{"id":81922,"date":"2022-11-28T19:00:21","date_gmt":"2022-11-28T12:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=81922"},"modified":"2022-11-27T19:06:05","modified_gmt":"2022-11-27T12:06:05","slug":"peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/","title":{"rendered":"Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Apakah Sedulur pernah mendengar tentang Peristiwa Tanjung Morawa? Tragedi berdarah yang terjadi pada 16 Maret 1953 silam ini menjadi catatan kelam sejarah Indonesia. Tepatnya berkaitan dengan masalah agraria di mana kala itu terjadi konflik antara aparat dengan masyarakat hingga menimbulkan jatuhnya korban jiwa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, agar Sedulur dapat lebih memahami sejarah Peristiwa Tanjung Morawa, berikut Super telah merangkum informasi lengkapnya. Mulai dari sejarah, latar belakang, tokoh yang terlibat, hingga dampaknya. Yuk, langsung disimak!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/gerakan-wanita-indonesia-09-11-22-why\/\">Sejarah Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) dan Tujuannya\u00a0\u00a0<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sejarah Peristiwa Tanjung Morawa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81929\" aria-describedby=\"caption-attachment-81929\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-81929\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/sejarah-1-626x405.webp\" alt=\"peristiwa tanjung morawa\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81929\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dihimpun dari berbagai sumber, Peristiwa Tanjung Morawa merupakan tragedi berdarah yang terjadi pada 16 Maret 1953 atau pada masa demokrasi liberal setelah dibubarkannya Republik Indonesia Serikat (RIS). Tragedi yang dipicu oleh konflik agraria atau sengketa tanah ini terjadi di Desa Perdamaian, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Namun saat peristiwa itu terjadi, wilayah tersebut masih bernama Provinsi Sumatera Timur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Peristiwa Tanjung Morawa yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa menjadi catatan kelam untuk Kabinet Wilopo yang berkuasa saat itu. Bahkan, peristiwa itu juga disebut sebagai salah satu penyebab jatuhnya kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri (PM) Wilopo tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Tokoh dan organisasi yang terlibat<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir Kompas.com, terdapat sejumlah tokoh dan organisasi yang terlibat dalam tragedi ini, di antaranya sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Perdana Menteri (PM) Wilopo<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Barisan Tani Indonesia (BTI)<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Partai Komunis Indonesia (PKI)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/sejarah-sumpah-pemuda\/\">Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda Beserta Makna &amp; Tokohnya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Latar belakang Peristiwa Tanjung Morawa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81930\" aria-describedby=\"caption-attachment-81930\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-81930\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/konferensi-meja-bundar-detik-720x405.jpeg\" alt=\"peristiwa tanjung morawa\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/konferensi-meja-bundar-detik-720x405.jpeg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/konferensi-meja-bundar-detik-800x450.jpeg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/konferensi-meja-bundar-detik-444x250.jpeg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/konferensi-meja-bundar-detik-600x337.jpeg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/konferensi-meja-bundar-detik-285x160.jpeg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81930\" class=\"wp-caption-text\">Detik.com<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Peristiwa Tanjung Morawa dilatarbelakangi oleh adanya konflik agraria berupa sengketa tanah di Tanjung Morawa, Sumatera Timur yang kini dikenal sebagai Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Peristiwa bermula dari rencana pemerintah untuk membuat sawah percobaan bagi masyarakat di lahan bekas kebun tembakau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pemerintah yang saat itu dipimpin oleh Kabinet Wilopo mengirim Menteri Dalam Negeri Mohammad Roem untuk melakukan pengosongan bekas lahan tembakau. Namun lahan tersebut rupanya sudah digarap oleh sebagian masyarakat, penggarap liar, hingga imigran gelap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lahan seluas 255 ribu hektare itu diketahui merupakan perkebunan kelapa sawit, teh, dan tembakau yang menurut konsesi merupakan milik perusahaan Belanda, Deli Planters Vereniging (DPV) sebelum Perang Dunia II. Lahan tersebut menjadi sengketa setelah kesepakatan Konferensi Meja Bundar (KMB) menyatakan bahwa Indonesia mendapat pengakuan kemerdekaan dengan syarat mengembalikan lahan tersebut kepada para investor asing. Oleh sebab itu, pemerintah memerintahkan Gubernur Sumatera Timur, A. Hakim melalui Menteri Dalam Negeri Mohammad Roem untuk mengosongkan lahan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/toko-dan-sembako\/sejarah-toko-kelontong\/\">Mengenal Sejarah Toko Kelontong di Indonesia<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Puncak Peristiwa Tanjung Morawa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81932\" aria-describedby=\"caption-attachment-81932\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-81932\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-tanjung-morawa-kompas-720x405.jpeg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-tanjung-morawa-kompas-720x405.jpeg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-tanjung-morawa-kompas-444x250.jpeg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-tanjung-morawa-kompas-600x337.jpeg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/peristiwa-tanjung-morawa-kompas-285x160.jpeg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81932\" class=\"wp-caption-text\">Kompas.com<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagai upaya untuk mengosongkan lahan, pemerintah memberikan tawaran ganti rugi termasuk menyediakan lahan pertanian baru. Namun negosiasi antara pemerintah dan masyarakat setempat ternyata berlangsung alot. Hal itu disebut dikarenakan adanya campur tangan Barisan Tani Indonesia (BTI), organisasi tani yang berafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Gagalnya upaya negosiasi yang dilakukan pemerintah dengan masyarakat akhirnya berakhir dengan penggusuran secara paksa. Tepatnya pada 16 Maret 1953, pemerintah mengirim sejumlah alat berat dengan dikawal aparat kepolisian termasuk pasukan Brigadir Mobile (Brimob).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penggusuran secara paksa ini ditanggapi dengan perlawanan oleh masyarakat setempat. Tak hanya itu, kelompok BTI juga menyiapkan massa di sejumlah titik untuk melawan aparat. Akibatnya, bentrokan antara aparat dan masyarakat pun tidak bisa dihindari hingga menyebabkan jatuhnya korban. Menurut catatan sejarah, setidaknya 20 orang menjadi korban dengan lima di antaranya meninggal dunia dalam peristiwa itu.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/induk-organisasi-senam-indonesia-adalah\/\">Sejarah Induk Organisasi Senam Indonesia atau PERSANI<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Dampak peristiwa Tanjung Morawa<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81928\" aria-describedby=\"caption-attachment-81928\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-81928\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/sejarah-2-626x405.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81928\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tragedi berdarah di Tanjung Morawa tidak hanya mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Sebab, bentrokan itu juga menjadi sorotan parlemen dengan dikeluarkannya mosi tidak percaya terhadap pemerintahan PM Wilopo oleh Sidik Kertapati dari Sarekat Tani Indonesia (SAKTI).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kala itu, Kabinet Wilopo disebut menyalahi aturan terkait sengketa lahan yang terjadi di Tanjung Morawa. Hal ini akhirnya membuat pemerintahan yang dipimpin oleh PM Wilopo menjadi goyah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hingga pada 2 Juni 1953, PM Wilopo menyerahkan mandat kabinetnya kepada Presiden Soekarno. Penyerahan kembali mandat tersebut kemudian ditanggapi dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 99 Tahun 1953 tertanggal 3 Juni 1953.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pahlawan-nasional\/\">18 Tokoh Pahlawan Nasional Indonesia dan Sejarah Perjuangannya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sekilas tentang Kabinet Wilopo<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81931\" aria-describedby=\"caption-attachment-81931\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-81931\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kabinet-wilopo-kompas-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kabinet-wilopo-kompas-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kabinet-wilopo-kompas-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kabinet-wilopo-kompas-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kabinet-wilopo-kompas-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81931\" class=\"wp-caption-text\">Kompas<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk menambah wawasan Sedulur, berikut ini Super telah merangkum informasi singkat tentang Kabinet Wilopo yang dihimpun dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Presiden: Ir. Soekarno<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Wakil Presiden: Drs. Mohammad Hatta<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Perdana Menteri: Mr. Wilopo<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Wakil Perdana Menteri: Prawoto Mangkusasmito<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Jumlah Kementerian: 16<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Susunan menteri<\/span><\/strong><\/p>\n<ol>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Luar Negeri: Mr. Wilopo (diberhentikan 29 April 1952) dan Mukarto (diangkat pada 29 April 1952)<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Dalam Negeri: Mohammad Roem<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Pertahanan: Sri Sultan Hamengkubuwono IX (berhenti 2 Juni 1953) dan Wilopo (diangkat 2 Juni 1953)<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Kehakiman: Lukman Wiradinata<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Penerangan: Arnold Mononutu<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Keuangan: Sumitro Djojohadikusumo<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Pertanian: Mohammad Sardjan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Perekonomian: Sumanang<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Perhubungan: Djuanda<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga: Suwarto<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Perburuhan: Iskandar Tedjasukmana<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Sosial: Anwar Tjokroaminoto (berhenti 9 Mei 1953) dan Pandji Suroso (diangkat 9 Mei 1953)<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Bahder Djohan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Agama: Fakih Usman<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Kesehatan: Johannes Leimena<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menteri Urusan Pegawai: Pandji Suroso (diberhentikan 11 Mei 1953)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi informasi mengenai Peristiwa Tanjung Morawa yang terjadi pada masa Kabinet Wilopo. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Sedulur mengenai sejarah Indonesia khususnya di masa pasca proklamasi kemerdekaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?<\/span><\/i><b><i> Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":81933,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[11713,11714],"class_list":["post-81922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-peristiwa-tanjung-morawa","tag-tanjung-morawa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Peristiwa Tanjung Morawa merupakan tragedi berdarah yang terjadi pada 16 Maret 1953. Yuk ketahui sejarah, latar belakang, tokoh hingga dampaknya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peristiwa Tanjung Morawa merupakan tragedi berdarah yang terjadi pada 16 Maret 1953. Yuk ketahui sejarah, latar belakang, tokoh hingga dampaknya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-28T12:00:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-27T12:06:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/2-10.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/2-10.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/2-10.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"peristiwa tanjung morawa\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/\",\"name\":\"Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-28T12:00:21+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-27T12:06:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Peristiwa Tanjung Morawa merupakan tragedi berdarah yang terjadi pada 16 Maret 1953. Yuk ketahui sejarah, latar belakang, tokoh hingga dampaknya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya","description":"Peristiwa Tanjung Morawa merupakan tragedi berdarah yang terjadi pada 16 Maret 1953. Yuk ketahui sejarah, latar belakang, tokoh hingga dampaknya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya","og_description":"Peristiwa Tanjung Morawa merupakan tragedi berdarah yang terjadi pada 16 Maret 1953. Yuk ketahui sejarah, latar belakang, tokoh hingga dampaknya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-28T12:00:21+00:00","article_modified_time":"2022-11-27T12:06:05+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/2-10.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/2-10.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/2-10.webp","width":850,"height":450,"caption":"peristiwa tanjung morawa"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/","name":"Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-28T12:00:21+00:00","dateModified":"2022-11-27T12:06:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Peristiwa Tanjung Morawa merupakan tragedi berdarah yang terjadi pada 16 Maret 1953. Yuk ketahui sejarah, latar belakang, tokoh hingga dampaknya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/peristiwa-tanjung-morawa-24-11-22-cla\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Peristiwa Tanjung Morawa: Sejarah dan Latar Belakangnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81922"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81922"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81934,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81922\/revisions\/81934"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81933"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}