualifikasi yang relevan dengan yang dicari perusahaan.
  • Memperkenalkan diri secara profesional sebagai tahap awal proses rekrutmen.
  • Merangkum keseluruhan kualifikasi supaya isinya memuat poin pentingnya saja.
  • Menunjukkan potensi diri sebagai kandidat yang berkualitas.

Dari penjelasan di atas juga, kita bisa tahu bahwa tujuan untuk menunjukan kualifikasi kerja dan keterampilan bagi perusahaan tempat kita melamar. Karena resume adalah dokmen informasi yang menceritakan secara lengkap perjalanan karir yang kita lalui.

Dokumen riwayat kerja pun memiliki makna tersendiri, bergantung pada penggunaannya. Misalnya, saat Sedulur menunjukkan dokumen riwayat kerja kepada pemberi kerja, maka hal itu menunjukkan niat untuk melamar suatu posisi.

Jenis penulisan resume kerja

Wartanusa

Sedulur juga harus mengetahui, bahwa terdapat beberapa format penulisan resume kerja. Jenis format resume kerja tersebut dikhususkan untuk beberapa keperluan kerja. Umumnya terdapat empat resume kerja. Berikut ini daftarnya:

1. Resume kronologis

Pertama adalah resume kronologis yang berisi ringkasan pengalam kerja yang diurut dengan kronologis terbalik. Maksudnya posisi kerja terakhir ada di bagian atas.

Format resume ini yang paling sering digunakan oleh para pelamar karena dapat mencantumkan pengalaman kerja terbaru dengan berbagai capaian yang diraih.

2. Resume fungsional

Kedua adalah resume fungsional, yang fokus pada keterampilan dan kemampuan pelamar. Bukan hanya riwayat pekerjaan secara kronologis namun menekankan keterampilan. Adapun ciri khas dan keunikan dari resume ini adalah:

  • Bagian pengenalan dan keterampilan resume lebih panjang dan lebih detail dari biasanya.
  • Bagian pengalaman kerja tidak ditekankan.

3. Resume yang ditargetkan

Resume yang ditargetkan dirancang sesuai dengan posisi yang dilamar. Hanya keterampilan dan pengalaman relevan saja yang dicantumkan. Untuk membuatnya, coba lihat lowongan yang ingin Sedulur isi.

Biasanya, perekrut menyertakan keterampilan, tanggung jawab, serta kepribadian yang mereka cari dalam deskripsi pekerjaan. Kemudian, tekankan kualitas tersebut pada resume untuk menunjukkan bahwa Sedulur cocok untuk posisi tersebut

4. Resume kombinasi

Resume kombinasi adalah dokumen riwayat kerja dengan format yang menggabungkan aspek terbaik dari dokumen riwayat kerja fungsional dan dokumen riwayat kerja kronologis.

Dokumen kerja jenis ini biasanya mencantumkan riwayat kerja dan keterampilan secara berimbang untuk menunjukkan kualifikasi Sedulur. Format ini ideal untuk kandidat yang memiliki pengalaman luas atau serangkaian keterampilan untuk dikembangkan.

Tips menulis resume lamaran kerja

Freepik

Tentu Sedulur penasaran seperti apa cara membuat resume untuk lamaran kerja? Sedulur bisa menyimak tips untuk membuat resume lamaran sebagai berikut:

1. Bahasa mudah dipahami

Tips pertama gunakan bahasa yang mudah dipahami. Hindari menggunakan istilah tetknis yang hanya digunakan secara khusus. Karena ada kemungkinan tidak dimengerti oleh pihak yang melakukan seleksi kerja. Oleh karena itu, usahakan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.

Juga jangan menggunakan bahasa yang melebih-lebihkan. Untuk menonjolkan kemampuan, kamu bisa menggunakan angka atau statistik untuk menunjukan kemampuan diri.

2. Utamakan kejujuran

Resume adalah gambaran jujur dari pengalaman kerja Sedulur. Hindari menulis kebohongan dalam resume. Sebab, hal ini hanya akan merugikan Sedulur di masa mendatang. Dokumen riwayat kerja yang tidak jujur mungkin bisa membuat Sedulur terlihat sebagai kandidat ideal.

Namun, jika nantinya Sedulur tidak mampu membuktikan apa yang tercantum dalam dokumen riwayat kerja, tentu akan mengganggu pekerjaan.

3. Sesuaikan dengan kualifikasi

Terakhir, pastikan dokumen riwayat kerja yang Sedulur tulis memang sesuai dengan kualifikasi. Pengalaman yang Sedulur tulis harus berhubungan dengan lowongan pekerjaan.

Misalnya, untuk lowongan sebagai Social Media Administrator, Sedulur harus memiliki pengalaman yang berhubungan dengan media sosial dan pengelolaannya. Pengalaman yang tidak ada kaitannya sama sekali tidak perlu Sedulur sertakan.

4. Buat resume dengan format yang mudah dibaca

Pada umumnya tidak ada aturan baku mengenai bagaimana format atau desain dari sebuah resume. Sebab, resume dapat dibuat sesuai dengan kepribadian hingga bidang pekerjaan yang digeluti seseorang.

Kendati begitu, ada baiknya Sedulur membuat resume dengan format yang mudah dibaca oleh orang lain. Hal ini dikarenakan tujuan membuat resume adalah untuk menyampaikan informasi tentang riwayat hidup kepada orang lain, misalnya pihak perusahaan yang Sedulur lamar.

Perbedaan resume dengan esai

Liputan6

Untuk lebih mudah memahami perbedaan resume dengan esai. Berikut ini adalah tabel yang dapat memudahkan Sedulur memahaminya, yaitu:

Resume

Esai

Bentuk ringkasan atau rangkuman dari tulisan yang panjang, dengan menulis kembali pokok-pokok pentingnya.

Karya tulis yang memaparkan sudut pandang pribadi pengarang secara lugas mengenai suatu permasalahan.

Perbedaan resume dengan ikhtisar

resume adalah
IDN Times

Selanjutnya perbedaan resume dengan ikhtisar, yaitu sebagai berikut:

Resume

Ikhtisar

Bentuk ringkasan atau rangkuman dari tulisan yang panjang, dengan menulis kembali pokok-pokok pentingnya. Tidak boleh mengacak urutan dari gagasan pokok dalam tulisan aslinya.

Bentuk ringkasan yang berisikan ide pokok. Namun, boleh mengacak urutan dari gagasan pokok dalam tulisan aslinya. Hal tersebut karena ikhtisar dibuat berdasarkan pemahaman pengarangnya terhadap tulisan asli yang hendak diringkas.

Perbedaan resume dengan CV

Freepik

Curriculum vitae atau CV merupakan dokumen yang lebih umum dikenal oleh masyarakat Indonesia ketimbang resume itu sendiri. Namun CV lebih kepada menunjukan capaian akademik dan dipadukan dengan pengalaman kerja.

Di dalam CV akan tercantum profil singkat, pengalaman kerja, riwayat pendidikan, informasi pribadi, dan beberapa informasi tambahan lain seperti minat, keahlian, keterampilan hingga sertifikat. Semakin banyak pengalaman maka semakin baik sebuah CV.

Format ini banyak digunakan untuk tingkat pekerjaan teknis, pekerjaan berbasis keterampilan, hingga posisi manajemen menengah ke puncak (middle to top management). Jika pengalaman kerja Sedulur dalam kurun waktu lima tahun, maka halaman CV tidak boleh lebih dari dua halaman.

Halaman yang terlalu panjang justru akan menyulitkan proses seleksi. Dokumen yang sulit untuk dibaca akan cenderung perusahaan lewatkan dan tidak mereka pilih.

Untuk memudahkan Sedulur mengetahui perbedaannya, berikut tabel perbedaan resume dan CV:

Resume

Curriculum Vitae (CV)

Berisikan ringkasan pelamar kerja mengenai riwayat pendidikan, riwayat kerja keahlian yang dimiliki, riwayat organisasi yang relevan dengan posisi yang hendak dilamar.

Berbentuk paragraf yang sistematis dan tidak boleh lebih dari dua halaman.

Berisikan data lengkap mengenai pelamar kerja. Mulai dari ringkasan diri secara singkat, biodata, alamat rumah, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, keahlian, riwayat organisasi, dan lain-lain.

CV mempunyai berbagai bentuk, misalnya ATS-Friendly, CV Kreatif, dan lain-lain.

Agar Sedulur lebih paham lagi, apa saja perbedaan-perbedaan mencolok dari resume dengan CV, Sedulur bisa simak poin-poin di bawah ini:

1. Panjang dokumen

Perbedaan resume dan CV yang paling mencolok adalah dari panjang dokumennya. Karena curriculum vitae berisi informasi lengkap mengenai kehidupanmu, maka panjangnya bisa sampai dua halaman atau lebih. Sementara resume biasanya cukup dibuat satu halaman.

Namun, Sedulur perlu ingat, meski CV panjangnya bisa lebih dari satu halaman, jangan membuatnya sampai berlembar-lembar. CV idealnya hanya 2—3 halaman saja. Tidak perlu menjelaskan secara detail potensi yang Sedulur miliki di dalam CV. Sebab, Sedulur masih bisa memasukkannya ke dalam portofolio.

Sebagai tambahan, mari membahas sedikit tentang perbedaan CV dan portofolio. CV bertujuan menginformasikan siapa diri Sedulur melalui biodata, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan sebagainya. Sementara portofolio untuk menunjukkan dan membuktikan keahlian yang dimiliki. Jadi, jika keahlian Sedulur tidak cukup disampaikan lewat CV, maka Sedulur bisa mencantumkannya di portofolio.

2. Isinya

Berdasarkan isi konten, resume ditulis sedemikian rupa tergantung posisi yang akan dilamar. Berbeda dengan CV yang berisi informasi lengkap tentang dirimu. Tidak hanya itu, urutan-urutan dalam informasi CV juga harus ditulis rapi dan sistematis. Mulai dari riwayat akademik, pekerjaan, hingga pencapaian perlu disampaikan secara jelas dan lengkap.

Isi resume tidak perlu selengkap itu. Resume justru ditulis secara ringkas dan bisa disesuaikan dengan posisi yang dilamar. Yang terpenting, informasi seperti riwayat pekerjaan dan kemampuan paling relevan sudah tercantum di dalamnya.

3. Tujuan penggunaan

Perbedaan resume dan CV yang terakhir yaitu tujuan penggunaannya. Banyak yang mengira, contoh resume dan CV hanya bisa digunakan pada kepentingan pekerjaan saja. Hal ini tidak sepenuhnya salah karena resume memang cuma dipakai guna melamar pekerjaan. Namun, berbeda halnya dengan CV, Sedulur bisa menggunakan CV untuk kebutuhan lainnya.

CV telah merangkum semua kualifikasi yang Sedulur miliki, mulai dari pendidikan, prestasi, hingga sertifikasi kemampuan. Itulah sebabnya CV bisa digunakan untuk berbagai keperluan, baik akademis maupun pekerjaan. Selain itu, CV juga bersifat luas karena tidak harus disesuaikan dengan setiap pekerjaan yang ingin dilamar.

BACA JUGA: Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman Kerja & Tipsnya

Contoh resume menarik

Berikut ini terdapat beberapa contoh resume menarik yang bisa Sedulur gunakan sebagai rujukan agar Sedulur bisa lebih besar mendapatkan peluang kerja. Serta agar Sedulur bisa mendapatkan informasi membuat resume yang tidak kaku. Berikut contonya:

1. Resume menarik dan sederhana

Freepik

Contoh resume yang menarik di atas bisa Sedulur jadikan rekomendasi. Permainan warna berperan penting untuk membuat resume  Sedulur menarik. Sedulur bisa membedakan beberapa poin dengan warna, hal ini penting untuk menarik HRD agar melirik resume  Sedulur. Sebagaimana contoh resume di atas, dapat Sedulur lihat bagaimana setiap poin disampaikan dengan menarik dan unik.

Selain itu, indikator kemampuan juga jelas ditampilkan. Sebagai pertimbangan HRD perusahaan untuk menentukan mempekerjakan Sedulur atau tidak, informasi terkait kemampuan (skills) harus jelas, selain itu pengalaman juga harus disampaikan dengan baik. Jangan lupa sampaikan informasi penting seperti nomor telepon, alamat email dan sebagainya untuk dilampirkan dalam CV.

2. Resume kreatif

Freepik

Rekomendasi resume terbaik selanjutnya bisa Sedulur lihat di atas. Resume kreatif yang menunjukan bagaimana setiap informasi disampaikan dengan lengkap, detail dan padat. Contoh di atas merupakan Resume bagi penulis lepas. Kemampuan yang dimiliki ditunjukkan dengan grafik yang rapih. Mulai dari kemampuan menulis, analisis, penulisan kreatif hingga kemampuan SEO yang saat ini dibutuhkan.

Penting bagi setiap penulis mencantumkan kemampuan berbahasa. Pengalaman kerja dan riwayat pendidikan juga penting untuk dimasukkan. Contoh di atas dapat Sedulur jadikan referensi dalam membuat resume. Resume menarik akan memberikan peluang lebih bagi Sedulur. Baik peluang diterima kerja maupun mendapat pekerjaan sampingan.

3. Resume standar

Freepik

Berikut ini merupakan resume untuk posisi designer. Designer sendiri merupakan pekerjaan yang penting di sebuah perusahaan. erutama dalam bagian branding dan juga promosi. Segala aset dan materi dipegang oleh posisi designer. Membuat CV bagi posisi Designer tentu saja tidak bisa biasa saja, karena kemampuan utama Designer adalah membuat design.

Bagaimana mungkin pekerjaan membuat design tidak memiliki CV yang menarik. Skill dan kredibilitas Sedulur sebagai Designer tentu saja akan dipertanyakan. Contoh CV Designer di atas bisa Sedulur jadikan referensi, Bagian isi CV yang menyatakan kemampuan dan pengalaman juga dikemas dengan sangat jelas. Dengan design elegan di atas, HRD akan melirik Sedulur karena penggunaan font, warna dan sistematika yang jelas.

Karena resume adalah dokumen penting, Sedulur harus benar-benar menguasainya agar dapat membuat resume yang baik dan dapat memperbesar peluang Sedulur diterima untuk bekerja. Semoga penjelasan di atas membantu Sedulur untuk membuat resume yang lebih baik, ya!

Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.

Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.