{"id":74222,"date":"2022-11-21T14:00:05","date_gmt":"2022-11-21T07:00:05","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=74222"},"modified":"2022-11-21T10:05:46","modified_gmt":"2022-11-21T03:05:46","slug":"standar-deviasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Salah satu materi dalam ilmu statistik adalah standar deviasi. Ia merupakan ukuran sebaran yang mencerminkan distribusi nilai di sekitar rata-rata atau mean. Sama halnya dengan materi mean, median dan modus, materi dalam ilmu statistik ini akan lazim Sedulur temui pada pelajaran di sekolah menengah atau sederajat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Walaupun sepertinya sulit, tetapi ternyata standar deviasi ini sangat mudah dipelajari. Terutama jika Sedulur sudah benar-benar memahami dasar-dasarnya. Maka dari itu, dalam artikel ini Sedulur akan diajak untuk mengulas sedikit lebih dalam mengenai materi statistik tersebut serta mencermati beberapa contoh soalnya. Tanpa berpanjang-panjang lagi, yuk ikuti pembahasan di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/gws\/\"><b>Apa Arti Kata GWS? Pahami Makna &amp; Cara Penggunaanya!<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Standar deviasi, apa itu?<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_74227\" aria-describedby=\"caption-attachment-74227\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-74227\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Sribbr-1.png\" alt=\"standar deviasi\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Sribbr-1.png 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Sribbr-1-444x250.png 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Sribbr-1-600x337.png 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/Sribbr-1-285x160.png 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-74227\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Scribbr<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Standar deviasi adalah nama lain dari simpangan baku. Ia merupakan bagian dari ilmu statistik yang mengukur derajat kesamaan atau kedekatan dalam data-data pada suatu kelompok. Karl Pearson, seorang matematikawan berkebangsaan Inggris menjadi orang pertama yang menemukan rumus ini pada tahun 1894. Ia pun juga dikenal sebagai penemu statistik sebagai cabang ilmu matematika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Simpangan baku ini menjadi sebuah nilai statistik yang sering dimanfaatkan untuk mengetahui kedekatan sebaran data yang berada pada sampel. Lebih daripada itu, simpangan baku ini juga bisa menentukan seberapa dekat titik data individu dengan rata-rata atau mean dari data sampel yang disajikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian lain dari simpangan baku ini dikemukakan oleh beberapa sumber. Seperti yang tercantum dalam situs Wikipedia, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">In statistics, the standard deviation is a measure of the amount of variation or dispersion of a set of values.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, artinya adalah \u201cDalam (ilmu) statistik, simpangan baku merupakan ukuran jumlah variasi atau dispersi dari sekumpulan nilai.\u201d.\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penjelasan lebih lanjut dari pengertian yang diungkapkan situs tersebut adalah jika simpangan baku rendah, maka nilai-nilai dari data yang diperoleh cenderung mendekati rata-rata (disebut juga sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">expected value<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Sedangkan jika hasil perhitungan menunjukkan simpangan baku yang tinggi, maka nilai-nilai sebaran di rentang tersebut lebih luas.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain dari Wikipedia, Sedulur juga dapat menemukan pengertian simpangan baku dalam ilmu statistik ini di situs Investopedia. Dalam situs tersebut, dijelaskan bahwa \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Standard deviation is a statistic that measures the dispersion of a dataset relative to its mean and is calculated as the square root of the variance.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d, artinya adalah \u201cSimpangan baku merupakan statistik yang mengukur dispersi dalam suatu kumpulan data relatif terhadap rata-ratanya dan ia dihitung sebagai akar kuadrat dari varian.\u201d.<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dalam keuangan, simpangan baku dipakai untuk mengetahui ukuran risiko relatif dari suatu aset. Walaupun begitu, ternyata terdapat kekurangan dari rumus perhitungan ini, dimana ia juga menghitung ketidakpastian data sebagai risiko (walaupun data tersebut menguntungkan bagi investor; pendapatan di atas rata-rata).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/kewajiban-manusia-terhadap-sungai\/\"><b>12 Kewajiban Manusia Terhadap Sungai yang Harus Diketahui!<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Fungsinya<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st.depositphotos.com\/2234518\/2771\/i\/600\/depositphotos_27714243-stock-photo-female-student-doing-math-on.jpg\" alt=\"standar deviasi\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Depositphotos<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Simpangan baku digunakan untuk mengetahui apakah sampel data yang telah diperoleh dapat mewakili seluruh populasi atau tidak. Rumus ini sangat lazim dipakai oleh ahli statistik maupun mereka yang terjun ke dalam dunia statistik dengan menghitung standar deviasi Excel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Menentukan data yang dapat mewakili suatu populasi sangatlah sulit. Maka dari itu, dengan menggunakan interpretasi standar deviasi, pencarian akan sampel data yang mewakili seluruh populasi akan lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/mimpi-gunung-meletus\/\"><b>8 Arti Mimpi Gunung Meletus, Pertanda Baik atau Buruk?<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Standar deviasi rumus<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Terdapat dua jenis rumus dari simpangan baku yang dapat digunakan. Penggunaan dari masing-masing rumus tersebut didasarkan pada jenis data yang disajikan, baik itu data tunggal atau data kelompok. Mari simak penjelasan singkat dari kedua rumus tersebut.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Menghitung standar deviasi data tunggal<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_74226\" aria-describedby=\"caption-attachment-74226\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-74226 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/iNews-2-e1664109795743.jpg\" alt=\"standar deviasi\" width=\"720\" height=\"406\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/iNews-2-e1664109795743.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/iNews-2-e1664109795743-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/iNews-2-e1664109795743-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/iNews-2-e1664109795743-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-74226\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">iNews<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rumus simpangan baku yang pertama adalah untuk data jenis tunggal. Di atas merupakan rumus dan keterangan dari setiap simbolnya.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Menghitung standar deviasi data kelompok<\/b><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_74225\" aria-describedby=\"caption-attachment-74225\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-74225 size-full\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/SlidePlayer-3-e1664109829587.jpg\" alt=\"\" width=\"720\" height=\"540\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-74225\" class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">SlidePlayer<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Rumus simpangan baku yang kedua adalah untuk data jenis kelompok. Di atas merupakan rumus dan keterangan dari setiap simbolnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>BACA JUGA: <\/b><a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/hopeless-romantic\/\"><b>Arti Hopeless Romantic &amp; Tanda-Tandanya, Apa Ada di Kamu?<\/b><\/a><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh soal<\/b><\/span><\/h2>\n<figure style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/st3.depositphotos.com\/4210273\/19302\/i\/450\/depositphotos_193020860-stock-photo-teenager-girl-math-class-overwhelmed.jpg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><\/span> <span style=\"color: #000000;\">Depositphotos<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Berikut ini adalah contoh soal standar deviasi yang baik agar Sedulur dapat dengan mudah mencari tahu jawabannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh soal data tunggal<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Suatu kelas yang berisikan 8 siswa dan siswi memiliki tinggi 150 cm, 167 cm, 175 cm, 157 cm, 165 cm, 153 cm, 177 cm, dan 160 cm. Carilah simpangan bakunya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara mengerjakan soal data tunggal<\/b><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Cari nilai rata-rata dari nilai data yang disajikan. Tambahkan kedelapan data tersebut lalu dibagi jumlah data. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">1304<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">8<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> = 163<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Cari penyimpangan setiap data dari rata-ratanya. Contoh: (150 &#8211; 163)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> + (167 &#8211; 163)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> + \u2026 dan seterusnya.<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Setiap hasil simpangan data dikuadratkan, dibagi dengan nilai rata-rata data. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">702<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">8<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> = 87,75<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Cari akar dari hasil varian tersebut. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">87,75<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> = 9,3675<\/span><\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Maka, standar deviasi dari data di atas adalah 9,3675<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh soal data kelompok<\/b><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Cari simpangan baku dari data-data berikut!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nilai \u2013 Frekuensi<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">63-67 \u2013 2<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">68-72 \u2013 3<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">73-77 \u2013 6<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">78-82 \u2013 4<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">83-87 \u2013 4<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">88-92 \u2013 1<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Cara mengerjakan soal data kelompok<\/b><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Temukan nilai tengah dari setiap kelompok data, kemudian hitung jumlah nilai kelompok dengan nilai tengah dikali frekuensi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Hitung nilai rata-rata yang didapatkan, jumlah nilai kelompok dibagi total data.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Temukan simpangan setiap data kelompok, kalikan frekuensi terhadap nilai tengah yang dikurangkan dari rata-rata data.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Jumlah simpangan tiap kelompok kemudian dibagi dengan total data atau varian.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Akar kuadratkan hasil varian yang didapat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\"> Dari hasil akar tersebutlah akan Sedulur temukan simpangan bakunya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Nah Sedulur, demikian pembahasan singkat dari standar deviasi beserta rumus dan contoh soalnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Sedulur, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":25,"featured_media":74224,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10539,10537,10538],"class_list":["post-74222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-cara-menghitung-standar-deviasi","tag-standar-deviasi","tag-standar-deviasi-adalah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sedang mencari cara menghitung standar deviasi? Coba simak dulu penjelasan tentang standar deviasi dalam artikel berikut ini Sedulur!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sedang mencari cara menghitung standar deviasi? Coba simak dulu penjelasan tentang standar deviasi dalam artikel berikut ini Sedulur!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-21T07:00:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T03:05:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-6.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Muhammad Iqbal\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-6.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-6.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"standar deviasi\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/\",\"name\":\"Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-11-21T07:00:05+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T03:05:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\"},\"description\":\"Sedang mencari cara menghitung standar deviasi? Coba simak dulu penjelasan tentang standar deviasi dalam artikel berikut ini Sedulur!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff\",\"name\":\"Muhammad Iqbal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Muhammad Iqbal\"},\"description\":\"Content Writer at Aplikasi Super.\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya","description":"Sedang mencari cara menghitung standar deviasi? Coba simak dulu penjelasan tentang standar deviasi dalam artikel berikut ini Sedulur!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya","og_description":"Sedang mencari cara menghitung standar deviasi? Coba simak dulu penjelasan tentang standar deviasi dalam artikel berikut ini Sedulur!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-11-21T07:00:05+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T03:05:46+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-6.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Muhammad Iqbal","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Muhammad Iqbal","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-6.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1-6.webp","width":850,"height":450,"caption":"standar deviasi"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/","name":"Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-11-21T07:00:05+00:00","dateModified":"2022-11-21T03:05:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff"},"description":"Sedang mencari cara menghitung standar deviasi? Coba simak dulu penjelasan tentang standar deviasi dalam artikel berikut ini Sedulur!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/standar-deviasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menghitung Standar Deviasi Beserta Contoh Soalnya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/16fe84a4ea0e4694c58531b19dc41cff","name":"Muhammad Iqbal","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b38228e369a9a8927e1a6aadf91b205?s=96&d=mm&r=g","caption":"Muhammad Iqbal"},"description":"Content Writer at Aplikasi Super."}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74222"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74222"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":81296,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74222\/revisions\/81296"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/74224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}