{"id":86723,"date":"2023-01-09T22:00:37","date_gmt":"2023-01-09T15:00:37","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=86723"},"modified":"2023-01-08T20:55:45","modified_gmt":"2023-01-08T13:55:45","slug":"qa-engineer-5-1-23-cla","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/","title":{"rendered":"QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam sebuah perusahaan teknologi terutama yang bergerak di bidang pengembangan aplikasi, peran seorang QA engineer sangatlah penting. Secara umum, seorang QA engineer memiliki tanggung jawab untuk menjaga kualitas aplikasi sehingga sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan. Oleh karenanya, dibutuhkan kualifikasi dan skill khusus sehingga seseorang bisa menduduki jabatan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ingin tahu lebih jauh tentang QA engineer? Berikut telah dirangkum berbagai informasi tentang QA engineer, mulai dari pengertian, job description, kualifikasi, hingga skill yang harus dikuasai. Simak selengkapnya di bawah ini, ya!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/profesi-akuntansi-28-12-22-bal\/\">Pengertian Profesi Akuntansi Beserta Profesi Menjanjikan<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian QA engineer<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_86733\" aria-describedby=\"caption-attachment-86733\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-86733\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-1.jpg\" alt=\"qa engineer\" width=\"612\" height=\"403\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-86733\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, kita pahami terlebih dahulu pengertian QA engineer sebelum masuk ke pembahasan yang lebih jauh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengutip dari Glints, istilah QA engineer merujuk pada quality assurance engineer, yaitu seseorang yang menjalankan tugas quality assurance. Apa itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut laman Sampoerna University, quality assurance adalah serangkaian proses sistematis guna menentukan apakah suatu produk dan jasa harus memenuhi syarat yang ditentukan. Lingkup pekerjaan QA ini meliputi menentukan serta menetapkan persyaratan dalam membuat atau mengembangkan produk tertentu agar memiliki kualitas yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah memahami definisi quality assurance, bisa dipahami bahwa quality assurance engineer atau QA engineer merupakan seseorang yang bertanggung jawab atas kualitas produk yang dibuat perusahaan. Lebih tepatnya, posisi ini biasa ditemukan pada perusahaan teknologi di mana mereka bertugas untuk melakukan tes dalam rangka menemukan masalah atau kelemahan dari aplikasi atau software yang dikembangkan sebelum diluncurkan ke masyarakat umum. Dengan kata lain, mereka adalah penjaga mutu atau kualitas dari aplikasi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Apa yang dilakukan QA engineer?<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_86732\" aria-describedby=\"caption-attachment-86732\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-86732\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-2-612x405.jpg\" alt=\"qa engineer\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-86732\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lantaran bertugas untuk menjaga kualitas aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan, seorang QA engineer perlu memahami seperti apa aplikasi yang berkualitas. Sederhananya, sebuah aplikasi bisa dinyatakan berkualitas khususnya dari sudut pengembang aplikasi apabila memenuhi beberapa ciri sebagai berikut, yaitu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan, sesuai standar pemerintah, serta dapat dirilis sesuai dengan tenggat waktu yang ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk dapat memperoleh aplikasi yang berkualitas, seorang QA engineer perlu melakukan serangkaian tes atau pengujian, sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Integration testing<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengujian yang pertama adalah integration testing, yaitu tes yang ditujukan untuk memastikan setiap komponen dalam aplikasi telah terintegrasi dengan baik. Misalnya, integrasi antara tombol &#8220;sign up&#8221; dengan akun pengguna di mana saat menekan tombol tersebut, tampilan layar harus berpindah ke halaman akun. Jika fungsi tersebut belum berjalan sesuai dengan yang sudah dirancang, artinya ada bagian yang perlu diperbaiki.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Feature testing<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap pengujian yang selanjutnya adalah feature testing atau pengujian terhadap fitur-fitur yang ada dalam aplikasi. Uji fitur ini terutama ditujukan untuk fitur-fitur baru yang ditambahkan pada aplikasi. Seorang QA engineer bertugas untuk memastikan bahwa fitur yang ditambahkan dapat benar-benar meningkatkan kualitas aplikasi menjadi lebih baik. Misalnya, dapat semakin memudahkan user dalam menggunakan aplikasi tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. System testing<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">System testing juga merupakan salah satu tahap pengujian yang dilakukan sebelum aplikasi dirilis. Sesuai namanya, pengujian ini dimaksudkan untuk menguji performa sistem yang berjalan di dalam aplikasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Melalui serangkaian pengujian tersebut, diharapkan kualitas aplikasi yang nantinya diluncurkan dapat maksimal. Tak hanya itu, aplikasi juga bisa digunakan dengan mudah oleh masyarakat selaku pengguna atau user.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun selain hal-hal di atas, masih ada tugas dan tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh seorang QA engineer berkaitan dengan pengembangan aplikasi. Misalnya, melakukan test analyst, test designer, test executor, dan test manager.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/tips-career-switch-30-12-22-bal\/\">7 Tips untuk Persiapan Ketika Memutuskan Career Switch<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Job description QA engineer<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_86731\" aria-describedby=\"caption-attachment-86731\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-86731\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-3-612x405.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-86731\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut job description seorang QA engineer agar Sedulur lebih memahami tentang posisi tersebut di perusahaan, sebagaimana dirangkum dari laman Indeed dan Ekrut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Membuat standar dan prosedur kerja sebagai pedoman untuk tim pengembang.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mengeksekusi test scripts manual dan otomatis.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menjalin komunikasi dengan para stakeholder sehingga memahami kebutuhan aplikasi secara memadai.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Bekerja sama dengan tim pengembang dan penguji produk untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai rencana.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Melakukan analisis terhadap hasil pengujian sehingga bisa mengetahui jika terjadi masalah sekaligus mencari jalan keluar untuk mengatasinya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mengidentifikasi masalah yang mungkin berpotensi dialami oleh user aplikasi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Meneliti dan menganalisis fitur-fitur produk yang sedang diuji.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Melakukan verifikasi apakah produk akhir yang dibuat telah sesuai dengan ketentuan ataupun harapan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Selalu mengikuti perkembangan industri terkait termasuk standar dan regulasi yang berhubungan dengan masalah pengembangan aplikasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Kualifikasi QA engineer<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_86730\" aria-describedby=\"caption-attachment-86730\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-86730\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-4-612x405.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-86730\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Diketahui QA engineer merupakan posisi jabatan yang berkaitan erat dengan pengembangan aplikasi. Oleh karenanya, lowongan QA engineer di perusahaan biasanya memiliki kualifikasi seperti lulusan sarjana dari jurusan ilmu komputer atau software design.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, Sedulur yang berminat untuk meniti karier sebagai seorang QA engineer perlu memperhatikan beberapa kualifikasi, sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Mengerti software engineering<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengetahuan tentang software engineering merupakan kualifikasi dasar yang wajib dimiliki mengingat Sedulur akan banyak bersinggungan dengan software programmer maupun software engineer untuk keperluan pengembangan aplikasi. Seseorang yang tidak memiliki dasar pengetahuan teknis dimungkinkan akan mengalami kesulitan dalam menjalankan pekerjaan tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Memahami produk<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kualifikasi selanjutnya adalah pemahaman atas produk yang dalam hal ini adalah aplikasi atau software. Dengan begitu, sebagai seorang QA engineer Sedulur bisa melakukan analisis terhadap produk yang dikembangkan sekaligus mengetahui apabila terdapat masalah yang harus diperbaiki.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Memiliki rasa ingin tahu dan keinginan untuk belajar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Memiliki rasa ingin tahu bisa membantu quality assurance engineer untuk menemukan kekurangan pada produk yang sedang diuji. Sementara, keinginan untuk terus belajar dibutuhkan karena dalam menguji aplikasi yang sedang dikembangkan, akan ditemukan berbagai tantangan di setiap harinya. Untuk itu, seorang quality assurance engineer membutuhkan kedua kualifikasi tersebut agar dapat memperoleh hasil kerja yang maksimal.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Mampu bekerja dalam tim<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kualifikasi terakhir yang mungkin kerap dianggap sepele adalah kemampuan untuk bekerja dalam tim. Bekerja sebagai quality assurance engineer artinya Sedulur harus banyak berhubungan dengan karyawan atau tim lain yang turut terlibat dalam pengembangan aplikasi. Untuk itu, penting bagi Sedulur memiliki keterampilan bekerja dalam tim sehingga bisa pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/performance-appraisal-21-12-22-cla\/\">Performance Appraisal: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contohnya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Skill yang dibutuhkan QA engineer<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_86729\" aria-describedby=\"caption-attachment-86729\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-86729\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-5-612x405.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-86729\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Agar dapat memenuhi kualifikasi seperti yang disyaratkan di atas, terdapat beberapa skill yang perlu dikuasai oleh Sedulur, sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Coding<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengembangan aplikasi tidak jauh dari masalah programming termasuk coding. Meski tidak terlibat langsung dalam proses pembuatan aplikasi seperti halnya seorang software developer, pengetahuan tersebut bisa membantu Sedulur untuk melakukan pengujian serta memberikan masukan apabila terdapat hal yang kurang tepat.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Penulisan testing plan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Skill selanjutnya yang perlu dikuasai adalah penulisan testing plan. Secara sederhana, testing plan adalah dokumen yang berisi uraian tujuan dan proses pengujian yang akan diterapkan pada aplikasi yang sedang dikerjakan. Melalui testing plan ini, pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan produk bisa memahami proses pengujian yang akan dilakukan sehingga proyek yang dikerjakan dapat berjalan sesuai rencana.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Kemampuan teknis lain<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain pengetahuan tentang coding dan penulisan testing plan, seorang QA engineer juga perlu memiliki kemampuan teknis lain, di antaranya memahami berbagai jenis testing, bug tracking, serta berbagai tools lain yang dibutuhkan, seperti quality assurance testing tools, project management tools, dan quality assurance management tools.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Kemampuan analisis dan pemecahan masalah<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan analisis juga menjadi keterampilan yang wajib dimiliki oleh seorang quality assurance engineer. Sebab mereka bertugas untuk menganalisis hasil pengujian dan mengidentifikasi potensi bug untuk kemudian membuat rekomendasi alternatif solusi dari permasalahan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun kemampuan analisis ini tidak bisa berjalan sendirian namun juga harus diikuti dengan kemampuan pemecahan masalah atau problem solving. Sehingga mereka tidak hanya bisa melakukan analisis terhadap masalah namun juga menemukan jalan keluar terbaik untuk mengatasi masalah yang dihadapi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Komunikasi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_86728\" aria-describedby=\"caption-attachment-86728\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-86728\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-6.jpg\" alt=\"qa engineer\" width=\"612\" height=\"364\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-86728\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan selanjutnya yang perlu dikuasai oleh seorang quality assurance engineer adalah komunikasi. Keterampilan dalam berkomunikasi ini berkaitan erat dengan proses kerja yang mewajibkannya berhubungan dengan pihak lain, mulai tim pengembangan produk hingga para stakeholder. Dengan kemampuan komunikasi, mereka bisa menyampaikan hasil pengujian serta rekomendasi dengan baik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">6. Manajemen waktu<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Quality assurance engineer bekerja dengan deadline yang ketat mengingat pekerjaan mereka berhubungan dengan proyek pengembangan aplikasi yang tentunya juga memiliki target penyelesaian. Untuk itu, seorang quality assurance engineer harus memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik agar dapat menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">7. Kreatif<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kreativitas menjadi skill yang secara tidak langsung bisa mendukung pekerjaan seorang quality assurance engineer. Melalui kemampuan ini mereka bisa memikirkan peluang terjadinya masalah dalam aplikasi yang sedang diujikan. Selain itu, mereka juga bisa berpikir dengan banyak sudut pandang seperti menempatkan diri sebagai pengguna aplikasi dan memikirkan kemungkinan penggunaan aplikasi yang salah.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">8. Akurasi<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Skill terakhir yang penting untuk diasah oleh QA engineer adalah akurasi atau ketepatan. Akurasi di sini terutama berkaitan dengan pekerjaan mereka dalam melakukan analisis hasil pengujian serta memperhatikan detail pada aplikasi yang diuji.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/goals-setting-adalah-22-12-22-bal\/\">Pengertian Goals Setting Beserta Manfaat &amp; Cara Mencapainya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Gaji QA engineer di Indonesia<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_86727\" aria-describedby=\"caption-attachment-86727\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-86727\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-7.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"384\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-86727\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui pengertian dan deskripsi pekerjaan QA engineer hingga skill yang dibutuhkan, Sedulur mungkin bertanya-tanya tentang peluang karier hingga gaji dari posisi tersebut. Mengutip dari IDstar, QA engineer memiliki peluang karier cukup besar mengingat perkembangan aplikasi yang tengah masif beberapa waktu belakangan. Namun perlu diketahui bahwa QA engineer adalah merupakan spesialis yang bertujuan untuk membuat produk tanpa cacat dan menjaga kualitasnya mendekati sempurna. Sehingga diperlukan keterampilan dan pengalaman yang memadai untuk bisa menjadi QA engineer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara berkaitan dengan gaji, seorang QA engineer senior di Indonesia memperoleh rata-rata gaji bulanan mulai dari Rp15 juta. Namun pendapatan ini tentunya akan bervariasi tergantung skill, lokasi kerja, perusahaan tempat bekerja, hingga pengalaman yang dimiliki. Sedangkan pada entry level atau pemula, QA engineer bisa memperoleh gaji mulai dari angka Rp7 juta per bulan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Trivia: perbedaan QA engineer dan software tester<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_86735\" aria-describedby=\"caption-attachment-86735\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-86735\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-8.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-8.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-8-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-8-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/qa-engineer-8-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-86735\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika dilihat secara sekilas, pekerjaan quality assurance engineer terlihat mirip dengan posisi lain, yaitu software tester. Meski begitu, ternyata keduanya memiliki kualifikasi yang berbeda. Berikut ulasan singkat tentang perbandingan posisi QA engineer dengan software tester.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama, lingkup kerja QA engineer meliputi tahap desain, pengembangan, hingga perilisan aplikasi. Sementara, software tester hanya berfokus pada tahap pengembangan, baik melakukan pengujian di tengah atau di akhir proses pengembangan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kedua, QA engineer memiliki fokus kerja berupa mencari bug atau kekurangan aplikasi dengan memastikan customer experience. Sedangkan software tester hanya berfokus pada pencarian bug di dalam aplikasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi pembahasan tentang quality assurance engineer alias QA engineer. Bisa dipahami bahwa keberadaan seorang QA engineer memiliki peran penting dalam pengembangan sebuah aplikasi. Nah, apakah Sedulur tertarik untuk berkarier di bidang tersebut?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":86734,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1685],"tags":[12372,2238,12371],"class_list":["post-86723","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-career","tag-apa-itu-qa-engineer","tag-karir","tag-qa-engineer"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu qa engineer? Yuk ketahui pengertian, job desc, kualifikasi, dan skill yang dibutuhkan di artikel berikut!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu qa engineer? Yuk ketahui pengertian, job desc, kualifikasi, dan skill yang dibutuhkan di artikel berikut!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-09T15:00:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-08T13:55:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/QA-Engineer.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/QA-Engineer.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/QA-Engineer.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"qa engineer\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/\",\"name\":\"QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-01-09T15:00:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-08T13:55:45+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Apa itu qa engineer? Yuk ketahui pengertian, job desc, kualifikasi, dan skill yang dibutuhkan di artikel berikut!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan","description":"Apa itu qa engineer? Yuk ketahui pengertian, job desc, kualifikasi, dan skill yang dibutuhkan di artikel berikut!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan","og_description":"Apa itu qa engineer? Yuk ketahui pengertian, job desc, kualifikasi, dan skill yang dibutuhkan di artikel berikut!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2023-01-09T15:00:37+00:00","article_modified_time":"2023-01-08T13:55:45+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/QA-Engineer.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/QA-Engineer.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/QA-Engineer.webp","width":850,"height":450,"caption":"qa engineer"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/","name":"QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#primaryimage"},"datePublished":"2023-01-09T15:00:37+00:00","dateModified":"2023-01-08T13:55:45+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Apa itu qa engineer? Yuk ketahui pengertian, job desc, kualifikasi, dan skill yang dibutuhkan di artikel berikut!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/qa-engineer-5-1-23-cla\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"QA Engineer: Pengertian, Kualifikasi, dan Skill yang Dibutuhkan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86723"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86723"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86723\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86736,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86723\/revisions\/86736"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86734"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86723"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86723"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86723"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}