{"id":76878,"date":"2022-10-17T23:00:17","date_gmt":"2022-10-17T16:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=76878"},"modified":"2022-10-17T12:55:04","modified_gmt":"2022-10-17T05:55:04","slug":"teknik-dussel-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/","title":{"rendered":"Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Gambar merupakan karya seni rupa dua dimensi yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Untuk membuat sebuah gambar, terdapat sejumlah teknik yang bisa digunakan. Satu di antaranya adalah teknik dussel. Sederhananya, teknik dussel adalah teknik menggambar dengan cara menggosok. Oleh karenanya, teknik satu ini juga umum disebut sebagai teknik gosok. Teknik dussel sendiri bisa dikatakan merupakan teknik yang cukup populer digunakan dalam penciptaan sebuah karya dua dimensi. Tak hanya itu, teknik dussel juga menjadi salah satu materi yang dipelajari dalam mata pelajaran kesenian di bangku sekolah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ingin tahu lebih jauh tentang teknik dussel dalam seni menggambar? Berikut ini Super telah merangkum informasi selengkapnya, mulai dari pengertian, fungsi, alat, dan cara menggambar dengan teknik dussel. Yuk, langsung disimak artikel lengkapnya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/aliran-seni-lukis\/\">Mengenal Macam-Macam Aliran Seni Lukis &amp; Teknik Melukisnya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Apa itu seni menggambar?<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76953\" aria-describedby=\"caption-attachment-76953\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-76953\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/freepik-teknik-dusel-626x405.webp\" alt=\"teknik dussel adalah\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76953\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada bagian pembuka telah dipaparkan bahwa teknik dussel merupakan salah satu teknik yang umum digunakan dalam kegiatan menggambar. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan pengertian gambar adalah tiruan barang (orang, binatang, tumbuhan, dan sebagainya) yang dibuat dengan coretan pensil dan sebagainya pada kertas dan sebagainya. Gambar juga diartikan sebagai lukisan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara, menggambar menurut KBBI adalah membuat gambar atau melukis. Dalam sumber lain, istilah menggambar dijelaskan sebagai kegiatan yang melibatkan kemampuan penglihatan dan kemahiran tangan sebagai wujud ekspresi sekaligus kreativitas seseorang.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian teknik dussel adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76958\" aria-describedby=\"caption-attachment-76958\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-76958\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-gramedia-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-gramedia-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-gramedia-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-gramedia-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-gramedia-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-gramedia-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76958\" class=\"wp-caption-text\">Gramedia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan menggambar sendiri dilakukan dengan menggunakan berbagai macam alat dan bahan yang digoreskan pada bidang datang. Selain itu ada berbagai macam teknik yang umum diterapkan dalam kegiatan menggambar, salah satunya adalah teknik dussel atau juga ditulis teknik dusel. Apa itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menurut Aziz Ahmad (2004), teknik dussel adalah teknik menggambar atau mengarsir dengan cara digosok, baik dengan kapas, kertas, ataupun tangan. Sedangkan menurut buku Sakti Kuasai Desain Grafis yang ditulis oleh Yulianto, teknik dusel atau teknik gosok merupakan teknik menggambar dengan cara menggosok-gosokkan tangan atau kertas yang sudah dibubuhi dengan pensil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam kegiatan menggambar dengan teknik dusel, umumnya digunakan alat berupa pensil. Adapun cara menggambarnya ialah dengan menggoreskan pensil dalam posisi miring atau rebah. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan gelap terangnya pada objek yang dibuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa teknik dusel merupakan salah satu teknik dalam menggambar dengan cara menggoreskan pensil dalam posisi miring atau rebah sehingga dapat ditentukan sisi gelap dan terang pada sebuah objek gambar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di sisi lain, teknik dusel juga kerap dianggap sebagai teknik pewarnaan karena dalam penerapannya teknik ini seolah mewarnai sebuah gambar yang sudah dibuat garis sketsanya. Adapun teknik ini juga tidak hanya menimbulkan kesan gelap terang namun juga tebal tipis.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/cetak-dalam\/\">Teknik Cetak Dalam, Salah Satu Teknik dalam Seni Grafis<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Fungsi teknik dussel<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76957\" aria-describedby=\"caption-attachment-76957\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-76957\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-kumparan-640x405.jpg\" alt=\"teknik dussel adalah\" width=\"640\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76957\" class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah dipahami bersama bahwa teknik dussel adalah teknik menggambar dengan cara menggoreskan atau menggosokkan pensil pada bidang datang yang umumnya berupa kertas. Teknik ini sendiri memiliki fungsi untuk menciptakan kesan terang dan gelap pada objek gambar yang dibuat. Dengan demikian, objek tersebut menjadi terlihat lebih nyata dan indah. Kesan nyata ini sendiri disebabkan karena efek gelap terang pada objek gambar membuat objek tersebut terlihat seperti tiga dimensi selayaknya bangun ruang yang memiliki sisi dan bayangan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ciri gambar teknik dussel<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76956\" aria-describedby=\"caption-attachment-76956\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76956\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-pastiguna.webp\" alt=\"teknik dussel adalah\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-pastiguna.webp 700w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-pastiguna-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-pastiguna-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-pastiguna-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76956\" class=\"wp-caption-text\">Pastiguna<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan pengertian dan fungsi teknik dusel yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat dijabarkan ciri-ciri gambar yang dibuat dengan teknik dusel sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Gambar yang dibuat dengan teknik dusel umumnya menggunakan alat berupa pensil.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Hasil gambar dengan teknik dusel cenderung memiliki arsiran yang rapi dan halus dengan gradasi warna gelap.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kesan gelap terang membuat objek gambar terlihat menonjol seperti objek tiga dimensi.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terdapat kesan bayangan yang dihasilkan dari gosokan kapas atau alat khusus lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-menggambar\/\">Macam- Macam Teknik Menggambar Beserta Penjelasannya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Alat dan bahan teknik dussel<\/span><\/h2>\n<div class=\"mceTemp\">\u00a0<\/div>\n<figure id=\"attachment_76960\" aria-describedby=\"caption-attachment-76960\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-76960\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dussel-adalah-626x405.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76960\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk membuat gambar dengan teknik dusel, Sedulur perlu menyiapkan sejumlah alat dan bahan, satu di antaranya yaitu pensil. Seperti yang diketahui, gambar dengan teknik dusel memiliki ciri khas berupa goresan dan gosokan pensil. Adapun berikut beberapa alat dan bahan yang diperlukan untuk menggambar dengan teknik dusel, sebagaimana dikutip dari buku Mengupas Keunikan Gambar Anak Lewat Karya Sanggar yang ditulis oleh Maya Luvita Sari.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pensil<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Penghapus<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Krayon<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Papan alas sebagai alas kertas gambar atau media gambar<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kertas atau media lain untuk menggambar<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kapas atau gulungan kertas yang dibentuk seperti pensil<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Macam-macam teknik dussel<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76955\" aria-describedby=\"caption-attachment-76955\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-76955\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-YouTube-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-YouTube-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-YouTube-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-YouTube-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-YouTube-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-YouTube-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-YouTube-285x160.jpg 285w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-YouTube.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76955\" class=\"wp-caption-text\">YouTube<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelum masuk ke pembahasan tentang cara menggambar dengan teknik dusel, Sedulur perlu mengetahui macam-macam teknik dusel. Secara umum, terdapat dua macam teknik dusel yang banyak digunakan dalam membuat karya seni sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Garis utama samar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jenis teknik dusel yang pertama ini memiliki ciri khas berupa goresan pensil yang halus dan tipis. Selain itu, garis utama pada gambar juga cenderung kabur atau samar dan arsiran pada bagian tepi garis terlihat halus. Untuk memperoleh hasil gambar seperti itu, Sedulur perlu menggosok garis gambar utama ke arah dalam agar menciptakan kesan samar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Garis utama jelas<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika jenis sebelumnya memiliki ciri garis yang halus bahkan samar, jenis teknik dusel yang kedua ini memiliki ciri garis atau hasil goresan yang cenderung tebal dan jelas. Selain itu juga terdapat kesan kilap yang membuat hasil gambar terkesan nyata. Hasil gambar seperti ini disebabkan oleh arsiran gelap terang di bagian luar dan dalam objek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun teknik yang kedua ini disebut cukup rumit. Oleh karenanya dibutuhkan pengalaman termasuk jam terbang sehingga tangan menjadi lebih luwes ketika membuat goresan dan gosokan pada gambar yang dibuat.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kritik-seni\/\">Pengertian Kritik Seni Beserta Jenis dan Bentuk-Bentuknya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Tata cara menggambar dengan teknik dussel<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76954\" aria-describedby=\"caption-attachment-76954\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-76954\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dusel-freepik-626x405.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76954\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat mempelajari tentang teknik dussel, tentu Sedulur ingin tahu bagaimana cara mengaplikasikan teknik satu ini. Dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya SMP\/MTs Kelas 8 terbitan Gramedia Widiasarana Indonesia via laman Kumparan, berikut adalah langkah-langkah menggambar dengan teknik dusel.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama, tentu Sedulur perlu menyiapkan alat serta bahan yang diperlukan untuk menggambar sebagaimana yang telah dipaparkan pada poin sebelumnya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya, buat sketsa objek yang akan dibuat pada kertas. Sketsa ini cukup dibuat dengan garis tipis menggunakan pensil.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian arsir sketsa yang sudah dibuat secara tipis. Ratakan arsiran pada objek gambar.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Lalu, gosok arsiran yang sudah dibuat tadi menggunakan kapas atau gulungan kertas maupun alat khusus lainnya. Perlu diperhatikan, cara menggosok arsiran ini adalah dilakukan dari satu arah atau mengikuti bentuk objek.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, timpa kembali objek gambar yang sudah digosok tadi dengan arsiran agar bentuk objek menjadi menonjol.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah selesai membuat arsiran kedua, buat sketsa untuk latar belakang dengan gambar yang lebih sederhana sehingga objek utama tetap terlihat menonjol.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sketsa latar belakang yang sudah dibuat tadi kemudian diarsir dan digosok atau didusel menggunakan kapas atau alat khusus lainnya.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, buat highlight pada gambar dengan menghapus arsiran tipis supaya warna putih terlihat lebih menonjol.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Tips menggambar dengan teknik dussel untuk berbagai objek<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76951\" aria-describedby=\"caption-attachment-76951\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-76951\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/dhanya-a-v-zdiMKVb5fl0-unsplash-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/dhanya-a-v-zdiMKVb5fl0-unsplash-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/dhanya-a-v-zdiMKVb5fl0-unsplash-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/dhanya-a-v-zdiMKVb5fl0-unsplash-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/dhanya-a-v-zdiMKVb5fl0-unsplash-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/dhanya-a-v-zdiMKVb5fl0-unsplash-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76951\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Agar Sedulur lebih memahami tentang teknik dussel termasuk cara mengaplikasikannya pada karya seni, berikut ini sudah dirangkum cara menggambar dengan teknik dusel untuk berbagai macam bentuk objek.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Gambar objek dengan teknik dusel<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tips yang pertama bisa Sedulur ikuti apabila ingin membuat bentuk objek sederhana.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, buat bentuk objek yang diinginkan secara tipis menggunakan pensil.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian buat goresan menggunakan pensil. Untuk mendapatkan hasil goresan yang halus, Sedulur dapat membuat goresan dengan pensil dalam posisi rebah atau ujung pensil dimiringkan ke arah kertas gambar.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah itu buat arsiran tipis secara rata pada kanan dan kiri objek.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian gosok arsiran yang sudah dibuat tadi menggunakan kapas atau alat lainnya. Sedulur juga bisa menggunakan jari untuk menggosok arsiran.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya timpa arsiran yang sudah digosok tadi dengan arsiran sehingga objek terlihat lebih menonjol.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terakhir, buat latar belakang dengan membuat sketsa tipis dan dilanjutkan dengan arsiran serta teknik gosok seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Gambar wajah dengan teknik dusel<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satu bentuk objek gambar yang banyak dibuat adalah wajah. Nah, jika Sedulur ingin membuat gambar wajah seseorang, baik itu teman, keluarga, ataupun tokoh idola, tips berikut ini bisa Sedulur ikuti.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, tentu Sedulur harus membuat sketsa wajah yang akan digambar secara tipis menggunakan pensil. Sedulur bisa membuat sketsa tersebut dengan mengambil contoh dari foto orang tersebut.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya buat arsiran tipis secara rata pada sketsa objek yang sudah dibuat sebelumnya dan dilanjutkan dengan teknik gosok untuk membuat kesan gelap dan terang.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah selesai melakukan teknik gosok, timpa sketsa tadi dengan arsiran dan kemudian lakukan teknik gosok kembali.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Karena objek yang sedang dibuat adalah wajah, Sedulur perlu menebalkan beberapa bagian agar gambar yang dibuat menjadi lebih hidup dan nyata. Misalnya adalah dengan menebalkan bagian rambut, alis, dan bola mata.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Teknik membuat arsiran dan kemudian dilanjutkan dengan gosokan ini juga bisa Sedulur lakukan untuk membuat bagian lain, seperti leher dan pakaian dari tokoh yang digambar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Gambar mata dengan teknik dusel<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh objek lain yang banyak digambar dengan teknik dusel adalah mata. Sebab, teknik dusel ini dapat menciptakan hasil gambar yang nampak hidup dan tentunya estetik. Berikut langkah-langkah membuat mata dengan teknik dusel.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pertama, tentu saja membuat sketsa mata dengan goresan tipis menggunakan pensil.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk mendapatkan kesan tajam, buat bagian lingkaran mata bagian luar dengan goresan berulang kali.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Hal yang sama juga bisa diterapkan ketika membuat bagian pupil mata untuk mendapatkan pupil yang gelap. Selain itu, Sedulur juga bisa menambahkan garis hitam di tepi pupil.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk menambah kesan hidup, buat bentuk seperti kaca pada bagian atas pupil. Perlu diperhatikan bahwa pada bentuk kaca ini nantinya tidak dilakukan teknik gosok.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya, buat arsiran tipis pada bagian kelopak mata.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Kemudian ratakan arsiran tipis ke seluruh area sketsa gambar mata, mulai dari area pupil, iris, kelopak mata, hingga ke bagian alis yang dilanjutkan dengan teknik dusel atau teknik gosok.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Berikutnya timpa dengan arsiran tipis pada bagian yang sudah digosok tadi dan dilanjutkan dengan teknik dusel kembali.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah selesai, Sedulur bisa menambahkan detail lain, seperti bulu mata bagian atas dan bawah agar gambar mata semakin nyata.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/unsur-seni-rupa\/\">8 Unsur-unsur Seni Rupa Beserta Pengertian dan Contohnya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Mengenal ragam teknik menggambar lainnya<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76952\" aria-describedby=\"caption-attachment-76952\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76952\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-menggambar-freepik.webp\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"352\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-menggambar-freepik.webp 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-menggambar-freepik-444x250.webp 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-menggambar-freepik-600x337.webp 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-menggambar-freepik-285x160.webp 285w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76952\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dijelaskan sebelumnya, teknik dussel merupakan salah satu teknik dalam menggambar. Adapun setidaknya terdapat tujuh teknik yang umum digunakan, termasuk teknik dusel. Sementara itu, berikut adalah enam teknik menggambar lainnya yang dapat Sedulur simak.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Teknik arsir<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik menggambar yang pertama adalah teknik arsir. Teknik ini kerap dianggap sama dengan teknik dusel karena dalam teknik dusel juga dilakukan pembuatan arsiran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik arsir sendiri merupakan teknik gambar yang dilakukan dengan membuat garis menyilang atau sejajar. Teknik ini bisa menciptakan kesan nyata pada objek gambar sehingga membuatnya terlihat seperti objek tiga dimensi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adapun dalam teknik arsir, ketebalan garis arsiran memegang peran krusial yang akan menentukan bagaimana hasil gambar yang dibuat. Sebab, ketebalan garis ini akan mempengaruhi gelap atau terangnya objek yang digambar.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Teknik pointilis<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik berikutnya adalah pointilis, yaitu membuat titik-titik pada kertas atau media gambar lainnya untuk menghasilkan sebuah gambar objek. Titik-titik tersebut harus dibuat secara berulang sehingga dapat membentuk suatu objek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam teknik pointilis ini, ketebalan dan kerapatan titik yang dibuat akan mempengaruhi hasil gambar yang dibuat. Jika Sedulur ingin membuat kesan warna terang, sebaiknya membuat titik tipis dan renggang. Sementara jika menginginkan kesan warna gelap dapat membuat titik yang tebal dan rapat.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Teknik blok<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik blok juga biasa dikenal sebagai teknik siluet sehingga ditujukan untuk membuat gambar berupa siluet di mana objek gambar ditutup dengan satu warna. Umumnya, teknik blok dibuat dengan tinta berwarna gelap, misalnya hitam.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Teknik linear atau garis<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sesuai dengan namanya, teknik linear dibuat dengan menyusun garis-garis pada objek gambar. Garis yang dibuat sendiri dapat berupa garis lurus ataupun garis melengkung sesuai dengan bentuk objek yang digambar.<\/span><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Teknik plakat<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknik yang kelima adalah teknik plakat, yaitu teknik menggambar yang memiliki ciri sapuan cat yang tebal, pekat, dan rapat. Biasanya, jenis cat yang digunakan dalam teknik ini adalah cat poster atau cat air.<\/span><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><strong><span style=\"color: #000000;\">Teknik aquarel atau sapuan basah<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terakhir adalah teknik aquarel atau disebut juga teknik sapuan basah. Berbeda dengan teknik plakat yang cenderung menghasilkan gambar dengan kesan bold, teknik aquarel akan menghasilkan gambar yang transparan. Hal ini disebabkan oleh digunakannya campuran cat poster dan cat air sebagai alat gambar. Selain itu, teknik ini juga menggunakan media yang basah sehingga cat akan menyebar begitu digoreskan menggunakan kuas.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Perbedaan teknik dusel dan teknik arsir<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76950\" aria-describedby=\"caption-attachment-76950\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-76950\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/joana-abreu-aFkzShngdaw-unsplash-720x405.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/joana-abreu-aFkzShngdaw-unsplash-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/joana-abreu-aFkzShngdaw-unsplash-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/joana-abreu-aFkzShngdaw-unsplash-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/joana-abreu-aFkzShngdaw-unsplash-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/joana-abreu-aFkzShngdaw-unsplash-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76950\" class=\"wp-caption-text\">Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebelumnya sudah disinggung perihal teknik dusel dan teknik arsir yang kerap dianggap sama. Lantas, apa perbedaan antara teknik dusel dan teknik arsir?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika melihat dari cara pengaplikasiannya, diketahui bahwa dalam teknik dussel adalah teknik menggambar dengan pembuatan arsiran tipis yang kemudian digosok dengan teknik dusel untuk menciptakan kesan gelap dan terang maupun tebal dan tipis pada objek gambar. Sementara, teknik arsir menggunakan arsiran dengan garis menyilang atau sejajar untuk menciptakan gelap dan terang. Sehingga dalam teknik arsir, gelap dan terang pada objek akan ditentukan oleh ketebalan garis arsiran yang dibuat tanpa adanya teknik gosok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi pembahasan mengenai teknik dussel dalam seni menggambar. Nah, semoga informasi ini dapat membantu Sedulur untuk memahami materi ini, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?<\/span><\/i><b><i> Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":76879,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[11008,11007,11006],"class_list":["post-76878","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pengertian-teknik-dussel","tag-teknik-dussel","tag-teknik-dussel-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teknik dusel adalah teknik penentuan gelap terang objek gambar dengan menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teknik dusel adalah teknik penentuan gelap terang objek gambar dengan menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-17T16:00:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-17T05:55:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dussel.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"12 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dussel.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dussel.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"teknik dussel adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/\",\"name\":\"Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-17T16:00:17+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-17T05:55:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Teknik dusel adalah teknik penentuan gelap terang objek gambar dengan menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya","description":"Teknik dusel adalah teknik penentuan gelap terang objek gambar dengan menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya","og_description":"Teknik dusel adalah teknik penentuan gelap terang objek gambar dengan menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-10-17T16:00:17+00:00","article_modified_time":"2022-10-17T05:55:04+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dussel.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"12 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dussel.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/teknik-dussel.webp","width":850,"height":450,"caption":"teknik dussel adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/","name":"Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-10-17T16:00:17+00:00","dateModified":"2022-10-17T05:55:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Teknik dusel adalah teknik penentuan gelap terang objek gambar dengan menggunakan pensil gambar yang digoreskan dalam posisi miring.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/teknik-dussel-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Teknik Dussel: Pengertian, Alat, dan Cara Pengaplikasiannya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76878"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76878"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76878\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":76965,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76878\/revisions\/76965"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76879"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76878"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76878"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76878"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}