12 Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Nganjuk Terfavorit

Sedulur sedang mencari oleh-oleh khas Nganjuk untuk dibawa pulang ke kampung halaman? Meskipun kota ini kecil, tapi ada banyak sekali macam barang yang bisa dijadikan oleh-oleh setelah berkunjung ke Nganjuk.

Daerah yang juga dijuluki sebagai Kota Angin ini memiliki banyak kekayaan mulai dari budaya, kerajinan, hingga kuliner yang bisa dibawa pulang sebagai buah tangan. Agar Sedulur tidak bingung memilih oleh-oleh khas Nganjuk yang istimewa, yuk simak ulasan berikut ini!

BACA JUGA: 16 Makanan Khas Banyuwangi yang Lezat, Pantang Dilewatkan!

1. Kerupuk upil

oleh oleh khas nganjuk
Freepik/azerbaijan_stockers

Oleh-oleh khas Nganjuk pertama yang bisa jadi buah tangan adalah kerupuk upil, Cemilan ini bisa jadi pilihan Sedulur untuk oleh-oleh orang di rumah karena rasanya yang enak dan tahan lama. Krupuk upil sendiri terbuat dari beberapa bahan utama seperti tepung tapioka, tepung terigu, dan lain sebagainya.

Untuk saat ini, tersedia beberapa varian kerupuk upil rasa seperti rasa original, pedas, serta barbeque. Selain itu, ukuran kerupuk ini cukup kecil dibanding kerupuk biasa. Itulah mengapa kerupuk tersebut disebut sebagai kerupuk upil.

Tapi, yang menjadi daya tarik kerupuk ini adalah cara penggorengannya yang tidak menggunakan minyak. Kerupuk upil dimasak dengan menggunakan pasir yang sudah dipanaskan di atas bara api.

Walaupun terlihat tak biasa, tapi rasa yang dihasilkan dari cara memasak ini membuat kerupuk upil memiliki rasa yang sangat gurih. Selain itu, tingkat kolesterol kerupuk ini juga sangat rendah lho.

2. Sate kenul

Untuk Sedulur yang suka dengan sate-satenan. Ada kuliner dari kota Nganjuk yang terkenal lezat dan bisa dijadikan oleh-oleh nih. Namanya adalah sate kenul. Oleh-oleh khas Nganjuk ini terbuat dari olahan daging kambing yang diberi bumbu kelapa muda parut, gula pasir, dan cabai.

Setelah semua adonan tercampur, parutan kelapa yang telah diberi bumbu kemudian digoreng di atas api sedang sampai aromanya wangi.

Biasanya sate kenul disajikan bersama dengan sayur usik  yang merupakan hidangan berkuah yang dibuat dari potongan daging kambing dengan tulang sapi yang diberi bumbu rempah-rempah. Dulunya, sate kenul menjadi sajian wajib dalam berbagai hajatan oleh masyarakat daerah Jatikalen, Nganjuk.

Ya, hidangan ini tidak pernah absen dari hajatan yang diadakan para warga. Seiring berjalannya waktu, kini sate kenul telah dikenal sebagai ikon dari Kabupaten Nganjuk. Makanan ini termasuk salah satu makanan legendaris dari Nganjuk dan wajib Sedulur cicipi serta dijadikan oleh-oleh!

3. Dumbleg

Dumbleg merupakan salah satu oleh-oleh khas Nganjuk yang banyak dicari wisatawan. Memiliki bentuk, aroma, serta warna yang khas membuatnya mudah dikenali. Dumbleg sendiri diketahui sudah diproduksi sejak tahun 1942 silam.

Bahan utama untuk membuat makanan ini adalah tepung beras yang dicampur dengan gula jawa dan santan kelapa. Dumbleg memiliki tekstur yang kenyal dari tepung beras dan rasa manis dari gula yang diseimbangkan dengan gurihnya santan. Biasanya makanan ini disajikan sebagai makanan ringan atau sebagai dessert setelah makan besar.

Dumbleg ini terdiri dari 2 jenis, Sedulur bisa memilih dumbleg warna merah atau putih sesuai selera. Makanan tradisional satu ini berbahan tepung beras, santan, dan gula jawa. Kemasannya juga unik karena menggunakan pelepah pinang.

4. Keripik tempe

Tempe biasanya menjadi hidangan lauk pauk bersama dengan nasi. Namun di Nganjuk, Sedulur bisa mencicipi olahan lain dari tempe yang dibuat dengan cara digoreng krispi. Makanan yang juga sering dijadikan oleh-oleh khas Nganjuk ini pun dikenal dengan nama keripik tempe.

Olahan keripik tempe khas Nganjuk ini, memiliki satu ciri khas yang berbeda dengan jenis keripik lainnya. Alih-alih menggunakan minyak goreng biasa, keripik tempe Nganjuk dimasak menggunakan minyak kelapa dengan kualitas terbaik. Harganya yang murah meriah memang jadi pilihan menarik untuk oleh-oleh orang di rumah.

Keripik tempe ini bisa dijadikan camilan sehari-hari atau disajikan sebagai pelengkap dalam acara khusus atau hajatan. Keripik ini juga baik sebagai pendamping makan siang atau makan malam, menambahkan tekstur krispi dan rasa gurih pada makanan.

5. Bawang goreng

Nganjuk merupakan salah satu produsen bawang di Jawa Timur. Maka tak heran, bila di daerah ini banyak sekali penjual bawang (utamanya bawang merah). Bawang di Nganjuk tak hanya dijual secara mentah belaka. Belakangan ini, bawang di Nganjuk mulai dijual dalam bentuk olahan.

Salah satu olahan bawang yang dijual di Nganjuk adalah bawang goreng. Di Nganjuk, olahan bawang ini lazimnya dibuat dari bahan bawang merah ataupun bawang putih. Bawang goreng khas Nganjuk biasa digunakan sebagai pelengkap dalam berbagai hidangan, seperti nasi goreng, soto, sup, dan banyak lagi.

Selain itu, bawang goreng juga sering digunakan sebagai topping dalam makanan siap saji dan sebagai bahan dalam berbagai produk makanan olahan. Namun, olahan bawang dari Nganjuk tersebut kini tak hanya dipakai sebagai pelengkap makanan. Tetapi, bisa menjadi camilan di kala waktu senggang.

BACA JUGA: 28 Oleh-Oleh Khas Jawa Timur Paling Terkenal dan Wajib Dibeli!

6. Beras kencur

oleh oleh khas nganjuk
Unsplash/Kamal Preet

Beras kencur merupakan minuman tradisional yang memiliki banyak manfaat, antara lain mengobati penyakit maag, meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan sariawan, dan masih banyak lagi.

Tidak hanya menyehatkan, beras kencur juga memiliki citarasa yang sangat lezat. Minuman ini menggabungkan rasa yang unik dari kencur yang sedikit pedas dan hangat, dengan kelembutan beras yang telah dihaluskan.

Hadir dengan rasa manis, minuman ini bisa menjadi oleh-oleh khas Nganjuk. Apalagi dengan ketahanannya hingga lebih dari satu minggu, dijamin tidak akan cepat basi ketika dibawa sebagai buah tangan.

7. Gethuk pisang

Letak geografisnya yang berdekatan dengan Kediri membuat makanan khas dari Nganjuk juga dipengaruhi oleh kabupaten tersebut. Seperti gethuk pisang ini yang sebenarnya berasal dari Kediri namun cukup banyak dijual dan ditemui di Nganjuk. Orang yang datang ke Nganjuk juga sering menjadikannya sebagai oleh-oleh.

Secara tidak langsung gethuk pisang sudah menjadi bagian dari makanan khas Nganjuk yang memiliki rasa enak. Dibuat dari pisang yang dihaluskan kemudian dibungkus dengan daun pisang. Cita rasa khas pisang menjadi sensasi tersendiri di lidah saat memakannya.

Gethuk pisang menawarkan variasi yang unik dari gethuk tradisional yang biasanya dibuat dari singkong. Penggunaan pisang sebagai bahan utama menciptakan sensasi baru dan berbeda dari kebanyakan camilan tradisional lainnya. Keunikannya ini menjadikannya menarik dan memiliki daya tarik tersendiri sebagai oleh-oleh.

8. Onde-onde ketawa

Ini adalah Onde-Onde khas Nganjuk yang berbeda dibanding onde-onde lainnya. Letak perbedaan onde ini dengan onde yang lain adalah bentuknya. Onde-Onde Ketawa mempunyai bentuk serupa rekahan bunga di bagian luarnya.

Ciri khas makanan ini ada pada bentuk rekahan di tengah onde-onde yang sekilas mirip dengan gestur ketawa manusia. Selain itu, onde-onde ini juga memiliki isian yang cukup berbeda. Jika onde-onde biasa memiliki isian kacang hijau, maka onde-onde ketawa tak memiliki isian sama sekali alias kopong.

Kendati demikian, dijamin cita rasa yang dihadirkan dari makanan khas yang satu ini terasa sangat istimewa. Jadi jika Sedulur berkunjung ke Nganjuk tanpa membeli onde-onde ketawa sebagai oleh-oleh, tentu akan sangat rugi.

9. Nasi becek

Makanan khas dari Nganjuk selanjutnya dinamakan nasi becek. Tapi jangan salah rasanya akan menggoyang lidah Kamu dan membuat ketagihan terutama bagi yang suka masakan daging kambing. Nasi becek adalah nasi yang dimakan dengan kari kambing namun isinya babat kambing.

Jangan bingung dulu, nasi becek ini bisa dikatakan sebagai variasi olahan dari kari kambing dan soto babat yang sama-sama enak. Dua hidangan tersebut lantas digabungkan menjadi satu masakan baru bernama nasi becek. Isinya selain babat masih ada potongan daging kambing atau sate kambing yang telah dilepaskan dari tusuknya.

Ya, membawa nasi becek sebagai oleh-oleh merupakan salah satu cara yang efektif untuk memperkenalkan budaya makan Nganjuk kepada keluarga yang ada di rumah. Terlebih makanan ini sangat jarang di temukan di daerah lain.

10. Tepo

Kuliner khas Nganjuk yang satu ini juga memiliki nama yang unik dan terdengar aneh. Sebenarnya makanan ini mirip dengan lontong dan sama-sama dibuat dari beras. Daun pisang yang digunakan untuk membungkus tepo akan menghasilkan aroma khas yang menambah rasa nikmat ditambah dengan bumbu didalamnya.

Cara penyajian tepo tidak jauh berbeda dengan saat Kamu makan lontong diiris dalam ukuran yang kecil satu suapan. Hanya saja kalau lontong biasanya dimakan bersama sate atau opor dan sambal goreng, makanan khas Nganjuk ini agak beda. Umumnya hidangan ini dimakan bersama kacang tolo atau biji kacang panjang.

Makanan cocok dijadikan sebagai oleh-oleh karena memiliki daya tahan simpan yang cukup lama. Hanya saja, pastikan untuk selalu menyimpannya dengan baik di tempat yang sejuk dan kering. Dengan begitu, Sedulur dan keluarga di rumah bisa menikmatinya kapan saja.

BACA JUGA: 17 Oleh-Oleh Khas Sidoarjo yang Tahan Lama dan Wajib Dibeli!

11. Sambel pecel

oleh oleh khas nganjuk
Unsplash/Devi Puspita Amartha

Salah satu jenis makanan yang bisa kamu temui diberbagai daerah adalah pecel. Tak diragukan lagi, pecel sudah menjadi makanan khas Indonesia. Pecel dari Nganjuk ini mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu rasa sambel pecelnya yang gurih dan tidak terlalu pedas.

Selain itu, sambel pecel khas Nganjuk terkenal dengan rasa kacangnya yang kuat dan campuran rempah-rempah yang khas. Memberikan sensasi rasa yang tidak bisa ditemukan di berbagai varian pecel yang berasal dari daerah lain.

Oleh-oleh khas Nganjuk ini dibuat dari kacang yang diolah bersama dengan beragam bahan lainnya dan menghasilkan sambel pecel Khas Nganjuk yang dikemas menggunakan plastik. Karena memiliki kemasan yang lumayan praktis serta tahan lama, sambel pecel ini direkomendasikan untuk jadi oleh-oleh.

12. Batik Nganjuk

Batik merupakan salah satu produk kerajinan dan kesenian yang sangat terkenal di Indonesia bahkan dunia. Kain asli khas Indonesia sudah berhasil mendapatkan pengakuan dari UNESCO. Beberapa daerah di Indonesia memiliki batik khasnya, begitu pula dengan Kota Nganjuk.

Batik Anjuk Ladang merupakan kain batik asli dari kota Nganjuk. Beberapa UKM Batik Nganjuk berhasil memproduksi dan memasarkan kain batik Nganjuk. Motif batik yang diproduksi oleh penduduk Kota Nganjuk sangat menawan dan bisa dikenakan untuk beragam acara.

Pada umumnya pembuatan kain batik Nganjuk menggunakan teknik batik cap serta teknik batik tulis. Oleh karenanya, produk batik dari Nganjuk memiliki kualitas yang baik.

Demikian tadi deretan oleh-oleh khas Nganjuk yang bisa Sedulur pilih. Selain ada keripik dan kerupuk sebagai cemilan oleh-oleh, Sedulur juga bisa memberikan bumbu pecel untuk orang terkasih di rumah.

Ada juga kain batik yang menarik dijadikan buah tangan setelah berkunjung ke Kota Angin tersebut. Jadi jangan bingung-bingung memilih oleh-oleh lagi ya!

Sedulur jangan lupa untuk selalu membawa air mineral saat berwisata ya. Selain bisa menetralkan rasa masakan saat mencicipi banyak oleh-oleh, air mineral juga membantu tubuh untuk selalu segar setiap saat. Sedulur bisa mencoba Air Minum Pirlo yang cocok jadi teman untuk berwisata kuliner.

Kamu tidak perlu khawatir karena Air Minum Pirlo memiliki kemasan yang praktis dan mudah dibawa kemanapun. Belum lagi, harganya yang terjangkau dan tersedia di toko kelontong serta SuperApp.

SuperApp adalah aplikasi yang membantu kulakan sembako dan barang kebutuhan pokok untuk toko atau kebutuhan sehari-hari di rumah jadi mudah. Kalau kamu tertarik menggunakan SuperApp, bisa cari tahu lebih banyak informasinya lewat media sosial Instagram SuperApp. Selamat mencoba ya!