{"id":78613,"date":"2022-11-01T19:00:21","date_gmt":"2022-11-01T12:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=78613"},"modified":"2022-11-01T12:07:53","modified_gmt":"2022-11-01T05:07:53","slug":"transformasi-geometri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/","title":{"rendered":"Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu konsep matematika yang dicetuskan oleh seorang matematikawan bernama Felix Klein adalah transformasi geometri. Konsep ini bermanfaat dalam melakukan banyak hal, seperti memindahkan setiap titik pada bidang menurut jarak dan arah tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Transformasi geometri dikenal sebagai sebuah perubahan pada suatu bidang geometri yang meliputi posisi, besar dan bentuknya sendiri. Tertarik belajar lebih dalam mengenai materi ini? Simak informasi selengkapnya berikut ini, yuk!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-integral\/\"><b>Rumus Integral Beserta Pengertian, Sifat &amp; Contoh Soalnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Pengertian transformasi geometri<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78622\" aria-describedby=\"caption-attachment-78622\" style=\"width: 1275px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78622\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Utakatikotak.png\" alt=\"transformasi geometri\" width=\"1285\" height=\"715\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Utakatikotak.png 1285w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Utakatikotak-768x427.png 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Utakatikotak-285x160.png 285w\" sizes=\"(max-width: 1285px) 100vw, 1285px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78622\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Utakatikotak<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menurut KBBI, transformasi geometri diartikan berdasarkan dua kata penyusunnya, yakni transformasi dan geometri. Transformasi merupakan perubahan rupa (bentuk, sifat, fungsi, dan sebagainya) bisa juga perubahan struktur gramatikal lain dengan menambah, mengurangi, atau menata kembali unsur-unsurnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara itu, geometri merupakan ilmu ukur dalam cabang matematika yang menjelaskan sifat-sifat garis, sudut, bidang hingga ruang. Dari dua pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa transformasi geometri adalah perubahan rupa yang dapat dilihat dari garis, sudut, bidang, dan ruang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam konsep ini, jika hasil transformasi kongruen dengan bangunan yang ditransformasikan, maka disebut sebagai transformasi isometri. Transformasi isometri kemudian dibagi menjadi dua jenis lagi, yakni isometri langsung dan transformasi isometri berhadapan. Transformasi isometri langsung meliputi translasi dan rotasi, sedangkan transformasi isometri berhadapan meliputi refleksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam pelajaran matematika, konsep ini dapat dinotasikan sebagai (x,y) sebagai posisi awal, dan (x\u2019,y\u2019) sebagai posisi akhir.\u00a0 Lebih jelasnya, selanjutnya akan dibahas jenis transformasi geometri beserta rumus-rumusnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis transformasi geometri<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut adalah ulasan mengenai jenis-jenis transformasi geometri.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Translasi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78617\" aria-describedby=\"caption-attachment-78617\" style=\"width: 471px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78617\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Cara-Harian.jpg\" alt=\"translasi\" width=\"481\" height=\"323\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78617\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Cara Harian<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Translasi merupakan jenis transformasi yang memiliki jarak dan arah. Translasi ini dapat terjadi jika setiap titik pada bidang datar berpindah melalui jarak dan arah tertentu. Singkatnya, translasi hanya menggeser titik atau bidang sepanjang garis lurus dengan arah dan jarak, dan tidak mengubah ukuran sama sekali. Translasi umumnya disimbolkan dengan huruf T.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pada translasi, yang berubah hanya posisinya saja. Sedangkan bentuk dan ukuran bidangnya masih tetap sama. Misalnya pada titik (x, y) yang ditranslasikan oleh ( a b ), maka hasilnya adalah bayangan \u2032 (x \u2032 , y \u2032 ) yang bisa ditulis dengan ( x\u2032 y\u2032 ) = ( x y ) + ( a b ).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Rumus translasi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> (x\u2032 y\u2032 ) = ( x y ) + ( a b).<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">(x, y) = titik asal<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">(x\u2032 y\u2032 ) = titik bayangan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">(a b) = vektor translasi<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Rotasi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78619\" aria-describedby=\"caption-attachment-78619\" style=\"width: 378px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-78619 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Konse-Matematika.png\" alt=\"rotasi\" width=\"388\" height=\"203\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78619\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Konsep Matematika<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sesuai dengan namanya, rotasi atau putaran merupakan bentuk transformasi yang dilakukan dengan memutar titik yang ada sebesar \u03b8 derajat. Perputaran pada bidang datar tersebut ditentukan oleh sebuah titik pusat rotasi, arah rotasi, dan besar sudut rotasi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dengan kata lain, rotasi merupakan transformasi geometri yang berupa pergeseran atau pemindahan semua titik pada bidang geometri sepanjang busur lingkaran yang memiliki titik pusat lingkaran sebagai titik rotasi. Rotasi dinotasikan dengan R (P,a) dimana P merupakan pusat rotasi dan a merupakan besar sudut rotasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudut rotasi berada di antara garis yang menghubungkan titik asal dengan pusat rotasi, sehingga menghubungkan titik bayangan dan pusat rotasi. Perlu diketahui bahwa arah putaran yang searah dengan jarum jam, dinyatakan sebagai arah negatif (-a), sedangkan arah putaran yang berlawanan dengan jarum jam, dinyatakan sebagai putar positif (a).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ada beberapa rumus rotasi yang perlu dipahami, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudut putar 90\u00b0, maka x\u2032 = &#8211; y dan y\u2032 = x , maka (-y, x)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudut putar &#8211; 90\u00b0 atau 270\u00b0, jika pusat putar (0, 0), x\u2032 = y dan y\u2032 = &#8211; x, maka (y, -x)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudut putar 180\u00b0 dengan pusat putar (0, 0), x\u2032 = &#8211; x dan y\u2032 = &#8211; , maka (-x, -y)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudut putar 90\u00b0 dengan pusat putar (a, b): (x, y), maka (-y + a + b, x- a + b).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudut putar 180\u00b0 dengan pusat putar (a, b): (x, y), maka (-x +2a, -y +2b).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sudut putar &#8211; 90\u00b0 dengan pusat putar (a, b): (x, y), maka (y &#8211; b +a, -x +a + b).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/gaya-coulomb\/\"><b>Hukum Coulomb adalah: Pengertian, Rumus &amp; Contoh Soalnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Refleksi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78621\" aria-describedby=\"caption-attachment-78621\" style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78621\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Ayo-Guru-Berbagi.jpeg\" alt=\"refleksi\" width=\"800\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Ayo-Guru-Berbagi.jpeg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Ayo-Guru-Berbagi-768x384.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78621\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Ayo Guru Berbagi<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Refleksi merupakan jenis transformasi geometri yang bersifat seperti cermin. Jenis transformasi ini akan memindahkan titik bidang lewat sifat bayangan suatu cermin. Perubahan yang terjadi akan ditentukan dengan jarak dari titik asal ke cermin yang sama dengan jarak cermin ke titik bayangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Refleksi juga dapat didefinisikan sebagai pergeseran atau pemindahan semua titik pada bidang geometri menuju ke arah sebuah garis atau cermin dengan jarak yang sama dengan dua kali jarak titik ke cermin. Ada dua sifat penting dalam refleksi yang perlu dipahami, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jarak titik ke cermin sama dengan jarak bayangan titik ke cermin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Geometri yang direfleksikan berhadapan dengan petanya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pencerminan yang terjadi bersifat isometris, yakni berukuran tetap atau sama. Bangun hasil atau bayangan akan kongruen dengan bangun asalnya. Garisnya juga akan menghubungkan titik asal dengan titik bayangan yang tegak lurus terhadap cermin. Dengan demikian, garis-garis yang terbentuk akan saling sejajar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Rumus refleksi:<\/b><\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Refleksi sumbu &#8211; x: (x, y), maka (x, -y)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Refleksi sumbu &#8211; y: (x, y), maka (-x, y)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Refleksi garis y = x: (x, y), maka (y, x)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Refleksi garis y = x: (x, y), maka (-y, -x)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Refleksi garis x = h: (x, y), maka (2h -x, y)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Refleksi garis y = k: (x, y), maka (x, 2k &#8211; y)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Dilatasi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78620\" aria-describedby=\"caption-attachment-78620\" style=\"width: 265px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78620\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Kibrispdr.png\" alt=\"dilatasi\" width=\"275\" height=\"183\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78620\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Kibrispdr<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dilatasi merupakan transformasi yang terjadi pada ukuran suatu objek. Dilatasi juga disebut sebagai transformasi similaritas (kesebangunan), yakni perubahan dengan mengubah jarak titik-titik dengan faktor pengali tertentu terhadap suatu titik tertentu yang tidak mengubah arahnya namun mengubah ukurannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Singkatnya, dilatasi merupakan transformasi berupa perkalian yang memperbesar atau memperkecil suatu bangunan geometri. Dalam konsep dilatasi, ada dua hal yang penting untuk diperhatikan, yakni titik dilatasi dan faktor dilatasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Titik dilatasi merupakan titik yang menentukan posisi suatu dilatasi. Titik ini menjadi titik pertemuan dari semua garis lurus yang menghubungkan titik-titik dalam suatu bangun ke titik-titik hasil dilatasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara itu, faktor dilatasi merupakan faktor perkalian suatu bangun geometri yang didilatasikan. Faktor ini dapat menunjukan seberapa besar hasil dilatasi terhadap bangun geometri yang dinotasikan dengan k.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nilai k &gt; 1 atau k &lt; -1 menunjukan hasil dilatasi yang lebih besar dari geometrinya. Sementara nilai -1 &lt; k &lt; 1 menunjukan hasil dilatasi lebih kecil dari geometrinya. Tanda positif juga dapat diartikan jika geometri dan hasil dilatasi berdampingan di salah satu sisi titik dilatasi, sedangkan tanda negatif dapat diartikan bahwa geometri dan hasil dilatasi saling terbalik dan berlainan sisi di titik dilatasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Pusat dilatasi merupakan faktor skala atau titik tertentu dilatasi. Dalam ilmu matematika, dilatasi dinotasikan dengan D (P, k) yang mana P adalah pusat dilatasi dan k adalah faktor skala. Semua garis yang melalui pusat dilatasi invarian terhadap sembarang dilatasi adalah (k\u22600). Jika, |k | &gt; 1, maka bangun hasil diperbesar dari ukuran semula, sedangkan jika | k | &lt; 1, maka bangun hasil akan diperkecil dari ukuran semula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berdasarkan koordinat titik asal A (x, y), yang didilatasikan dengan faktor skala k terhadap pusat (0, 0), dan pusat (a, b). Maka, rumus dilatasi adalah sebagai berikut.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dilatasi titik pusat (0,0), dan faktor skala k: (x, y), maka (kx, ky).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dilatasi titik pusat (0,0) dan faktor skala k: (x, y), maka kx = k (x &#8211; a) + a, k (y &#8211; b) + b.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/rumus-usaha\/\"><b>Rumus Usaha dalam Fisika Beserta Contoh Soal &amp; Pembahasan<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh dalam kehidupan sehari-hari\u00a0<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78615\" aria-describedby=\"caption-attachment-78615\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78615\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/se.jpg\" alt=\"transformasi geometri\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/se.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/se-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78615\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Transformasi geometri dapat kita temukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa contohnya adalah perubahan posisi ketika berjalan, berlari, melompat, dan pergerakan apapun yang mengakibatkan adanya perubahan posisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Selain itu, contoh penerapan transformasi geometri juga dapat ditunjukkan pada saat bercermin. Jarak benda dengan cermin akan sama dengan jarak cermin dengan bayangan. Tak hanya itu, saat melakukan gerakan berputar, itu juga merupakan contoh transformasi rotasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh soal<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78616\" aria-describedby=\"caption-attachment-78616\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78616\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/isee.jpg\" alt=\"transformasi geometri\" width=\"612\" height=\"415\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78616\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Tentukan bayangan titik A dengan A(-1,4) jika direfleksikan terhadap garis y = -x!<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Jawab:<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apabila titik A(x,y) direfleksikan terhadap garis y = -x, maka bayangan titik A adalah A\u2019 (-y,-x).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, bayangan titik A(-1,4) adalah A\u2019(-4,1).<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Tentukan bayangan titik P(5,4) jika didilatasikan terhadap pusat (-2,-3) dengan faktor skala -4!<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Jawab:<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Diketahui P(x,y) = P(5,4). Pusat dilatasi di (a,b) = (-2,-3) dan k = -4.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Misalkan bayangan titik P berada di koordinat (x\u2019,y\u2019), maka<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">x\u2019 = k(x-a) + a<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">x\u2019 = -4(5-(-2)) + (-2)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">x\u2019 = -4(7) &#8211; 2<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">x\u2019 = -30<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">y\u2019 = k(y-b) + b<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">y\u2019 = -4(4-(-3)) + (-3)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">y\u2019 = -4(7) &#8211; 3<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">y\u2019 = -31\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jadi, koordinat bayangan titik P adalah (-30, -31)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah, itulah informasi mengenai transformasi geometri yang meliputi pengertian, jenis, rumus, contoh dalam kehidupan sehari-hari, dan contoh soalnya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur semuanya dalam mempelajari ilmu Matematika, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":78870,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5567,11265],"class_list":["post-78613","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-geometri","tag-transformasi-geometri"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu transformasi geometri? Yuk simak pengertian, rumus dan contoh soalnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu transformasi geometri? Yuk simak pengertian, rumus dan contoh soalnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-01T12:00:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-01T05:07:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/14-10.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/14-10.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/14-10.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"transformasi geometri\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/\",\"name\":\"Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-01T12:00:21+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-01T05:07:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Apa itu transformasi geometri? Yuk simak pengertian, rumus dan contoh soalnya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya","description":"Apa itu transformasi geometri? Yuk simak pengertian, rumus dan contoh soalnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya","og_description":"Apa itu transformasi geometri? Yuk simak pengertian, rumus dan contoh soalnya di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-01T12:00:21+00:00","article_modified_time":"2022-11-01T05:07:53+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/14-10.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/14-10.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/14-10.webp","width":850,"height":450,"caption":"transformasi geometri"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/","name":"Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-01T12:00:21+00:00","dateModified":"2022-11-01T05:07:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Apa itu transformasi geometri? Yuk simak pengertian, rumus dan contoh soalnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/transformasi-geometri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Transformasi Geometri: Pengertian, Rumus dan Contoh Soalnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78613"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=78613"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78613\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78871,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78613\/revisions\/78871"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78870"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=78613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=78613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=78613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}