{"id":74230,"date":"2022-09-27T13:00:53","date_gmt":"2022-09-27T06:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=74230"},"modified":"2022-09-27T12:48:46","modified_gmt":"2022-09-27T05:48:46","slug":"fictophilia-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/","title":{"rendered":"Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Apakah Sedulur pernah merasa tertarik dengan karakter fiksi? Merupakan hal yang wajar apabila seseorang menyukai sebuah karakter fiksi. Apalagi karakter fiksi kerap digambarkan sebagai sosok yang sempurna. Namun hal ini perlu diwaspadai apabila rasa tertarik tersebut sudah terjadi secara berlebihan. Fenomena ini umum dikenal sebagai fictophilia. Sederhananya, fictophilia adalah kondisi di mana seseorang memiliki rasa cinta atau ketertarikan terhadap karakter fiktif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam beberapa kondisi, fictophilia disebut kerap menimbulkan ketertarikan secara seksual terhadap karakter tersebut. Meski begitu, fictophilia disebut tidak terbatas pada perasaan romantis atau ketertarikan seksual, sebab rasa cinta yang muncul juga bisa menyerupai persahabatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Nah, untuk mengetahui lebih jauh tentang apa itu fictophilia, berikut ini Super sudah merangkum informasi selengkapnya. Yuk, langsung disimak!<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/psikologi-adalah\/\">Psikologi adalah: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Manfaatnya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengertian fictophilia adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_74236\" aria-describedby=\"caption-attachment-74236\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-74236\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/fictophilia-adalah-626x405.jpg\" alt=\"fictophilia adalah\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-74236\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Istilah penyakit fictophilia adalah mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Terlebih memang belum banyak pembahasan secara ilmiah mengenai fenomena satu ini. Meski begitu, fictophilia bukanlah sebuah istilah baru. Sejumlah sumber menyebut istilah ini sudah populer sejak 2010 silam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dihimpun dari berbagai sumber, fictophilia adalah kondisi di mana seseorang memiliki ketertarikan secara berlebih alias obsesi kepada sebuah karakter fiksi, baik itu karakter dalam novel, komik, maupun film. Perasaan tertarik ini bisa berupa rasa cinta, keinginan untuk memiliki, hingga adalah rasa tertarik secara seksual kepada karakter tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Singkatnya, orang yang menderita fictophilia umumnya memiliki keinginan untuk menjalin hubungan spesial dengan karakter fiksi yang disukainya tersebut. Sebab ia beranggapan bahwa karakter itu merupakan sosok pasangan yang ideal untuknya. Kondisi fictophilia sendiri bisa dialami oleh pria maupun wanita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lalu, apakah Fictophilia penyakit mental? Dalam sejumlah literatur tidak dikatakan secara gamblang apakah fenomena ini termasuk dalam kategori penyakit mental. Meski begitu dikatakan bahwa hal ini tidak boleh dianggap sepele apalagi jika sudah sampai ke tahap memberikan pengaruh kepada keseharian seseorang.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/konflik-adalah\/\">Pengertian Konflik Beserta Jenis, Faktor Penyebab &amp; Contohnya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Fictoromance dan fictosexual<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_74235\" aria-describedby=\"caption-attachment-74235\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-74235\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/fictophilia-adalah-1-626x405.jpg\" alt=\"fictophilia adalah\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-74235\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah diketahui bahwa fictophilia disorder adalah kondisi ketika seseorang memiliki rasa tertarik secara berlebih kepada sebuah karakter fiksi, alias karakter yang tidak nyata. Perasaan tersebut bisa menyebabkan penderita fictophilia memiliki rasa tertarik secara seksual kepada karakter tersebut. Oleh sebab itu, fictophilia juga kerap dianggap sebagai fetish ringan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekadar informasi, fetish adalah obsesi seksual di mana seseorang mengalami respon seksual terhadap objek bukan manusia atau bagian tubuh non-genital, sebagaimana dikutip dari laman Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kata fetish sendiri merujuk pada benda mati, bagian tubuh, situasi, ataupun aktivitas yang dapat membangkitkan hasrat seksual seseorang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sementara itu terkait rasa tertarik dengan karakter fiksi, adapula istilah fictoromance dan fictosexual atau fictosexuality. Apa itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Fictoromance adalah keadaan ketika seseorang memiliki perasaan romantis kepada karakter fiktif. Sedangkan fictosexuality adalah keadaan di mana seseorang memiliki ketertarikan secara seksual kepada karakter fiktif.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/konsumtif\/\">Arti Konsumtif Beserta Faktor, Tanda &amp; Cara Menghindarinya\u00a0\u00a0<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Penyebab fictophilia adalah<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_74234\" aria-describedby=\"caption-attachment-74234\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-74234\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/fictophilia-adalah-2-626x405.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-74234\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedulur tentu penasaran bagaimana seseorang dapat mengalami fictophilia. Terlebih fenomena tersebut merujuk pada keadaan di mana seseorang tertarik dengan karakter fiksi yang tidak nyata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir Detik.com, terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab seseorang mengalami fictophilia. Satu di antaranya adalah ekspektasi yang tidak realistis terutama berkaitan dengan masalah hubungan. Ekspektasi yang terlalu jauh dan kemudian tidak tercapai itu bisa menyebabkan seseorang menciptakan pikiran atau imajinasinya sendiri tentang sosok pasangan idaman. Dalam fenomena fictophilia, sosok pasangan idaman ini ditemukannya dari novel atau karya fiksi lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di sisi lain, adanya pengalaman pahit seperti patah hati atau kegagalan dalam menjalin hubungan juga bisa menyebabkan seseorang mengalami fictophilia. Trauma di masa lalu membuatnya takut untuk menjalin hubungan dengan seseorang yang nyata. Sementara dalam novel atau film, ia menemukan sosok yang dinilainya sempurna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/psikopat-adalah\/\">Psikopat adalah: Pengertian, Ciri-Ciri dan Penyebabnya<\/a><\/strong><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ciri-ciri fictophilia<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_74233\" aria-describedby=\"caption-attachment-74233\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-74233\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/fictophilia-adalah-3-626x405.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-74233\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah disinggung sebelumnya bahwa rasa kagum dan tertarik kepada karakter fiksi sebenarnya merupakan sebuah hal yang wajar. Namun ketika ketertarikan itu terjadi secara berlebihan maka perlu untuk diwaspadai. Selain itu, terdapat beberapa tanda seseorang mengalami fictophilia yang perlu diperhatikan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Suka membandingkan pasangan atau orang yang dijumpai di dunia nyata dengan karakter fiktif.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pikirannya dipenuhi oleh karakter fiktif yang dikaguminya hingga dibawa ke berbagai aspek.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memiliki keinginan untuk mengubah pasangannya menjadi seperti karakter fiksi yang dikagumi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/butterfly-effect-adalah\/\">Butterfly Effect adalah: Penjelasan &amp; Contohnya di Kehidupan<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana cara mengatasi fictophilia?<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_74232\" aria-describedby=\"caption-attachment-74232\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-74232\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/fictophilia-adalah-4-626x405.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-74232\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Rasa tertarik kepada karakter fiksi pada dasarnya dianggap sebagai hal yang wajar. Namun dalam beberapa kondisi seperti fictophilia, hal tersebut perlu untuk mendapat perhatian khusus. Pasalnya, fenomena ini bisa membawa dampak buruk bagi seseorang apalagi jika pikiran tersebut telah mempengaruhi kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lantas, bagaimana cara mengatasi fictophilia?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pertama-tama, Sedulur dapat melakukan konsultasi dengan ahli, misalnya psikolog untuk mengetahui secara pasti kondisi yang dialami. Selanjutnya Sedulur bisa mengikuti terapi sehingga obsesi atau rasa tertarik secara berlebih kepada karakter fiksi itu bisa diatasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi pembahasan tentang fictophilia. Bisa disimpulkan bahwa fictophilia adalah penyakit atau fenomena berupa adanya ketertarikan secara berlebih kepada suatu karakter fiksi hingga dapat menimbulkan adanya rasa tertarik secara seksual. Selain itu sudah dipaparkan juga ciri-ciri hingga cara mengatasi kondisi tersebut. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk Sedulur, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?<\/span><\/i><b><i> Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":74237,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10540,10541,10542],"class_list":["post-74230","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-fictophilia","tag-fictophilia-adalah","tag-pengertian-fictophilia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Fictophilia adalah kondisi ketika seseorang memiliki ketertarikan terhadap karakter fiksi atau fiktif yang ditemukan dalam film atau novel.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Fictophilia adalah kondisi ketika seseorang memiliki ketertarikan terhadap karakter fiksi atau fiktif yang ditemukan dalam film atau novel.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-27T06:00:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-27T05:48:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5-17.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5-17.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5-17.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"fictophilia adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/\",\"name\":\"Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-09-27T06:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-27T05:48:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Fictophilia adalah kondisi ketika seseorang memiliki ketertarikan terhadap karakter fiksi atau fiktif yang ditemukan dalam film atau novel.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!","description":"Fictophilia adalah kondisi ketika seseorang memiliki ketertarikan terhadap karakter fiksi atau fiktif yang ditemukan dalam film atau novel.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!","og_description":"Fictophilia adalah kondisi ketika seseorang memiliki ketertarikan terhadap karakter fiksi atau fiktif yang ditemukan dalam film atau novel.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-09-27T06:00:53+00:00","article_modified_time":"2022-09-27T05:48:46+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5-17.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5-17.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5-17.webp","width":850,"height":450,"caption":"fictophilia adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/","name":"Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-09-27T06:00:53+00:00","dateModified":"2022-09-27T05:48:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Fictophilia adalah kondisi ketika seseorang memiliki ketertarikan terhadap karakter fiksi atau fiktif yang ditemukan dalam film atau novel.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/fictophilia-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fictophilia adalah Mencintai Karakter Fiksi, Ini Penjelasannya!"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74230"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74230"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74230\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":74238,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74230\/revisions\/74238"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74237"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74230"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74230"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74230"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}