{"id":82007,"date":"2022-12-01T18:00:53","date_gmt":"2022-12-01T11:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=82007"},"modified":"2022-12-01T10:16:25","modified_gmt":"2022-12-01T03:16:25","slug":"contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/","title":{"rendered":"Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat deduktif atau paragraf deduktif banyak ditemukan dalam penggunaan bahasa sehari-hari. Seperti yang diketahui, paragraf deduktif merupakan salah satu jenis paragraf dalam bahasa Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara sederhana, paragraf deduktif adalah jenis paragraf yang susunannya diawali oleh kalimat topik atau gagasan utama dan diikuti kalimat penjelas. Dengan kata lain, paragraf ini memiliki ciri berupa gagasan utama diletakkan di depan atau awal paragraf. <\/span><span style=\"color: #000000;\">Untuk lebih jelasnya, Sedulur dapat menyimak artikel mengenai contoh kalimat dan paragraf deduktif sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-paragraf-induktif\/\">Mudah Dipahami! Ini Contoh Paragraf Induktif dan Pengertiannya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian paragraf deduktif<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82016\" aria-describedby=\"caption-attachment-82016\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-82016\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-1-626x405.webp\" alt=\"contoh kalimat deduktif\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82016\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum menyimak contoh kalimat deduktif dan paragraf deduktif, ada baiknya Sedulur memahami pengertiannya terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara aktual maupun potensial terdiri atas klausa. Sementara, dalam modul Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia: Kalimat dari Kemdikbud, kalimat dijelaskan sebagai satuan bahasa terkecil yang dapat mengungkapkan pikiran, yang utuh atau setiap tuturan yang dapat mengungkapkan suatu informasi secara lengkap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagai satuan bahasa terkecil, beberapa kalimat dapat disusun menjadi sebuah paragraf. Paragraf sendiri merupakan seperangkat atau serangkaian kalimat yang saling berhubungan yang menyatakan atau mengembangkan sebuah gagasan. Sehingga suatu paragraf hanya mengandung satu ide pokok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengutip dari modul Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia: Paragraf terbitan Kemdikbud, ide pokok atau inti permasalahan dalam sebuah paragraf terdapat pada topik utama atau juga kerap disebut gagasan utama yang dikemas dalam sebuah kalimat topik. Kalimat topik ini kemudian dikembangkan dengan kalimat-kalimat penjelas untuk merinci gagasan utama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam penyusunan sebuah paragraf, gagasan utama yang dituangkan dalam kalimat topik bisa diletakkan di awal, akhir, maupun awal dan akhir paragraf. Paragraf yang disusun dengan gagasan utama bagian awal disebut sebagai paragraf deduktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lebih jelasnya, paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf dan diikuti oleh kalimat penjelas yang mendukung gagasan utama tersebut. Dengan kata lain, sebuah paragraf deduktif memiliki ciri berupa kalimat topik yang diletakkan di awal paragraf dan kemudian diikuti kalimat-kalimat penjelas.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-kata-kiasan-11-11-22-cla\/\">Kata Kiasan adalah Perumpamaan, Ini Penjelasan &amp; Contohnya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ciri paragraf deduktif<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82015\" aria-describedby=\"caption-attachment-82015\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-82015\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-i.jpg\" alt=\"contoh kalimat deduktif\" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-i.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-i-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-i-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-i-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82015\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah dipahami bersama bahwa paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau gagasan utamanya diletakkan di awal paragraf. Paragraf tersebut biasanya diawali oleh pernyataan umum dan kemudian diikuti dengan pernyataan khusus sebagai penjelas atau juga biasa disebut kalimat penjelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Agar lebih memahami tentang paragraf deduktif, berikut beberapa ciri yang perlu Sedulur perhatikan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Gagasan utama atau kalimat topik berada di awal paragraf dan diikuti kalimat penjelas.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan pola pengembangan dari umum ke khusus.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Paragraf diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang berupa pernyataan umum.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kalimat penjelas menguraikan ciri-ciri, karakteristik, atau contoh dari ide pokok.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-simpleks-adalah\/\">Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks Beserta Penjelasannya!<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh kalimat dan paragraf deduktif<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah memahami pengertian dan ciri-ciri paragraf deduktif, berikut adalah beberapa contoh yang dapat Sedulur simak agar lebih memahami materi ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh 1<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82011\" aria-describedby=\"caption-attachment-82011\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-82011\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-2-626x405.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82011\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tenaga kerja yang diperlukan dalam persaingan bebas adalah tenaga kerja yang mempunyai etos kerja tinggi, yaitu tenaga yang pandai, terampil, dan berkepribadian. Tenaga kerja yang pandai adalah tenaga kerja yang mempunyai kemampuan akademis memadai sesuai dengan disiplin ilmu tertentu. Terampil artinya mampu menerapkan kemampuan akademis yang dimiliki disertai kemampuan pendukung yang sesuai untuk diterapkan agar diperoleh hasil maksimal. Sementara itu, tenaga kerja yang berkepribadian adalah tenaga kerja yang mempunyai sikap loyal, disiplin, dan jujur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keterangan<\/strong>: contoh paragraf di atas merupakan paragraf deduktif karena kalimat topik atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat topik pada paragraf di atas adalah &#8220;tenaga kerja yang diperlukan dalam persaingan bebas adalah tenaga kerja yang mempunyai etos kerja tinggi, yaitu tenaga yang pandai, terampil, dan berkepribadian.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh 2<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82014\" aria-describedby=\"caption-attachment-82014\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-82014\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-ii-612x405.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82014\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kasus penganiayaan terhadap anak masih merajalela di negara Indonesia. Banyak anak kecil yang menjerit kesakitan karena dipukuli oleh orang tuanya. Di berbagai wilayah juga melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa ada penganiayaan terhadap anak kandung mereka sendiri. Banyak warga yang tidak bisa berbuat apa-apa, dan hanya bisa prihatin melihat kejadian itu. Maka itu, untuk keberlangsungan hidup yang sejahtera, diharapkan kepada warga yang melihat atau mengetahui kejadian serupa, bisa langsung menghubungi pihak berwajib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keterangan<\/strong>: contoh paragraf di atas merupakan paragraf deduktif karena kalimat topik atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat topik pada paragraf di atas adalah &#8220;kasus penganiayaan terhadap anak masih merajalela di negara Indonesia.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh 3<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82010\" aria-describedby=\"caption-attachment-82010\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-82010\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-3-626x405.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82010\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Ada lebih dari 17.000 pulau di Indonesia, yang di antaranya ada 7.000 pulau yang berpenghuni. Sebagai negara kepulauan dengan wilayah terluas di dunia, Indonesia memiliki potensi besar menjadi poros maritim dunia dan memberi keuntungan yang besar bagi Indonesia dalam hal perairan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keterangan<\/strong>: contoh paragraf di atas merupakan paragraf deduktif karena kalimat topik atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat topik pada paragraf di atas adalah &#8220;Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kalimat-deklaratif\/\">Pengertian Kalimat Deklaratif Beserta Ciri, Jenis &amp; Contohnya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh 4<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82013\" aria-describedby=\"caption-attachment-82013\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-82013\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-iii-612x405.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82013\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Zaki seorang atlet yang multitalenta. Selain menjadi atlet olahraga voli, Zaki juga seorang fotografer yang sering pergi ke berbagai tempat yang indah untuk mengambil foto. Bakat yang dimiliki Zaki dalam olahraga voli, pernah mewakili juara Indonesia memenangkan Olimpiade pada tiga tahun yang lalu. Selain voli, Zaki juga masih sering bermain bola dengan teman sekampungnya. Bukan berarti dia tidak bisa dalam olahraga lain, justru dia mahir dalam beberapa bidang olahraga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keterangan<\/strong>: contoh paragraf di atas merupakan paragraf deduktif karena kalimat topik atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat topik pada paragraf di atas adalah &#8220;Zaki seorang atlet yang multitalenta.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh 5<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82009\" aria-describedby=\"caption-attachment-82009\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-82009\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-4.webp\" alt=\"contoh kalimat deduktif\" width=\"626\" height=\"352\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-4.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-4-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-4-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-4-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82009\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemacetan merupakan hal yang sering dijumpai di beberapa kota besar di Indonesia. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu volume kendaraan yang sudah tinggi dan melampaui target. Selain itu, masih banyaknya aparat yang kurang tegas dalam menindak pelanggar lalu lintas dan tingkat kesadaran masyarakat yang kurang disiplin makin mengakibatkan kemacetan tidak terkendali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keterangan<\/strong>: contoh paragraf di atas merupakan paragraf deduktif karena kalimat topik atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat topik pada paragraf di atas adalah &#8220;kemacetan merupakan hal yang sering dijumpai di beberapa kota besar di Indonesia.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh 6<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82012\" aria-describedby=\"caption-attachment-82012\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-82012\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-iv.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"327\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82012\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Brokoli termasuk sayuran dengan kandungan antioksidan tinggi. Maka daripada itu, cara memasaknya harus benar. Usahakan agar teksturnya matang, tetapi jangan sampai mengurangi atau menghabiskan kandungan gizinya. Sayuran ini lebih tepat dimasak dengan jenis rebus setengah matang sebelum dikonsumsi. Segera tiriskan dan siram dengan air dingin agar tetap berwarna cantik dan bentuknya tidak hancur. Cara memotong brokoli juga harus benar yaitu mengikuti tangkainya. Selain mempengaruhi kesegaran, tangkai brokoli juga berfungsi sebagai hiasan untuk menambah selera makan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keterangan<\/strong>: contoh paragraf di atas merupakan paragraf deduktif karena kalimat topik atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat topik pada paragraf di atas adalah &#8220;brokoli termasuk sayuran dengan kandungan antioksidan tinggi.&#8221;<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh 7<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_82008\" aria-describedby=\"caption-attachment-82008\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-82008\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paragraf-deduktif-5-626x405.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-82008\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Smartphone memiliki kegunaan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Hal ini karena perangkat ini sebagai salah satu alat komunikasi yang sangat membantu banyak orang. selain itu alat komunikasi ini dapat membuat orang lain berkomunikasi dengan jarak jauh. Tentunya dengan waktu yang sangat cepat sehingga sangatlah efektif untuk digunakan. Selain itu alat ini juga bisa dikatakan sebagai alat yang serba guna. Hal ini tak lepas dari fitur-fitur yang tersedia yang akan membantu anda dalam mengerjakan banyak hal. Fitur tersebut seperti google map, kalkulator, galeri dan lainnya. seperti halnya jika anda tersesat di jalan maka anda bisa menggunakan google map.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keterangan<\/strong>: contoh paragraf di atas merupakan paragraf deduktif karena kalimat topik atau gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat topik pada paragraf di atas adalah &#8220;smartphone memiliki kegunaan yang sangat penting bagi kehidupan manusia.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi penjelasan mengenai paragraf deduktif. Di samping itu juga telah dipaparkan beberapa contoh kalimat atau paragraf deduktif yang dapat Sedulur simak untuk lebih memahami materi ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?<\/span><\/i><b><i> Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":82017,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[11735,5203,11736],"class_list":["post-82007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-contoh-kalimat-deduktif","tag-deduktif","tag-kalimat-deduktif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut ini kumpulan contoh kalimat deduktif yang biasa muncul dalam paragraf karya sastra beserta penjelasannya agar bisa Sedulur pelajari!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut ini kumpulan contoh kalimat deduktif yang biasa muncul dalam paragraf karya sastra beserta penjelasannya agar bisa Sedulur pelajari!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-01T11:00:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-12-01T03:16:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/3-28.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/3-28.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/3-28.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"contoh kalimat deduktif\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/\",\"name\":\"Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-01T11:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2022-12-01T03:16:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Berikut ini kumpulan contoh kalimat deduktif yang biasa muncul dalam paragraf karya sastra beserta penjelasannya agar bisa Sedulur pelajari!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya","description":"Berikut ini kumpulan contoh kalimat deduktif yang biasa muncul dalam paragraf karya sastra beserta penjelasannya agar bisa Sedulur pelajari!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya","og_description":"Berikut ini kumpulan contoh kalimat deduktif yang biasa muncul dalam paragraf karya sastra beserta penjelasannya agar bisa Sedulur pelajari!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-12-01T11:00:53+00:00","article_modified_time":"2022-12-01T03:16:25+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/3-28.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/3-28.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/3-28.webp","width":850,"height":450,"caption":"contoh kalimat deduktif"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/","name":"Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-12-01T11:00:53+00:00","dateModified":"2022-12-01T03:16:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Berikut ini kumpulan contoh kalimat deduktif yang biasa muncul dalam paragraf karya sastra beserta penjelasannya agar bisa Sedulur pelajari!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-kalimat-deduktif-25-11-22-cla\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Kalimat dan Paragraf Deduktif Beserta Penjelasannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82007"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82007"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":82515,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82007\/revisions\/82515"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/82017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}