{"id":81196,"date":"2022-11-21T18:00:32","date_gmt":"2022-11-21T11:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=81196"},"modified":"2022-11-21T11:07:02","modified_gmt":"2022-11-21T04:07:02","slug":"struktur-atom-18-11-22-bel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/","title":{"rendered":"Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan &#038; Tokohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa yang Sedulur ketahui tentang atom? Ya, atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari proton, neutron, dan elektron. Ketiga partikel yang telah disebutkan itulah yang menyusun struktur atom. Secara mudahnya, atom adalah partikel terkecil yang sudah tidak bisa dibagi lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang membahas tentang atom, banyak teori dari para ahli yang bermunculan. Para tokoh tersebut membuat penelitian untuk mempelajari seluk beluk dan apapun yang ada pada sebuah atom. Sebab itulah, kita bisa mendapatkan informasi seputar atom hingga saat ini. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Agar pengetahuan Sedulur mengenai struktur atom semakin bertambah, cobalah simak informasi tentang perkembangan teori atom dan siapa saja tokoh dibaliknya berikut ini.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/energi-potensial-adalah-03-11-22-azm\/\"><b>Energi Potensial adalah: Pengertian, Jenis dan Rumusnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Struktur atom adalah<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81210\" aria-describedby=\"caption-attachment-81210\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81210\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/ats.jpg\" alt=\"struktur atom\" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/ats.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/ats-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/ats-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/ats-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81210\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Struktur atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom dan muatan negatif dari elektron yang mengelilinginya. Di dalam inti dari setiap atom, terdapat dua campuran yang terdiri dari proton dengan muatan positif dan neutron dengan muatan netral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Struktur atom juga bisa didefinisikan sebagai susunan partikel dasar atom. Partikel dasar bernama elektron yang mengelilingi inti atom dapat terikat kuat karena adanya gaya elektromagnetik. Gaya ini jugalah yang membuat sekumpulan atom saling terikat hingga akhirnya membentuk suatu molekul.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teori atom akan selalu berhubungan dengan adanya gaya elektromagnetik. Meskipun kita mengira saat ini informasi mengenai atom sudah cukup jelas, tapi ternyata belum ada teori atau model yang mutlak dari sebuah atom. Hal ini karena teori atom masih mengalami perkembangan dan penyempurnaan dari waktu ke waktu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Partikel dalam struktur atom<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81208\" aria-describedby=\"caption-attachment-81208\" style=\"width: 518px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81208\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/mikirbae.jpg\" alt=\"struktur atom\" width=\"528\" height=\"204\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81208\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">mikirbae<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Walaupun dapat didefinisikan sebagai bagian terkecil yang sudah tidak bisa dibagi lagi, namun atom ternyata masih disusun oleh beberapa partikel penyusun atom atau yang dikenal sebagai partikel sub-atomik. Partikel ini terdiri dari proton, elektron, dan neutron.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Agar lebih paham, berikut adalah penjelasan mengenai partikel sub-atomik tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Proton<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Proton ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Eugene Goldstein pada tahun 1886 melalui percobaan sinar katode yang telah dimodifikasi. Dalam percobaan tersebut, Goldstein memberi lubang atau saluran di tengah katode yang digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah melakukan percobaan pada berbagai gas, Goldstein akhirnya menemukan bahwa gas hidrogen dapat menghasilkan sinar yang bermuatan positif paling kecil, baik dari segi massanya maupun muatan-muatannya, dengan begitu, partikel tersebut dinamakan sebagai proton. Lebih lanjut, proton memiliki muatan +1 dengan massa 1 sma (satuan muatan atom).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Elektron<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Elektron ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama J.J Thomson pada tahun 1897 melalui percobaan sinar katode. Sementara muatan elektron, ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Robert Millikan melalui percobaan tetesan halus minyak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari hasil percobaan kedua ilmuwan tersebut, didapatkan kesimpulan bahwa elektron memiliki muatan -1 dan massa sama dengan 0. Sehingga, elektron dilambangkan dengan -1.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Neutron<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Neutron ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama James Chadwick pada tahun 1932 melalui percobaan tembakan atom Berilium dengan sinar alfa. Dari percobaan tersebut, diketahui bahwa partikel yang menimbulkan radiasi berdaya tembus tinggi memiliki sifat netral. Dengan demikian, neutron dikatakan tidak bermuatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, neutron juga memiliki massa yang hampir sama dengan proton, yaitu 1 sma. Karena partikel muatannya sama dengan 0 (nol), maka neutron dikatakan bersifat netral.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/campuran-heterogen-adalah\/\"><b>Campuran Heterogen adalah: Pengertian dan Contohnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Perkembangan teori atom dan tokohnya<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara teori, perkembangan teori atom mulai mulai dikembangkan untuk menyempurnakan teori-teori yang sudah ada sebelumnya. Hingga pada tahun 1800-an, mulai ditemukan penemuan baru yang terkait dengan teori atom yang baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dikembangkan oleh tokoh yang berbeda-beda, berikut adalah perkembangan teori atom yang dapat Sedulur pelajari lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Teori Atom Dalton (John Dalton)<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81207\" aria-describedby=\"caption-attachment-81207\" style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81207\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kompas-2.jpg\" alt=\"struktur atom\" width=\"750\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kompas-2.jpg 750w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kompas-2-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81207\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Kompas<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perkembangan teori atom diawali oleh seorang tokoh bernama John Dalton yang menyatakan pendapatnya mengenai atom pada tahun 1803. Ia mendasarkan teorinya atas dua hukum, yakni Hukum Lavoisier (Hukum Kekekalan Massa) dan Hukum Proust (Hukum Susunan Tetap).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Isi dari teori atom Dalton, antara lain:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur-unsur yang tidak dapat dibagi lagi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atom-atom sejenis akan memiliki sifat yang sama, sedangkan atom-atom dengan unsur tidak sejenis akan memiliki sifat yang berbeda.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam reaksi kimia, akan terjadi penggabungan atau pemisahan atom.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atom dapat bergabung dengan atom lainnya sehingga membentuk molekul dengan perbandingan yang bulat dan sederhana.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, dalam praktiknya, teori ini memiliki beberapa kekurangan, seperti:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atom unsur yang satu dengan atom unsur lainnya tidak bisa dideskripsikan dengan jelas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Gambaran tentang bagaimana cara atom saling bergabung tidak bisa dijelaskan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hubungan senyawa antara larutan senyawa dengan daya hantar arus listrik juga tidak bisa dideskripsikan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sifat listrik materi juga tidak bisa dideskripsikan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada akhirnya, teori atom Dalton hanya bertahan selama 90 tahun karena pada tahun 1886, seorang ilmuwan bernama Eugene Goldstein telah menemukan partikel listrik bermuatan positif yang dikenal dengan nama proton. Setelahnya pun, pada tahun 1897, seorang ilmuwan bernama Thomson juga menemukan partikel bermuatan negatif yang dikenal sebagai elektron.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Teori Atom Thomson (Joseph John Thomson)<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81206\" aria-describedby=\"caption-attachment-81206\" style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-81206 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Satu-Jam.webp\" alt=\"teori\" width=\"750\" height=\"446\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81206\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Satu Jam<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Telah disebutkan sebelumnya bahwa setelah teori atom Dalton, tokoh yang mempelopori perkembangan teori atom modern adalah Joseph John Thomson, atau sering dikenal sebagai teori atom Thomson.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Teori atom Thomson juga dikenal sebagai teori roti kismis karena muatan negatif (elektron) diibaratkan sebagai kismis yang mengelilingi atom bermuatan positif (proton) yang diibaratkan sebagai roti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Isi dari teori atom Thomson, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atom bukanlah bagian terkecil dari suatu zat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Massa elektron atom ternyata lebih kecil dari massa atom.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Secara keseluruhan, atom bersifat netral karena muatan atom positif dan negatif yang ada pada atom adalah sama, dimana suatu atom tidak memiliki muatan positif dan negatif yang berlebihan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atom dengan muatan positif akan tersebar secara merata di seluruh bagian atom, yang mana atom juga akan dinetralkan oleh elektron-elektron yang tersebar di antara muatan positif.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, teori atom Thomson juga memiliki beberapa kekurangan, sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak bisa menjelaskan bagaimana susunan muatan positif dan jumlah elektron yang ada di dalam bola.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak dapat menjelaskan tentang bagian inti atom.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Teori Atom Rutherford (Ernest Rutherford)<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81205\" aria-describedby=\"caption-attachment-81205\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-81205 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Harapan-Rakyat.jpg\" alt=\"teori\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Harapan-Rakyat.jpg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Harapan-Rakyat-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Harapan-Rakyat-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Harapan-Rakyat-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Harapan-Rakyat-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Harapan-Rakyat-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Harapan-Rakyat-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81205\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Harapan Rakyat<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikutnya adalah teori atom yang dikembangkan oleh seorang ilmuwan bernama Ernest Rutherford. Teori ini berasal dari sebuah eksperimen penembakan inti atom pada lempengan emas dengan partikel alfa, yang dikenal sebagai eksperimen Geiger-Marsden.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari hasil percobaan tersebut, ditarik kesimpulan bahwa inti atom yang terkena partikel alfa akan menimbulkan terjadinya tumbukan yang menyebabkan pembelokan atau pemantulan partikel alfa. Diketahui juga bahwa penyebab terjadinya hal itu adalah massa dan muatan atom yang terpusat pada inti (nukleus).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan demikian, Rutherford menyatakan bahwa muatan inti atom sama dengan massa atom dalam sma (satuan massa atom). Berikut adalah isi dari teori atom Rutherford.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron-elektron yang bermuatan negatif seperti model tata surya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Atom bersifat netral karena muatan positif sebanding dengan muatan negatif.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selama mengitari inti, gaya sentripetal pada elektron akan terbentuk oleh gaya tarik menarik antara elektron dengan gaya inti atom (Gaya Coulomb).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebagian besar volume atom adalah ruang kosong (bukan pejal) yang disebabkan oleh jari-jari inti atom yang jauh lebih kecil daripada jari-jari atom.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sama seperti teori sebelumnya, teori atom Rutherford juga masih memiliki kekurangan, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak bisa mendeskripsikan cara rotasi dari inti atom dan letak dari elektron.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak bisa mendeskripsikan spektrum garis yang ada pada atom hidrogen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Energi atom menjadi tidak stabil karena elektron yang bergerak akan memancarkan energi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Teori Atom Bohr (Niels Bohr)<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81204\" aria-describedby=\"caption-attachment-81204\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-81204 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Kumpar.webp\" alt=\"atom\" width=\"640\" height=\"467\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81204\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Kumparan<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perkembangan teori atom sampai pada seorang fisikawan asal Denmark bernama Niels Bohr. Teori atom Bohr ini berawal dari kelemahan teori atom Rutherford, yakni lintasan elektron yang disampaikan Rutherford belum bisa dianggap sempurna untuk menjelaskan struktur suatu atom karena dianggap bertentangan dengan teori elektrodinamika klasik Maxwell.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Bohr akhirnya berusaha mengembangkan dan memodifikasi agar teori atom Rutherford menjadi lebih sempurna dengan menggunakan model atom nuklir Rutherford dan teori kuantum Planck. Dari eksperimen tersebut, dihasilkan elektron-elektron yang mengelilingi inti atom, yang terdiri dari proton dan neutron dimana ada lintasan-lintasan tertentu yang disebut sebagai kulit elektron atau tingkat energi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah inti dari teori atom Bohr, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Elektron mengelilingi atom pada orbit tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selama berada dalam lintasan, energi elektron akan tetap sehingga tidak ada energi yang diserap atau dipancarkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Elektron hanya bisa berpindah dari satu kulit ke kulit lainnya dengan menyerap atau memancarkan energi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lintasan-lintasan yang diperbolehkan elektron adalah lintasan-lintasan yang mempunyai momentum sudut dengan kelipatan bulat dari h2\u03c0 (\u03c0=3,14).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Namun, teori atom Bohr juga memiliki beberapa kelemahan, diantaranya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak dapat menerangkan spektrum atom yang lebih besar daripada hidrogen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak bisa menjelaskan efek Zeeman.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Teori Atom Mekanika Kuantum (Werner Heisenberg dan Erwin Schr\u00f6dinger)<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81203\" aria-describedby=\"caption-attachment-81203\" style=\"width: 395px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81203\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Nafiun.jpg\" alt=\"teori\" width=\"405\" height=\"422\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81203\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Nafiun<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada akhirnya, perkembangan teori atom sampai pada teori mekanika kuantum yang dikembangkan untuk menyempurnakan teori atom Bohr. Teori ini dilakukan oleh Erwin Schr\u00f6dinger, seorang fisikawan dari Austria yang meraih Nobel Fisika pada tahun 1933.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perkembangan teori atom modern ini didasarkan pada hipotesis de Broglie, yakni sifat dualisme pada elektron yang menjelaskan bahwa elektron bukan hanya sekadar partikel, namun juga sebagai gelombang. Jadi, elektron akan bergerak seperti gelombang dan juga memiliki lintasan yang juga merupakan gelombang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tidak hanya seorang diri, ada ilmuwan lain bernama Werner Heisenberg yang bekerja sama mengembangkan teori atom modern ini. Jika penelitianSchr\u00f6dinger berdasarkan hipotesis de Broglie, maka penelitian Heisenberg didasarkan pada asas ketidakpastian Werner Heisenberg.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari asas ini, Heisenberg menyimpulkan bahwa terdapat suatu keterbatasan dalam menentukan posisi dan momentum elektron. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa teori atom mekanika kuantum yang dicetuskan keduanya merupakan teori paling mutakhir dari beberapa teori atom sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA:<\/b> <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/menyublim-adalah\/\"><b>Menyublim adalah: Pengertian, Proses dan Contoh Peristiwanya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Penulisan dan lambang atom<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81201\" aria-describedby=\"caption-attachment-81201\" style=\"width: 456px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81201\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/idSc.png\" alt=\"lambang\" width=\"466\" height=\"171\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81201\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">idSchool<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah mempelajari perkembangan teori atom, penting juga untuk mengetahui bagaimana cara penulisan dan lambang atom. Hal ini karena gabungan dari partikel sub-atomik akan membentuk suatu unsur yang bervariasi. Agar lebih jelas, perhatikan ulasan berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Nomor atom (Z)\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nomor atom (Z) merupakan jumlah proton (bermuatan positif) atau jumah elektron (bermuatan negatif) dalam suatu atom. Sebab atom bersifat netral, maka jumlah proton sama dengan jumlah elektronnya. Dengan begitu, nomor atom juga menunjukkan jumlah elektron yang nantinya juga menentukan sifat suatu unsur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Nomor Massa (A)<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nomor massa (A) merupakan jumlah proton dan neutron. Nomor massa dari suatu unsur digunakan untuk menyatakan banyaknya proton dan neutron yang menyusun inti atom dari suatu unsur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, Nomor Massa (A) = Jumlah Proton + Jumlah Neutron.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Lambang Unsur (X)<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lambang unsur (X) merupakan susunan dari suatu unsur netral, misalnya Oksigen memiliki lambang unsur (O).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa nomor massa atau massa atom dari suatu unsur akan menyatakan banyaknya proton dan neutron. Sementara nomor atom akan menyatakan banyaknya jumlah proton. Namun, saat suatu unsur netral, maka nomor atomnya sama dengan elektron.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Perbedaan isotop, isobar, dan isoton<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81200\" aria-describedby=\"caption-attachment-81200\" style=\"width: 470px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81200\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Youtube.jpg\" alt=\"struktur \" width=\"480\" height=\"360\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81200\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Agus Purwanto<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain pembahasan mengenai penulisan dan lambang atom, Sedulur juga perlu mengetahui informasi seputar isotop, isobar, dan isoton. Agar lebih mudah, silakan simak penjelasan berikut.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Isotop<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan unsur-unsur yang memiliki nomor atom yang sama namun memiliki nomor massa berbeda. Contohnya adalah unsur Karbon (C) alam yang terdiri dari atas 2 jenis isotop yaitu<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Isobar<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan unsur-unsur yang memiliki nomor massa yang sama namun memiliki nomor atom berbeda. Contohnya pada unsur Karbon dan Nitrogen, jadi<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dengan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah isobar.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Isoton<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Merupakan unsur-unsur yang memiliki nomor atom yang berbeda namun memiliki neutron yang sama. Contohnya pada unsur Karbon dan Nitrogen, jadi <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">dengan <\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">adalah isoton karena keduanya memiliki neutron 7.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Konfigurasi elektron<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81199\" aria-describedby=\"caption-attachment-81199\" style=\"width: 722px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81199\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Dosen-Pendidikan.png\" alt=\"konfigurasi\" width=\"732\" height=\"411\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Dosen-Pendidikan.png 732w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Dosen-Pendidikan-720x405.png 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Dosen-Pendidikan-444x250.png 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Dosen-Pendidikan-600x337.png 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Dosen-Pendidikan-285x160.png 285w\" sizes=\"(max-width: 732px) 100vw, 732px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81199\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Dosen Pendidikan<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih lanjut, pembahasan mengenai konfigurasi elektron juga penting untuk diketahui. Konfigurasi elektron merupakan penyusunan atau lapisan elektron yang didasarkan pada tingkat energi dalam suatu atom.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, atom memiliki lapisan paling dekat dengan inti sampai yang terluar, yang secara berurutan dilambangkan dengan huruf K, L, M, N, O, P, Q, dan seterusnya. Disini, jumlah elektron maksimum pada suatu lapisan kulit haruslah memenuhi rumus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, yang mana n = nomor kulit dan jumlah maksimum elektron yang ada pada kulit terluar adalah 8.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Lebih jelasnya, simak contoh berikut ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lapisan kulit K (n=1) akan memiliki nilai maksimum elektron = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> elektron.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lapisan kulit L (n=2) kan memiliki nilai maksimum elektron =\u00a0 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> elektron.<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lapisan kulit M (n=3) kan memiliki nilai maksimum elektron = <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> elektron .<\/span><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dan seterusnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Elektron valensi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_81198\" aria-describedby=\"caption-attachment-81198\" style=\"width: 734px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-81198\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Urip.png\" alt=\"elektron valensi\" width=\"744\" height=\"562\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-81198\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">Urip<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terakhir, pembahasan mengenai atom juga tak bisa dilepaskan dari adanya elektron valensi. Elektron valensi merupakan elektron yang ada pada kulit terluar dan berguna untuk membentuk ikatan kimia. Susunan dari elektron valensi ini akan sangat menentukan sifat-sifat kimia dari suatu atom. Jika unsur memiliki struktur elektron valensi yang sama, maka mereka juga akan memiliki sifat kimia yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian informasi mengenai struktur atom beserta perkembangan teori dan tokoh-tokohnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur sekalian agar lebih memahami ilmu kimia, terutama atom dengan lebih baik lagi. Selamat belajar, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":81323,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[11603,11602],"class_list":["post-81196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-atom","tag-struktur-atom"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan &amp; Tokohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Yuk mengenal struktur atom beserta perkembangan teori dari para tokoh-tokoh dunia science dalam artikel berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan &amp; Tokohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Yuk mengenal struktur atom beserta perkembangan teori dari para tokoh-tokoh dunia science dalam artikel berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-21T11:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T04:07:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/8-1-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/8-1-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/8-1-1.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"struktur atom\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/\",\"name\":\"Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan & Tokohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-21T11:00:32+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T04:07:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Yuk mengenal struktur atom beserta perkembangan teori dari para tokoh-tokoh dunia science dalam artikel berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan &#038; Tokohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan & Tokohnya","description":"Yuk mengenal struktur atom beserta perkembangan teori dari para tokoh-tokoh dunia science dalam artikel berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan & Tokohnya","og_description":"Yuk mengenal struktur atom beserta perkembangan teori dari para tokoh-tokoh dunia science dalam artikel berikut ini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-21T11:00:32+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T04:07:02+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/8-1-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/8-1-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/8-1-1.webp","width":850,"height":450,"caption":"struktur atom"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/","name":"Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan & Tokohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-21T11:00:32+00:00","dateModified":"2022-11-21T04:07:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Yuk mengenal struktur atom beserta perkembangan teori dari para tokoh-tokoh dunia science dalam artikel berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/struktur-atom-18-11-22-bel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Struktur Atom Beserta Perkembangan &#038; Tokohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81196"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=81196"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81196\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81325,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/81196\/revisions\/81325"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81323"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=81196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=81196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=81196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}