{"id":77119,"date":"2022-10-19T22:00:54","date_gmt":"2022-10-19T15:00:54","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=77119"},"modified":"2022-10-18T19:22:48","modified_gmt":"2022-10-18T12:22:48","slug":"ekosistem-yang-ada-di-bumi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/","title":{"rendered":"Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem merupakan komunitas makhluk hidup yang bersesuaian dengan komponen tak hidup dan saling berinteraksi satu sama lain. Membahas mengenai ekosistem yang ada di Bumi, Sedulur akan menemukan beberapa jenis ekosistem, baik yang alami maupun buatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan di Bumi ini. Hal ini seharusnya bisa mendorong kita untuk selalu menjaga ekosistem sebaik mungkin agar tetap lestari. Kelestarian ekosistem yang sehat akan berpengaruh pada iklim, ketersediaan air, maupun ketersediaan sumber daya lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Apa saja macam-macam ekosistem yang ada di Bumi kita? Yuk, simak ulasan berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ekosistem-adalah\/\"><b>Ekosistem: Pengertian, Komponen Pembentuknya &amp; Jenisnya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Ekosistem yang ada di Bumi<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_77125\" aria-describedby=\"caption-attachment-77125\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-77125\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekk.jpg\" alt=\"ekosistem yang ada di bumi\" width=\"612\" height=\"363\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-77125\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem adalah wilayah geografis yang terdiri dari tumbuhan, hewan, dan organisme lain, serta cuaca dan lanskap yang saling bekerja sama untuk membentuk suatu kehidupan. Di dalamnya, ada makhluk hidup (faktor biotik) dan makhluk tak hidup (faktor abiotik).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Faktor biotik contohnya adalah tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme, sementara faktor abiotik contohnya adalah air, tanah, dan udara. Sebagai contoh dalam ekosistem kolam, faktor biotik meliputi ikan, tumbuhan air, dan protista, sedangkan faktor abiotik meliputi sedimen, kualitas air, dan sinar matahari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem yang ada di Bumi haruslah dijaga dengan baik. Hal ini karena dalam ekosistem yang sehat, air akan tetap bersih, udara akan tetap murni, tanah akan selalu terpelihara, dan iklim akan selalu teratur. Ekosistem yang sehat juga akan memberikan kita makanan, menyediakan bahan mentah yang dibutuhkan, dan mendaur ulang nutrisi dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari penjelasan di atas, maka definisi paling sederhana mengenai ekosistem adalah suatu komunitas atau kelompok organisme hidup, yang hidup dan berinteraksi satu sama lain dalam lingkungan tertentu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Jenis ekosistem<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_77124\" aria-describedby=\"caption-attachment-77124\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-77124\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekoa.jpg\" alt=\"ekosistem yang ada di bumi\" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekoa.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekoa-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekoa-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekoa-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-77124\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jenis ekosistem dibedakan berdasarkan proses terbentuknya. Jenis ekosistem tersebut dibagi menjadi ekosistem buatan dan ekosistem alami. Ekosistem buatan adalah ekosistem yang sengaja dibuat oleh manusia. Contoh ekosistem buatan adalah kolam, sawah, waduk, kebun, dan aquarium.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara itu, ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa adanya campur tangan manusia. Contohnya adalah rawa, laut, sungai, dan gunung. Lebih jauh, ekosistem alami berdasarkan lokasi geografisnya akan dibagi menjadi kategori terrestrial (ekosistem darat) dan non-terrestrial (ekosistem non-darat).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dari kedua pembagian lanjutan tersebut, ada ekosistem-ekosistem yang dinilai paling utama. Pada ekosistem non-terrestrial, ada perairan, laut, dan lahan basah, sedangkan pada ekosistem terrestrial, ada gurun, hutan, padang rumput, taiga, dan tundra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pencemaran-lingkungan\/\"><b>Pencemaran Lingkungan: Pengertian, Jenis, &amp; Dampaknya<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Macam-macam ekosistem yang ada di Bumi<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berdasarkan jenis ekosistem, secara umum, ada tiga macam ekosistem, yaitu ekosistem air, ekosistem darat, dan ekosistem buatan. Berikut adalah ulasan selengkapnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Ekosistem air<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_77123\" aria-describedby=\"caption-attachment-77123\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-77123\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekal.jpg\" alt=\"ekosistem yang ada di bumi\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekal.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/ekal-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-77123\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem air adalah ekosistem yang memiliki komponen terbesar berupa air. Secara umum, ekosistem air dibedakan menjadi perairan, laut, dan lahan basah. Beberapa ekosistem air, antara lain: :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem rawa, merupakan ekosistem lahan basah alami, baik yang dipengaruhi air pasang surut maupun tidak, yang sebagian kondisi airnya berupa air payau, asin, atau tawar. Ekosistem rawa memiliki vegetasi unik yang sesuai dengan kondisi airnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem laut, merupakan kompleks kehidupan yang ada di laut dengan kadar garam tinggi dan pergerakan airnya dipengaruhi oleh arah angin.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem pantai, merupakan ekosistem yang berbatasan dengan ekosistem darat dan daerah pasang surut. Kondisi ekosistem ini sangat dipengaruhi oleh siklus harian pasang surut air laut.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem sungai, merupakan ekosistem yang mengandung sedikit sedimen dan makanan yang berada di suatu badan air yang mengalir ke satu arah.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem estuary, merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut dan seringkali dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas maupun rawa garam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem laut dalam, merupakan ekosistem laut dengan kedalaman lebih dari 6.000 meter yang tidak mendapat akses cahaya matahari yang cukup dan sangat gelap.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem terumbu karang, merupakan daerah neritik yang perairannya masih dapat ditembus matahari dan sering ditumbuhi batu karang dan organisme-organisme tertentu.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Ekosistem darat<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_77122\" aria-describedby=\"caption-attachment-77122\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-77122\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/esd.jpg\" alt=\"ekosistem yang ada di bumi\" width=\"612\" height=\"416\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-77122\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem darat atau dikenal dengan bioma merupakan daerah yang memiliki sifat, iklim, dan tempat berkumpul berbagai macam makhluk hidup dengan tingkat geografis yang sama. Lima jenis bioma yang utama adalah gurun, hutan, padang rumput, taiga, dan tundra. Berikut adalah jenis-jenisnya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem gurun, merupakan ekosistem yang memiliki suhu ekstrem dengan curah hujan yang sangat rendah. Ditinjau dari letak astronomisnya, secara umum gurun berada di garis lintang 20\u00ba hingga 30\u00ba LU dan LS. Ekosistem ini juga sering disebut padang pasir.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem hutan hujan tropis, merupakan sistem ekologi pada suatu wilayah luas yang didominasi oleh kumpulan pohon-pohon tinggi. Ekosistem ini memiliki keanekaragaman spesies, curah hujan yang tinggi, suhu yang lembap, dan terdapat di daerah beriklim tropis atau daerah yang dilalui garis khatulistiwa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem hutan gugur, merupakan ekosistem yang berada di daerah dengan empat musim dengan flora dan fauna khas. Ekosistem ini memiliki curah hujan sekitar 750 mm-1.000 mm\/tahun dan tumbuhan yang memiliki kebiasaan menggugurkan daunnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem taiga, merupakan ekosistem yang vegetasinya hanya terdiri atas satu spesies pohon yang biasanya didominasi oleh tumbuhan dari jenis konifer seperti pinus dan cemara.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem tundra, merupakan ekosistem yang terletak di daerah bersuhu ekstrem atau di daerah terdingin yang ada di bumi. Ada dua jenis ekosistem ini, yaitu tundra kutub (Antartika dan Arktik) dan tundra alpin (puncak pegunungan).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem padang rumput atau savana, merupakan ekosistem yang berada di dataran rendah atau dataran tinggi, yang memiliki komunitas dari beberapa pohon yang tersebar tidak merata dan lapisan bawahnya didominasi oleh suku rumput-rumputan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/manfaat-tumbuhan-bagi-lingkungan-rumah\/\"><b>Manfaat Tumbuhan Bagi Lingkungan Rumah, Perlu Diketahui<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Ekosistem buatan<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_77121\" aria-describedby=\"caption-attachment-77121\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-77121\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/eas.jpg\" alt=\"ekosistem yang ada di bumi\" width=\"612\" height=\"406\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/eas.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/eas-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-77121\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000;\">iStock<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ekosistem buatan atau ekosistem artifisial merupakan ekosistem yang diciptakan manusia dan terbentuk karena aktivitas manusia dalam pengelolaan atau pengubahan terhadap suatu lahan. Jenis-jenis ekosistem buatan antara lain:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sawah, merupakan ekosistem yang dibuat untuk mempermudah proses menanam pangan seperti padi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kebun binatang, merupakan ekosistem yang dibuat menyerupai alam liar untuk para binatang yang hidup disana.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Kolam, merupakan ekosistem yang dibentuk untuk tujuan hiasan. Misalnya adalah kolam ikan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikian informasi mengenai macam-macam ekosistem yang ada di Bumi dan penjelasannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Sedulur yang sedang mempelajari ilmu mengenai alam sekitar, ya. Selamat\u00a0 belajar!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":24,"featured_media":77212,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5753,11052],"class_list":["post-77119","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-ekosistem","tag-ekosistem-yang-ada-di-bumi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Wajib Tahu! Ini macam-macam ekosistem yang ada di Bumi beserta penjelasannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Wajib Tahu! Ini macam-macam ekosistem yang ada di Bumi beserta penjelasannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-19T15:00:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-18T12:22:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5-6.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Belila Mega\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Belila Mega\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5-6.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5-6.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"ekosistem yang ada di bumi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/\",\"name\":\"Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-19T15:00:54+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-18T12:22:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\"},\"description\":\"Wajib Tahu! Ini macam-macam ekosistem yang ada di Bumi beserta penjelasannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a\",\"name\":\"Belila Mega\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Belila Mega\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya","description":"Wajib Tahu! Ini macam-macam ekosistem yang ada di Bumi beserta penjelasannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya","og_description":"Wajib Tahu! Ini macam-macam ekosistem yang ada di Bumi beserta penjelasannya.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-10-19T15:00:54+00:00","article_modified_time":"2022-10-18T12:22:48+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5-6.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Belila Mega","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Belila Mega","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5-6.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5-6.webp","width":850,"height":450,"caption":"ekosistem yang ada di bumi"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/","name":"Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-10-19T15:00:54+00:00","dateModified":"2022-10-18T12:22:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a"},"description":"Wajib Tahu! Ini macam-macam ekosistem yang ada di Bumi beserta penjelasannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/ekosistem-yang-ada-di-bumi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Macam-Macam Ekosistem yang Ada di Bumi dan Penjelasannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/be363d47d5673b325043e360b084311a","name":"Belila Mega","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bbceca0257647b7b2ca9148ae7ec1df4?s=96&d=mm&r=g","caption":"Belila Mega"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77119"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=77119"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77119\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77214,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/77119\/revisions\/77214"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/77212"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=77119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=77119"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=77119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}