Isi Teks Sumpah Pemuda, Lengkap dengan Sejarah & Maknanya

Jadi hari bersejarah bagi bersatunya muda-mudi Indonesia, yuk simak ulasan lengkap terciptanya teks sumpah pemuda dan perayaannya setiap tanggal 28 Oktober!

28 Oktober jadi salah satu tanggal bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Di hari ini, pemuda Indonesia mengucap ikrar, bersumpah untuk persatuan Indonesia. Sumpah ini yang kemudian membuat perjuangan bangsa jadi lebih terarah dan bertujuan hingga akhirnya membawa kemerdekaan bagi Indonesia.

Hingga kini, tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari besar bangsa Indonesia. Upacara mengenang momen sumpah pemuda dan jasa-jasa tokoh di baliknya digelar tiap tahun. Perjalanan kemerdekaan Indonesia memang panjang dan sulit, namun sumpah pemuda berhasil mempersatukan bangsa dan membawanya ke arah yang lebih baik.

Bagi Sedulur yang belum mengetahui kisah dan kronologis sejarah dari peristiwa sumpah pemuda, berikut ulasan lengkapnya!

Isi Teks Sumpah Pemuda, Lengkap dengan Sejarah & Maknanya. Jangan Sampai Salah Kaprah!

Sejarah Sumpah Pemuda

Sejarah Sumpah Pemuda
rri.co.id

Setiap momen bersejarah pasti memiliki kisah panjang proses menuju peristiwa tersebut. Begitu pula dengan peristiwa Sumpah Pemuda, tidak terjadi begitu saja secara tiba-tiba. Ada latar belakang Sumpah Pemuda yang mendasari terjadinya peristiwa bersejarah ini.

Berawal dari Kongres Pemuda I pada tanggal 30 April tahun 1926. Kongres ini bermaksud untuk mengumpulkan pemuda-pemuda dari berbagai daerah dan menumbuhkan rasa nasionalisme kebangsaan. Dengan mengumpulkan perwakilan pemuda dari daerah-daerah, diharapkan akan mempererat hubungan antarpemuda dan memupuk persatuan.

Sayangnya Kongres Pemuda I ini dianggap tak membuahkan hasil yang diinginkan. Setelah Kongres Pemuda I dihelat, berdirilah organisasi Permufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) yang bertujuan untuk menyatukan arah aksi kebangsaan.

PPPKI menginisiasi Kongres Pemuda II, didukung oleh organisasi pemuda lainnya. Kongres kedua ini dihelat pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di dua tempat yang berbeda. Hari pertama berlokasi di Gedung Katholieke Jongelingen Bond, Lapangan Banteng, Jakarta. Sedangkan hari kedua berlokasi di Gedung Oost Java Bioscoop, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Di hari kedua inilah, ikrar sumpah pemuda ini dibacakan untuk pertama kalinya di Gedung Clubhuis Jl. Kramat Raya yang menjadi lokasi penutupan acara kongres. Setelah mendengarkan lagu Indonesia Raya karya WR Supratman, dibacakan rumusan hasil kongres yang kemudian oleh peserta kongres diucapkan sebagai sumpah. Kini tanggal Sumpah Pemuda ditetapkan pada 28 Oktober.

Tokoh yang Berperan

Tokoh yang Berperan
Kumparan.com

Tentu peristiwa besar ini memiliki banyak tokoh di baliknya. Berikut susunan panitia Kongres Pemuda II yang diketahui.

  • Ketua: Sugondo Djojopuspito dari PPPKI
  • Wakil Ketua: R.M. Joko Marsaid dari Jong Java
  • Sekretaris: Muhammad Yamin dari Jong Sumatranen Bond
  • Bendahara: Amir Sjarifudin dari Jong Bataks Bond
  • Pembantu I: Johan Mohammad Cai dari Jong Islamieten Bond
  • Pembantu II: R. Katjasoengkana dari Pemuda Indonesia
  • Pembantu III: R.C.I. Sendoek dari Jong Celebes
  • Pembantu IV: Johannes Leimena dari Jong Ambon
  • Pembantu V: Mohammad Rochjani Su’ud dari Pemuda Kaum Betawi
  • Pengisi Acara: Wage Rudolf Soepratman

Baca Juga: Sejarah Hari Pahlawan dan Makna Perjuangan 10 November

Naskah Sumpah Setia Pemuda

Naskah Sumpah Setia Pemuda
Suara.com

Teks Sumpah Pemuda dibuat oleh para peserta Kongres Pemuda II pada kesempatan rapat penutup tanggal 28 Oktober 1928. Naskah ini dirumuskan dari perbincangan dan pemaparan yang diberikan selama acara kongres berlangsung.

Di hari pertama kongres, terdapat dua pemaparan dari ketua PPPKI Sugondo Djojopuspito dan Muhammad Yamin. Sugondo membicarakan terkait tujuan acara kongres dan sambutan bagi seluruh peserta. Sedangkan uraian Muhammad Yamin lebih merujuk pada hakikat persatuan pemuda. Menurut beliau, terdapat 5 faktor yang dapat memperkuat persatuan, yakni Bahasa, Sejarah, Adat, Pendidikan, dan kemauan.

Hari kedua kongres memiliki tiga agenda, yakni pemaparan oleh Poernomowoelan dan Samidi mengenai pentingnya pendidikan kebangsaan pada anak, dilanjutkan dengan rapat penutupan kongres, lantas ditutup dengan pembacaan rumusan hasil kongres yang kemudian menjadi naskah Sumpah Pemuda yang kita kenal kini.

Makna Peristiwa Sumpah Pemuda Bagi Indonesia

Makna Peristiwa Sumpah Pemuda Bagi Indonesia
detik.com

Sumpah pemuda memiliki makna yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Peristiwa ini jadi penentu arah perjuangan muda-mudi Indonesia hingga akhirnya dapat bersatu menuju kemerdekaan. Nilai-nilai persatuan menjadi makna penting yang bisa Sedulur petik dari peristiwa Sumpah Pemuda.

Lebih dari itu, dalam sumpah pemuda juga terkandung nilai-nilai luhur seperti gotong royong, cinta tanah air, kerukunan, kerja sama, tanggung jawab, dan musyawarah untuk mufakat.

Cerminan Nilai di Masa Kini

Cerminan Nilai di Masa Kini
Republika.co.id

Berkaca dari makna sumpah pemuda di atas, nilai-nilai ini pula yang diimani dan berusaha direpresentasikan oleh Aplikasi Super selaku social commerce yang bergerak demi pemerataan ekonomi bangsa. Aplikasi Super mendorong pemuda-pemudi Indonesia untuk gotong-royong membangun rantai pasokan lokal yang kemudian dapat menyetarakan harga produk di berbagai wilayah Indonesia.

Bagaimana, apakah kini Sedulur sudah memahami sejarah, kronologis, dan makna dari peristiwa sumpah pemuda? Momen bersejarah ini sebaiknya Sedulur resapi dan amalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuk pengamalannya adalah dengan saling mendukung antara satu sama lain dan gotong royong.

Aplikasi Super juga berusaha untuk terus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda. Hal ini dapat Sedulur lihat dari visi misi Aplikasi Super dan apa yang telah dilakukan oleh Aplikasi Super hingga saat ini.

Kalau Sedulur, bagaimana Sedulur memaknai peristiwa sumpah pemuda? Apakah Sedulur telah mengamalkan nilai-nilai luhur dari sejarah ini dalam kehidupan sehari-hari?