{"id":86639,"date":"2023-01-06T12:00:21","date_gmt":"2023-01-06T05:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=86639"},"modified":"2023-01-06T09:28:19","modified_gmt":"2023-01-06T02:28:19","slug":"product-designer-5-1-23-azm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/","title":{"rendered":"Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan  Skills yang Dibutuhkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Di era digital saat ini, banyak perkembangan aplikasi yang canggih dan mutakhir. Hal ini terlihat dari banyaknya peluang dan ketersediaan pekerjaan yang baru. Salah satunya profesi seperti <em>product designer<\/em> yang berkaitan erat dengan era digital dan teknologi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagi Sedulur yang penasaran dengan <em>product designer<\/em>, dalam kesempatan kali ini kita akan bahas terkait pekerjaan ini, mulai kualifikasi serta kemampuan atau skill yang dibutuhkan. Untuk memulai pembahasan kita mulai dengan membahas pengertiannya terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/content-planner\/\">Content Planner: Pengertian, Tugas dan Skill yang Dibutuhkan<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Apa itu product designer?<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.istockphoto.com\/id\/1352882292\/id\/foto\/potret-arsitek-wanita-asia-menggunakan-tablet-dengan-cetak-biru-dan-model-bangunan-di-kantor.jpg?s=612x612&amp;w=0&amp;k=20&amp;c=TGnUyHgW-5MgEIPyMNsPWVEzPE7SF4UmOenG8pZTyT0=\" alt=\"product designer\" width=\"612\" height=\"408\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Product designer<\/em> adalah peran pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengalaman dan penggunaan sebuah aplikasi. Peran utamanya tentu berkaitan dengan segala hal yang terkait dengan aspek visual barang yang dibuat perusahaan. Namun, terkadang mereka juga berperan dalam pembuatan arsitekur informasi pada produk tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Beberapa istilah yang sering digunakan dalam lingkup kerja\u00a0<em>product designer <\/em>meliputi <em>user experience designer<\/em>, <em>customer experience architect<\/em>, dan <em>user interface designer<\/em>. Perbedaan ini didasari oleh kebutuhan pekerjaan dan keragaman departemen dalam perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada umumnya, peran ini memiliki tugas yang penting selama proses pengembangan aplikasi. Fase awal yaitu berkaitan dengan desain dan konsep, dalam bagian ini akan diterjemahkan tujuan aplikasi dan penggunaannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seorang desainer produk juga memiliki tujuan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dimiliki perusahaan. Pertanyaan tersebut harus dijawab dan diejawantahkan dalam sebuah desain. Adapun pertanyaan yang biasanya harus dijawab yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Siapakah target pelanggannya dan bagaimana mereka akan menggunakan produk tersebut?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana saya bisa membuat produk mudah dan nyaman digunakan?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana saya bisa membuat produk menarik secara visual?<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana cara membuat versi produk yang paling terjangkau?<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jawaban dari pertanyaan tersebut menjadi dasar seorang desainer produk untuk menyusun sebuah aplikasi atau produk yang akan digunakan oleh konsumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat produk atau aplikasi tumbuh akan ditambahkan beberapa fitur dan fungsi lain untuk membuat pengalaman pengguna menjadi lebih intuitif dan lebih lengkap lagi. Tugas dan pekerjaan lain juga berkaitan dengan membuat aplikasi jadi lebih efisien untuk meningkatkan kecepatan saat digunakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seorang desainer produk juga harus memahami tujuan bisnis secara keseluruhan, mengetahui anggaran perusahaan, serta mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang dialami oleh produk. Desainer produk akan fokus pada pengalaman pengguna, desain teknis pemasaran dan banyak lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Peran dan fungsi seorang product designer<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.istockphoto.com\/id\/172238240\/id\/foto\/coretan-desainer-industri.jpg?s=612x612&amp;w=0&amp;k=20&amp;c=eNh5XTGxJnTXb_KcnrjBHBu6gHmn8dD3zLzH4lW6IrQ=\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"407\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, orientasi seorang desainer produk untuk meningkatkan aplikasi yang dimiliki perusahaan memiliki peran lebih baik lagi setiap harinya. Untuk mendukung orientasi dan tujuan tersebut, tentu seorang <em>product designer<\/em> membutuhkan kejelasan dalam peran dan fungsinya di perusahaan. Berikut ini <\/span><span style=\"color: #000000;\">beberapa peran dan fungsi yang dimaksud.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Melakukan riset dan penelitian<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertama adalah melakukan riset dan penelitian, tujuannya seorang product designer melakukan riset dan penelitian yaitu untuk mengetahui pengalaman pengguna. Metode yang digunakan yaitu kualitatif (wawancara pengguna atau melakukan tes penggunaan) dan kuantitatif (data analitik).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hasil dari riset dan penelitian lantas dianalisis secara terstruktur ini mengetahui apa saja hal yang bisa dibuat atau diperbaiki. Di beberapa perusahaan, riset dan penelitian bahkan mendapat tempat khusus karena berpengaruh dalam pembuatan rencana bisnis yang baru.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Merencanakan fitur dalam aplikasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Peran dan fungsi seorang product designer selanjutnya yaitu membuat konsep dan rencara fitur baru. Proses ini juga dapat dilakukan untuk menambal atau memperbaiki fitur yang sudah berjalan pada aplikasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tentunya, proses ini berjalan dengan undangan pemangku kepentingan, seperti product owner atau product manager, engineer, dan business development. Biasanya, proses ini disebut sprint planning dan berjalan dalam waktu lima hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tugas ini juga merupakan bagian penting dalam tahapan desain sebuah produk sekaligus merupakan tahap awal menerjemahkan visi dan misi dalam sebuah desain.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Design thinking<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Peran seorang product designer selanjutnya yaitu akan melakukan design thinking. Design thinking mengacu pada proses kognitif, strategis, dan praktis pada proses pembuatan desain. Proses ini bisa dilakukan baik untuk pembuatan desain pada fitur baru atau desain pada fitur yang dikembangkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Proses ini dilakukan untuk membuat inovasi agar aplikasi bisa lebih baik dari yang sebelumnya. Sementara, tujuan jangka panjang dari design thinking adalah menambah nilai aplikasi baik dalam konteks bisnis maupun sosial.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Membuat prototipe<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Prototipe adalah cara yang digunakan untuk dengan merasakan bagaimana pengguna akan berinteraksi dengan aplikasi. Di prototipe, product designer akan melihat apakah desain yang dibuat sudah sesuai permintaan para pemegang keputusan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya, proses ini digunakan untuk mengecek dua hal, yakni user journey dan interaksi, serta transisi desain. User journey mengarah kepada apa yang bisa dilakukan oleh pengguna, sementara interaksi dan transisi lebih mengarah ke teknis desain.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Skill yang dibutuhkan seorang product designer<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.istockphoto.com\/id\/962768394\/id\/foto\/desainer-grafis-yang-bekerja-di-ruang-studio-modern.jpg?s=612x612&amp;w=0&amp;k=20&amp;c=QjmgVOTqxKx1hiICy-vbc4fZNZQy-nAAeG3q_1eEMCM=\" alt=\"product designer\" width=\"612\" height=\"408\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dibutuhkan beberapa skill dan kemampuan untuk bisa mendapatkan pekerjaan ini. Biasanya untuk menjadi seorang desainer produk, beberapa perusahaan memberikan syarat utama untuk lulusan desain komunikasi visual atau teknik informatika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun ada juga perusahaan yang menjadi gelar sebagai rujukan, namun lebih memberikan penekanan terhadap hasil karya. Ini biasanya ditunjukan dengan memberikan portofolio desain yang sudah dibuat. Bukan hanya itu saja, skill dasar yang dibutuhkan yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Kemampuan desain yang utama<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan pertama yang dibutuhkan untuk menjasi seorang product designer adalah kemampuan desain. Ini merupakan kemampuan wajib dan kemampuan utama. Tanpa kemampuan desain sulit melakukan pekerjaan ini. Kemampuan desain akan semakin baik ditunjang dengan kemampuan komunikasi visual.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Riset dan penelitian<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemampuan kedua untuk menjadi seorang product designer yaitu kemampuan riset dan penelitian. Kemampuan riset dan penelitian tergantung kebutuhan perusahaan. Namun lebih baik dan diwajibkan seorang desainer produk memiliki kemampuan dasar dalam riset dan penelitian. Kemampuan seperti wawancara user dan <em>usability testing<\/em> contohnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Menciptakan prototipe<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Skill dan kemampuan lain yang dibutuhkan yaitu menciptakan prototipe. Setiap desain yang telah dibuat akan disajikan kepada pemegang kepentingan, seperti engineer dan product manager. Untuk mempresentasikan desain dibutuhkan prototipe yang umumnya diperlihatkan di perangkat lunak seperti InVision atau Zeplin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fgd\/\">FGD (Focus Group Discussion): Pengertian, Fungsi &amp; Teknisnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Jenjang karir product designer<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.istockphoto.com\/id\/1333686078\/id\/foto\/close-up-tangan-perancang-busana-wanita-atau-penjahit-saat-memulai-menggambar-buku-harian-di.jpg?s=612x612&amp;w=0&amp;k=20&amp;c=vbTnTcJZ9gsHekTdbyEF4KnT41YsvXZ42ILjvlSGsoc=\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"408\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagian terakhir kita akan bahas terkait jenjang karir seorang product designer. Awalnya akan bermula sebagai seorang junior terlebih dahulu. Dari junior menjadi senior <em>product designer<\/em> membutuhkan kurang lebih waktu dua tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dua tahun tersebut merupakan waktu untuk memperdalam pengalaman dan melakukan riset desain dan pembuatan prototipe. Jika seorang <em>product designer<\/em> fokus dalam riset desain karir yang akan dituju yaitu menjadi seorang <em>lead product designer<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun jika kemampuannya didukung dengan skill coding serta keterampilan managerial, karir yang dituju adalah menjadi seorang produk manager. Pengalaman dan kemampuan serta waktu kerja akan menentukan jenjang karir seorang <em>product designer<\/em> itu sendiri.<\/span><\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah itulah tadi penjelasan terkait pekerjaan seorang <em>product designer<\/em>. Semoga penjelasan di atas membuat Sedulur paham dengan berbagai jenis dan pilihan pekerjaan yang bisa ditekuni. Agar mendapatkan karir yang baik, disiplin dan tekun merupakan kunci untuk meraihnya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":86640,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1685],"tags":[12358,2238,12359],"class_list":["post-86639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-career","tag-apa-itu-product-designer","tag-karir","tag-product-designer"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan Skills yang Dibutuhkan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu product designer? Yuk ketahui pengertian product designer beserta tanggung jawab, kualisifikasi serta skill yang dibutuhkan di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan Skills yang Dibutuhkan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu product designer? Yuk ketahui pengertian product designer beserta tanggung jawab, kualisifikasi serta skill yang dibutuhkan di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-01-06T05:00:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-06T02:28:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/6-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/6-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/6-1.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"product designer\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/\",\"name\":\"Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan Skills yang Dibutuhkan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-01-06T05:00:21+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-06T02:28:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Apa itu product designer? Yuk ketahui pengertian product designer beserta tanggung jawab, kualisifikasi serta skill yang dibutuhkan di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan Skills yang Dibutuhkan\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan Skills yang Dibutuhkan","description":"Apa itu product designer? Yuk ketahui pengertian product designer beserta tanggung jawab, kualisifikasi serta skill yang dibutuhkan di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan Skills yang Dibutuhkan","og_description":"Apa itu product designer? Yuk ketahui pengertian product designer beserta tanggung jawab, kualisifikasi serta skill yang dibutuhkan di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2023-01-06T05:00:21+00:00","article_modified_time":"2023-01-06T02:28:19+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/6-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/6-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/6-1.webp","width":850,"height":450,"caption":"product designer"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/","name":"Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan Skills yang Dibutuhkan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#primaryimage"},"datePublished":"2023-01-06T05:00:21+00:00","dateModified":"2023-01-06T02:28:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Apa itu product designer? Yuk ketahui pengertian product designer beserta tanggung jawab, kualisifikasi serta skill yang dibutuhkan di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/career\/product-designer-5-1-23-azm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Product Designer: Definisi, Kualifikasi dan Skills yang Dibutuhkan"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86639"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=86639"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86693,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/86639\/revisions\/86693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/86640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=86639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=86639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=86639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}