{"id":79048,"date":"2022-11-03T20:00:19","date_gmt":"2022-11-03T13:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=79048"},"modified":"2022-11-03T10:41:57","modified_gmt":"2022-11-03T03:41:57","slug":"cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/","title":{"rendered":"8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Memiliki tanaman yang sehat dan segar merupakan dambaan bagi semua orang. Alasan tersebut membuat sebagian besar orang mulai mencari cara merawat tanaman layu untuk mengembalikannya menjadi tanaman yang sehat dan segar lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara merawat tanaman layu dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal penting. Jika dilakukan dengan tepat, tanaman akan kembali segar dan menarik untuk dipandang. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Sedulur coba lakukan untuk merawat dan mengembalikan tanaman yang layu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/keladi-tikus\/\"><b>9 Manfaat Keladi Tikus, Tanaman Herbal sebagai Obat Kanker<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8 cara mengembalikan tanaman yang layu<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setidaknya, ada 8 cara untuk mengembalikan tanaman yang layu menjadi tanaman yang lebih sehat. Simak ulasan berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Mengganti pot tanaman<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_79057\" aria-describedby=\"caption-attachment-79057\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79057\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tana.jpg\" alt=\"cara merawat tanaman layu\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tana.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tana-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79057\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanaman dapat mengalami kelayuan karena beberapa faktor. Seperti misalnya kekurangan cahaya matahari atau terlalu sempitnya pot yang digunakan untuk menanam. Oleh karena itu, memindahkan tanaman hias dari dalam rumah yang sudah layu atau tidak segar ke pot dengan media tanah yang baru, ternyata akan memberikan kehidupan baru untuk tanaman tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain fokus pada ukuran pot, Sedulur juga harus memperhatikan bahan pot baru yang akan digunakan. Jika sebelumnya tanaman diletakkan dalam pot dekoratif atau pot yang berbahan dasar logam, maka selanjutnya gunakan pot yang memiliki sistem drainase yang baik agar akar tetap dalam kondisi yang lembap.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Mencukupi kebutuhan sinar matahari<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_79054\" aria-describedby=\"caption-attachment-79054\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79054\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tak.jpg\" alt=\"cara merawat tanaman layu\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tak.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tak-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79054\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sinar matahari sangat penting untuk kehidupan tumbuhan. Salah satunya adalah untuk melakukan proses fotosintesis. Jika kebutuhan sinar matahari tidak tercukupi, maka tanaman akan memberikan sinyal berupa daun yang mulai layu dan menguning.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika tanaman sudah mulai layu, cobalah untuk meletakkannya di tempat yang terkena sinar matahari. Terutama jika tanaman yang layu merupakan tanaman yang diletakkan di dalam ruangan, cobalah untuk mengeluarkannya dalam beberapa waktu agar mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Meletakkan di tempat yang teduh<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_79056\" aria-describedby=\"caption-attachment-79056\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79056\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tan.jpg\" alt=\"cara merawat tanaman layu\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tan.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tan-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79056\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Meskipun sinar matahari sangat penting untuk menunjang kehidupan tanaman, namun asupan sinar yang terlalu berlebihan juga tidak baik. Jika tanaman yang layu merupakan tanaman luar ruangan, segera pindahkan tanaman tersebut ke tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari secara langsung.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Memangkas dan memberi pupuk<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_79053\" aria-describedby=\"caption-attachment-79053\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79053\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pup.jpg\" alt=\"cara merawat tanaman layu\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pup.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/pup-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79053\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tanaman yang layu dapat dikembalikan menjadi tanaman yang sehat dengan memangkas bagian yang mulai menguning dan memberikan pupuk pada media tanamnya. Sedulur juga bisa memangkas bagian tanaman yang mulai memanjang agar daunnya tidak terlalu rimbun. Penggunaan pupuk juga perlu dilakukan secara rutin agar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pilodendron\/\"><b>18 Tanaman Pilodendron: Jenis, Harga &amp; Cara Merawatnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>5. Memperhatikan cara penyiraman<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_79052\" aria-describedby=\"caption-attachment-79052\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79052\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kak.jpg\" alt=\"cara merawat tanaman layu\" width=\"612\" height=\"407\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kak.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/kak-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79052\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara penyiraman juga dapat menjadi penyebab kelayuan pada tanaman. Terlalu sering menyiram tanaman tidak hanya membuat air menggenang di atas tanah, namun juga bisa membuat akar menjadi busuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sebaiknya, siram tanaman menyesuaikan jenisnya. Seperti pada kaktus, Sedulur tidak perlu menyiramnya setiap hari, melainkan dengan menunggu hingga media tanam terlihat sangat kering sekali. Sementara untuk tanaman pada umumnya, gunakan metode penyiraman pagi dan sore dengan air bersih agar tanaman tetap sehat dan segar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>6. Memisahkan akar yang rimbun<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_79051\" aria-describedby=\"caption-attachment-79051\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79051\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/ak.jpg\" alt=\"tanaman\" width=\"612\" height=\"396\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79051\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Akar tanaman yang terlalu padat dan penuh harus mendapatkan perhatian ekstra oleh pemilik. Saatnya memisahkan akar yang rimbun dengan melakukan proses penanaman ulang menggunakan pot yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Hal ini dilakukan agar ruang gerak akar menjadi lebih luas dan kemampuan menyerap nutrisi dapat dilakukan dengan baik. Tanaman juga memiliki lebih banyak ruang untuk bernapas sehingga dapat menjadi lebih sehat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>7. Melakukan tindakan preventif\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_79050\" aria-describedby=\"caption-attachment-79050\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79050\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/ka.jpg\" alt=\"tanaman\" width=\"612\" height=\"323\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79050\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tindakan preventif perlu dilakukan untuk menghalau serangga jahat datang ke tanaman. Cobalah untuk mulai mengganti media tanam yang ada di luar ruangan dengan campuran media tanah khusus yang steril dan tidak terkontaminasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, Sedulur juga bisa melakukan penanaman ulang dengan memasukkannya dalam pot yang berisi tanah steril. Pastikan drainase dalam keadaan baik, sehingga tanaman tetap sehat dan mampu melawan serangan serangga dengan baik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>8. Memberikan campuran bawang merah dan bawang putih<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_79049\" aria-describedby=\"caption-attachment-79049\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-79049\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tanw.jpg\" alt=\"tanaman\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tanw.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/tanw-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-79049\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara terakhir yang bisa Sedulur lakukan adalah memberikan campuran bawang merah dan bawang putih pada tanaman yang layu. Hal ini dapat dikatakan cara yang efektif karena larutan bawang merah dan bawang putih mengandung hormon pertumbuhan yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/tanaman-toga\/\"><b>14 Jenis Tanaman Toga Beserta Manfaatnya untuk Kesehatan<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara memberikan campuran bawang merah dan bawang putih<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Sedulur tertarik, berikut adalah cara memberikan campuran bawang merah dan bawang putih untuk merawat tanaman yang layu.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sediakan 5 siung bawang merah dan 3 siung bawang putih.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Haluskan kedua jenis bawang tersebut menggunakan blender sambil memasukkan \u00bd liter air.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Setelah dihaluskan, campurkan lagi larutan bawang tersebut dengan kurang lebih 5 liter air.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Larutan bawang merah dan putih sudah siap digunakan atau diaplikasikan pada tanaman yang layu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sedulur dapat menyiramkan satu gelas kecil larutan bawang ke media tanam pada setiap tanaman pada sore hari.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk mendapatkan hasil yang optimal, lakukan penyiraman larutan bawang selama tujuh hingga sepuluh hari berturut-turut.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian penjelasan mengenai cara merawat tanaman layu dan mengembalikannya menjadi tanaman yang sehat dan segar lagi. Semoga informasi dalam artikel ini dapat bermanfaat bagi Sedulur yang sedang mencoba merawat tanaman yang mengalami kelayuan. Selamat mencoba!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":79197,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1856],"tags":[11319,11318,699],"class_list":["post-79048","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-cara-merawat-tanaman","tag-cara-merawat-tanaman-layu","tag-tips"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sudah melakukan segala cara merawat dan mengembalikan tanaman yang layu tapi tidak berhasil? Yuk simak caranya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sudah melakukan segala cara merawat dan mengembalikan tanaman yang layu tapi tidak berhasil? Yuk simak caranya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-03T13:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-03T03:41:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-1.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"cara merawat tanaman layu\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/\",\"name\":\"8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-03T13:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-03T03:41:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Sudah melakukan segala cara merawat dan mengembalikan tanaman yang layu tapi tidak berhasil? Yuk simak caranya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu","description":"Sudah melakukan segala cara merawat dan mengembalikan tanaman yang layu tapi tidak berhasil? Yuk simak caranya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu","og_description":"Sudah melakukan segala cara merawat dan mengembalikan tanaman yang layu tapi tidak berhasil? Yuk simak caranya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-03T13:00:19+00:00","article_modified_time":"2022-11-03T03:41:57+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/7-1.webp","width":850,"height":450,"caption":"cara merawat tanaman layu"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/","name":"8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-03T13:00:19+00:00","dateModified":"2022-11-03T03:41:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Sudah melakukan segala cara merawat dan mengembalikan tanaman yang layu tapi tidak berhasil? Yuk simak caranya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/tips\/cara-merawat-tanaman-layu-02-11-22\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79048"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79048"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79048\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79202,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79048\/revisions\/79202"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79197"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}