{"id":76362,"date":"2022-10-13T16:00:15","date_gmt":"2022-10-13T09:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=76362"},"modified":"2022-10-13T10:16:15","modified_gmt":"2022-10-13T03:16:15","slug":"pengertian-pidato-persuasif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/","title":{"rendered":"Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan &#038; Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Pidato persuasif merupakan jenis pidato yang mengedepankan ajakan dalam pengelolaan kata dan bahasanya. Pengertian pidato persuasif jika dilihat dari aktivitasnya berkaitan dengan suatu upaya untuk mempengaruhi dan mengajak audiens terkait pesan atau isi pidato yang disampaikan. Bisa berupa produk, konsep, atau gagasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam kesempatan kali ini, kita akan bahas bersama pengertian pidato persuasif, mulai dari ciri-cirinya, struktur pidato hingga tujuan dan contoh pidato itu sendiri. Untuk memulai pembahasan, kita bahas pengertian terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pidato-bahasa-inggris\/\">Contoh Pidato Bahasa Inggris Singkat dengan Beragam Tema<\/a> <\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian pidato persuasif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76365\" aria-describedby=\"caption-attachment-76365\" style=\"width: 840px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76365\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Okezone.jpg\" alt=\"\" width=\"850\" height=\"567\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Okezone.jpg 850w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Okezone-768x512.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Okezone-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 850px) 100vw, 850px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76365\" class=\"wp-caption-text\">Okezone<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pidato persuasif adalah pidato yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk melakukan sesuatu. Pidato persuasif berisikan pesan yang disampaikan kepada audiens oleh seorang pembicara untuk mempengaruhi atau mengajak masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam pidato dapat disampaikan gagasan, isu, konsep, atau produk agar audiens terbujuk dan muncul daya tarik untuk sepakat dengan gagasan dalam pidato. Karena pada dasarnya, tujuan utamanya yaitu untuk mengajak dan mempengaruhi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Tujuan pidato persuasif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76366\" aria-describedby=\"caption-attachment-76366\" style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76366\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-OkCredit.jpg\" alt=\"pengertian pidato persuasif\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-OkCredit.jpg 1000w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-OkCredit-768x512.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-OkCredit-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76366\" class=\"wp-caption-text\">OkCredit<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari penjelasan terkait pengertian pidato persuasif di atas, sederhananya tujuan utama dari adanya pidato ini yaitu untuk membujuk atau mengajak audiens agar melakukan apa yang disampaikan dalam pidato.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun lebih luas lagi, tujuannya bukan hanya yang dijelaskan dalam pengertian pidato persuasif di atas. Terdapat beberapa tujuan lain dari pidato ini, berikut ini beberapa tujuan yang dimaksud:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Membentuk tanggapan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari penjelasan di atas tentang pengertian pidato persuasif, bawa tujuan yaitu untuk membujuk. Bujukan tidak bisa dilakukan tanpa membentuk tanggapan terlebih dahulu. Tujuan pidato persuasif pada bagian ini adalah untuk membentuk masyarakat agar memberikan tanggapan dan audiens dapat berbicara atau berperan aktif dalam menanggapi pidato.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Penguatan tanggapan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya yaitu penguatan tanggapan, dengan tanggapan telah dibentuk akan semakin lengkap ketika dikuatkan. Sehingga tujuan dalam pembahasan pengertian pidato persuasif dapat tercapai. Memberikan penguatan tanggapan bagi sekelompok masyarakat untuk kesinambungan perilaku yang sedang berlangsung terhadap beberapa topik, gagasan atau isu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Pengubahan tanggapan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengubahan tanggapan biasanya dilakukan kepada audiens atau kelompok masyarakat karena kebiasaan buruk. Nah sebagai pembicara pidato atau orator Sedulur harus bisa mengubah pemikiran dan mengajak audiens Sedulur kepada hal yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Ciri-ciri pidato persuasif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76367\" aria-describedby=\"caption-attachment-76367\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76367\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/3.-iStock-2.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"390\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76367\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain pengertian pidato persuasif, tentu Sedulur juga perlu tahu ciri-ciri dari pidato persuasif itu sendiri. Berikut ini ciri-cirinya yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Di dalam pidato persuasif, mengandung kalimat ajakan atau perintah atau rekomendasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memiliki kalimat yang bersifat mendorong atau mengajak seseorang melakukan sesuatu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kalimat yang digunakan bersifat membangun.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jika ingin mengajak atau mendorong seseorang melakukan sesuatu, juga harus menyertai ajakan kamu dengan masalah yang akan dibahas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sedulur juga perlu membangun emosi pendengar, agar mereka menyetujui dan mendengarkan apa yang disampaikan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, pidato persuasif juga memiliki prinsip. Prinsip pertama persuasif yaitu untuk mengubah perilaku apabila perubahan yang dianjurkan sejalan dengan kepercayaan, sikap, dan nilai mereka saat ini. Perubahan perilaku akan lebih mungkin bila konsisten dengan nilai, sikap, dan kepercayaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ciri-ciri yang dari pidato persuasif adalah bersifat menggerakkan atau mengajak. Selanjutnya, ciri-ciri lainnya dari pidato persuasif yaitu menciptakan reaksi yang diharapkan dari penyampaian, baik membangkitkan emosi sekaligus tindakan dari para pendengar setelah menyimak pidato persuasif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sehingga tujuan yang ingin dicapai dari pidato bisa terwujud dan mendapatkan hasil sesuai dengan yang inginkan dan ditulis sebagai tujuan awal.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Stuktur pidato persuasif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76368\" aria-describedby=\"caption-attachment-76368\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76368\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/4.-iStock-3.jpg\" alt=\"pengertian pidato persuasif\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/4.-iStock-3.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/4.-iStock-3-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76368\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam pembahsan terkait pengertian pidato persuasif, terdapat struktur pidato persuasif agar dapat membuat pidato yang terstuktur dan lebih baik lagi. Berikut ini adalah struktur lengkap dari pidato persuasif, yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Pembukaan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagian pertama dalam pengertian pidato persuasif perihal struktur pidato, yaitu pembukaan. Dalam setiap pidato, pembukaan merupakan bagian wajib dan lumrah. Biasanya pada pidato, bagian pembukaan berisikan salam pembuka, ucapan penghormatan (Sapaan), dan ucapan rasa syukur.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Salam pembuka<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagian kedua yaitu salam pembuka. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa salam pembuka menjadi bagian dari pembukaan. Tujuannya yaitu untuk menyapa para pendengar atau audiens. Contoh dari salam pembuka yaitu selamat pagi, selamat siang, selamat malam dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagian salam pembuka ini, merupakan bagian penting seperti yang telah dijelaskan dalam pembahasan pengertian pidato persuasif.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Ucapan penghormatan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam pembahasan terkait pengertian pidato persuasif, bahwa tujuan utamanya yaitu untuk membujuk. Tanpa audiens merasa dihormati, sulit untuk membuat audiens terbujuk atau tergerak. Nah, ucapan penghormatan ini dilakukan untuk memunculkan rasa hormat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Biasanya penghormatan dilakukan sebagai ucapan terima kasih untuk para hadirin yang bersedia hadir, dan ucapan penghormatan ini dilakukan secara khusus kepada tamu undangan yang biasanya diundang dalam acara tersebut atau kepada audiens yang memiliki tingkatan sosial atau umur yang lebih tinggi diharapkan dapat mendapatkan ucapan terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Ucapan syukur<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ucapan syukur diucapkan sebagai salah satu bentuk ucapan terimakasih kepada Tuhan karena telah memberikan kesempatan untuk bisa mengadakan acara dan juga kesempatan untuk yang berpidato pada acara itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ada pula pengenalan singkat pada topik yang akan dibahas pada bagian pembukaan, pada bagian pembukaan ini juga berfungsi sebagai pengantar sebelum akhirnya pada tahap penjelasan atau isi pidato. biasanya pada pengantar isi pidato, dijelaskan deskripsi topik yang akan dibahas.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Isi pidato<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Isi pidato merupakan bagian utama, seperti yang dijelaskan dalam bagian pengertian pidato persuasif, tujuan utama disampaikan dalam bagian isi. Pada bagian ini orator atau orang yang menyampaikan pidato akan menyampaikan pendapat, gagasan, alasan, informasi-informasi penting yang tentunya bertujuan untuk mengajak atau mendorong para pendengar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Penutup pidato<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Struktur terakhir yaitu penutup pidato. Bagian ini berada pada akhir pidato dan orator harus menutup pidatonya dengan baik, biasanya orator akan menutup dengan saran, ajakan, kesimpulan pidato agar semakin meyakinkan para audiens atas pernyataan yang sudah disampaikan, dilanjutkan dengan permintaan maaf untuk salah-salah kata serta salam penutup atau bisa juga ucapan terimakasih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA:<a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/contoh-pidato-persuasif\/\"> 12 Contoh Pidato Persuasif Singkat Tentang Berbagai Tema<\/a> <\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara menyusun teks pidato<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76369\" aria-describedby=\"caption-attachment-76369\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76369\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-iStock-3.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"344\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-iStock-3.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-iStock-3-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-iStock-3-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-iStock-3-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76369\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah selelah penjelasan di atas, dari penjelasan di awal terkait pengertian pidato persuasif hingga struktur pidato, Sedulur juga harus tahu bagaimana cara menyusun pidato. Tanpa berlama-lama, yuk mari langsung kita simak caranya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Memilih dan menentukan topik<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Langkah pertama adalah dengan milih dan menentukan topik. Setelah topik ditentukan, Sedulur bisa mempelajari topik yang dipilih lalu melakukan riset dan mencari informasi-informasi menarik. Agar isi dari pidato pun bisa memanjakan pendengar dan tujuan dari pengertian pidato persuasif tercapai.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Menentukan tujuan pidato<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tujuan dalam pengertian pidato persuasif wajib kamu tentukan di awal. Agar kamu bisa menggunakan cara persuasi atau metode yang tepat sesuai dengan tujuan pidato itu sendiri. Maka dari itu, penting untuk menentukan tujuan dari pidato.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Memahami audiens<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam menyusun teks pidato, Sedulur juga perlu memperhatikan sasaran audiens. Pastinya Sedulur tidak ingin pidato menjadi angin lalu karena tidak relevan dengan kondisi audiens. Maka Sedulur harus memahami beberapa hal seperti, siapa saja yang akan menjadi audiens, berapakah rentang umur audiens, dan latar belakang audiens. Agar tujuan dari pengertian pidato persuasif tercapai.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Menentukan pokok argumentasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap selanjutnya, adalah menentukan pokok argumentasi. Dengan menentukan pokok argumentasi Sedulur bisa membuat pidato menjadi lebih tersusun dan langsung pada poin utama. Sedulur bisa menyampaikan 3 hingga 4 pokok argumentasi atau sesuai dengan durasi pidato yang ingin disampaikan. Agar tujuan dari pengertian pidato persuasif dapat tercapai dengan sukses.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Mengembangkan naskah pidato<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah sudah melakukan langkah-langkah diatas, kamu bisa memulai untuk menulis naskah pidato persuasif kamu. Kamu bisa mengembangkan naskah pidato persuasif sesuai dengan struktur pidato dan poin-poin argumen yang sudah kamu temukan sebelumnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara persuasi audiens pidato<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76370\" aria-describedby=\"caption-attachment-76370\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76370\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6.-iStock-3.jpg\" alt=\"pengertian pidato persuasif\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6.-iStock-3.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6.-iStock-3-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76370\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengertian pidato persuasif yaitu mengajak atau membujuk seseorang agar mau melakukan sesuatu melalui pidato yang disampaikannya. Persuasi sendiri merupakan ajakan, yang bisa digunakan dalam menyampaikan pidato.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa cara persuasi yang bisa dilakukan, berikut penjelasan lebih lengkapnya, yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Pendekatan etika<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedulur bisa menyediakan kalimat-kalimat yang menggunakan nilai moral atau menyajikan mana hal yang benar dan mana yang salah. Cara ini menggunakan metode perbandingan, dari yang benar lebih baik dari yang salah.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Pendekatan emosi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan teks pidato yang sudah disiapkan, bisa menggugah perasaan pendengar atau audiens pidato dengan membuat mereka merasa terharu, bersemangat atau tergugah untuk mengikuti apa yang dikatakan. Karena emosi pendengar yang disentuhnya<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Pendekatan logika<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pendekatan ini bisa Sedulur capai dengan membuat isi pidato yang sudah dibuat menjadi masuk akal dengan memiliki dasar seperti ha;-hal yang kuat seperti sumber informasi yang terpercaya, teraktual dan berdasarkan fakta dilapangan atau data yang tercatat.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Motode menyampaikan pidato<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76371\" aria-describedby=\"caption-attachment-76371\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76371\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-iStock-2.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-iStock-2.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-iStock-2-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76371\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain menggunakan cara persuasi di atas, dengan beberapa pendekatan yang bisa Sedulur gunakan dalam menyampaikan pidato. Sedulur juga wajib tahu beberapa metode dalam menyampaikan pidato persuasif. Agar tujuan yang disampaikan dalam bagian pengertian pidato bisa tercapai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut ini adalah beberapa metode yang bisa Sedulur sampaikan, yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Metode impromtu<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Metode pertama yang bisa digunakan yaitu metode impromtu. Metode ini dikerjakan secara tiba-tiba, atau dadakan (spontanitas) tanpa adanya persiapan yang dilakukan oleh seseorang yang akan berpidato. Isi dari pidato pun tidak ditulis namun langsung disampaikan sesuai dengan situasi di lapangan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Metode ekstemporan<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Metode kedua yaitu metode ekstemporan, metode ini dilakukan tanpa menggunakan naskah pidato, namun dalam metode ini setiap orang yang akan berpidato memiliki kesempatan untuk membuat kerangka isi pidato. Tidak secara spontan atau dadakan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Metode membaca naskah<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Metode yang bisa digunakan selanjutnya yaitu metode membaca naskah. Namun, dalam menggunakan metode ini, naskah pidato sendiri harus sudah ada terlebih dahulu. Dengan metode ini, orator pidato tinggal membaca teks pidato saat acara berlangsung.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Metode menghafal<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Metode yang bisa digunakan selanjutnya yaitu metode menghafal. Metode ini sama dengan metode membaca naskah, namun naskah yang telah ditulis harus dihafal secara keseluruhan. Sehingga pada proses pidato, orator langsung menyampaikannya kepada audiens.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pidato-maulid-nabi\/\" data-wpmeteor-mouseover=\"true\" data-wpmeteor-mouseout=\"true\">10 Contoh Pidato Maulid Nabi Singkat untuk Inspirasi Ceramah!<\/a> <\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Contoh teks pidato persuasif<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76372\" aria-describedby=\"caption-attachment-76372\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76372\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8.-iStock-1.jpg\" alt=\"pengertian pidato persuasif\" width=\"612\" height=\"408\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8.-iStock-1.jpg 612w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8.-iStock-1-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76372\" class=\"wp-caption-text\">iStock<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui beberapa pembahasan di atas, mulai dari pengertian pidato persuasif hingga struktur, metode dan lain sebagainya. Agar lebih lengkap, Sedulur perlu mengetahui contoh teks pidato persuasif. Berikut ini adalah contoh teks pidato persuasif<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>(Pembukaan)<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selamat Siang, salam sejahtera dan semoga kita semua tetap dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa. yang saya hormati Ibu Kepala SMA Negeri 1 Kota Bogor, seluruh staf guru dan juga teman-teman yang sayang kasihi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat hadir dan berkumpul disini pada kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato singkat saya mengenai narkoba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Narkoba merupakan permasalahan yang serius di Indonesia, keberadaannya yang disalahgunakan mengkhawatirkan banyak pihak. Bahkan kondisi korban yang sudah terperosok ke dalamnya juga sangat memprihatinkan. narkoba adalah salah satu perusak masa depan anak muda yang sebenarnya masih memiliki jalan yang panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>(Isi)<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tindakan tegas untuk tidak menggubrisnya sama sekali adalah satu-satunya jalan untuk menghindarinya karena sedikit saja berdekatan dengan benda ini, kita akan terperosok ke dalam lubang hitam yang akan menyiksa kita secara fisik maupun psikis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana tidak, sekali mencoba narkoba maka barang ini akan terus-menerus menghantui kita setiap hari, setiap jam, bahkan setiap detik! Narkoba adalah zat adiktif yang artinya tubuh kita akan terus memintanya saat telah mencicipinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bukan berarti tubuh kita benar-benar menginginkannya, tetapi narkobalah yang memanipulasi tubuh kita untuk memintanya. Tubuh kita akan dibodohi untuk terus memasukan obat berbahaya ini, meski zat-zat yang terkandung di dalamnya justru menghancurkan tubuh kita<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tak berhenti disitu saja, narkoba juga akan menyerang kita secara psikis. Artinya, hati kita akan terus dibuat gelisah jika belum mencicipinya. Kepala kita akan ditutupi oleh kegelapan yang ditimbulkannya hingga kita bahkan mampu untuk membentak bahkan menyakiti orang yang kita kasihi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berbicara perihal orang yang kita kasihi, maka yang menjadi korban bukan hanya kita sendiri melainkan orang-orang terdekat kita yang peduli terhadap kehidupan kita. Bayangkan perasaan orang tua Anda melihat Anda menderita karena terjebak oleh bahan berbahaya ini. Mereka tidak akan sanggup melihat kita menderita. Mereka juga akan mendapatkan banyak stigma masyarakat untuk seumur hidup!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sudah cukup rasanya tiga juta orang di Indonesia yang telah terjebak dalam kenikmatan fananya. Ya, Anda tidak salah mendengarnya tiga juta orang dan masih terus bertambah telah terjerumus ke lubang hitam benda haram ini berdasarkan data yang dihimpun oleh BNN atau Badan Narkotika Nasional pada 2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>(Penutup)<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Oleh karena itu saya menyatakan dengan tegas, tolong jangan dekati benda haram ini! Bukan hanya masalah hukum dan bahkan hukum hanya perantara saja. Narkoba harus dijauhi karena benda ini benar-benar destruktif dan akan menghancurkan kehidupan Anda! Terima kasih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah itulah penjelasan terkait pengertian pidato persuasif yang disertai dengan penjelasan pendukung lainnya. Semoga penjelasan di atas membantu Sedulur memahami terkait jenis pidato, termasuk pidato persuasif itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":76364,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10901,5690,10285],"class_list":["post-76362","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pengertian-pidato-persuasif","tag-pidato","tag-pidato-persuasif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan &amp; Contohnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perlu diketahui! Ini pengertian pidato persuasif beserta ciri-ciri, tujuan, struktur dan contohnya yang dapat kamu jadikan referensi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan &amp; Contohnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perlu diketahui! Ini pengertian pidato persuasif beserta ciri-ciri, tujuan, struktur dan contohnya yang dapat kamu jadikan referensi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-13T09:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-13T03:16:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/13-4.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/13-4.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/13-4.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"pengertian pidato persuasif\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/\",\"name\":\"Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan & Contohnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-13T09:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-13T03:16:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Perlu diketahui! Ini pengertian pidato persuasif beserta ciri-ciri, tujuan, struktur dan contohnya yang dapat kamu jadikan referensi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan &#038; Contohnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan & Contohnya","description":"Perlu diketahui! Ini pengertian pidato persuasif beserta ciri-ciri, tujuan, struktur dan contohnya yang dapat kamu jadikan referensi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan & Contohnya","og_description":"Perlu diketahui! Ini pengertian pidato persuasif beserta ciri-ciri, tujuan, struktur dan contohnya yang dapat kamu jadikan referensi.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-10-13T09:00:15+00:00","article_modified_time":"2022-10-13T03:16:15+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/13-4.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/13-4.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/13-4.webp","width":850,"height":450,"caption":"pengertian pidato persuasif"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/","name":"Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-10-13T09:00:15+00:00","dateModified":"2022-10-13T03:16:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Perlu diketahui! Ini pengertian pidato persuasif beserta ciri-ciri, tujuan, struktur dan contohnya yang dapat kamu jadikan referensi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/pengertian-pidato-persuasif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pidato Persuasif: Pengertian, Ciri, Struktur, Tujuan &#038; Contohnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76362"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76362"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76362\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":76549,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76362\/revisions\/76549"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76364"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76362"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76362"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76362"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}