{"id":79118,"date":"2022-11-04T23:00:56","date_gmt":"2022-11-04T16:00:56","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=79118"},"modified":"2022-11-03T20:33:14","modified_gmt":"2022-11-03T13:33:14","slug":"hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/","title":{"rendered":"Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona"},"content":{"rendered":"<p>Hewan endemik yaitu spesies hewan alami yang hidup di wilayah tertentu sehingga menjadi ciri khas dari suatu wilayah tersebut. Ini artinya hewan endemik dari suatu daerah tidak akan ditemukan di daerah yang lain. Di Indonesia sendiri, terdapat beberapa wilayah yang memiliki hewan endemik, salah satunya adalah pulau Kalimantan.<\/p>\n<p>Hal ini dikarenakan pulau Kalimantan terdiri banyak pegunungan, perbukitan dan sungai besar yang menjadi habitat hewan endemik. Yuk, mari mengenal 3 fauna endemik Kalimantan, ada beruang hingga burung langka!<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/arboreal-adalah\/\">Pengertian Hewan Arboreal Beserta Ciri-Ciri dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>1. Beruang madu<\/h2>\n<figure id=\"attachment_79165\" aria-describedby=\"caption-attachment-79165\" style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79165\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/01-27f3978d2559b9d0a6689cab2f2c00ab.jpg\" alt=\"hewan endemik kalimantan\" width=\"1000\" height=\"906\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/01-27f3978d2559b9d0a6689cab2f2c00ab.jpg 1000w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/01-27f3978d2559b9d0a6689cab2f2c00ab-768x696.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79165\" class=\"wp-caption-text\">IDN Times<\/figcaption><\/figure>\n<p>Beruang madu yang bernama latin <em>Helarctos Malayanus<\/em> merupakan salah satu jenis beruang yang bertubuh kecil. Di Indonesia sendiri, beruang madu dapat ditemukan di wilayah Kalimantan dan Sumatera.<\/p>\n<p>Hewan ini memiliki perilaku yang bermanfaat untuk mempercepat penguraian dan daur ulang di daerah hutan hujan tropis. Tak hanya itu, beruang madu juga sangat berperan dalam meregenerasi hutan sebagai penyebar biji buah-buahan. Sayangnya, populasi beruang madu di Indonesia semakin berkurang dan terancam punah.<\/p>\n<h2>2. Bekantan<\/h2>\n<figure id=\"attachment_79166\" aria-describedby=\"caption-attachment-79166\" style=\"width: 705px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79166\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Proboscis-monkey.jpg\" alt=\"hewan endemik kalimantan\" width=\"715\" height=\"477\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Proboscis-monkey.jpg 715w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Proboscis-monkey-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 715px) 100vw, 715px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79166\" class=\"wp-caption-text\">Bali Safari Marine Park<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bekantan (Nasalis larvatus) adalah satwa langka yang terancam punah. Hingga kini, populasi hewan ini diperkirakan hanya tersisa 20 ribuan ekor yang tersebar di wilayah Kalimantan, Sabah Brunei dan Serawak. Bekantan memiliki ciri khas yaitu hidungnya yang besar.<\/p>\n<p>Perlu Sedulur ketahui bahwa antara bekantan jantan dan betina memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Bekantan jantan mempunyai hidung yang lebih besar, sematara itu, bekantan betina berhidung kecil akan teta[I tidak sekecil hidung monyet pada umumnya.<\/p>\n<h2>3. Burung raja udang kalung-biru<\/h2>\n<figure id=\"attachment_79167\" aria-describedby=\"caption-attachment-79167\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79167\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/large-raja-udag-4ea920761429e774d75af81d1fc6ca44.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"819\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/large-raja-udag-4ea920761429e774d75af81d1fc6ca44.jpg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/large-raja-udag-4ea920761429e774d75af81d1fc6ca44-768x524.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79167\" class=\"wp-caption-text\">Good News From Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p>Hewan endemik Kalimantan yang selanjutnya adalah burung raja udang kalung-biru. Perbedaan burung ini pada ras Kalimantan dan Sumatera dengan ras Jawa yaitu adanya garis dada.<\/p>\n<p>Burung raja udang kalung-biru betina mempunya sifat yang pemalu dan berhabitat di wilayah sungai berbatu di hutan hujan tropis hingga hutan mangrove.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/scabies-kucing\/\">Gejala Scabies Pada Kucing Beserta Cara Mengobatinya <\/a><\/strong><\/p>\n<h2>4. Macan dahan Kalimantan<\/h2>\n<figure id=\"attachment_79168\" aria-describedby=\"caption-attachment-79168\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79168\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/macan-dahan_20170730_142559.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/macan-dahan_20170730_142559.jpg 700w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/macan-dahan_20170730_142559-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/macan-dahan_20170730_142559-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/macan-dahan_20170730_142559-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79168\" class=\"wp-caption-text\">Tribun<\/figcaption><\/figure>\n<p>Macan dahan Kalimantan (Neofelis diardi borneesis) merupakan jenis kucing liar yang dapat ditemukan di wilayah Kalimantan dan juga Sumatera. Hewan ini adalah kucing pemangsa terbesar yang ada di pulau Kalimantan.<\/p>\n<p>Macan dahan Kalimantan memiliki badan yang besar dan kekar, dan beratnya mencapai 25 kg. Tak hanya itu, hewan ini juga memiliki ekor yang dapat tumbuh sepanjang tubuhnya yang berfungsi untuk keseimbangan tubuhnya.<\/p>\n<h2>5. Orang utan Kalimantan<\/h2>\n<figure id=\"attachment_79169\" aria-describedby=\"caption-attachment-79169\" style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79169\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/6dac1MZhWMiVUYvN.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/6dac1MZhWMiVUYvN.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/6dac1MZhWMiVUYvN-768x512.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/6dac1MZhWMiVUYvN-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79169\" class=\"wp-caption-text\">Diskominfo Kaltim<\/figcaption><\/figure>\n<p>Hewan endemik Kalimantan yang selanjutnya adalah orang utan Kalimantan.\u00a0 Orang utan merupakan hewan sejenis kera besar yang mempunyai bulu berwarna kemerahan dan hidup di hutan tropis Indonesia dan Malaysia, khususnya Pulau Kalimantan dan PulauSumatera. Orang utan memiliki tubuh besar dan gemuk serta lengan yang panjang dengan kaki pendek.<\/p>\n<p>Orang utan juga mempunyai indra yang sama seperti manusia yakni penglihatan, penciuman, pendengaran, pengecap serta peraba. Biasanya orang utan jantan memiliki berat sekitar 50 sampai 30 kg sedangkan pada orang utan betina beratnya antara 30 sampai 50 kg. Orang utan mempunyai susunan jari yang sangat mirip dengan manusia dan juga telapak tangan mereka mempunyai 4 jari-jari yang panjang ditambah dengan 1 ibu jari.<\/p>\n<h2>6. Kucing merah<\/h2>\n<figure id=\"attachment_79170\" aria-describedby=\"caption-attachment-79170\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79170\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/golden-cat.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/golden-cat.jpg 640w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/golden-cat-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/golden-cat-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/golden-cat-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79170\" class=\"wp-caption-text\">L Hong<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berbeda dengan kucing emas Asia, kucing merah memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil. Kucing merah memiliki bulu berwarna coklat terang dan pucat pada bagian bawahnya. Sedangkan bentuk ekornya meruncing dan memanjang dan terdapat garis putih di pipi bagian bawah.<\/p>\n<p>Untuk mengenali satwa yang satu ini masih dapat dilihat dari bentuk kepalanya, yang mana bentuk kepala dari satwa ini kecil, pendek dan bulat yang berwarna coklat gelap dengan sedikit keabu-abuan ditambah dengan adanya dua garis gelap yang berasal dari sudut kedua matanya.<\/p>\n<p>Pada telinga kucing bagian belakangnya berwarna keabu-abuan gelap dan juga adanya sedikit bintik-bintik putih tengah serta bagian bawah dagu berwarna putih dan ada dua garis coklat samar di sekitar bagian pipi.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA : <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/jenis-jenis-hamster\/\">10 Jenis Hamster yang Cocok Dipelihara &amp; Cara Merawatnya <\/a><\/strong><\/p>\n<h2>7. Pesut mahakam<\/h2>\n<figure id=\"attachment_79171\" aria-describedby=\"caption-attachment-79171\" style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79171\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/5e20458b4a975.jpg\" alt=\"hewan endemik kalimantan\" width=\"750\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/5e20458b4a975.jpg 750w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/5e20458b4a975-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79171\" class=\"wp-caption-text\">Kompas<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sedulur tentu sudah sering mendengar pesut mahakam. Hewan ini memiliki ciri-ciri memiliki kepala yang berbentuk bulat dengan kedua matanya berukuran kecil. Kulitnya berwarna abu-abu dan juga lebih pucat di bagian bawahnya serta tidak ada pola-pola khas yang khusus. Tidak ada paruh serta sirip dada lebar membundar.<\/p>\n<p>Pesut Mahakam bergerak dalam kawasan kecil. Hewan ini memiliki pandangan yang tidak terlalu tajam dan kenyataannya bahwa pesut hidup di dalam air yang mengandung lumpur, akan tetapi, pesut merupakan ahli atau pakar dalam mendeteksi serta menghindari adanya rintangan-rintangan yang dapat membahayakan dirinya.<\/p>\n<p>Saat ini populasi pesut mahakam terus menyusut akibat adanya gangguan terutama dengan adanya lalu lintas di perairan sungai Mahakam yang sangat hidup serta tingginya tingkat erosi dan juga banyaknya pendangkalan sungai akibat pengelolaan hutan yang berada di sekitarnya.<\/p>\n<p>Kondisi dan keberadaan dari pesut mahakam sendiri diperkirakan dalam kondisi yang sangat terancam akibat dari terbatasnya makanan berupa udang serta ikan, karena mereka harus bersaing dengan para nelayan yang bekerja di sepanjang Sungai Mahakam untuk mencari ukan dan udang baik untuk dikonsumsi ataupun dijual.<\/p>\n<h2>8. Biawak Kalimantan<\/h2>\n<figure id=\"attachment_79172\" aria-describedby=\"caption-attachment-79172\" style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79172\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Biawak-tak-Bertelinga.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Biawak-tak-Bertelinga.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Biawak-tak-Bertelinga-768x384.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79172\" class=\"wp-caption-text\">1001 Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p>\nBiawak yang berasal dari Kalimantan ini dikenal juga dengan nama biawak tak bertelinga. Biawak ini memiliki ciri hidung yang tumpul serta telinga eksternal. Tak hanya itu, biawak ini mempunyai kelopak mata yang transparan, yang mana letaknya lebih rendah dari pada hewan lain yang sebangsa dengannya.<\/p>\n<p>Biawak ini memiliki kulit yang dipenuhi dengan gerigi seperti buaya pada seluruh tubuhnya. Gerigi ini tersusun dengan teratur membentuk garis mulai dari bagian kepalanya sampai pada bagian ekor. Biawak ini berwarna coklat tua pada bagian atasnya serta berwarna coklat agak muda pada bagian perut bawahnya.<\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Demikianlah penjelasan tentang hewan endemik Kalimantan dan juga ciri-cirinya. Perlu Sedulur ketahui bahwa satwa yang sudah disebutkan berstatus langka dan termasuk hewan yang dilindungi.\u00a0<\/p>\n<div class=\"gmail_default\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/i><\/div>\n<div>\n<div dir=\"ltr\"><i>\u00a0<\/i><\/div>\n<div dir=\"ltr\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<b>Aplikasi Super<\/b>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah<\/i><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":26,"featured_media":79119,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[11328,11327],"class_list":["post-79118","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-hewan-endemik","tag-hewan-endemik-kalimantan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sudah tahu belum hewan endemik asal kalimantan? Yuk mengenal hewan endemik asal kalimantan yang mempesona di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sudah tahu belum hewan endemik asal kalimantan? Yuk mengenal hewan endemik asal kalimantan yang mempesona di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-04T16:00:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-03T13:33:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/1-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/1-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/1-1.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"hewan endemik kalimantan\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/\",\"name\":\"Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-04T16:00:56+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-03T13:33:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\"},\"description\":\"Sudah tahu belum hewan endemik asal kalimantan? Yuk mengenal hewan endemik asal kalimantan yang mempesona di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\",\"name\":\"Wahyu Lelyana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wahyu Lelyana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona","description":"Sudah tahu belum hewan endemik asal kalimantan? Yuk mengenal hewan endemik asal kalimantan yang mempesona di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona","og_description":"Sudah tahu belum hewan endemik asal kalimantan? Yuk mengenal hewan endemik asal kalimantan yang mempesona di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-04T16:00:56+00:00","article_modified_time":"2022-11-03T13:33:14+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/1-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wahyu Lelyana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wahyu Lelyana","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/1-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/1-1.webp","width":850,"height":450,"caption":"hewan endemik kalimantan"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/","name":"Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-04T16:00:56+00:00","dateModified":"2022-11-03T13:33:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2"},"description":"Sudah tahu belum hewan endemik asal kalimantan? Yuk mengenal hewan endemik asal kalimantan yang mempesona di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hewan-endemik-kalimantan-02-11-22-why\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Hewan Endemik Asal Kalimantan yang Mempesona"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2","name":"Wahyu Lelyana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wahyu Lelyana"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79118"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79118"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79118\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79285,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79118\/revisions\/79285"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79119"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79118"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79118"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79118"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}