usaha roti bakar

Usaha roti bakar ternyata mulai digandrungi di kalangan anak muda. Bisnis yang satu ini memang tidak pernah sepi pelanggan. Selain enak, lezat, serta bisa dikombinasikan dengan banyak rasa, cara membuatnya juga terbilang mudah.

Sebelum memulai  bisnis ini, kamu juga harus mempersiapkan beberapa hal. Mulai dari memilih dan tempat, alat masak, serta modal. Untuk itu, mulai buat proposal, konsep, dan dan menghitung resiko usaha roti bakar apabila tidak mendapat laba. Supaya usaha makanan ini bisa berjala dengan baik dan lancar, simak langkahnya di bawah ini.

BACA JUGA : Cara Memulai Bisnis Hijab untuk Pemula & Tips Menjalankannya

1. Usaha roti bakar

proposal usaha roti bakar
Gobiz

Bagi yang punya modal dan ingin menjalankan bisnis pertama, tidak ada salahnya untuk memperhitungkan peluang menjual roti bakar.

Di tahap pertama, kamu harus memikirkan soal konsep. Cari ide brilian dan alasan yang membuat produkmu berbeda dengan kompetitor. Kamu juga perlu menentukan targer pasar yang tepat dan jelas untuk disasar. Apabila dua hal ini sudah dikunci, kamu bisa menentukan langkah selanjutnya untuk mengembangkan inovasi produk yang akan dijual.

Usaha roti bakar masih sangat eksis di Indonesia dikarenakan perkembangan tren pasar anak remaja hingga orang dewasa muda yang suka ngemil di malam hariKebiasaan tersebut membuat mereka mencari makanan ringan namun tetap mengenyangkan. Supaya bisa mudah dijangkau pembeli, kamu bisa memulai bisnis ini dengan menjajakannya di gerobak.

Roti bakar juga cukup mudah didapatkan bahan baku dan peralatannya. Meskipun begitu, kamu harus tetap cermat untuk menghitung modal, margin, dan laba untuk memberikan produk enak dengan bahan berkualitas terbaik.

BACA JUGA : Cara Bisnis Aquaspace Modal Tipis Omzet Berlapis, Cocok Untuk Pemula

2. Konsep usaha roti bakar

konsep
detik

Untuk memulai bisnis ini, tidak boleh asal menjalankannya. Pikirkan matang-matang tentang konsep jualan. Pasalnya, sainganmu ada sangat banyak. Bila tidak hadir dengan hal yang baru, usahamu ini tidak akan dilirik dan mendapat perhatian publik.

Lakukan survei sebanyak dan sematang mungkin. Cari tahu tentang jenis roti, rasa, dan patokan harganya. Kamu juga bisa mulai melakukan proses riset dan mengembangkan menu baru yang beda dari yang lain. Bila butuh referensi, simak konsep yang bisa dicoba.

1. Gerobak. Konsep ini adalah yang paling banyak dan masih eksis hingga sekarang. Penjualnya sudah buka sejak sore. Ini adalah waktu yang ideal ketika orang-orang pulang kerja dan keluar rumah untuk mencari menu makan malam. Roti akan dibakar sesuai dengan pesanan dan siap disantap saat hangat.

2. Kedai dan kafe. Konsep kedua yang bisa dipilih adalah dengan format kedai dan kafe. Model ini cukup tren di kalangan anak muda karena bisa dijadikans ebagai titik kumpul untuk menyantap camilan. Meski punya potensi besar untuk mendapat banyak untuk, modal awal yang dibutuhkan juga cukup besar. Perhitungkan dulu modal dan estimasi keuntungan yang didapat, ya.

3. Variasi menu

variasi menu
bacteriality

Dalam berbisnis di bidang kuliner, hal yang wajib dimiliki adalah kreativitas dalam mengolah roti bakar. Pasalnya, ada banyak pelanggan setia yang sangat menyukai camilan ini. Memakai konsep yang sudah ada memang bisa, tapi jangan lupa bahwa ada tuntutan kreatif untuk membuat produk yang kamu jual lebih unggul dibandingkan dengan saingan lainnya.

Bila membutuhkan masukan dan arahan tentang kombinasi rasa untuk usaha roti bakar, simak referensi di bawah ini. Coba survei harga bahan baku utamanya sebelum menentukan harga jualnya, ya.

1. Roti bakar cokelat keju adalah salah satu variasi rasa yang paling laris diburu pelanggan. Bahan baku cokelat dan kejunya bisa dipisah dan dicampur. Gabungan yang didapat dari cokelat maupun meses dengan keju yang gurih adalah kombinasi rasa yang pas. Manisnya ada dan gurih dari kejunya juga berasa.

Untuk menegaskan rasa manisnya, kamu juga bisa menambahkan kental manis. Kamu juga bisa memberikan opsi ekstra keju sesuai dengan permintaan pembeli dengan memberi extra charge.

2. Roti bakar cokelat kacang. Variasi rasa yang didapat dari lembutnya cokelat dan gurihnya kacang tanah yang dicacah kasar menjadi salah satu menu roti bakar favorit. Kamu bisa memberikan opsi cokelat yang bisa dipilih dari meses, nutella, maupun rasa cokelat lainnya yang tengah kekinian di kalangan masyarakat.

3. Piscok (pisang & cokelat). Selain roti bakar, kamu juga bisa memberikan pilihan selain roti untuk dibeli pelangganmu. Salah satunya adalah piscok. Pisang yang diberi lelehan cokelat ini juga bisa dijual dengan harga yang terjangkau. Bahan bakunya mudah dicari dan cukup mudah untuk mengolahnya. Kamu bisa mencoba memvariasikan berbagai rasa untuk menu pisangnya. Bahkan, kamu juga bisa menjadikan pisang sebagai pilihan topping di dalam usaha roti bakar kekinian yang akan kamu rintis.

4. Kornet keju. Apabila sudah ada banyak pilihan menu dengan citarasa manis, kamu bisa mencoba memperluas dan mencakup target baru dengan menyediakan menu savory. Kornet keju bisa dijadikan sebagai salah satu menu yang kamu jual di gerobakmu. Pasalnya, selera pembeli tidak bisa ditebak begitu saja. Siapa tahu ada yang memborong roti bakas dan kornet keju buatanmu.

BACA JUGA : Tips Memulai Usaha Konveksi, Perhitungan Modal dan Untungnya

4. Resiko usaha roti bakar

resiko usaha roti bakar
aramedia

Meskipun modalnya tidak mencapai puluhan juta, berbisnis dan merintis usaha roti bakar juga memiliki risikonya sendiri. Terkesan mudah dan sudah memiliki banyak penggemar setia, bukan berarti usahanya akan mulus begitu saja.

Ada pertimbangan dan perhitungan yang harus dipikirkan matang-matang mengenai bahan bakunya. Rotinya sendiri memiliki masa kadaluarsanya maksimal 2 minggu setelah dibeli. Bahkan tidak sedikit yang hanya bisa bertahan 1 minggu. Jika sudah kadaluarsa, mau tak mau harus membuang barang tersebut. Maka dari itu, kamu harus bijak dalam membeli stok bahan baku agar tidak ada yang terbuang sia-sia.

5. Strategi penjualan

strategi penjualan
bisnisfavorit

Usaha ini diharuskan untuk dijual secara offline karena akan lebih enak disantap saat masih hangat. Selain itu, kamu juga bisa memasarkannya dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Kamu bisa bekerja sama dengan delivery apps yang banyak dipakai orang. Memberikan diskon dan promo bisa membuat jualanmu jadi lebih menarik dan ramai pembeli.

Kamu bisa terus mengikuti perkembangan tren di masyakarat. Jangan malas untuk mencari tahu dan mencoba cara baru untuk memperluas jangkauan usahamu ini

6. Estimasi modal usaha roti bakar pinggir jalan

modal usaha roti bakar pinggir jalan
aramedia

Supaya lebih detail tentang modal usaha roti bakar gerobak yang dibutuhkan, berikut adalah tabel yang bisa dijadikan patokan. Di proses awal, kamu harus merinci berbagai kebutuhan mulai dari gerobak, bahan, hingga peralatannya. Setelah itu, akan ketahuan total dari estimasi biaya awalnya. Apabila modalmu tidak cukup, kamu bisa membuat proposal usaha roti bakar kepada pihak bank untuk mendapatkan pinjaman.

Di bawah ini adalah contoh modal untuk usaha roti bakar gerobak sederhana. Biaya bisa bertambah apabila ada tambahan untuk merealisasikan konsep unikmu sendiri.

Biaya perlengkapan

Barang

Jumlah

Estimasi harga

Etalase

1 unit

Rp1,000,000

Kompor

1 unit

Rp300,000

Kursi

16 unit

Rp1,600,000

Meja

3 unit

Rp1,350,000

Nampan 

1 unit

Rp28,000

Piring

50 unit

Rp100,000

Pisau

1 unit

Rp50,000

Sendok & garpu

50 pasang

Rp100,000

Serbet

1 unit

Rp30,000

Talenan

1 unit

Rp22,000

Wadah

2 unit

Rp100,000

Total biaya perlengkapan

 

Rp4,680,000

Biaya operasional bulanan

Barang

Jumlah

Estimasi harga

Air dan listrik

30 hari

Rp450,000

Coklat meses

40 pcs

Rp500,000

Gas

12 tabung

Rp200,000

Keju

30 pcs

Rp400,000

Margarin

10 pcs

Rp100,000

Pisang

15 sisir

Rp500,000

Plastik

30 pak

Rp300,000

Roti tawar

600 pak

Rp3,000,000

Sewa tempat

30 hari

Rp1,500,000

Susu kental manis

50 pcs

Rp450,000

Total biaya bulanan

 

Rp7,400,000

Dari estimasi di atas, paling tidak dibutuhkan modal untuk biaya perlengkapan dan operasional sebesar Rp12,080,000.  List kebutuhan di atas bisa berkurang dan diubah sesuai dengan keperluan.

Keuntungan

Selain modal untuk operasional dan persiapan awal, kamu perlu menghitung estimasi antara modal dan target penjualan bulanan untuk mendapatkan angka keuntungan. Berikut adalah hitungan penjualan dan untung yang didapatkan dalam 1 bulan:

yang harus ditanggung selama 30 hari akan tertutup apabila usaha roti bakar memiliki pendapatan per bulan sebagai berikut.

Harga per porsi

Target penjualan

Total pemasukan

Rp15,000

40 porsi per hari

Rp22,500,000

Estimasi modal awal

 

Rp12,080,000

Keuntungan bersih

 

Rp10,420,000

Perkiraan keuntungan bersih di atas bisa didapatkan apabila kamu menetapkan harga roti bakar per porsi sebesar Rp15,000. Tentunya estimasi tersebut bisa berubah angkanya tergantung dengan harga bahan baku dan harga jual dari roti bakarnya. Apabila kamu bisa memenuhi target penjualan harian, untuk yang akan didapatkan juga bisa semakin besar. Bahkan bisa langsung menutup modal dan mendapatkan laba setiap bulannya. Usahakan juga untuk mendapatkan pemasukan yang stabil, ya.

Demikian penjelasan dan arahan mengenai usaha roti bakar dari beberapa pilihan konsep. Ingat, menjalankan bisnis juga perlu dipikirkan tentang konsep, modal, dan keuntungan. Hindari untuk menjual sesuatu secara impulsif dan lakukan banyak riset sebelum mengeksekusi rencana tersebut.

Bila membutuhkan bahan utama untuk kebutuhan usaha ini, jangan ragu untuk mencarinya di Aplikasi Super. Ada banyak pilihan banhan baku seperti mentega hingga berbagai topping dengan banyak pilihan rasa. Bisnismu bakal semakin cuan karena di Aplikasi Super banyak diskonannya dan dijamin murah. Yakin nggak tertarik untuk mendapatkan keuntungan dobel?