wedang cemue

Indonesia terkenal dengan berbagai wisata kuliner dan budayanya. Hampir setiap daerah mempunyai makanan khas yang wajib dicoba oleh wisatawan. Tak terkecuali di Kota Ngawi. Terletak di wilayah paling barat Jawa Timur, kota ini menawarkan beragam makanan dan minuman khas lezat yang wajib Sedulur coba seperti Nasi Pecel Ngawi, Lethok, Tepo Tahu dan masih banyak lagi yang lainnya.

Saat berkunjung ke suatu tempat baru, pasti selalu penasaran untuk mencicipi makanan khasnya. Kalau ke Ngawi pasti Sedulur mendengar ada minuman unik bernama Wedang Cemue. Karena tertarik, Sedulur bisa langsung buru-buru mencarinya karena di kota ini mudah ditemukan.

Wedang Cemue merupakan minuman hangat yang berasal dari Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Minuman tradisional yang terbuat dari berbagai rempah ini sangat cocok dijadikan sebagai penghangat tubuh saat cuaca dingin.

Cemue memiliki aroma dan rasa yang unik karena bahan utama yang digunakan dalam pembuatannya seperti jahe, serai, dan daun pandan. Lalu seperti apa sih keunikan dan asal usul minuman ini? Simak di bawah ini!

BACA JUGA: Kue Manco Khas Madiun yang Legit dan Wajib Dicoba

Sejarah Wedang Cemue

wedang cemue
Unsplash/Muhammad Fawdy

Melihat sejarahnya, sebenarnya belum ada sumber tertulis yang cukup jelas. Tapi coba dirangkum dari berbagai sumber, Wedang Cemue berasal dari Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Namun ada juga yang mengatakan berasal dari Madiun, Magetan atau Ponorogo. Dari mana asalnya, bisa dipastikan Wedang Cemue dikenal di daerah-daerah tersebut. Jika diperhatikan, keempat kota ini berada dalam satu provinsi dan berdekatan. 

Tak heran jika kulinernya serupa, bahkan sama. Bisa jadi Wedang Cemue pertama kali dibuat di salah satu tempat daerah tersebut, kemudian menyebar ke tempat lain. Wedang ini juga mengalami sedikit perubahan dari segi bahan dan penyajiannya. Hal ini dipengaruhi oleh budaya masyarakat setempat dan bahan makanannya. 

Namun secara keseluruhan, rasa yang Sedulur dapatkan sama. Seringkali banyak kesamaan antara satu daerah dengan daerah lain, terutama lokasinya berdekatan. Meski ada perbedaan, namun akar-akar yang sama menyatukan satu sama lain dalam wadah dengan rasa identik.

Cita Rasa Wedang Cemue

Wedang Cemue mungkin satu-satunya wedang yang berani memadukan unsur gurih santan dengan manisnya gula tebu, pedasnya jahe, rasa gurih dan legitnya pada roti serta kacang “klici” yang teksturnya krenyes krenyes ketika dimakan. Tidak lupa minuman ini juga ada taburan/topping bawang merah goreng dan aroma daun pandan yang harum.

Inilah keunikan minuman khas Ngawi ini. Perpaduan rasa jahe, rasa kacang, dan bawang goreng, rasanya tidak biasa untuk sebuah minuman. Wedang Cemue paling cocok untuk menghangatkan tubuh di malam hari saat udara malam yang dingin datang. 

Apalagi minumannya ditemani gorengan panas yang makin menambah nikmat. Selain di Ngawi, Wedang Cemue kini bisa ditemukan di beberapa daerah lain di Jawa Barat, seperti Magetan dan Solo, Jawa Tengah. Jadi jika Sedulur kebetulan berwisata ke kawasan tersebut, jangan sampai melewatkan untuk mencicipi minuman yang sangat unik ini.

BACA JUGA: 12 Restoran di Magetan yang Murah Tapi Bikin Lidah Bergoyang

Resep Wedang Cemue

wedang cemue
Pexels/June

Sebenarnya Wedang Cemue mirip dengan Wedang Angsle khas Solo. Hanya saja isiannya sedikit berbeda. Kalau Sedulur ingin membuat Wedang Cemue sendiri di rumah, bahan yang digunakan mudah untuk ditemukan. Langsung saja simak resepnya di bawah ini!

Bahan Wedang Cemue

  • 1 bungkus kecil (65 ml) santan instan
  • 2 liter air 
  • 2 lembar daun pandan, ikat simpul
  • 2 ruas jahe, bakar dan memarkan
  • 1 batang serai, memarkan
  • 200 gram gula aren, cincang kasar
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Bahan pelengkap:

  • 7-8 lembar roti tawar, potong kotak kecil-kecil
  • Sagu mutiara rebus secukupnya
  • Kacang tanah goreng secukupnya
  • Bawang goreng secukupnya

Cara Membuat Wedang Cemue

  • Masukkan semua bahan ke dalam panci, lalu rebus sambil diaduk hingga mendidih.
  • Koreksi rasanya. Jika sudah pas gurih-manisnya, matikan api dan tutup panci.
  • Siapkan mangkuk saji ukuran sedang. Tata roti tawar, sagu mutiara rebus, dan kacang tanah goreng di mangkuk.
  • Siram 2-3 sendok sayur kuah cemue ke dalam mangkuk, lalu taburkan bawang goreng sesuai selera.
  • Wedang Cemue siap dinikmati.

Tips membuat Wedang Cemue:

  • Kamu bisa menggunakan roti tawar jenis apa pun, baik yang berkulit atau kupas.
  • Sebelum digoreng, pastikan tidak ada kulit ari (selaput tipis) kacang tanah yang masih menempel.
  • Cemue juga nikmat disantap dalam keadaan dingin. Biarkan uap panas kuah hilang terlebih dahulu, lalu tambahkan es batu sesuai selera.
  • Jika tidak habis, Sedulur bisa memasukkan kuah Wedang Cemue ke dalam kulkas dan dihangatkan lagi keesokan harinya.

Sedulur juga tidak perlu khawatir karena bahan-bahan resep kali ini bisa ditemukan dengan mudah di toko kelontong dan di SuperApp. Jadi dijamin tidak akan kerepotan saat membuatnya.

SuperApp sendiri adalah aplikasi yang membantu kulakan sembako dan barang kebutuhan pokok untuk toko atau kebutuhan sehari-hari di rumah jadi mudah. Kalau kamu tertarik menggunakan SuperApp, bisa cari tahu lebih banyak informasinya lewat media sosial Instagram SuperApp.

Itulah tadi informasi lengkap mengenai Wedang Cemue yang perlu Sedulur tahu. Sudah penasaran dengan cita rasanya? Selamat mencoba!