{"id":82673,"date":"2022-12-02T19:00:43","date_gmt":"2022-12-02T12:00:43","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=82673"},"modified":"2022-12-02T13:31:23","modified_gmt":"2022-12-02T06:31:23","slug":"analytical-exposition-text-30-11-22-bal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/","title":{"rendered":"Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu jenis teks yang ada di dalam bahasa Inggris adalah analytical exposition text. Sedulur mungkin pernah tidak sengaja membaca sebuah teks bahasa Inggris yang sarat akan opini dari sang penulis. Opini tersebut tidak jarang berkaitan dengan suatu fenomena atau peristiwa. Tidak jarang juga, di akhir penulisan terdapat saran bagi pembaca untuk menyikapi fenomena yang dibahas tadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, apabila Sedulur menemukan sebuah teks dengan ciri-ciri tersebut, kemungkinan besar ia termasuk ke dalam analytical exposition text. Lantas, apa sih yang sebenarnya dimaksud dengan teks eksposisi analitis dalam bahasa Inggris tersebut? Apa tujuan serta strukturnya? Untuk menjawab kedua pertanyaan tadi, simak rangkuman informasi singkat di bawah ini, ya Sedulur!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ciri-jaringan-meristem-25-11-22-cla\/\"><b>Ciri-Ciri Jaringan Meristem Beserta Struktur dan Fungsinya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian analytical exposition text<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/1017228\/17706\/i\/450\/depositphotos_177069052-stock-photo-beautiful-elegant-woman-in-casual.jpg\" alt=\"analytical exposition text\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apabila berbicara mengenai pengertian dari analytical exposition text, mungkin dapat kita awali dengan memecah istilah tersebut menjadi dua bagian, \u2018exposition text\u2019 dan tambahan aspek \u2018analytical\u2019-nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Exposition text dapat dipahami sebagai sebuah tulisan yang berisi akan satu sudut pandang terhadap sebuah isu, fenomena, atau peristiwa. Sedulur dapat dengan mudah menemukan exposition text ini di berbagai artikel ilmiah, jurnal ilmiah, koran, ataupun majalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedangkan kata \u2018analytical\u2019 pada teks tersebut mengacu kepada proses analisis dari sang penulis terhadap isu, fenomena, atau peristiwa yang ia fokuskan pada tulisannya. Walaupun terdapat unsur analisis, tetapi ia tidak mengajak atau mempengaruhi para pembaca untuk melakukan sesuatu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, dari dua pengertian di atas dapat kita pahami bersama bahwa analytical exposition text adalah teks yang berisi pemikiran penulis akan sesuatu. Teks ini termasuk ke dalam jenis argumentative text karena ia menonjolkan argumen dan opini si penulis, tanpa mengajak atau mempengaruhi para pembaca untuk melakukan sesuatu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/aplikasi-edit-video-komputer-22-11-22-azm\/\"><b>20 Software Edit Video Terbaik di Komputer untuk Pemula<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Tujuan analytical exposition text<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st4.depositphotos.com\/4678277\/23326\/i\/600\/depositphotos_233268130-stock-photo-close-up-portrait-of-contemplation.jpg\" alt=\"analytical exposition text\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mungkin Sedulur dapat menyimpulkan apa tujuan dari teks ini berdasarkan penjelasan paragraf di atas. Tujuan utama dari seorang penulis merangkai teks eksposisi analitis dalam bahasa Inggris adalah untuk meyakinkan para pembaca bahwa isu, fenomena, atau peristiwa yang diangkat dalam tulisan tersebut sangat penting untuk dibahas dan dijadikan perhatian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meyakinkan para pembaca bahwa pembahasan dalam teks eksposisi analitis tersebut penting adalah beda dari mengajak atau mempengaruhi para pembaca untuk melakukan sesuatu. Penulis tidak berusaha untuk mengubah cara pikir, cara pandang, dan hal-hal lain terkait pembaca. Ia hanya ingin menunjukkan dan memberikan awareness terhadap mereka akan sesuatu. Jadi, teks ini murni berisi pendapat, argumen, dan opini dari si penulis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/cara-untuk-lebih-mandiri-22-11-22-cla\/\"><b>Tips &amp; Cara untuk Kamu Agar Menjadi Orang yang Lebih Mandiri<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Struktur analytical exposition text<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/12982378\/19540\/i\/450\/depositphotos_195401712-stock-photo-cropped-shot-person-taking-notes.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebelumnya telah kita pahami bersama bahwa teks eksposisi analitis dalam bahasa Inggris adalah teks yang berisi pemikiran penulis akan sesuatu. Teks ini termasuk ke dalam jenis argumentative text karena ia menonjolkan argumen dan opini si penulis, tanpa mengajak atau mempengaruhi para pembaca untuk melakukan sesuatu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sampai sini, mungkin Sedulur akan mulai tertarik untuk membuat analytical exposition text mengenai sesuatu yang menjadi perhatian Sedulur. Tetapi, bagaimana cara membuat teks tersebut?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, dalam teks eksposisi analitis Sedulur dapat merangkainya menjadi tiga bagian, mulai dari thesis, argument, dan reiteration. Berikut ini adalah penjelasan singkat dari bagian-bagian dalam teks tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Thesis<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Thesis menjadi bagian paling awal dari sebuah teks eksposisi analitis. Pada thesis, ia berfungsi sebagai bagian yang memberitahu pembaca mengenai topik utama pembahasan dan sudut pandang penulis. Thesis rata-rata dapat Sedulur temukan di paragraf pertama teks. Di bagian ini, pembaca juga bisa mengetahui alasan penulis memberikan pendapat terhadap hal yang menjadi topiknya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Argument<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada paragraf selanjutnya, Sedulur akan menjumpai bagian argument dalam teks eksposisi analitis. Argument merupakan pendapat penulis yang mendukung topik utama dari teks tersebut. Biasanya, teks eksposisi analitis akan berisikan dua atau lebih paragraf argument.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Semakin banyak bagian argument yang ditampilkan dan kejelasannya, pembaca akan semakin percaya bahwa topik yang dibahas merupakan topik yang penting atau membutuhkan perhatian lebih.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Reiteration<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika thesis dan argument sudah dipaparkan oleh sang penulis, ia kemudian akan menutupnya dengan reiteration. Layaknya teks-teks lain, teks eksposisi analitis akan ditutup menggunakan kesimpulan dari segala hal yang telah dibahas. Bagian reiteration akan selalu terletak pada akhir teks dan berperan sebagai paragraf penutup tulisan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara singkat, Sedulur dapat memahami reiteration sebagai penegasan kembali posisi dan pendapat penulis terhadap topik utama. Reiteration juga sering disebut sebagai conclusion, dimana dalam bahasa Indonesia artinya adalah kesimpulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/cara-tidak-peduli-dengan-omongan-orang-lain-22-11-22-bel\/\"><b>8 Tips &amp; Cara Tidak Peduli dengan Omongan Orang Lain<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Aturan penulisan analytical exposition text<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st2.depositphotos.com\/1224640\/5649\/i\/600\/depositphotos_56496847-stock-photo-messy-workplace.jpg\" alt=\"analytical exposition text\" width=\"600\" height=\"498\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\">Depositphotos<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain memperhatikan bagian-bagian dari analytical exposition text, Sedulur juga dapat mencermati beberapa aturan penulisan teks tersebut. Di bawah ini telah dirangkum daftar aturan-aturan yang sebaiknya Sedulur ikuti untuk membuat teks eksposisi analitis yang baik.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Penulisan teks eksposisi analitis selalu menggunakan simple present tense.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Kata-kata yang dapat mencerminkan pemikiran dari si penulis harus banyak dimasukkan ke dalam teks ini, seperti experience, feel, know, realize, sense, think, dan lain sebagainya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Menggunakan connective word atau kata penghubung. Penggunaan connective word bertujuan untuk menghubungkan antar ide, baik itu frasa, klausa, kalimat, maupun paragraf. Kata penghubung dapat berfungsi sebagai berikut.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menambah informasi (and, moreover, in addition, also, dll.).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengkontraskan sesuatu (but, however, even though, dll.).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menunjukkan sebab-akibat (because, therefore, thus, consequently, despite, due to, for that reason, dll.).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh analytical exposition text<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82676\" aria-describedby=\"caption-attachment-82676\" style=\"width: 696px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-82676\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Miss-Lulu-English.webp\" alt=\"\" width=\"706\" height=\"547\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82676\" class=\"wp-caption-text\">Miss Lulu English<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah Sedulur, di atas merupakan pembahasan singkat dari analytical exposition text. Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, teks eksposisi analitis dalam bahasa Inggris adalah teks yang berisi pemikiran penulis akan sesuatu. Teks ini termasuk ke dalam jenis argumentative text karena ia menonjolkan argumen dan opini si penulis, tanpa mengajak atau mempengaruhi para pembaca untuk melakukan sesuatu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terdapat tiga bagian dari teks ini, mulai dari thesis, argument, dan reiteration. Ada beberapa aturan juga yang harus Sedulur ikuti agar dapat merangkai teks eksposisi analitis, seperti selalu menggunakan simple present tense, memanfaatkan kata-kata yang dapat mencerminkan pemikiran penulis, dan menggunakan connective word.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Sedulur dan menambah pengetahuan serta wawasan terkait jenis teks dalam bahasa Inggris, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":25,"featured_media":82674,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[11822,4095],"class_list":["post-82673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-analytical-exposition-text","tag-bahasa-inggris"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memahami pengertian analytical exposition text beserta struktur dan contohnya di artikel berikut. Yuk, belajar bersama!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memahami pengertian analytical exposition text beserta struktur dan contohnya di artikel berikut. Yuk, belajar bersama!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-02T12:00:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-02T06:31:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.webp\",\"width\":850,\"height\":450},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/\",\"name\":\"Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-02T12:00:43+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-02T06:31:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\"},\"description\":\"Memahami pengertian analytical exposition text beserta struktur dan contohnya di artikel berikut. Yuk, belajar bersama!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\",\"name\":\"Muhammad Iqbal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Iqbal\"},\"description\":\"Content Writer at Aplikasi Super.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya","description":"Memahami pengertian analytical exposition text beserta struktur dan contohnya di artikel berikut. Yuk, belajar bersama!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya","og_description":"Memahami pengertian analytical exposition text beserta struktur dan contohnya di artikel berikut. Yuk, belajar bersama!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-12-02T12:00:43+00:00","article_modified_time":"2022-12-02T06:31:23+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhammad Iqbal","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Iqbal","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/5.webp","width":850,"height":450},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/","name":"Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-02T12:00:43+00:00","dateModified":"2022-12-02T06:31:23+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff"},"description":"Memahami pengertian analytical exposition text beserta struktur dan contohnya di artikel berikut. Yuk, belajar bersama!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/analytical-exposition-text-30-11-22-bal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Analytical Exposition Text: Pengertian, Struktur dan Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff","name":"Muhammad Iqbal","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Iqbal"},"description":"Content Writer at Aplikasi Super."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82673"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82673"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82673\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":82677,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82673\/revisions\/82677"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}