{"id":78277,"date":"2022-11-01T13:00:19","date_gmt":"2022-11-01T06:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=78277"},"modified":"2022-11-01T11:17:00","modified_gmt":"2022-11-01T04:17:00","slug":"amortisasi-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/","title":{"rendered":"Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Amortisasi adalah istilah yang banyak ditemukan dalam dunia bisnis. Istilah ini terutama berkaitan dengan masalah keuangan atau akuntansi. Untuk itu penting bagi Sedulur, terlebih yang menggeluti bidang tersebut, memahami apa yang dimaksud dengan amortisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara sederhana, amortisasi adalah sebuah metode penurunan atau pengurangan nilai sebuah aktiva tidak berwujud dalam periode waktu tertentu. Metode dalam amortisasi sendiri masih terbagi menjadi dua jenis, yaitu metode garis lurus dan metode saldo menurun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ingin tahu lebih jauh tentang amortisasi? Berikut ini Super telah merangkum informasi selengkapnya. Mulai dari pengertian, cara menghitung, metode, manfaat, dan contoh-contohnya. Yuk, langsung disimak informasinya!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/bisnis-asuransi\/\">Cara Kerja Bisnis Asuransi yang Sedang Viral di Medsos\u00a0\u00a0<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian amortisasi adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78283\" aria-describedby=\"caption-attachment-78283\" style=\"width: 707px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78283\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/IDFC-First-Bank.webp\" alt=\"amortisasi adalah\" width=\"717\" height=\"404\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/IDFC-First-Bank.webp 717w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/IDFC-First-Bank-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/IDFC-First-Bank-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/IDFC-First-Bank-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 717px) 100vw, 717px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78283\" class=\"wp-caption-text\">IDFC First Bank<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum mencari tahu lebih jauh tentang amortisasi, ada baiknya Sedulur memahami pengertian amortisasi terlebih dahulu. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi Sedulur untuk mempelajari materi ini secara detail.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), amortisasi adalah prosedur akuntansi yang secara bertahap mengurangi nilai biaya dan suatu aktiva dengan umur manfaat terbatas atau aktiva tidak berwujud lain melalui pembebanan berkala ke pendapatan. Selain itu, amortisasi juga dapat dijelaskan sebagai pengurangan utang dengan pembayaran pokok dan bunga secara teratur dengan jumlah tertentu sehingga pinjaman terbayar pada saat jatuh tempo.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara lebih ringkas, dapat diuraikan pengertian amortisasi adalah teknik akuntansi yang digunakan secara berkala untuk menurunkan book value pinjaman atau aset tidak berwujud selama periode waktu tertentu, sebagaimana dikutip dari Investopedia via Glints. Dengan kata lain, amortisasi merupakan istilah yang merujuk pada proses penurunan maupun pengurangan aktiva tidak berwujud untuk setiap periode akuntansi yang sudah dilewati perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di sisi lain, Johar Arifin dalam bukunya yang berjudul Akuntansi Pajak Ms Excel menjelaskan amortisasi merupakan proses penurunan nilai dari suatu aset tidak berwujud dalam jangka waktu tertentu. Adapun istilah amortisasi disebut mengacu pada pengurangan membayar biaya pokok dan bunganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa amortisasi adalah suatu teknik dalam akuntansi yang digunakan untuk menurunkan nilai dari suatu aktiva atau aset tidak berwujud dalam periode waktu tertentu. Amortisasi juga dipahami sebagai kegiatan yang mengharuskan perusahaan untuk membayar hutang, yang mencakup pembayaran pokok pinjaman dan bunga.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/bisnis-model-canvas\/\">Pengertian Bisnis Model Canvas &amp; Pentingnya untuk Digunakan<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Cara menghitung amortisasi adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78284\" aria-describedby=\"caption-attachment-78284\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-78284\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/investopedia-720x405.jpg\" alt=\"amortisasi adalah\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/investopedia-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/investopedia-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/investopedia-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/investopedia-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/investopedia-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78284\" class=\"wp-caption-text\">Investopedia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah dipahami bersama bahwa pengertian amortisasi adalah penurunan nilai dari suatu aktiva atau aset tidak berwujud dalam periode waktu tertentu. Selain itu, amortisasi juga merujuk pada kegiatan yang mengharuskan perusahaan membayar utang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir Glints, pembayaran bunga dalam utang dapat terus menurun hingga habis apabila nominal pokoknya semakin banyak. Supaya nominal pokok yang dibayarkan menjadi efektif, Sedulur perlu mengetahui cara menghitung amortisasi secara tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, terdapat enam tahapan yang perlu diperhatikan dalam perhitungan amortisasi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Pengumpulan data<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap pertama yang harus dilakukan perusahaan dalam menghitung amortisasi adalah mengumpulkan data-data yang diperlukan. Data-data yang diperlukan di antaranya adalah suku bunga, tenor pinjaman, dan pokok pinjaman. Data-data tersebut diperlukan untuk menghitung amortisasi pertama perusahaan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Kertas kerja<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah semua data yang diperlukan sudah terkumpul, tahap berikutnya adalah mempersiapkan kertas kerja. Kertas kerja ini dimaksudkan agar proses perhitungan amortisasi dapat dilakukan secara lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun Sedulur bisa memanfaatkan aplikasi pengolah data, seperti Microsoft Excel agar kegiatan amortisasi menjadi lebih mudah dilakukan. Dengan aplikasi tersebut, Sedulur dapat langsung memasukkan data seperti bulan, bunga angsuran pokok, angsuran bunga, jumlah angsuran, dan saldo pinjaman dalam tabel yang tersedia.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Menentukan pinjaman<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, Sedulur perlu menentukan pinjaman pada bulan sebelumnya dan menghitung jumlah angsuran. Untuk menghitung jumlah angsuran, dapat digunakan rumus sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Jumlah Angsuran = P x (i\/12) \/ 1 \u2013 (1+(i\/12)-t)<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">P adalah pokok pinjaman<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">i adalah suku bunga<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">t adalah tenor pinjaman<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Menghitung angsuran bunga<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap selanjutnya untuk menghitung amortisasi adalah menghitung jumlah angsuran bunga. Untuk menghitung angsuran bunga, Sedulur bisa menggunakan rumus di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Pokok pinjaman pada bulan sebelumnya dikurang suku bunga dikali 30\/360<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">atau juga dapat dituliskan sebagai berikut<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Angsuran bunga = P bulan sebelumnya &#8211; i x 30\/360<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Keterangan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">P adalah pokok pinjaman<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">i adalah suku bunga<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Identifikasi angsuran yang harus dibayar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah menghitung jumlah angsuran dan angsuran bunga, tahap berikutnya adalah mengidentifikasi angsuran yang harus dibayar. Untuk mengetahui jumlah angsuran yang harus dibayar, Sedulur cukup menggunakan rumus sederhana berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Angsuran yang harus dibayar = jumlah angsuran &#8211; angsuran bunga<\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">6. Menghitung jumlah saldo pinjaman<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Langkah terakhir dalam perhitungan amortisasi adalah menghitung jumlah saldo pinjaman. Untuk melakukan tahapan satu ini, Sedulur dapat menggunakan rumus berikut.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Jumlah saldo pinjaman = nilai pokok pinjaman pada bulan sebelumnya \u2013 jumlah angsuran pokok<\/span><\/strong><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/brd\/\">Business Requirements Document, Dokumen Penentu Bisnis<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Metode dalam amortisasi adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78281\" aria-describedby=\"caption-attachment-78281\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78281\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortization.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"291\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78281\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain memahami cara menghitung amortisasi seperti yang telah dipaparkan pada poin sebelumnya, Sedulur juga perlu mengetahui metode-metode dalam amortisasi. Terdapat dua metode dalam amortisasi, yaitu metode garis lurus dan metode saldo menurun. Setiap metode tersebut memiliki tahap kerja dan manfaat yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, berikut uraian mengenai masing-masing metode yang ada dalam amortisasi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Metode garis lurus<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Metode garis lurus disebut merupakan teknik utama dalam perhitungan amortisasi. Secara sederhana, metode garis lurus memiliki karakteristik di mana metode ini mendorong sistem alokasi beban biaya yang totalnya selalu dianggarkan setiap tahun dengan jumlah nilai sama. Dengan kata lain, metode ini adalah nilai biaya yang jumlah penyusutannya selalu stabil setiap periode akuntansi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Metode saldo menurun<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Metode amortisasi yang kedua adalah metode saldo menurun. Jika pada metode sebelumnya jumlah nilai cenderung selalu sama, pada metode ini sistem alokasi beban biaya yang dianggarkan justru semakin menurun setiap tahunnya. Penurunan jumlah nilai ini beriringan dengan bertambahnya masa manfaat aset tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemudian, pada tahun akhir dari masa manfaat tersebut akan dilakukan penurunan secara sekaligus atas nilai dari sisa buku yang ada. Sementara itu, tahun perolehan biaya penyusutan akan jauh lebih besar dan di tahun berikutnya biaya justru semakin kecil.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/afiliasi-adalah\/\">Afiliasi: Pengertian, Ciri, Contoh &amp; Keuntungannya dalam Bisnis<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Manfaat amortisasi adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78280\" aria-describedby=\"caption-attachment-78280\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-78280\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/cnbc-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/cnbc-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/cnbc-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/cnbc-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/cnbc-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/cnbc-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/cnbc-285x160.jpg 285w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/cnbc.jpg 929w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78280\" class=\"wp-caption-text\">CNBC<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah memahami pengertian amortisasi beserta cara menghitung dan metode-metodenya, Sedulur tentu ingin tahu apa saja manfaat dari amortisasi. Seperti yang diketahui, amortisasi merupakan sebuah metode penurunan atau pengurangan nilai sebuah aktiva tidak berwujud dalam periode waktu tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu, jika dilihat dari segi manfaatnya, menghitung amortisasi dapat memberikan sejumlah manfaat untuk perusahaan, di antaranya sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">membantu perusahaan untuk memprediksi kondisi laporan keuangan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">memberikan informasi mengenai utang yang mereka miliki<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">menunjukkan jumlah pembayaran yang jelas mencakup bunga dan pinjaman pokok<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">menginformasikan jadwal pembayaran utang dan bunga yang lebih terstruktur<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">pengurangan pajak dalam tahun pajak berjalan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">memberikan laporan keuangan yang lebih jelas dan terstruktur<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">mengurangi risiko penumpukan utang bisnis<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Contoh penerapan amortisasi<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78279\" aria-describedby=\"caption-attachment-78279\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-78279\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/the-guardian-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/the-guardian-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/the-guardian-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/the-guardian-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/the-guardian-768x431.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/the-guardian-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/the-guardian-285x160.jpg 285w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/the-guardian.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78279\" class=\"wp-caption-text\">The Guardian<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk lebih memahami tentang amortisasi termasuk manfaatnya, berikut beberapa contoh penerapan amortisasi yang dapat Sedulur simak.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">tagihan bulanan kredit kendaraan<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">pinjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR)<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">pinjaman Kredit Pemilikan Apartemen (KPA)<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">pinjaman kartu kredit<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">biaya hak paten<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/brand-identity\/\">Mengenal Brand Identity dan Manfaatnya Bagi Perusahaan<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Trivia: perbedaan amortisasi dan depresiasi adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_78282\" aria-describedby=\"caption-attachment-78282\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78282\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi-1.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"352\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi-1.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi-1-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi-1-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi-1-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-78282\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di samping amortisasi, ada pula istilah depresiasi. Menurut Investopedia, depresiasi adalah proses pengurangan total biaya dari aset-aset tetap yang dibeli oleh perusahaan. Agar Sedulur lebih memahami perbedaan amortisasi dan depresiasi, Sedulur dapat menyimak uraian berikut.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Berdasarkan jenis aset<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amortisasi menerapkan dan membebankan biayanya dari aset tidak berwujud, seperti copyright dan hak paten. Sementara, depresiasi menggunakan aset tetap, seperti gedung, mesin, dan peralatan kantor.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Metode perhitungan<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amortisasi umumnya menggunakan metode dasar garis lurus. Sementara, depresiasi menerapkan metode perhitungan yang dipercepat atau accelerated basis method.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\"> Proses perhitungan<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perhitungan amortisasi umumnya tidak menggunakan nilai sisa atau salvage value. Sementara, depresiasi yang menggunakan aset tetap biasanya tetap memasukkan nilai sisa dalam proses perhitungan penyusutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi pembahasan lengkap mengenai amortisasi, mulai dari pengertian, cara menghitung, metode, manfaat, hingga perbedaannya dengan depresiasi. Nah, semoga informasi ini dapat menambah wawasan Sedulur, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?<\/span><\/i><b><i> Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":78278,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[11212,11213,11214],"class_list":["post-78277","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-amortisasi","tag-amortisasi-adalah","tag-pengertian-amortisasi-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu Amortisasi? Simak pengertian, cara hitung, manfaat dan contohnya dalam akuntansi di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Amortisasi? Simak pengertian, cara hitung, manfaat dan contohnya dalam akuntansi di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-01T06:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-01T04:17:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"amortisasi adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/\",\"name\":\"Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-01T06:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-01T04:17:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Apa itu Amortisasi? Simak pengertian, cara hitung, manfaat dan contohnya dalam akuntansi di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya","description":"Apa itu Amortisasi? Simak pengertian, cara hitung, manfaat dan contohnya dalam akuntansi di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya","og_description":"Apa itu Amortisasi? Simak pengertian, cara hitung, manfaat dan contohnya dalam akuntansi di sini!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-01T06:00:19+00:00","article_modified_time":"2022-11-01T04:17:00+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/amortisasi.webp","width":850,"height":450,"caption":"amortisasi adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/","name":"Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-01T06:00:19+00:00","dateModified":"2022-11-01T04:17:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Apa itu Amortisasi? Simak pengertian, cara hitung, manfaat dan contohnya dalam akuntansi di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/amortisasi-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Amortisasi: Pengertian, Cara Hitung, Manfaat, dan Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78277"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=78277"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78277\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78293,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/78277\/revisions\/78293"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/78278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=78277"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=78277"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=78277"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}