{"id":75792,"date":"2022-10-07T19:00:08","date_gmt":"2022-10-07T12:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=75792"},"modified":"2022-10-07T13:55:07","modified_gmt":"2022-10-07T06:55:07","slug":"cara-meningkatkan-literasi-digital-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/","title":{"rendered":"Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Literasi digital merupakan sebuah kemampuan untuk dapat memahami dan menggunakan informasi dari berbagai sumber yang diakses melalui internet, baik menggunakan komputer maupun smartphone. Cara meningkatkan literasi digital anak tentunya harus dipahami oleh para orang tua, mengingat sekarang ini arus informasi yang yang begitu terbuka dan bebas di era perkembangan teknologi yang semakin pesat ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terdapat beberapa cara yang dapat Sedulur lakukan untuk meningkatkan literasi digital pada anak agar sang buah hati lebih memahami konsep literasi digital. Simak penjelasannya berikut ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/jus-untuk-promil\/\">10 Jus untuk Membantu Kesuburan Rahim untuk Promil<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengertian literasi digital<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menurut pendapat Eshet dalam Yuniawatika &amp; Kurniawan (2019), literasi digital adalah sebuah kemampuan untuk bertahan hidup di era teknologi yang serba digital. Oleh sebab itu, literasi digital menjadi modal utama yang dibutuhkan oleh anak agar memiliki kemampuan dalam menggunakan digital. Dalam hal ini, pendidikan tentunya sangat berpengaruh untuk dapat menghadapi tantangan dalam dunia digital seperti sekarang ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-75721 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/books-with-laptop_144627-20292.jpg\" alt=\"&quot;&lt;yoastmark\" width=\"626\" height=\"417\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/books-with-laptop_144627-20292.jpg 626w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/books-with-laptop_144627-20292-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 626px) 100vw, 626px\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut langkah-langkah yang dapat Sedulur lakukan untuk meningkatkan literasi digital pada anak.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Mulailah berpikir kritis<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Langkah pertama sebagai cara meningkatkan kemampuan literasi digital adalah dengan mencoba berpikir kritis. Seperti yang sudah kita tahu bahwa kini banyak informasi yang disebarkan melalui internet tidak berasal dari sumber yang tidak bertanggung jawab.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Jika Sedulur menerima informasi dari sumber yang tidak jelas, maka Sedukur harus mendorong diri untuk mendorong diri agar mengajukan pertanyaan perihal bagaimana informasi tersebut dibuat dan kemudian disebarkan. Setelah itu, Sedulur dapat mencari kejelasan informasi tersebut langsung dari sumbernya. Dengan begitu, Sedulur dapat mengetahui sekaligus menganalisis objektivitasnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Menguasai finding information<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain berpikir kritis, cara yang dapat Sedulur lakukan untuk meningkatkan literasi digital adalah dengan menguasai <em>finding<\/em> <em>information<\/em>.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\"><em>Finding information<\/em> artinya yaitu Sedulur dapat memilah secara akurat dan mengevaluasi informasi yang diterima ataupun disebarkan melalui platform digital. Skill dan kemampuan ini menitikberatkan pada penguasaan komunikasi, kesadaran sosial dan pengetahuan tentang pembuatan informasi di lingkungan digital.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>3. Manfaatkan media sosial untuk belajar dan berkolaborasi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cara berikutnya yang dapat Sedulur lakukan adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai media untuk belajar dan juga kolaborasi. Misalnya, Sedulur dapat belajar\u00a0 tentang sesuatu hal baru dari content creator yang sering membuat konten edukasi dan semacamnya. Tidak hanya untuk sarana belajar saja, Sedulur juga dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana kolaborasi. Sebagai contoh yaitu media sosial Twitter dapat digunakan untuk membuat jejak pendapat untuk tujuan penelitian atau menemukan sumber ahli.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Memahami digital culture<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kultur digital sangat penting dipahami oleh banyak orang. Sebagai salah satu cara meningkatkan kemampuan literasi digital, Sedulur harus dapat memahami bagaimana keberadaan internet mempengaruhi cara berinteraksi dan berkomunikasi seseorang. Pada umumnya, penggunaan internet sering kali membawa dua dampak. Sedulur dapat melakukan banyak hal positif dan sebaliknya Sedulur dapat terjerumus pada tindakan negatif. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami digital culture, setidaknya Sedulur dapat lebih bijak untuk melakukan sesuatu di dunia digital.<\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>5. Menjadi aman di internet<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Ketika Sedulur mengakses internet dan berselancar di media sosial. Sedulur harus membiasakan diri untuk bisa mendeteksi potensi yang mungkin dapat membahayakan diri. Contohnya seperti jika Sedulur tidak sengaja secara sembarangan menaruh data oribadi yang dapat dilihat oleh banyak oaring.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Saat Sedulur sadar akan hal tersebut, maka secara tidak langsung Sedulur akan semakin lebih bijak dalam menggunakan internet terutama media sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/gamis-anak\/\">12 Rekomendasi Gamis Anak Perempuan Terbaik &amp; Termurah<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>6. Diskusi tentang cyberbullying<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tak hanya di dunia nyata, di dunia maya pun kerap terjadi pembullyan yang sering kita sebit dengan cyberbullying. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun tak luput dari korban dari <em>cyberbullying.<\/em> Jika anak Sedulur menjadi perundungan di media sosial, jangan ragu untuk meminta pertolongan kepada Lembaga yang berwenang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Connect Safely, organisasi non profit yang bergerak dalam edukasi internet telah menyarankan para orang tua untuk selalu mengawasi aktivitas anak, termasuk ketika menggunakan smartphone. Jika menjadi korban, simpan bukti pendukung, laporkan ke pihak berwajib, dan hindari pembalasan online.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>7. Melakukan pembelajaran digital<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Anak saat ini sudah terbiasa dengan penggunaan surel dan juga dokumen digital lainnya untuk kebutuhan sekolah. Ajak anak mempelajari sektor lainnya misalnya memotret kemudian mengeditnya di software untuk meningkatkan kualitasnya. Kurikulum ini dapat disesuaikan dengan minat dan kemampuan anak. Anggaplah ini sebagai ekstra kurikuler yang diberikan untuk anak.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>8. Membatasi penggunaan teknologi<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Banyak orang tua yang kewalahan membatasi penggunaan teknologi oleh anaknya khususnya pada media sosial. Hindari hal ini dengan menerapkan batasan teknologi sejak awal termasuk waktu, durasi, dan jenis teknologi yang boleh dipakai. Saat ini ada banyak produk digital yang menyediakan fitur khusus bagi orangtua untuk mengontrol penggunaan internet oleh anaknya. Misalnya fitur penguncian pada kanal konten berbayar atau aplikasi yang dapat memantau jumlah penggunaan internet, dan laman yang dikunjungi oleh anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA : <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/kata-mutiara-untuk-anak-islami\/\">Kata Mutiara untuk Anak Islami, Bermakna &amp; Menyejukkan Hati<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pentingnya paham literasi digital<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Mengutip buku <em>Pendidikan Literasi: Memenuhi Kecakapan Abad 21<\/em>, dijelaskan bahwa istilah literasi digital sudah digunakan sejak tahun 1980 dan kemudian mulai populer pada tahun 2015. Secara istilah literasi digital adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membagikan, dan menciptakan suatu konten dengan informasi teknologi serta jejaring internet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Melansir dari Eavi.eu, peneliti dan pendidik di Durham University yang bernama Doug Belshaw menyatakan terdapt delapan elemen dari kerangka kerja literasi digital. Menurut pendapat Belshaw, terdapat delapan elemen penting literasi adalah kognitif, konstruktif, komunikatif, sosial, kritis, kreatif, percaya diri dan kultural. Berikut penjelasan lebih rincinya yang perlu Sedulur pahami.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Kultural:<\/strong> pemahaman tentang beragam konteks pengguna di dunia digital. <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Kognitif:<\/strong> daya pikir dalam menilai sebuah konten. <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Konstruktif:<\/strong> reka cipta atau sesuatu yang ahli dan aktual. <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Komunikatif:<\/strong> memahami kinerja jejaring dan komunikasi pada dunia digital.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong> Kepercayaan diri:\u00a0<\/strong> bertanggungjawab atas semua konten yang dibuat atau dibagikan. Kritis: dalam menyikapi konten.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"><strong>Bertanggungjawab<\/strong> secara sosial.\u00a0 \u00a0 <\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Belshaw juga berpendapat bahwa kemampuan dalam literasi digital yang baik membutuhkan sebagian besar penggunaan kompetensi ini sekaligus. Tak hanya itu, Belshaw juga menyatakan praktik literasi digital bisa berubah dari waktu ke waktu. Maka dari itu, diperlukan pikiran yang sangat fleksibel serta siap untuk\u00a0 beradaptasi dengan perubahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Demikianlah penjelasan tentang cara meningkatkan literasi digital anak. Dengan memahami literasi digital diharapkan Sedulur dapat dengan bijak bersosial media terutama dalam menerima informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?<\/i><b><i>\u00a0Aplikasi Super<\/i><\/b><i>\u00a0solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat\u00a0<\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":26,"featured_media":75719,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1485],"tags":[10801,10800,4149],"class_list":["post-75792","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-parenting","tag-cara-meningkatkan-literasi-digital","tag-cara-meningkatkan-literasi-digital-anak","tag-literasi-digital"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Wajib tahu! Ini cara meningkatkan literasi digital anak sejak dini. Caranya dimulai dengan membiasakan anak menggunakan media digital untuk pembelajaran.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Wajib tahu! Ini cara meningkatkan literasi digital anak sejak dini. Caranya dimulai dengan membiasakan anak menggunakan media digital untuk pembelajaran.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-07T12:00:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-07T06:55:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Wahyu Lelyana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7-1.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"cara meningkatkan literasi digital anak\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/\",\"name\":\"Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-10-07T12:00:08+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-07T06:55:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\"},\"description\":\"Wajib tahu! Ini cara meningkatkan literasi digital anak sejak dini. Caranya dimulai dengan membiasakan anak menggunakan media digital untuk pembelajaran.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2\",\"name\":\"Wahyu Lelyana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Wahyu Lelyana\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!","description":"Wajib tahu! Ini cara meningkatkan literasi digital anak sejak dini. Caranya dimulai dengan membiasakan anak menggunakan media digital untuk pembelajaran.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!","og_description":"Wajib tahu! Ini cara meningkatkan literasi digital anak sejak dini. Caranya dimulai dengan membiasakan anak menggunakan media digital untuk pembelajaran.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-10-07T12:00:08+00:00","article_modified_time":"2022-10-07T06:55:07+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Wahyu Lelyana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Wahyu Lelyana","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7-1.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/7-1.webp","width":850,"height":450,"caption":"cara meningkatkan literasi digital anak"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/","name":"Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-10-07T12:00:08+00:00","dateModified":"2022-10-07T06:55:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2"},"description":"Wajib tahu! Ini cara meningkatkan literasi digital anak sejak dini. Caranya dimulai dengan membiasakan anak menggunakan media digital untuk pembelajaran.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/cara-meningkatkan-literasi-digital-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Meningkatkan Literasi Digital Anak Sejak Dini!"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/61a4469234190a1c810208146a104bc2","name":"Wahyu Lelyana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aba085b2590cbbe6c82277a25a30daa3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Wahyu Lelyana"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75792"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=75792"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75792\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":75858,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/75792\/revisions\/75858"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/75719"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=75792"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=75792"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=75792"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}