{"id":83876,"date":"2022-12-14T18:00:26","date_gmt":"2022-12-14T11:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=83876"},"modified":"2022-12-14T11:42:42","modified_gmt":"2022-12-14T04:42:42","slug":"alasan-cuti-kerja-13-12-22-why","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/","title":{"rendered":"12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu hak yang harus diberikan perusahaan kepada karyawannya adalah cuti. Akan tetapi, alasan cuti kerja pun harus masuk akal agar dapat diterima atasan. Biasanya hak cuti karyawan ini dimanfaatkan untuk istirahat di rumah maupun berkumpul dengan keluarga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa alasan cuti kerja yang sebaiknya Sedulur hindari agar tidak merugikan diri sendiri. Seperti alasan terlambat bangun atau kesiangan, kendaraan rusak atau harus menghadiri proses rekrutmen atau interview kerja di tempat lain. Nah, agar cuti Sedulur mudah dan cepat diterima oleh atasan, berikut ini beberapa referensi alasan cuti yang dapat Sedulur gunakan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/manfaat-kerjasama\/\">Memahami Manfaat Kerjasama pada Tim untuk Tiap Anggotanya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Cuti kerja adalah\u00a0<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83907\" aria-describedby=\"caption-attachment-83907\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83907\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/group-asia-young-creative-people-smart-casual-wear-discussing-business-celebrate-giving-five-after-dealing-feeling-happy-signing-contract-agreement-office-coworker-teamwork-concept_7861-2530.webp\" alt=\"alasan cuti kerja\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/group-asia-young-creative-people-smart-casual-wear-discussing-business-celebrate-giving-five-after-dealing-feeling-happy-signing-contract-agreement-office-coworker-teamwork-concept_7861-2530.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/group-asia-young-creative-people-smart-casual-wear-discussing-business-celebrate-giving-five-after-dealing-feeling-happy-signing-contract-agreement-office-coworker-teamwork-concept_7861-2530-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83907\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, cuti didefinisikan sebagai aktivitas meninggalkan pekerjaan beberapa waktu secara resmi untuk beristirahat dan sebagainya. Cuti juga termasuk sebagai hak karyawan dalam sebuah perusahaan. Ketentuan tentang hak cuti karyawan ini telah tertuang di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam Pasal 79 ayat 2 UU Ketenagakerjaan tersebut sudah ditetapkan hak cuti karyawan sekurang-kurangnya selama 12 hari. Meski demikian, perusahaan bisa saja menetapkan kebijakan yang berbeda. Misalnya, perusahaan dapat memberikan hak cuti lebih banyak dari 12 hari kerja dimana hak cuti karyawan tidak kurang dari 12 hari.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Hak cuti karyawan<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83909\" aria-describedby=\"caption-attachment-83909\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83909\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/young-asia-businesswoman-entrepreneur-social-distancing-new-normal-situation-virus-prevention-while-using-laptop-computer-tablet-back-work-office_7861-3176.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"352\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/young-asia-businesswoman-entrepreneur-social-distancing-new-normal-situation-virus-prevention-while-using-laptop-computer-tablet-back-work-office_7861-3176.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/young-asia-businesswoman-entrepreneur-social-distancing-new-normal-situation-virus-prevention-while-using-laptop-computer-tablet-back-work-office_7861-3176-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/young-asia-businesswoman-entrepreneur-social-distancing-new-normal-situation-virus-prevention-while-using-laptop-computer-tablet-back-work-office_7861-3176-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/young-asia-businesswoman-entrepreneur-social-distancing-new-normal-situation-virus-prevention-while-using-laptop-computer-tablet-back-work-office_7861-3176-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83909\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap karyawan berhak memperoleh sebanyak 1 hari cuti dalam sebulan atau 12 hari dalam setahun. Jenis cuti karyawan ini disebut sebagai cuti tahunan dan telah diatur dalam Pasal 79 dan 84 UUK Nomor 13 Tahun 2003, bahwa setiap karyawan memperoleh sekurang-kurangnya cuti tahunan sebanyak 12 hari jika karyawan tersebut telah bekerja minimal 1 tahun atau 12 bulan secara terus-menerus di perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Akan tetapi, ada beberapa perusahaan yang memberikan hak cuti tahunan kepada karyawan meski masa kerjanya belum sampai 12 bulan. Setiap perusahaan memiliki kewenangan masing-masing untuk mengatur hak cuti tahunan karyawan lebih lanjut dalam peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama dan kesepakatan antara perusahaan dan karyawan. Adapun hak cuti yang harus diberikan perusahaan kepada karyawan di antaranya adalah sebagai berikut<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Hak Cuti Sakit<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83947\" aria-describedby=\"caption-attachment-83947\" style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83947\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4.webp\" alt=\"Cuti sakit\" width=\"1125\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4.webp 1125w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4-768x512.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 1125px) 100vw, 1125px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83947\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap karyawan berhak mendapatkan cuti ketika sedang sakit. Sakit yang dimaksud merupakan sakit menurut keterangan dokter dan harus menyertakan surat keterangan dokter tersebut apabila hendak memperoleh cuti sakit. Tak hanya\u00a0itu, untuk karyawan perempuan akan memperoleh hak cuti sakit apabila sedang menstruasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hak cuti menstruasi ini telah tercantum dan diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan.Jika karyawan mengalami sakit, baik karena menderita sebuah penyakit atau kecelakaan di luar kantor atau ketika sedang bekerja, maka karyawan tersebut berhak mengajukan surat permohonan cuti sakit yang disertai dengan surat keterangan dari dokter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lamanya masa cuti sakit akan disesuaikan dengan waktu istirahat yang disarankan oleh dokter dalam surat keterangan tersebut. Dalam Pasal 81 ayat (1) Undang-undang Ketenagakerjaan menjelaskan secara jelas bahwa karyawan perempuan yang dalam masa menstruasi merasakan sakit dan memberitahukan kepada perusahaan, tidak wajib bekerja pada hari pertama dan kedua pada waktu menstruasi tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Cuti Melahirkan<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83944\" aria-describedby=\"caption-attachment-83944\" style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83944\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-2-2.jpeg\" alt=\"Cuti melahirkan\" width=\"1125\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-2-2.jpeg 1125w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-2-2-768x512.jpeg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-2-2-390x260.jpeg 390w\" sizes=\"(max-width: 1125px) 100vw, 1125px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83944\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap karyawan perempuan juga berhak untuk mendapatkan cuti hamil dan melahirkan. Cuti ini dapat diambil sebelum, saat dan setelah melahirkan. Hak cuti melahirkan akan diberikan agar karyawan perempuan dapat mempersiapkan diri sebelum proses melahirkan dan dapat merawat anak dengan baik setelah melahirkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di dalam Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Ketenagakerjaan telah disebutkan bahwa karyawan perempuan berhak mendapatkan waktu istirahat selama 1,5 bulan sebelum saatnya melahirkan anak. Selama 1,5 bulan sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan\/bidan. Selanjutnya, pada ayat (2) juga disebutkan bahwa karyawan perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak memperoleh waktu istirahat 1,5 (satu setengah) bulan atau sesuai dengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Hak Cuti Besar<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83946\" aria-describedby=\"caption-attachment-83946\" style=\"width: 1129px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83946\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-3-1.webp\" alt=\"\" width=\"1139\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-3-1.webp 1139w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-3-1-768x506.webp 768w\" sizes=\"(max-width: 1139px) 100vw, 1139px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83946\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cuti besar biasa disebut juga dengan istilah istirahat panjang. Istirahat panjang ini berlaku bagi karyawan yang loyal dalam bekerja selama bertahun-tahun di perusahaan yang sama. Cuti besar ini hanya dilaksanakan oleh perusahaan-perusahaan tertentu saja. Sebelum merencanakan untuk pergi liburan, sebaiknya setiap karyawan memastikan apakah perusahaan akan memberikan hak cuti besar atau tidak.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Hak Cuti Bersama<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83945\" aria-describedby=\"caption-attachment-83945\" style=\"width: 1119px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83945\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-3-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1129\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-3-1.jpeg 1129w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-3-1-768x510.jpeg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-3-1-390x260.jpeg 390w\" sizes=\"(max-width: 1129px) 100vw, 1129px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83945\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cuti bersama merupakan hak cuti karyawan yang telah diatur pula oleh pemerintah untuk keperluan masyarakat luas. Cuti bersama akan diberikan pada hari kurang efektif di antara libur, akhir pekan atau hari raya besar keagamaan serta peringatan hari besar nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perhitungan cuti bersama ini juga telah diatur di dalam Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor SE.302\/MEN\/SJ-HK\/XII\/2010 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Cuti Bersama di Sektor Swasta. Dalam surat edaran tersebut, dijelaskan bahwa cuti bersama merupakan bagian dari pelaksanaan cuti tahunan yang harus diperuni perusahaan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Hak Cuti Karena Alasan Penting<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83956\" aria-describedby=\"caption-attachment-83956\" style=\"width: 1115px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83956\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4.jpeg\" alt=\"\" width=\"1125\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4.jpeg 1125w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4-768x512.jpeg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4-390x260.jpeg 390w\" sizes=\"(max-width: 1125px) 100vw, 1125px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83956\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apabila seorang karyawan tidak bekerja karena suatu alasan penting, maka ia berhak mengajukan cuti. Setiap karyawan berhak untuk tidak masuk kerja karena berbagai halangan dan tetap dibayar penuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alasan atau keperluan penting yang dimaksud sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karyawan menikah, diberikan jatah libur selama 3 hari.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karyawan menikahkan, mengkhitankan, atau membaptiskan anaknya akan diberikan jatah libur selama 2 hari.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Istri melahirkan atau mengalami keguguran kandungan, diberikan jatah libur selama 2 hari.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Suami\/istri, orang tua\/mertua, anak\/menantu meninggal dunia akan diberikan jatah libur selama 2 hari.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Anggota keluarga dalam satu rumah meninggal dunia, diberikan jatah libur selama 1 hari.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : \u00a0<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/de-facto-adalah\/\">Mengenal De Facto dan De Jure Beserta Perbedaannya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Alasan cuti kerja<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83910\" aria-describedby=\"caption-attachment-83910\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83910\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/young-businessman-casual-clothes-sitting-desk-laughing-using-digital-tablet-while-colleagues-work-background-modern-spacious-office_173815-34919.webp\" alt=\"alasan cuti kerja\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/young-businessman-casual-clothes-sitting-desk-laughing-using-digital-tablet-while-colleagues-work-background-modern-spacious-office_173815-34919.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/young-businessman-casual-clothes-sitting-desk-laughing-using-digital-tablet-while-colleagues-work-background-modern-spacious-office_173815-34919-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83910\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Freepik<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut alasan cuti kerja yang dapat Sedulur gunakan ketika ingin mengajukan cuti kepada atasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Cuti sakit<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alasan paling umum yang sering digunakan karyawan agar bisa mendapatkan cuti kerja adalah sakit. Tentu saja alasan yang satu ini sangat masuk akal, mengingat setiap orang dapat mengalami sakit tanpa diprediksi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Musibah keluarga<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika ada anggota keluarga yang sakit atau meninggal dunia juga dapat menjadi alasan tidak cuti kerja yang masuk diakal. Alasan ini bersifat mendadak sehingga di luar kendali karyawan yang bersangkutan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Pertemuan orang tua siswa<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagi Sedulur yang memiliki punya anak sekolah, tentu ada di momen-momen tertentu dimana Sedulur harus hadir ke sekolah untuk menghadiri rapat orang tua siswa maupun acara sekolah. Hal ini tentunya \u00a0bisa menjadi salah satu alasan untuk tidak masuk kerja atau datang terlambat ke tempat kerja.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Kegiatan agama<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap agama di Indonesia sudah memiliki hari libur nasional tersendiri, akan tetapi di beberapa daerah kerap kali ada perayaan-perayaan tertentu yang terkait agama dan budaya setempat. Sedulur\u00a0mungkin harus turut hadir dalam perayaan tersebut, dan ini bisa dijadikan alasan untuk mengambil cuti kerja.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Terdampak musibah bencana<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Musibah seperti banjir, gempa, kebakaran, atau angin puting beliung tentunya di luar kendali manusia yang tidak dapat diprediksi. Jika situasi ini terjadi, Sedulu bisa mengajukan permohonan untuk izin cuti demi menjaga keselamatan diri dan keluarga, atau menyelamatkan harta benda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kerja-bakti-24-11-22-why\/\">Arti Kerja Bakti Beserta Manfaat dan Contohnya di Masyarakat<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">6. Mengalami kecelakaan<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_83958\" aria-describedby=\"caption-attachment-83958\" style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-83958\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"750\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4-1.jpeg 1000w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pexels-4-1-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-83958\" class=\"wp-caption-text\">Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seorang karyawan juga bisa tidak dapat masuk kerja karena alasan kecelakaan kendaraan, baik kendaraan umum atau kendaraan pribadinya. Jika kecelakaan tersebut tidak terlalu parah, karyawan tersebut dapat menginformasikan sendiri kepada atasannya langsung. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Bukti terjadinya kecelakaan, misalnya surat keterangan dari kepolisian atau keterangan dari rumah sakit nantinya wajib diserahkan di kemudian hari kepada atasannya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">7. Mengikuti kegiatan serikat kerja<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya, perusahaan besar pasti memiliki serikat pekerja sebagai organisasi yang menjembatani kepentingan karyawan dengan perusahaan. Anggota serikat ini merupakan sejumlah karyawan perusahaan bersangkutan. Kegiatannya pun beragam mulai dari pelatihan keorganisasian sampai negosiasi kerja sama bersama antara serikat pekerja dengan perusahaan, tentu saja kegiatan tersebut membuat beberapa anggotanya tidak dapat masuk kerja.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">8. Memenuhi panggilan kepolisian<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alasan lain yang bisa dapat Sedulur gunakan ketika tidak dapat masuk kerja adalah memenuhi panggilan pihak berwenang, misalnya kepolisian, kejaksaan, atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Status karyawan yang dipanggil pihak berwenang tersebut umumnya sebagai saksi untuk suatu kasus hukum. Pemanggilan pihak penegak hukum ini dilayangkan kepada perusahaan sehingga karyawan tersebut tidak perlu memberitahukan kepada perusahaannya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">9. Mengikuti kegiatan sosial<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alasan lain yang masuk akal\u00a0 untuk dapat\u00a0 mengambil cuti kerja adalah menjadi panitia di suatu kegiatan sosial. Kegiatan ini dapat terkait keagamaan atau organisasi kemasyarakatan, misalnya perayaan hari kemerdekaan dan yang lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">10. Mengikuti seminar atau workshop<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pihak perusahaan biasanya merasa sangat senang jika para karyawannya selalu belajar untuk meningkatkan skill dan kemampuannya dalam bekerja. Nah, jika ada seminar atau pelatihan yang berguna untuk efektivitas kerja , maka hsl tersebut bisa dijadikan alasan yang masuk akal untuk tidak masuk kerja.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">11. Melakukan pemeriksaan rutin<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mungkin untuk setiap periode tertentu, Sedulur harus melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin di Puskesmas, dokter, atau layanan kesehatan lainnya. Misalnya pemeriksaan gigi, mata, THT, kolesterol, asam urat, kadar gula dan sejenisnya.Hal ini dapat Sedulur gunakan sebagai alasan cuti kerja lho.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">12.\u00a0 Anak sakit<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika anak sedang sakit, tentunya orang tua ingin selalu menamani. Hal ini tentnunya dapat Sedulur gunakan sebagai alasan mengajukan cuti kepada atasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikianlah rangkuman informasi tentang hak cuti karyawan dan juga alasan mengajukan cuti yang dapat dengan mudah diterima oleh atasan. Kalau Sedulur biasanya alasan apa nih saat mau mengajukan cuti?<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":26,"featured_media":83878,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[11994,11995],"class_list":["post-83876","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-alasan-cuti-kerja","tag-cuti-kerja"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ingin ambil cuti tapi bingung harus beralasan apa? Ini beberapa alasan cuti kerja yang masuk akal dan pasti diterima yang bisa dicoba!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ingin ambil cuti tapi bingung harus beralasan apa? Ini beberapa alasan cuti kerja yang masuk akal dan pasti diterima yang bisa dicoba!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-14T11:00:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-14T04:42:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-3.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-3.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-3.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"alasan cuti kerja\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/\",\"name\":\"12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-14T11:00:26+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-14T04:42:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\"},\"description\":\"Ingin ambil cuti tapi bingung harus beralasan apa? Ini beberapa alasan cuti kerja yang masuk akal dan pasti diterima yang bisa dicoba!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\",\"name\":\"Wahyu Lelyana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wahyu Lelyana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos","description":"Ingin ambil cuti tapi bingung harus beralasan apa? Ini beberapa alasan cuti kerja yang masuk akal dan pasti diterima yang bisa dicoba!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos","og_description":"Ingin ambil cuti tapi bingung harus beralasan apa? Ini beberapa alasan cuti kerja yang masuk akal dan pasti diterima yang bisa dicoba!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-12-14T11:00:26+00:00","article_modified_time":"2022-12-14T04:42:42+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-3.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wahyu Lelyana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wahyu Lelyana","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-3.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/2-3.webp","width":850,"height":450,"caption":"alasan cuti kerja"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/","name":"12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-14T11:00:26+00:00","dateModified":"2022-12-14T04:42:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2"},"description":"Ingin ambil cuti tapi bingung harus beralasan apa? Ini beberapa alasan cuti kerja yang masuk akal dan pasti diterima yang bisa dicoba!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/alasan-cuti-kerja-13-12-22-why\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"12 Cuti Kerja yang Masuk Akal dan Pasti Diterima Oleh Bos"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2","name":"Wahyu Lelyana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wahyu Lelyana"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83876"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=83876"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83876\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83959,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/83876\/revisions\/83959"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/83878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=83876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=83876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=83876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}