tips lulus psikotes kerja

Tes psikologi merupakan tahapan yang memerlukan tingkat ketelitian yang sangat tinggi serta konsentrasi yang mendalam. Tak jarang tes psikologi menjadi syarat utama dalam melewati tahap seleksi lebih lanjut, seperti saat mengajukan beasiswa, mendaftar ke universitas, atau melamar pekerjaan. Bagi Sedulur yang ingin melamar pekerjaan, maka wajib mengetahui trik dan tips lulus psikotes kerja.

Penggunaan tes psikotest sendiri tidak lepas dari fungsinya yaitu mengenali karakteristik individu secara kejiwaannya. Oleh karena itu, berbagai instansi sering kali menggunakan tes psikologi sebagai alat untuk mencari calon kandidat yang sesuai dengan standar kerja perusahaan tersebut. Walau pada dasarnya tes psikologi memiliki kompleksitas yang bervariasi, bila Sedulur tidak melakukan persiapan sama sekali maka akan kesulitan mengerjakannya. Untuk itu, mari simak penjelasan tentang jenis tes psikotes dan bagaimana cara mengerjakannya di bawah ini!

BACA JUGA: Kenali Perbedaan KPI dan OKR dalam Penilaian Kinerja

Jenis Tes Psikotes

Unsplash

Salah satu tips lulus psikotes kerja adalah dengan mengetahui berbagai macam tes-tes yang akan diujikan serta memiliki pengalaman yang cukup untuk mengisi soal-soal tersebut. Jadi pembahasan pertama yang wajib Sedulur ketahui adalah ragam jenis tes psikotes yang umum diberikan oleh perusahaan di Indonesia. Berikut adalah beberapa jenis tes psikotes yang umum ditemui.

-->

1. Tes kemampuan verbal

Tes ini mencakup aspek kemampuan verbal seperti sinonim, antonim, analogi, dan kolerasi makna. Melalui tes ini, kemampuan dalam memahami konteks suatu permasalahan serta kemampuan menebak sebab-akibat akan diuji. Menghadapi tes ini, penting untuk menguasai kosakata serta arti kata dengan baik. Soalnya umumnya terdiri dari 40 pertanyaan yang melibatkan antonim, sinonim, dan analogi.

Contoh soal untuk persamaan kata

INSOMNIA = …

  1. Cemas
  2. Sedih
  3. Tidak bisa tidur
  4. Kenyataanya

Jawabannya : Tidak bisa tidur

Contoh soal lawan kata

BONGSOR = …

  1. Menumpuk
  2. Kerdil
  3. Macet
  4. Susut

Jawaban : Kerdil

2. Tes Wartegg

Tes Wartegg dikembangkan oleh psikolog Jerman Ehrig Wartegg. Tes ini bertujuan untuk menggali karakteristik individu, seperti kemampuan menyelesaikan masalah, adaptasi, dan keuletan. Tes ini melibatkan gambar-gambar dengan pola berbeda di dalam 8 kotak. Setiap pola mengandung makna yang menggambarkan karakter seseorang.

3. Tes logika aritmatika

Tes ini memerlukan pemahaman pola dalam deret angka, termasuk pengelompokan loncat atau berurutan. Pemecahan soal melibatkan operasi matematika seperti pembagian, perkalian, pengurangan, dan penjumlahan. Ini adalah tes yang membutuhkan analisis matematis yang baik.

Tips & Trik Mengerjakan Psikotest

4. Tes logika deret gambar

Tes ini serupa dengan tes logika aritmatika, namun menggunakan gambar dalam 2 atau 3 dimensi. Fokus dan konsentrasi penuh diperlukan untuk memahami pola-pola yang ada dalam gambar. Detil-detil kecil seperti penempatan titik dan perubahan warna dapat menjadi kunci jawaban yang tepat.

5. Tes Kraeplin

Tes ini melibatkan perhitungan sederhana dengan menjumlahkan angka-angka dari 0-9 yang tersusun secara vertikal. Meskipun terlihat mudah, konsentrasi diperlukan karena banyaknya angka yang harus dijumlahkan.

 

6. Psikotes menggambar orang atau pohon

Tes menggambar pohon dan manusia digunakan untuk menggali karakter dan kepribadian. Pada gambar pohon, kriteria yang diukur adalah menggambar pohon dengan ranting. Sedangkan pada gambar manusia, penting untuk menjaga proporsi dan keseimbangan karakteristik wajah dan anggota tubuh.

tips lulus psikotes kerja

 

7. Tes Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)

Tes ini bertujuan untuk memahami kepribadian dan karakter dengan lebih detail. Meskipun tergolong mudah, konsistensi dalam menjawab soal menjadi faktor penting. Tes ini mengulang pertanyaan dengan tujuan mengukur kejujuran dan kesesuaian dengan pekerjaan serta lingkungan kerja.

tips lulus psikotes kerja

 

BACA JUGA: 10 Contoh Surat Lamaran Dosen yang Baik dan Benar

Tips Menghadapi Psikotes

tips lulus psikotes kerja
Unsplash

Contoh-contoh soal psikotes di atas tentu bisa menjadi bantuan ketika Sedulur mengerjakan tes psikotes. Namun, setelah mengetahui jenis soal dan contohnya, maka harus menenamkan juga tips pada diri sendiri selama pengerjaan tes tersebut. Berikut ini beberapa tips lulus psikotes kerja yang bisa membantu meraih hasil lebih baik. Menghadapi ujian psikotes kerap menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Bagaimana caranya untuk melewati ujian ini dengan sukses? Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti.

1. Kenali jenis tes psikologi

Sebelum memulai persiapan, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang apa itu tes psikologi dan berbagai jenis tes yang mungkin muncul. Memahami ciri khas masing-masing jenis tes akan membantu Sedulur dalam menghadapinya dengan lebih percaya diri.

2. Latihan soal psikotes

Sebulan sebelum ujian, luangkan waktu untuk berlatih dengan contoh-contoh soal psikotes yang tersedia di internet. Latihan ini akan membantumu memahami format dan tipe pertanyaan yang mungkin muncul, serta meningkatkan pemahamanmu terhadap solusi yang benar.

3. Percaya diri dan optimis

Tips lulus psikotes kerja adalah Mempersiapkan diri secara fisik dan mental adalah kunci utama. Membangun rasa percaya diri dan optimisme dapat mempengaruhi performa saat mengerjakan tes. Dengan keyakinan pada diri sendiri, Sedulur akan lebih siap dan mampu mengatasi tantangan ujian.

4. Kerjakan soal dengan cermat

Sebelum menjawab, penting untuk meluangkan waktu sejenak untuk memeriksa semua soal yang diberikan. Hal ini membantu dalam merencanakan pendekatan pengerjaan, mengenali jumlah dan jenis soal, serta menghitung alokasi waktu yang diperlukan untuk masing-masing. Tentunya, kalau Sedulur cerobah dan tidak cermat membaca soal, Sedulur malah bisa menjawab soal dengan salah. Hal ini tentunya mengurangi peluang Sedulur lolos tes.

5. Selalu selesaikan secara urut

Sebagai langkah efektif, mulailah mengerjakan soal-soal yang terdiri dari pertanyaan yang lebih mudah. Ini membantu menghemat waktu untuk soal-soal yang lebih sulit. Pastikan juga Sedulur memiliki rencana waktu untuk setiap tipe soal, sehingga Sedulur dapat menyelesaikan semuanya dalam batas waktu yang ditentukan.

6. Jangan ragu

Tips lulus psikotes kerja selanjutnya adalah jangan ragu untuk menjawab soal-soal yang Sedulur rasakan memiliki jawaban yang benar. Metode ini meminimalkan kemungkinan melewatkan soal dan membantu meningkatkan peluang mendapatkan jawaban yang benar.

7. Teknik eliminasi

Jika Sedulur merasa kesulitan dalam menjawab suatu pertanyaan, gunakan teknik eliminasi. Bacalah dengan cermat setiap opsi jawaban dan hapus opsi yang tidak masuk akal. Hal ini dapat membantumu mempersempit pilihan dan meningkatkan peluang menjawab dengan benar.

8. Pertahankan fokus

Konsentrasi yang tinggi sangat penting selama pengerjaan tes. Tetap tenang dan fokus pada setiap pertanyaan. Kehadiran pikiran dan fokus yang kuat akan membantu Sedulur menghadapi setiap tantangan dengan lebih baik.

Jadi itu tadi semua infromasi seputar tips lulus psikotes kerja yang bisa Sedulu pelajari. Menghadapi tantangan soal psikotes dalam proses seleksi kerja memang bisa menjadi langkah yang menentukan bagi kesuksesan. Tapi Sedulur tidak perlu khawatir. Sedulur bisa mulai belajar dan memahami jenis-jenis tes dan menerapkan beberapa tips penting, sehingga Sedulur dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meningkatkan peluang untuk lolos seleksi.

Ingatlah, kesabaran, latihan, dan konsistensi adalah kunci dalam menghadapi ujian ini. Dengan menjalani persiapan yang matang dan menerapkan pendekatan yang tepat, Sedulur bisa memasuki ruang ujian dengan percaya diri dan siap menghadapi setiap tantangan. Selain tes, tentunya Sedulur juga harus mempersiapkan banyak hal lainnya. Mulai dari persaiapan wawancara, FGD, berkas-berkas dan lain sebagainya. Jadi, persiapakan semua hal yang berkaitan dengan karir Sedulur dari sekarang.