{"id":92095,"date":"2024-05-15T15:00:32","date_gmt":"2024-05-15T08:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=92095"},"modified":"2024-05-17T09:00:48","modified_gmt":"2024-05-17T02:00:48","slug":"nasi-boranan-lamongan-15-5-24","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/","title":{"rendered":"Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lamongan lebih dikenal dengan soto dan pecel lelenya. Namun, selain dua menu fenomenal tersebut, ada satu makanan khas Lamongan yang tak kalah lezat dan memanjakan lidah. Menu ini dikenal dengan nama nasi boranan khas Lamongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nasi boranan merupakan sajian nasi yang cukup tradisional di Jawa Timur. Bahkan, beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah resmi mendaftarkan nasi boranan sebagai salah satu kekayaan kuliner khas daerah tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bagi Sedulur yang penasaran seperti apa nasi boranan dan bagaimana sajian serta rasanya,yuk, langsung simak ulasan lengkapnya berikut ini ya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tempat-makan\/makan-khas-lamongan-jt-30-4-24\/\">10 Menu Makan Khas Lamongan Paling Enak, Tidak Cuma Soto Saja Lho!<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Mengenal Nasi Boranan<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_120506\" aria-describedby=\"caption-attachment-120506\" style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-120506\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/aldrin-rachman-pradana-B_1GyWCsc1s-unsplash-e1713947093905.jpg\" alt=\"sego sambel cak uut\" width=\"1920\" height=\"1280\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-120506\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Unsplash\/Aldrin Rachman<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nasi boranan atau juga dikenal dengan nama nasi boran merupakan salah satu menu sarapan masyarakat di Lamongan. Makanan ini memiliki komponen yang sangat komplit seperti nasi, lauk, dan rempeyek yang disiram bumbu rempah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenis lauk dalam nasi boranan juga sangat beragam. Sedulur bisa menemukan daging ayam, jeroan, sate uritan, ikan bandeng, telur dadar, telur asin, tahu, tempe, dan ikan sili. Untuk menu terakhir, merupakan salah satu lauk terbaik karena merupakan ikan khas yang biasanya disantap oleh masyarakat pesisir Lamongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya itu, ikan sili juga terbilang merupakan jenis ikan musiman yang tidak mudah didapatkan sewaktu-waktu. Hal ini membuat menu ikan sili umumnya dibanderol dengan harga lebih mahal dibandingkan lauk lainnya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Di sisi lain, Sedulur juga bisa memilih mana lauk yang cocok di lidah dan mana yang tidak perlu sehingga makanan satu ini bisa disantap oleh siapapun.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Keunikan Nasi Boranan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain keberadaan ikan sili, nasi boranan juga memiliki beberapa menu tambahan yang sangat spesial dan jarang ditemukan pada hidangan lainnya, yaitu empuk dan pletuk. Empuk sendiri merupakan tepung terigu yang dibumbui lalu digoreng. Sekilas, empuk memiliki bentuk yang mirip dengan cakwe tapi memiliki tekstur lebih tebal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, pletuk adalah nasi atau kacang yang dikeringkan lalu ditaburi dengan bumbu rempah dan digoreng kering. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nama pletuk sendiri diambil dari bunyi ketika makanan ini dikunyah yang seolah terdengar &#8220;pletuk, pletuk&#8221; karena memiliki tekstur garing.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cita Rasa Nasi Boranan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dijelaskan sebelumnya, nasi boranan merupakan hidangan nasi yang disajikan bersama beragam lauk, di antaranya ada rempeyek, daging ayam, jeroan, sate uritan atau bakal calon telur ayam, ikan bandeng, tempe, ikan sili, hingga empuk dan pletuk yang hampir tidak pernah dijumpai dalam hidangan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk melengkapi hidangan ini, biasanya juga diberikan kuah bumbu yang terbuat dari beragam rempah-rempah, seperti lengkuas, jahe, terasi, jeruk purut, beras mentah, parutan kelapa, bawang merah, dan cabai rawit. Perpaduan aneka lauk dan berbagai rempah pada bumbu kuah ini membuat nasi boranan memiliki cita rasa gurih sekaligus pedas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wisata\/wisata-bahari-lamongan-28-3-24\/\">Wisata Bahari Lamongan: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Fakta Nasi Boranan<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_121483\" aria-describedby=\"caption-attachment-121483\" style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-121483\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/jun-low-p9HUnn-7vrE-unsplash-e1715911158453.jpg\" alt=\"Nasi boranan Lamongan\" width=\"1920\" height=\"1080\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-121483\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Unsplash\/Jun Low<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menjadi salah satu makanan tradisional terunik di Jawa Timur, ada beberapa fakta menarik seputar nasi boranan. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi wawasan Sedulur.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Asal-usul nasi boranan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bicara soal sejarahnya, nasi boranan disebut sudah ada sejak puluhan tahun silam. Menurut berbagai sumber, hidangan ini pertama kali muncul di Dusun Kaotan, Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kala itu, sajian nasi ini dijajakan menggunakan boran atau wakul, yaitu wadah atau tempat nasi yang terbuat dari anyaman bambu. Penggunaan boran ini dimaksudkan untuk memudahkan penjual menjajakan nasi dengan berkeliling.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Boran sendiri merupakan alat atau wadah yang kerap digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk keperluan mengirim makanan ke sawah ataupun membawa barang. Oleh karenanya, penggunaan boran untuk menjual hidangan ini juga bukan merupakan hal asing bagi masyarakat Lamongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara itu lama kelamaan, hidangan nasi ini pun akhirnya terkenal dengan sebutan nasi boranan atau sego boranan karena identik dengan wadah bambu tersebut. Dimana ciri khas ini juga hanya ditemukan di kawasan pesisir Lamongan saja.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Ada sejak Indonesia merdeka<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu fakta unik dari nasi boranan adalah umurnya yang sudah sangat tua. Dilansir dari Kompas, makanan ini sudah ada sejak tahun 1945 atau saat Indonesia merdeka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada waktu itu, nasi boranan sering dijadikan menu istimewa saat digelarnya upacara dan hajatan di masyarakat. Kelezatan rasa nasi boranan ternyata membuatnya cepat populer sehingga banyak pedagang yang mulai berjualan keliling untuk menjajakannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, pada tahun 1980-an, para pedagang nasi boranan mulai menempati satu tempat khusus di Dusun Sawu. Pemilihan lokasi mangkal ini tidak lepas dari dibangunnya Perumnas Made yang jadi salah satu pusat kehidupan sosial masyarakat Lamongan saat itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keunikan nasi boran tak berhenti dari rasa dan tradisinya saja. Pada tahun 2006, Pemerintah Kabupaten Lamongan secara khusus menciptakan Tari Boran untuk menghargai para penjual nasi boranan. Tarian ini pun dipentaskan secara langsung dalam acara Festival Karya Tari Jawa Timur di Taman Krida Budaya Malang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/untuk-sedulur\/makanan-khas-lamongan\/\">Selain Soto, Ini 12 Makanan Khas Lamongan Yang Nikmat di Lidah!<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Spot Mencicipi Nasi Boranan<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_120579\" aria-describedby=\"caption-attachment-120579\" style=\"width: 1598px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-120579\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688.jpg\" alt=\"Kuliner jember kuliner nasi boranan\" width=\"1608\" height=\"902\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688.jpg 1608w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688-768x431.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688-1536x862.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/wan-san-yip-EVsLI2sU2OU-unsplash-e1714038622688-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1608px) 100vw, 1608px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-120579\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Unsplash\/Wan San<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berbeda dengan soto Lamongan yang saat ini banyak dijumpai di berbagai daerah, nasi boranan terbilang merupakan hidangan yang masih eksklusif. Pasalnya hingga kini nasi boranan hampir tidak dapat ditemukan di kota lain alias hanya bisa ditemukan di kota tersebut. Dengan kata lain, Sedulur yang penasaran dengan nasi boranan ada baiknya berkunjung langsung ke Lamongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, bila Sedulur penasaran dengan cita rasa makanan khas Lamongan ini. Sedulur bisa lho mengunjungi beberapa spot yang menjadi tempat penjual nasi boranan Lamongan mangkal. Berikut ini 3 lokasi terbaik untuk mencicipi kelezatan kuliner unik ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Alun-alun Lamongan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lokasi pertama yang bisa Sedulur kunjungi untuk mencicipi kelezatan nasi boranan Lamongan adalah Alun-alun Lamongan. Tempat ini memang jadi lokasi termudah untuk menemukan nasi boranan karena menjadi pusat Kota Lamongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, para pedagang nasi boran juga banyak berkumpul di sini karena keberadaan para wisatawan yang tidak pernah sepi. Agar tidak kehabisan, Sedulur bisa datang ke Alun-alun Lamongan pada jam 6 pagi. Jangan terlalu siang karena pada jam 8 pagi, menu nasi boranan biasanya sudah habis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk harga, para pedagang nasi boranan di Alun-alun Lamongan cukup bersahabat. Satu porsi nasi boranan hanya dibanderol harga 8 ribu sampai 15 ribu saja.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Jalan Jenderal Sudirman<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain Alun-alun Lamongan Sedulur bisa mencari nasi boranan di sepanjang jalan Jenderal Sudirman. Yup, di sepanjang jalan ini memang banyak pedagang yang berjualan nasi boranan. Tenang walaupun para pedagang ini merupakan kaki lima, rasa nasi boranan Lamongan yang disajikan tetap gurih dan enak seperti aslinya kok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedulur juga tidak akan kecewa karena pilihan lauknya juga sangat banyak. Mulai dari daging ayam hingga jeroan, semuanya bisa dijumpai. Belum lagi, rempeknya yang gurih dan dicampur dengan bumbu kacang yang enak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, salah satu keunggulan para pedagang di sini adalah menu urap sayurnya yang masih sangat segar. Para pedagang nasi boranan Lamongan di sini juga lebih mudah dijumpai kapan pun waktunya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Plaza Lamongan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sego boranan di dekat Plaza Lamongan tidak kalah enaknya dengan sego boranan di tempat sebelumnya. Pastinya ada urap yang segar sebagai menu utamanya, yakni berupa daun singkong dan tauge. Bahkan, tidak jarang kamu akan mendapatkan kemangi yang campur dengan sambal. Bumbunya juga sangat enak dan terasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Walaupun berada di pinggir jalan, tapi kebersihannya sangat terjamin. Belum lagi, ibu penjualanya yang ramah dan porsinya juga banyak. Bahkan, harganya juga sangat terjangkau, mulai dari 5 ribu saja. Pas sekali buat kamu yang berlibur dengan budget tipis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/asem-asem-bandeng\/\">Resep Asem Asem Bandeng Lamongan Kuah Segar &amp; Lezat<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Resep Nasi Boranan Lamongan<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_121484\" aria-describedby=\"caption-attachment-121484\" style=\"width: 1910px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-121484\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326.jpg\" alt=\"Nasi boranan Lamongan\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326.jpg 1920w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-121484\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Unsplash\/Tan Vic Tor<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bila Sedulur ingin membuat nasi boranan Lamongan sendiri di rumah. Coba ikuti resep berikut ini ya, tenang untuk cara membuatnya mudah kok.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Bahan utama:<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nasi secukupnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><strong><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/cutt.ly\/pwAJ2YuZ\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Minyak Goreng Perirasa<\/a><\/strong><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tempe<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tahu putih<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ceker<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Bumbu halus:<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">7 siung bawang merah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">3 siung bawang putih<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">7 buah cabe merah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">3 buah cabe rawit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">2 butir kemiri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1 ruas kunyit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1 ruas lengkuas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u00bd sdt ketumbar<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Bahan sambal:<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">100 gram kelapa parut<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">2 lembar daun jeruk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1 batang daun bawang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1 sdt garam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u00bd sdt kaldu bubuk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">250ml air<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Bahan empuk:<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">3 sdm tepung terigu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1 siung bawang putih<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u00bc sdt gernipan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u00bc gula pasir<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u00bd sdt garam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">50ml air<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Bahan peyek:<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">7 sdm tepung beras<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">2 sdm tepung kanji<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">4 butir kemiri<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">2 siung bawang putih<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1 ruas kunyit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">2 lembar daun jeruk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">1 batang daun bawang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">\u00bc ketumbar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kacang tanah secukupnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">250 ml air<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Garam secukupnya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara membuat nasi boran Lamongan:<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Goreng semua lauk seperti tahu, tempe, ayam dan ikan. Untuk ceker, rebus terlebih dahulu dengan garam dan bawang putih sebelum digoreng. Sisihkan semua lauk.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Siapkan wajan baru dan sangrai kelapa parut. Kemudian ulek kelapa parut dan sisihkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Potong daun bawang dan goreng sebentar. Sisihkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mulai tumis semua bumbu halus dan daun jeruk. Masukkan air, kelapa parut yang sudah dihaluskan, tempe, tahu dan ceker.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Masukkan garam dan kaldu bubuk secukupnya. Mulai cek rasa. Rebus sampai air mengental dan angkat. Sisihkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk membuat empuk. Campur semua bahan dan haluskan. Aduk rata sampai tekstur empuk mengental dan kalis. Diamkan selama 40 menit. Setelah mengembang, goreng sampai berwarna kekuningan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk peyek, haluskan semua bahannya dan campur dengan tepung terigu, tepung kanji serta beri potongan daun jeruk. Masukkan garam secukupnya dan aduk rata. Buat sampai adonan peyek sedikit encer. Siapkan wajan panas dan mulai goreng peyek.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika sudah, siapkan nasi putih dan masukkan semua lauk tadi dalam satu piring. Jangan lupa berikan juga empuk dan peyek. Terakhir siram dengan kuah sambal boranan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nasi boranan Lamongan memang jadi menu legendaris yang wajib Sedulur coba. Tak hanya rasanya saja yang lezat, makanan ini juga sangat mengenyangkan.Jikalau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sedulur rindu dengan rasa nasi boranan dan ingin membuatnya sendiri di rumah, itu juga sangat mungkin untuk dilakukan lho.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedulur juga tidak perlu khawatir karena bahan-bahan resep nasi boranan bisa ditemukan dengan mudah di toko kelontong dan di <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp-id.onelink.me\/rvXb\/ug9dei36\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b data-wpmeteor-mouseover=\"true\" data-wpmeteor-mouseout=\"true\">SuperApp<\/b><\/a>. Jadi dijamin tidak akan kerepotan saat membuatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">SuperApp sendiri adalah aplikasi yang membantu kulakan sembako dan barang kebutuhan pokok untuk toko atau kebutuhan sehari-hari di rumah jadi mudah. Kalau kamu tertarik menggunakan SuperApp, bisa cari tahu lebih banyak informasinya lewat media sosial\u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/cutt.ly\/dwZkLLfs\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Instagram SuperApp<\/b><\/a>.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":20,"featured_media":121484,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1043],"tags":[13051,13053,13052],"class_list":["post-92095","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-resep","tag-nasi-boranan","tag-nasi-boranan-khas-lamongan","tag-resep-nasi-boranan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Nasi boranan merupakan salah satu kuliner khas Lamongan. Yuk, intip asal usulnya hingga seperti apa rasa nasi boranan berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nasi boranan merupakan salah satu kuliner khas Lamongan. Yuk, intip asal usulnya hingga seperti apa rasa nasi boranan berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-15T08:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-17T02:00:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Titis Haryo\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Titis Haryo\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326.jpg\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Unsplash\/Tan Vic Tor\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/\",\"name\":\"Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-05-15T08:00:32+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-17T02:00:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda\"},\"description\":\"Nasi boranan merupakan salah satu kuliner khas Lamongan. Yuk, intip asal usulnya hingga seperti apa rasa nasi boranan berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda\",\"name\":\"Titis Haryo\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Titis Haryo\"},\"description\":\"Hidup seperti bubur yang diaduk. Terlihat kacau tapi sangat nikmat.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat","description":"Nasi boranan merupakan salah satu kuliner khas Lamongan. Yuk, intip asal usulnya hingga seperti apa rasa nasi boranan berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat","og_description":"Nasi boranan merupakan salah satu kuliner khas Lamongan. Yuk, intip asal usulnya hingga seperti apa rasa nasi boranan berikut ini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2024-05-15T08:00:32+00:00","article_modified_time":"2024-05-17T02:00:48+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Titis Haryo","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Titis Haryo","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326.jpg","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/tan-vic-tor-RFDwqpKJpCU-unsplash-e1715911185326.jpg","width":1920,"height":1080,"caption":"Unsplash\/Tan Vic Tor"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/","name":"Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-05-15T08:00:32+00:00","dateModified":"2024-05-17T02:00:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda"},"description":"Nasi boranan merupakan salah satu kuliner khas Lamongan. Yuk, intip asal usulnya hingga seperti apa rasa nasi boranan berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/resep\/nasi-boranan-lamongan-15-5-24\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Nasi Boran, Kuliner Lamongan yang Lezat dan Nikmat"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/e30cd667aa504ccadb749df3eb578cda","name":"Titis Haryo","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f19aa2c9720908bad5e7049a5ade1c2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Titis Haryo"},"description":"Hidup seperti bubur yang diaduk. Terlihat kacau tapi sangat nikmat."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92095"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92095"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92095\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":121485,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92095\/revisions\/121485"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/121484"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}