{"id":76079,"date":"2022-10-11T17:00:15","date_gmt":"2022-10-11T10:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=76079"},"modified":"2022-10-11T10:49:42","modified_gmt":"2022-10-11T03:49:42","slug":"apa-itu-resesi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/","title":{"rendered":"Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Bertanya apa itu resesi? Setidaknya Sedulur pernah mendengar kata satu ini. Terutama beberapa minggu ini, kata satu ini tengah ramai diperbincangkan masyarakat luas. Tentu hal ini tidak terlepas dari sebuah peringatan terkait kondisi resesi secara global di tahun depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Walaupun ketika ada yang bertanya apa itu resesi, Sedulur mungkin bisa paham namun sulit menjelaskan. Dalam kesempatan kali ini, kita akan bahas lengkap terkait pengertian, penyebab hingga dampaknya. Yuk, mari langsung kita simak penjelasannya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/kegiatan-ekonomi\/\">Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Jenis, Tujuan dan Contohnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian resesi<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76081\" aria-describedby=\"caption-attachment-76081\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76081\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Kompas-2.jpg\" alt=\"\" width=\"604\" height=\"340\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Kompas-2.jpg 604w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Kompas-2-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Kompas-2-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/1.-Kompas-2-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 604px) 100vw, 604px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76081\" class=\"wp-caption-text\">Kompas<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penjelasan terkait apa itu resesi, akan kita bahas sebagai pembukaan. Resesi adalah sebuah kondisi ketika perekonomian sebuah negara sedang memburuh, dan dapat terlihat dari produk domestik bruto (PDB) negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Secara umum, kondisi resesi bisa menyebabkan perekonomian sebuah negara terganggu dan menyebankan kehidupan masyarakat mengalami banyak perubahan. Tentu kondisi ini wajib dipikirkan oleh pemerintah, agar negara dapat berada dalam kondisi aman.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Penyebab Resesi<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76082\" aria-describedby=\"caption-attachment-76082\" style=\"width: 643px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76082\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-Suara.jpg\" alt=\"apa itu resesi\" width=\"653\" height=\"366\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-Suara.jpg 653w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-Suara-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-Suara-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/2.-Suara-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 653px) 100vw, 653px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76082\" class=\"wp-caption-text\">Suara<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penjelasan terkait apa itu resesi di atas, dapat menjelaskan bahwa resesi merupakan kondisi yang mengancam perekonomian sebuah negara. Maka dari itu, kondisi resesi terjadi bukan tanpa sebab. Terdapat beberapa penyebab yang memungkinkan terjadinya resesi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat lebih dari satu kondisi yang menyebabkan resesi terjadi. Mulai dari guncangan ekonomi yang terjadi secara tiba-tiba, hingga dampak inflasi yang tidak terkendali. Selain itu, terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan resesi, yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Kondisi ekonomi yang terguncang tiba-tiba<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76083\" aria-describedby=\"caption-attachment-76083\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76083\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/3.-Gatra.jpg\" alt=\"\" width=\"650\" height=\"433\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/3.-Gatra.jpg 650w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/3.-Gatra-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 650px) 100vw, 650px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76083\" class=\"wp-caption-text\">Gatra<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Guncangan eknomi bisa menimbulkan kerugian finansial yang serius. Sebagai contoh, pada 1970-an, OPEC memotong pasokan minyak ke AS tanpa peringatan yang menyebabkan resesi. Selain itu, kejutan ekonomi tiba-tiba seperti wabah virus Covid-19 yang terjadi telah mematikan ekonomi di seluruh dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, terjadinya juga ketidakseimbangan produksi dan konsumsi. Keseimbangan konsumsi dan produksi menjadi dasar pertumbuhan ekonomi. Di saat produksi dan konsumsi tidak seimbang, maka terjadilah masalah dalam siklus ekonomi. Tingginya produksi yang tidak dibarengi dengan konsumsi akan berakibat pada penumpukan stok persediaan barang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Namun rendahnya konsumsi sementara kebutuhan kian tinggi akan mendorong terjadinya impor. Hal ini kemudian akan berakibat pada penurunan laba perusahaan sehingga berpengaruh pada lemahnya pasar modal.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Utang yang berlebih<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76084\" aria-describedby=\"caption-attachment-76084\" style=\"width: 790px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76084\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/4.-Okezone.jpg\" alt=\"apa itu resesi\" width=\"800\" height=\"440\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/4.-Okezone.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/4.-Okezone-768x422.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76084\" class=\"wp-caption-text\">Okezone<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika sebuah bisnis atau individu mengambil terlalu banyak utang, maka biaya pembayaran utang dapat meningkat ke titik dimana individu atau bisnis tersebut tidak dapat membayar tagihan utang itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sehingga hal tersebut dapat menyebabkan tumbuhnay <em>default<\/em> utang dan menyebabkan kebangkrutan. Ini menjadi awal dari kondisi perekonomian membalik. Gelembung perumahan di tengah-tengah yang menyebabkan Resesi Hebat adalah contoh utama dari utang berlebihan yang menyebabkan resesi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Terlalu banyak inflasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76085\" aria-describedby=\"caption-attachment-76085\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76085\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-Liputan6.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-Liputan6.jpg 640w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-Liputan6-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-Liputan6-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/5.-Liputan6-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76085\" class=\"wp-caption-text\">Liputan6<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Inflasi adalah tren kenaikan harga yang stabil dari waktu ke waktu. Inflasi bukan hal buruk, tapi inflasi secara berlebihan menjadi fenomena berbahaya. Bank sentral mengendalikan inflasi dengan menaikkan suku bunga, dan suku bunga yang lebih tinggi menekan aktivitas ekonomi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Terlalu banyak deflasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76086\" aria-describedby=\"caption-attachment-76086\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76086\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6.-Pelajaran.jpg\" alt=\"apa itu resesi\" width=\"700\" height=\"400\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76086\" class=\"wp-caption-text\">Pelajaran<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Inflasi yang tak terkendali dapat menciptakan resesi, deflasi bisa menjadi lebih buruk. Deflasi terjadi saat harga turun dari waktu ke waktu, yang menyebabkan upah berkontraksi dan menekan harga. Saat lingkaran umpan balik deflasi menjadi tak terkendali, orang dan bisnis menghentikan pengeluaran yang melemahkan ekonomi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Gelombang aset dan investasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76087\" aria-describedby=\"caption-attachment-76087\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76087\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-Detik.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"672\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-Detik.jpg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-Detik-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-Detik-768x430.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-Detik-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7.-Detik-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76087\" class=\"wp-caption-text\">Detik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika keputusan investasi didorong oleh emosi, hasil ekonomi yang buruk niscaya akan terjadi. Investor bisa menjadi terlalu optimis selama ekonomi kuat. \u00a0Mantan Ketua Fed Alan Greenspan dengan terkenal menyebut kecenderungan ini sebagai <em>kegembiraan irasional<\/em>, dalam menggambarkan keuntungan besar di pasar saham pada akhir 1990-an.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kegembiraan yang irasional menggelembungkan pasar saham atau gelembung real estate, dan ketika gelembung itu meletus, penjualan panik dapat menghancurkan pasar, menyebabkan resesi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Pertumbuhan ekonomi yang merosot<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76088\" aria-describedby=\"caption-attachment-76088\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76088\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8.-Detik.jpeg\" alt=\"apa itu resesi\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8.-Detik.jpeg 700w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8.-Detik-444x250.jpeg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8.-Detik-600x337.jpeg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/8.-Detik-285x160.jpeg 285w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76088\" class=\"wp-caption-text\">Detik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu indikasi yang digunakan dalam menentukan baik tidaknya kondisi ekonomi suatu negara. Jika pertumbuhan ekonomi mengalami kenaikan maka negara tersebut masih dalam kondisi ekonomi yang kuat begitu pula sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bruto,sebagai acuan produk. Jika produk domestik bruto mengalami penurunan maka dapat dipastikan bahwa pertumbuhan ekonomi negara yang bersangkutan mengalami resesi.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Tingkat pengangguran tinggi<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76089\" aria-describedby=\"caption-attachment-76089\" style=\"width: 812px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76089\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/9.-Anadolu-Agency.jpg\" alt=\"\" width=\"822\" height=\"485\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/9.-Anadolu-Agency.jpg 822w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/9.-Anadolu-Agency-768x453.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 822px) 100vw, 822px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76089\" class=\"wp-caption-text\">Anadolu Agency<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tenaga kerja sebagai salah satu faktor yang berperan penting dalam penggerak perekonomian. Jika suatu negara tidak mampu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas bagi para tenaga kerja lokal, maka tingkat pengangguran meningkat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0Resikonya adalah tingginya tingkat kriminal guna memenuhi kebutuhan hidup. Pada masa pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, banyak pengusaha yang harus gulung tikar bisnisnya. Maka dari itu, menghasilkan pengangguran dalam jumlah banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kondisi ini turut mempengaruhi kondisi sebuah negara itu sendiri. Salah satunya, dengan tingginya tingkat pengangguran di masyarakat, maka resisi tidak dapat terhindarkan.<\/span><\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/pelaku-ekonomi\/\">Pengertian Pelaku Ekonomi Beserta Jenis dan Tugasnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengaruh dan dampak resesi<\/strong><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_76090\" aria-describedby=\"caption-attachment-76090\" style=\"width: 740px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-76090\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/10.-Ayo-Semarang.jpg\" alt=\"apa itu resesi\" width=\"750\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/10.-Ayo-Semarang.jpg 750w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/10.-Ayo-Semarang-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-76090\" class=\"wp-caption-text\">Ayo Semarang<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengaruh dari kondisi resesi mungkin bisa sangat buruk bagi beberapa orang. Apa itu resesi dapat terlihat dari beberapa kondisi yang terjadi pada masyarakat. Contohnya misalkan ada seseorang yang mengalami PHK atau kehilangan pekerjaan akibat resesi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seorang pekerja yang sulit mendapatkan promosi kerja sehingga kesulitan mendapatkan kenaikan gaji, di sisi lain kenaikan harga barang dan sembako terus meniingkat. Terjadi beberapa kali resesi di dunia secara global. Mulai dari tahun ini\u00a0 hingga yang paling awal dimulai tahun 2008 ketika krisis keuangan global berlangsung selama lima kuartal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain itu, resesi yang terjadi dapat memberikan dampak secara umum pada sebuah negara atau pemerintahan. Dampak tersebut adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perlambatan ekonomi yang membuat sektor riil menahan kapasitas produksinya sehingga pemutusan hubungan kerja (PHK) akan sering terjadi bahkan beberapa perusahaan mungkin menutup dan tidak lagi beroperasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kinerja instrumen investasi akan mengalami penurunan sehingga investor cenderung menempatkan dananya pada bentuk investasi yang aman.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ekonomi yang semakin sulit berdampak pada pelemahan daya beli masyarakat karena akan lebih selektif menggunakan uang dengan fokus pemenuhan kebutuhan terlebih dahulu.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dampat tersebut selaras dengan penjelasan apa itu resesi. Resesi adalah penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung lama, hingga berbulan-bulan bahkan bisa sampai bertahun-tahun, dan dampaknya bisa dirasakan buruk bagi masyarakat itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bahkan, resesi juga dianggap sebagai bagian yang tidak terhindarkan dari sebuah siklus bisnis yang terjadi dalam perekonomian sebuah neagara itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, itulah tadi penjelasan terkait apa itu resesi. Semoga penjelasan di atas bisa membantu Sedulur untuk lebih memahami kondisi perekonomian sebuah negara. Dengan begitu, Sedulur bisa lebih bijak dalam setiap aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan uang itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":76080,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10853,10854,10855],"class_list":["post-76079","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-apa-itu-resesi","tag-resesi","tag-resesi-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu resesi? Resesi dapat diartikan sebagai suatu kondisi pertumbuhan ekonomi yang dalam dua kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan negatif.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu resesi? Resesi dapat diartikan sebagai suatu kondisi pertumbuhan ekonomi yang dalam dua kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan negatif.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-11T10:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-11T03:49:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6-3.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6-3.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6-3.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"apa itu resesi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/\",\"name\":\"Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-11T10:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-11T03:49:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Apa itu resesi? Resesi dapat diartikan sebagai suatu kondisi pertumbuhan ekonomi yang dalam dua kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan negatif.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya","description":"Apa itu resesi? Resesi dapat diartikan sebagai suatu kondisi pertumbuhan ekonomi yang dalam dua kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan negatif.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya","og_description":"Apa itu resesi? Resesi dapat diartikan sebagai suatu kondisi pertumbuhan ekonomi yang dalam dua kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan negatif.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-10-11T10:00:15+00:00","article_modified_time":"2022-10-11T03:49:42+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6-3.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6-3.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/6-3.webp","width":850,"height":450,"caption":"apa itu resesi"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/","name":"Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-10-11T10:00:15+00:00","dateModified":"2022-10-11T03:49:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Apa itu resesi? Resesi dapat diartikan sebagai suatu kondisi pertumbuhan ekonomi yang dalam dua kuartal berturut-turut mengalami pertumbuhan negatif.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/apa-itu-resesi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu Resesi? Pengertian, Penyebab dan Dampaknya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76079"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=76079"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76079\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":76091,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/76079\/revisions\/76091"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/76080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=76079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=76079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=76079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}