{"id":80827,"date":"2022-11-17T22:30:16","date_gmt":"2022-11-17T15:30:16","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=80827"},"modified":"2022-11-16T21:38:06","modified_gmt":"2022-11-16T14:38:06","slug":"tipe-data-15-11-22-why","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/","title":{"rendered":"Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui"},"content":{"rendered":"<p>Dalam dunia pemrograman tipe data merupakan salah satu hal yang harus dipelajari dan dikuasai seorang progamer. Terlebih lagi dalam dunia komputasi teknis, yang mana jenis-jenis data ini memegang peranan yang cukup penting.\u00a0<\/p>\n<p>jika Sedulur ingin terjun ke dunia pemrograman dan asing dengan apa itu tipe data. Yuk langsung simak informasi lengkapnya di bawah ini!<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-hosting\/\">Apa itu Hosting: Pengertian, Jenis, Manfaat &amp; Cara Kerjanya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Tipe data dalam pemrograman adalah<\/h2>\n<figure id=\"attachment_80829\" aria-describedby=\"caption-attachment-80829\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-80829\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/digital-cyberspace-with-particles-digital-data-network-connections-high-speed-connection-data-analysis-future-background-concept_24070-1164.webp\" alt=\"tipe data \" width=\"626\" height=\"352\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/digital-cyberspace-with-particles-digital-data-network-connections-high-speed-connection-data-analysis-future-background-concept_24070-1164.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/digital-cyberspace-with-particles-digital-data-network-connections-high-speed-connection-data-analysis-future-background-concept_24070-1164-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/digital-cyberspace-with-particles-digital-data-network-connections-high-speed-connection-data-analysis-future-background-concept_24070-1164-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/digital-cyberspace-with-particles-digital-data-network-connections-high-speed-connection-data-analysis-future-background-concept_24070-1164-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-80829\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Secara definitif, tipe data merupakan atribut yang terhubung dengan sepotong data yang memberikan informasi sistem komputer tentang cara menafsirkan nilai dari data tersebut. Pemahaman ini bertujuan untuk dapat memastikan bahwa data dikumpulkan dalam format yang disukai dan nilai setiap properti juga seperti keinginan.<\/p>\n<p>Secara sederhana, tipe data dapat diartikan sebagai alat yang digunakan dalam pemrograman untuk bisa menentukan tipe nilai pada sebuah objek dan juga operasi. Secara khusus, tipe data merupakan format penyimpanan data yang dapat berisi tipe atau rentang nilai tertentu. Ketika program komputer menyimpan data dalam variabel, maka setiap variabel harus diberi tipe data tertentu.<\/p>\n<p>Tipe data dalam pemrograman komputer terdiri dari beberapa tipe data umum yang dapat digunakan untuk menentukan nilai dari data. Proses definisi tipe data dari suatu variabel ini digunakan juga oleh aplikasi basis data karena bidang ini juga membutuhkan tipe data tertentu untuk proses input-nya. Contoh penerapannya adalah dalam membuat program pencatatan perusahaan untuk karyawan menggunakan tipe data string untuk penamaan dan juga penanggalan perekrutan karyawan dengan tipe data integer karena akan berupa angka.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/social-media-marketing\/\">Social Media Marketing: Pengertian, Manfaat dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>6 Tipe data dalam pemrograman<\/h2>\n<p>Berikut enam tipe data dalam pemrograman yang biasa digunakan.<\/p>\n<h2>1. Integer<\/h2>\n<figure id=\"attachment_80830\" aria-describedby=\"caption-attachment-80830\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-80830\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/turned-gray-laptop-computer_400718-47.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/turned-gray-laptop-computer_400718-47.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/turned-gray-laptop-computer_400718-47-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-80830\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Integer atau juga sering ditulis dengan (int.) adalah salah satu tipe data yang berbentuk bilangan bulat atau numerik yang umum digunakan untuk dapat menyimpan angka tanpa membutuhkan komponen pecahan dengan rentang angka -707, 0 sampai 707. Integer ini biasanya digunakan untuk menyimpan angka tanpa adanya komponen pecahan.<\/p>\n<p>Integer juga berisi bit-bit yang ditafsirkan sebagai kekuatan signifikansi dengan sederhana seperti 2^0, 2^1, 2^2 dan seterusnya. Bilangan bulat pendek yang biasanya disimpan dengan data integer ini biasanya memiliki panjang 16 bit atau sampai 2^16 atau 65.536. Untuk bilangan yang lebih besar daripada itu, maka dibutuhkan penggunaan 32 bit atau lebih.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"179\">\n<p>Tipe data<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"113\">\n<p>Ukuran (bit)<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"308\">\n<p>range<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"179\">\n<p>Byte<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"113\">\n<p>8<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"308\">\n<p>-128 hingga 127<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"179\">\n<p>Short<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"113\">\n<p>16<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"308\">\n<p>-32768 hingga 32767<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"179\">\n<p>Int<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"113\">\n<p>32<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"308\">\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 -2147483648 hingga 2147483647<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"179\">\n<p>Long<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"113\">\n<p>64<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"308\">\n<p>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 -9223372036854775808 hingga 9223372036854775807<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Seperti yang telah ditulis di atas, semakin ke bawah ukuran data dan range-nya semakin tinggi. Ukuran adalah volume datanya, sedangkan range adalah jangkauan nilainya.<\/p>\n<p>Contohnya, misalkan nilai datanya adalah 200, maka datanya tidak bisa masuk ke dalam tipe byte. Karena jangkauan byte hanya dari -128 hingga 127 saja.<\/p>\n<p>Dari keempat tipe data di atas, yang sering digunakan adalah \u201cint\u201d atau Integer. Tipe \u201cbyte\u201d dan \u201cshort\u201d hanya digunakan pada aplikasi khusus yang berkaitan dengan memori. Sedangkan tipe \u201clong\u201d sangat jarang digunakan karena dirasa tidak memerlukan bilangan yang berkapasitas besar, seperti kapasitas yang diberikan oleh tipe \u201clong\u201d.<\/p>\n<h2><strong>a. Byte<\/strong><\/h2>\n<p>Tipe\u00a0<em>byte<\/em>\u00a0biasa digunakan pada saat kita bekerja dengan data\u00a0<em>stream<\/em>\u00a0pada\u00a0<em>file<\/em> maupun jaringan. Tipe yang satu ini diperlukan ketika melakukan proses seperti membaca dan menulis. Selain itu, <em>byte<\/em>\u00a0juga digunakan saat kita menggunakan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe lainnya pada program bahasa Java.<\/p>\n<h2><strong>b. Short<\/strong><\/h2>\n<p>Tipe\u00a0<em>short <\/em> ini\u00a0 biasa digunakan pada komputer dengan berkapasitas 16-bit, sehingga sangat jarang sekali kita temui dengan kapasitas laptop seperti sekarang ini.<\/p>\n<h2><strong>c. Int<\/strong><\/h2>\n<p>Tipe int termasuk tipe yang sangat sering digunakan saat ini karena merepresentasikan angka dalam pemrograman. Sebab tipe data int dianggap paling efisien dari pada tipe bilangan bulat yang lainnya. Int digunakan pada indeks dalam struktur perulangan maupun dalam array. Secara teori, setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer byte, short, dan long, semuanya harus melalui prosedur int untuk dipromosikan terlebih dahulu sebelum akan dilakukan perhitungan<\/p>\n<h2><strong>d. Long<\/strong><\/h2>\n<p>Tipe\u00a0<em>long<\/em> biasa digunakan ketika nilainya berada di luar kapasitas rentang tipe <em>int<\/em>\u00a0karena tipe\u00a0<em>long<\/em>\u00a0punya\u00a0<em>range<\/em> sangat tinggi dibandingkan dengan data lainnya. Dengan kata lain, tipe <em>long<\/em>\u00a0dibutuhkan saat data memiliki\u00a0<em>range<\/em>\u00a0di luar jangkauan tipe\u00a0<em>int, short,\u00a0<\/em>maupun<em>\u00a0byte.<\/em><\/p>\n<h2>2. Floating point<\/h2>\n<figure id=\"attachment_80831\" aria-describedby=\"caption-attachment-80831\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-80831\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/website-html-code-browser-view-printed-white-paper-closeup-view_211682-166.webp\" alt=\"tipe data\" width=\"626\" height=\"388\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-80831\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Jika tipe data berbentuk bilangan bulat masuk dalam kategori data integer, maka untuk bilangan pecahan atau desimal akan masuk dalam tipe data floating point. Tipeyang satu ini merupakan tipe data yang mengacu pada penggunaan dua kali lipat jumlah penyimpanan relatif dengan menggunakan metode angka dalam kode seperti pada kalkulator.<\/p>\n<p>Tipe data ini mencakup semua bilangan dengan komponen pecahan atau pi. Sejumlah bit dalam tipe data ini bisa mnegacu pada titik desimal atau titik biner dalam digit angka. Terdapat beberapa jenis data floating seperti float presisi tunggal, float presisi ganda, dan float presisi quadruple yang dapat dibedakan menurut banyaknya penggunaan total bit, dari 24 bit, 32 bit, 53 bit, hingga yang terbesar adalah 128 bit.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"150\">\n<p>Tipe data<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"114\">\n<p>Ukuran (bit)<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"208\">\n<p>Range<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"129\">\n<p>Jumlah digit<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">\n<p>Float<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"114\">\n<p>32<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"208\">\n<p>-3,4 x 1038 hingga 3,4 x 1038<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"129\">\n<p>6 hingga 7 digit<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"150\">\n<p>Dpuble<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"114\">\n<p>64<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"208\">\n<p>1,8 x 10308 hingga 1,8 x 10308<\/p>\n<\/td>\n<td width=\"129\">\n<p>15 digit<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<ul>\n<li><strong>Float<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Float<\/em>\u00a0biasa digunakan untuk menandai nilai yang presisi seperti ketelitian tunggal (<em>single<\/em>\u00a0<em>precision<\/em>) dengan menggunakan penyimpanan 32-bit. Tipe yang satu ini mempunyai kemampuan yang lebih cepat jika digunakan pada prosesor-prosesor tertentu dan pastinya memakan ruang penyimpanan yang lebih kecil dari tipe <em>double<\/em>.<\/p>\n<p>Pada tipe\u00a0<em>float<\/em>, akan bermasalah pada saat nilainya terlalu kecil maupun terlalu besar, karena pada penerapannya nilai tersebut menjadi tidak akurat.<\/p>\n<p>Tipe double memiliki tingkat ketelitian secara ganda atau double precision dengan menggunakan ruang penyimpanan 64-bit dalam menyimpan nilainya. Tipe tersebut pastinya akan memberikan kemampuan menghitung matematis secara lebih cepat dari pada tipe float. Dalam perhitungan yang bersifat bilangan riil dan menginginkan hasil yang lebih akurat, dianjurkan untuk menggunakan tipe ini.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hackathon\/\">Hackathon: Pengertian, Kegiatan dan Contohnya di Indonesia <\/a><\/strong><\/p>\n<h2>3. Character (char)<\/h2>\n<figure id=\"attachment_80832\" aria-describedby=\"caption-attachment-80832\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-80832\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/illustration-computer-hacking-code_53876-26940.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"376\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-80832\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Char merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan satu huruf, angka, tanda baca, simbol, atau spasi kosong. Biasanya data ini digunakan dalam bahasa pemrograman di berbagai komputer modern untuk menyimpan karakter alfabet dengan menampilkan masing-masing karakter dengan menggunakan kode numerik kecil.<\/p>\n<p>Jumlah karakter yang harus disimpan dalam data ini cukup banyak dan oleh karena itu penggunaan bitnya juga harus mewakili setiap karakter secara unik. Penyimpanan karakter ini biasanya disimpan sebagai bilangan bulat tidak bertanda berukuran 8 bit dengan rentang kode dari 0 sampai 255.<\/p>\n<p>Tipe Data : Char\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>Ukuran (bit) : 16\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0<\/p>\n<p>\u00a0 Range : 0 hingga 65535<\/p>\n<p>Pada tipe ini terdapat juga karakter-karakter yang tidak dapat diketik melalui keyboard. Pada bahasa java kita bisa menemukan istilah \u201cescape sequence\u201d (pasangan karakter yang dianggap karakter tunggal). Berikut akan dijelaskan contoh escape sequence.<\/p>\n<table width=\"591\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<p><strong><em>scape Squence<\/em><\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><strong>Keterangan<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><strong>Nilai\u00a0<em>Unicode<\/em><\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\ddd<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Karakter\u00a0<em>Octal<\/em>\u00a0(ddd)<\/p>\n<\/td>\n<td>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\uxxxx<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Karakter\u00a0<em>Unicode<\/em>\u00a0Heksadesimal (xxxx)<\/p>\n<\/td>\n<td>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\\u2019<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Petik tunggal<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>\\u0027<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\*<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><em>Double Quote<\/em><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>\\u0022<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\\\<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><em>Backslash<\/em><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>\\u005c<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\r<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><em>Carriage return<\/em><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>\\u000d<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\n<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>Baris baru (<em>line<\/em>\u00a0<em>feed<\/em>)<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>\\u000a<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\f<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><em>Form feed<\/em><\/p>\n<\/td>\n<td>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\t<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><em>Tab<\/em><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>\\u0009<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p>\\b<\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p><em>Backspace<\/em><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p>\\u0008<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>4. Boolean<\/h2>\n<figure id=\"attachment_80833\" aria-describedby=\"caption-attachment-80833\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-80833\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/programmers-developing-codes-their-computers_1423-3556.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"418\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/programmers-developing-codes-their-computers_1423-3556.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/programmers-developing-codes-their-computers_1423-3556-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-80833\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tipe data yang selanjutnya adalah tipe data Boolean atau (bool). Boolean ini mewakili nilai benar dan salah salam suatu data. Biasanya dalam data ini salah (false) dan benar (true) direpresentasikan dengan 0 (false) dan 1 untuk (true). Tipe data Booelan ini hanya dapat mewakili dua nilai dengan pertimbangan seperti hubungan antara angka lebih kecil atau besar.<\/p>\n<p>x = 5<\/p>\n<p>y = 8<\/p>\n<p>x &lt; y<\/p>\n<p>Dalam contoh tersebut diketahui bahwa nilai \u201cx\u201d memang lebih kecil daripada nilai \u201cy\u201d, maka program tersebut akan menghasilkan nilai Boolean True. Data Boolean merupakan hasil utama dari pernyataan kondisional yang digunakan untuk mengontrol alur kerja dalam sebuah program. Hal ini contohnya digunakan dalam suatu kondisi salah benar dalam melakukan pemrograman.<\/p>\n<h2>5. Array<\/h2>\n<figure id=\"attachment_80834\" aria-describedby=\"caption-attachment-80834\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-80834\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/various-computer-equipment-with-programming-code-screens-table-dark-room-cyber-security-concept-copy-space_236854-23136.webp\" alt=\"tipe data\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/various-computer-equipment-with-programming-code-screens-table-dark-room-cyber-security-concept-copy-space_236854-23136.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/various-computer-equipment-with-programming-code-screens-table-dark-room-cyber-security-concept-copy-space_236854-23136-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-80834\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Array merupakan tipe data berbentuk daftar yang menyimpan sejumlah elemen dalam urutan tertentu dari semua data yang sama. Array ini menyimpan banyak elemen maupun nilai struktur data yang diambil dan diterapkan menggunakan indeks integer seperti 0, 1, 3, 4, dan seterusnya.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, sebuah program aplikasi pengukur kalori olahraga dilakukan dengan menyimpan lebih dari satu elemen berupa jenis olahraga yang dilakukan. Dalam variabel jenis olahraga ini misalnya diindeks empat nilai berupa 0 (basket), 1 (running), 3 (fitness), dan 4 (bersepeda), maka panjang array adalah 4 karena mencakup empat elemen.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/web3-adalah\/\">Web3 Generasi Baru Internet &amp; Bedanya dengan Web2<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>6. String<\/h2>\n<figure id=\"attachment_80835\" aria-describedby=\"caption-attachment-80835\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-80835\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/computer-program-code_1385-635.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"419\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/computer-program-code_1385-635.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/computer-program-code_1385-635-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-80835\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tipe data yang paling populer dan paling banyak digunakan adalah tipe data string. String ini terdiri dari satu atau lebih karakter yang dapat mencakup huruf, angka, dan beberapa jenis karakter lainnya seperti halnya teks biasa. Tipe data ini akan bertindak untuk mewakili data yang bersifat alfanumerik (huruf dan angka). Dengan demikian, tipe data string berisi banyak karakter berbeda, namun semua karakter tersebut dianggap sebagai teks, meskipun karakter berupa angka. Tipe data string juga dapat berisi spasi.<\/p>\n<p>Umumnya, akan sulit untuk membedakan penggunaan tipe data string dengan kode program yang biasa dipakai. Untuk membedakan dan memberi tanda untuk awal dan akhir dari string maka diberikan penambahan karakter khusus seperti tanda kutip dan yang lainnya. Berikut ini adalah contoh penulisan data dengan tipe data string.<\/p>\n<p>print &#8216;Welcome to Jakarta!&#8217;<\/p>\n<p>address = &#8216;Jalan Diponegoro 23&#8217;<\/p>\n<p>Penggunaan tipe data ini selalu menggunakan tanda kutip untuk membuat angka dikenali sebagai bagian dari tipe data string untuk mewakili alamat. Jika angka ini dilepas tanpa menggunakan tanda kutip, maka yang akan terbaca hanyalah karakter numerik biasa. Tanda kutip juga akan menjadi batas pemisah dari kata yang ditulis dengan kode bahasa pemrograman yang mungkin digunakan.<\/p>\n<p>Berikut adalah perbedaan nilai dari\u00a0<em>char\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>string<\/em>:<\/p>\n<ul>\n<li>Char: A, B, C, 1, 2 dan 3<\/li>\n<li>String: \u201cHello World\u201d atau \u201cTes 123\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Demikianlah penjelasan tentang tipe data yang harus dipahami dan dikuasai oleh programer. Nah, apakah Sedulur tertarik untuk terjun ke dunia pemrograman?\u00a0<\/p>\n<p><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<strong>Aplikasi Super\u00a0<\/strong>solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/p>\n<p><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<strong>Aplikasi Super.<\/strong>\u00a0Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":26,"featured_media":80828,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7996,11563],"class_list":["post-80827","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-data","tag-tipe-data"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ingin masuk dalam di dunia programming? Jika iya, kamu harus mengenal apa itu tipe data. Yuk, pelajari serba-serbinya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ingin masuk dalam di dunia programming? Jika iya, kamu harus mengenal apa itu tipe data. Yuk, pelajari serba-serbinya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-17T15:30:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-16T14:38:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-3-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-3-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-3-1.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"tipe data\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/\",\"name\":\"Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-17T15:30:16+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-16T14:38:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\"},\"description\":\"Ingin masuk dalam di dunia programming? Jika iya, kamu harus mengenal apa itu tipe data. Yuk, pelajari serba-serbinya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\",\"name\":\"Wahyu Lelyana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wahyu Lelyana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui","description":"Ingin masuk dalam di dunia programming? Jika iya, kamu harus mengenal apa itu tipe data. Yuk, pelajari serba-serbinya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui","og_description":"Ingin masuk dalam di dunia programming? Jika iya, kamu harus mengenal apa itu tipe data. Yuk, pelajari serba-serbinya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-17T15:30:16+00:00","article_modified_time":"2022-11-16T14:38:06+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-3-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wahyu Lelyana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wahyu Lelyana","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-3-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-3-1.webp","width":850,"height":450,"caption":"tipe data"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/","name":"Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-17T15:30:16+00:00","dateModified":"2022-11-16T14:38:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2"},"description":"Ingin masuk dalam di dunia programming? Jika iya, kamu harus mengenal apa itu tipe data. Yuk, pelajari serba-serbinya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/tipe-data-15-11-22-why\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal 6 Tipe Data Pemrograman yang Perlu Diketahui"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2","name":"Wahyu Lelyana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wahyu Lelyana"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80827"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=80827"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80915,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/80827\/revisions\/80915"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/80828"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=80827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=80827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=80827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}