{"id":84459,"date":"2022-12-20T14:00:10","date_gmt":"2022-12-20T07:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=84459"},"modified":"2022-12-20T11:10:15","modified_gmt":"2022-12-20T04:10:15","slug":"tabel-kebenaran-19-12-22-azm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/","title":{"rendered":"Fungsi &#038; Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Tabel kebenaran dibutuhkan untuk mengetahui nilai kebenaran dari sebuah premis atau sebuah pernyataan. Nilai kebenaran dari sebuah pernyataan atau premis merupakan klasifikasi yang terdiri dari dua kemungkinan yaitu Benar atau Salah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Klasifikasi tersebut dinotasikan dalam bentuk <strong>B atau S<\/strong>. Selain itu, tabel kebenaran juga berfungsi untuk memberikan informasi terkait argumen yang valid dan tidak valid. Bagi Sedulur yang belum tahu cara membuat tabel kebenaran, yuk kita simak langkahnya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/persamaan-lingkaran-1-12-22-cla\/\">Memahami Rumus Persamaan Lingkaran dan Contoh Soalnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat tabel kebenaran<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_84465\" aria-describedby=\"caption-attachment-84465\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-84465\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/1.-iStock-12.jpg\" alt=\"tabel kebenaran\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/1.-iStock-12.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/1.-iStock-12-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84465\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di awal telah disinggung bahwa tujuannya adalah untuk mengukur sebuah nilai kebenaran dari sebuah premis atau pernyataan. Tabel ini berkaitan dengan pelajaran logika matematika yang diajarkan untuk tingkat SMA (Sekolah Menengan Atas).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun untuk membuat tabel kebenaran langkah yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Isilah kolom pertama dengan huruf B sebanyak 2^n-1 (dibaca dua pangkat n minus 1), mulai dari baris pertama berurut ke bawah. Kemudian, diikuti dengan huruf S sebanyak 2^n-1 berturut-turut pula ke bawah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Isilah kolom kedua mulai dari baris pertama dengan huruf B sebanyak 2^n-2 berturut-turut, diikuti dengan huruf S sebanyak 2^n-1 pula. Untuk baris setelahnya yang masih kosong diisi dengan pola huruf B dan S yang telah ada sebelumnya, sampai semua baris terisi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Isilah kolom ketiga mulai baris pertama dengan huruf B sebanyak 2^n-3, dilanjutkan dengan huruf S sebanyak 2^n-3 pula. Demikian seterusnya untuk baris-baris setelahnya, diisi sama dengan pola B dan S yang telah ada sebelumnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Simbol kurang lebih (\u00b1) atau plus minus menunjukkan dua kemungkinan nilai, kurang dari angka yang ditunjukkan atau lebih dari itu. Misalnya, \u00b1100 maka kemungkinan bisa kurang dari 100 atau lebih dari 100. Simbol ini lebih sering digunakan ketika mengacu pada angka atau berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam tabel juga akan sering ditemui simbol-simbol yang menjelaskan akan suatu hal. Khusus berkaitan tabel ini, akan dijelaskan dalam penjelasan selanjutnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kolom pernyataan majemuk<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_84466\" aria-describedby=\"caption-attachment-84466\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-84466\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2.-iStock-13.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2.-iStock-13.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2.-iStock-13-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84466\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari cara membuat tabel kebenaran di atas, Sedulur bisa terus mengisi kolom pernyataan tunggal terisi. Setelah kolong pernyataan majemuk, dilanjut dengan mengisi kolom pernyataan majemuk. Kolom pernyataan majemuk adalah pernyataan gabungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pernyataan gabungan dari beberapa pernyataan tunggal yang dihubungkan dengan kata hubung. Pernyataan majemuk tersebut dapat dibagi menjadi empat, yaitu konjungsi, disjungsi, implikasi dan biimplikasi. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Konjungsi (<\/strong><strong>\u2227<\/strong><strong>)<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_84467\" aria-describedby=\"caption-attachment-84467\" style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-84467\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3.-Kumparan.jpg\" alt=\"tabel kebenaran\" width=\"1024\" height=\"573\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3.-Kumparan.jpg 1024w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3.-Kumparan-768x430.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3.-Kumparan-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3.-Kumparan-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84467\" class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Konjungsi adalah pernyataan majemuk yang menggunakan kata hubung <em>\u2018dan\u2019<\/em>. Bentuk notasinya adalah \u201cp \u2227 q\u201d yang dibaca \u201cp dan q\u201d. Sebagaimana yang dapat Sedulur lihat dalam tabel di atas. Adapun keterangannya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">p = pernyataan 1<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">q = pernyataan 2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">p ^ q = p dan q<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">B = benar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">S = salah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Disjungsi (<\/strong><strong>\u2228<\/strong><strong>)<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_84468\" aria-describedby=\"caption-attachment-84468\" style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-84468\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/4.-Kumparan.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"475\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/4.-Kumparan.jpg 1024w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/4.-Kumparan-768x356.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84468\" class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Disjungsi adalah pernyataan majemuk yang menggunakan kata hubung <em>\u2018atau\u2019<\/em>. Bentuk notasinya adalah \u201cp \u2228 q\u201d yang kemudian dibaca \u201cp atau q\u201d. Sedulur dapat menyimak contohnya dalam gambar tabel di atas. Adapun keterangannya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">p = pernyataan 1<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">q = pernyataan 2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">p \u2228 q = p atau q<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">B = benar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">S = salah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Implikasi (<\/strong><strong>\u21d2<\/strong><strong>)<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_84469\" aria-describedby=\"caption-attachment-84469\" style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-84469\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.-Kumparan.jpg\" alt=\"tabel kebenaran\" width=\"1024\" height=\"557\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.-Kumparan.jpg 1024w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.-Kumparan-768x418.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84469\" class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, implikasi adalah pernyataan majemuk yang menggunakan kata hubung <em>\u2018jika\u2026maka\u2026\u2019<\/em>. Sehingga bentuk notasi dari implikasi adalah \u201cp \u21d2 q\u201d yang kemudian dibaca \u201cJika p, maka q\u201d. Contohnya dapat Sedulur lihat dalam tabel yang ada dalam gambar di atas. Adapun keterangannya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">p = pernyataan 1<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">q = pernyataan 2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">p \u21d2 q = jika p, maka q<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">B = benar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">S = salah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Biimplikasi (<\/strong><strong>\u21d4<\/strong><strong>)<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_84470\" aria-describedby=\"caption-attachment-84470\" style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-84470 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6.-Kumparan.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"551\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6.-Kumparan.jpg 1024w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/6.-Kumparan-768x413.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84470\" class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biimplikasi adalah pernyataan majemuk yang menggunakan kata hubung \u2018\u2026 jika dan hanya jika \u2026\u201d. Sehingga, bentuk notasinya adalah \u201cp \u21d4 q\u201d yang kemudian dibaca \u201cp jika dan hanya jika q\u201d. Bentuk nilai kebenaran dari biimplikasi dapat dilihat dalam tabel di atas, dengan keterangan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">p = pernyataan 1<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">q = pernyataan 2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">p \u21d4 q = p jika dan hanya jika q<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">B = benar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">S = salah<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/perbandingan-senilai-dan-berbalik-nilai-29-11-22-azm\/\">Rumus &amp; Contoh Soal Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Fungsi tabel kebenaran<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_84471\" aria-describedby=\"caption-attachment-84471\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-84471\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/7.-iStock-13.jpg\" alt=\"tabel kebenaran\" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/7.-iStock-13.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/7.-iStock-13-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/7.-iStock-13-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/7.-iStock-13-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-84471\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara singkat, telah dibahas di awal bahwa fungsi tabel kebenaran bertujuan untuk melihat nilai kebenaran pada sebuah premis dan pernyataan. Bukan hanya itu, tabel ini juga untuk melihat argumen yang valid dan tidak valid.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam tabel kebenaran, diartikan sebagai tabel yang akan berisi kombinasi-kombinasi variabel masukan (<em>input<\/em>) yang akan menghasilkan keluaran (<em>output<\/em>) yang logis. Sebagaimana yang bisa Sedulur lihat dalam pembahasan yang telah dijelaskan di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tabel kebenaran juga berkaitan dengan logika dalam matematika. Logika sendiri terdiri dari beberapa gerbang logika atau <em>logic gate<\/em>. Dalam tabel kebenaran, terdapat beberapa jenis gerbang logika yang digunakan, yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerbang AND<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerbang OR<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerbang NOT<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerbang NAND<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerbang NOR<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerbang XOR<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Gerbang XNOR<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gerbang logika memiliki aturan dan cara kerjanya sendiri. Misalnya Gerbang AND yang memerlukan dua atau lebih input untuk menghasilkan satu output. Jika semua atau salah satu inputnya merupakan bilangan biner 0, maka outputnya akan menjadi 0. Sedangkan jika semua input adalah bilangan biner 1, maka outputnya akan menjadi 1.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Atau contoh lain misal gerbang XOR. Gerbang XOR ini memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Jika input berbeda (misalkan: input A=1, input B=0) maka output yang dihasilkan adalah bilangan biner 1. Sedangkan jika input adalah sama maka akan menghasilkan output dengan bilangan biner 0.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah itulah penjelasan tentang tabel kebenaran, kini Sedulur mengetahui bagaimana cara membuatnya dan bagian-bagian penting didalamnya. Bukan hanya itu, Sedulur juga mengetahui fungsi dari tabel itu sendiri.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":84606,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3706,12060],"class_list":["post-84459","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-matematika","tag-tabel-kebenaran"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fungsi &amp; Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk simak dan pelajari cara membuat tabel kebenaran dalam logika matematika beserta fungsinya di artikel berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fungsi &amp; Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk simak dan pelajari cara membuat tabel kebenaran dalam logika matematika beserta fungsinya di artikel berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-20T07:00:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-20T04:10:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3-36.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3-36.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3-36.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"tabel kebenaran\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/\",\"name\":\"Fungsi & Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-20T07:00:10+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-20T04:10:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Yuk simak dan pelajari cara membuat tabel kebenaran dalam logika matematika beserta fungsinya di artikel berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fungsi &#038; Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fungsi & Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika","description":"Yuk simak dan pelajari cara membuat tabel kebenaran dalam logika matematika beserta fungsinya di artikel berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fungsi & Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika","og_description":"Yuk simak dan pelajari cara membuat tabel kebenaran dalam logika matematika beserta fungsinya di artikel berikut ini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-12-20T07:00:10+00:00","article_modified_time":"2022-12-20T04:10:15+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3-36.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3-36.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/3-36.webp","width":850,"height":450,"caption":"tabel kebenaran"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/","name":"Fungsi & Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-20T07:00:10+00:00","dateModified":"2022-12-20T04:10:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Yuk simak dan pelajari cara membuat tabel kebenaran dalam logika matematika beserta fungsinya di artikel berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tabel-kebenaran-19-12-22-azm\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fungsi &#038; Cara Membuat Tabel Kebenaran dalam Matematika"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84459"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=84459"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84459\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84648,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/84459\/revisions\/84648"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/84606"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=84459"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=84459"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=84459"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}