{"id":73651,"date":"2022-09-21T23:00:15","date_gmt":"2022-09-21T16:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=73651"},"modified":"2022-09-21T15:34:47","modified_gmt":"2022-09-21T08:34:47","slug":"silinder","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/","title":{"rendered":"Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab &#038; Cara Mengobatinya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Mata silinder merupakan kondisi yang dialami banyak orang, seperti halnya mata minus. Silinder atau juga disebut sebagai astigmatisme adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada refraksi mata. Hal ini menyebabkan penglihatan menjadi kabur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lantas, mengapa gangguan tersebut bisa terjadi? Serta apa saja yang dapat dilakukan untuk mengobati serta mencegah mata silinder? Untuk mengetahui jawabannya, berikut ini Super telah merangkum informasi selengkapnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/daun-insulin\/\">10 Manfaat Daun Insulin untuk Kesehatan Tubuh, Yuk Kenali!<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">1. Mengenal mata silinder<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73662\" aria-describedby=\"caption-attachment-73662\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73662\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-1-liputan-6.jpg\" alt=\"silinder\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-1-liputan-6.jpg 640w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-1-liputan-6-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-1-liputan-6-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-1-liputan-6-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73662\" class=\"wp-caption-text\">Liputan 6<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mata silinder yang dalam dunia medis disebut sebagai astigmatisme merupakan suatu kondisi yang menyebabkan gangguan pada penglihatan. Kondisi ini terutama mengganggu proses refraksi, yaitu proses masuknya cahaya dari bagian depan mata untuk dibiaskan tepat pada retina.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dikutip dari laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM), dokter spesialis mata dr. Sagung Gede Indrawati, Sp.M (K) menjelaskan, kondisi ini terjadi ketika kornea memiliki lengkungan permukaan yang berbeda satu sama lain. Akibatnya penglihatan menjadi kabur di mana garis yang seharus lurus menjadi terlihat bengkok atau patah-patah.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">2. Jenis astigmatisme\u00a0<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73661\" aria-describedby=\"caption-attachment-73661\" style=\"width: 710px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-73661\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-2-antara-720x405.jpeg\" alt=\"silinder\" width=\"720\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-2-antara-720x405.jpeg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-2-antara-800x450.jpeg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-2-antara-444x250.jpeg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-2-antara-600x337.jpeg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-2-antara-285x160.jpeg 285w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73661\" class=\"wp-caption-text\">Antara<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dilansir Alodokter, astigmatisme terbagi menjadi dua jenis, yaitu astigmatisme korneal dan gejala mata astigmatisme lentikular. Pembagian jenis astigmatisme ini didasarkan pada letak kelainannya. Berikut penjelasannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Astigmatisme korneal, adalah astigmatisme yang disebabkan oleh kelainan pada kelengkungan kornea.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Astigmatisme lentikular, adalah astigmatisme yang disebabkan oleh kelainan yang terletak pada kelengkungan lensa mata.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/ciri-ciri-mata-minus\/\">6 Ciri-ciri Mata Minus, Penyebab dan Cara Mengatasinya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">3. Ciri-ciri atau gejala<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73660\" aria-describedby=\"caption-attachment-73660\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73660\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-3-okezone-edukasi.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-3-okezone-edukasi.jpg 700w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-3-okezone-edukasi-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-3-okezone-edukasi-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-3-okezone-edukasi-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73660\" class=\"wp-caption-text\">Okezone Edukasi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah diketahui bersama bahwa astigmatisme atau mata silinder adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada proses refraksi pada silinder mata\u00a0 tertinggi yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Gangguan penglihatan ini sendiri bisa dikenali dengan sejumlah ciri atau gejala. Berikut adalah beberapa gejala mata silinder yang perlu Sedulur ketahui.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pandangan atau penglihatan menjadi kabur terutama ketika melihat objek yang jauh.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Terjadi distorsi ketika melihat objek sehingga objek yang berupa garis lurus menjadi terlihat miring atau bengkok.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mata menjadi lebih mudah lelah dan sulit untuk fokus saat melihat objek.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Sering menyipitkan mata untuk memfokuskan pandangan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mudah mengalami sakit kepala karena mata dipaksa bekerja terlalu keras untuk melihat.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mengalami gangguan penglihatan di malam hari.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">4. Penyebab mata silinder<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73658\" aria-describedby=\"caption-attachment-73658\" style=\"width: 590px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-73658\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-4-times-indonesia.jpg\" alt=\"silinder\" width=\"600\" height=\"340\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73658\" class=\"wp-caption-text\">Times Indonesia<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengetahui mata silinder itu apa serta ciri-ciri dan gejalanya, Sedulur tentu ingin tahu apa penyebab seseorang mengalami kondisi tersebut. Dikutip dari HelloSehat.com, astigmatisme disebabkan oleh adanya kelainan pada bentuk lengkungan kornea atau lensa mata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Permukaan lengkung pada kornea dan lensa berfungsi dalam pembiasan cahaya ke retina. Apabila terjadi kelainan pada lengkungan tersebut, mata tidak dapat melihat objek secara fokus. Akibatnya, penglihatan menjadi kabur dan distorsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lantas, apa penyebab adanya kelainan pada kornea dan lensa mata?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Masih mengutip dari HelloSehat.com, dikatakan bahwa menurut American Academy of Ophthalmology, kelainan tersebut dapat disebabkan oleh faktor keturunan. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat disebabkan cedera pada mata, efek samping operasi mata, serta penyakit mata seperti katarak dan keratokonus di mana kornea semakin menipis sehingga jaringan bening di depan kornea menjadi menonjol keluar.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/obat-tetes-mata-anak\/\">12 Rekomendasi Obat Tetes Mata Anak yang Aman dan Ampuh<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">5. Faktor yang meningkatkan risiko astigmatisme<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73657\" aria-describedby=\"caption-attachment-73657\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-73657\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-5-kumparan-640x405.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73657\" class=\"wp-caption-text\">Kumparan<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di samping penyebab yang telah diuraikan di atas, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya astigmatisme sebagaimana dirangkum dari Alodokter dan HelloSehat.com berikut ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Adanya riwayat astigmatisme atau gangguan penglihatan lain dalam keluarga.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memiliki gangguan mata seperti rabun jauh atau rabun dekat yang parah.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Memiliki riwayat cedera mata atau operasi mata.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mengalami penipisan lapisan kornea atau pembentukan jaringan parut pada kornea.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">6. Tingkatan mata silinder<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73656\" aria-describedby=\"caption-attachment-73656\" style=\"width: 643px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73656\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-6-suara.jpg\" alt=\"\" width=\"653\" height=\"366\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-6-suara.jpg 653w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-6-suara-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-6-suara-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-6-suara-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 653px) 100vw, 653px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73656\" class=\"wp-caption-text\">Suara<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah dipaparkan bahwa mata silinder atau astigmatisme dibagi menjadi dua jenis berdasarkan letak kelainannya, yaitu astigmatisme korneal dan gejala mata astigmatisme lentikular. Di sisi lain, astigmatisme juga terbagi menjadi empat kategori berdasarkan tingkat keparahannya sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Astigmatisme ringan: kurang dari 1.00 diopters<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Astigmatisme sedang: antara 1.00 dan 2.00 diopters<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Astigmatisme berat: antara 2.00 dan 3.00 diopters<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Astigmatisme sangat berat: lebih dari 3.00 diopters<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekadar informasi, diopter atau dioptri adalah satuan ukuran kekuatan bias lensa atau mata. Satuan ini menunjukkan kekuatan lensa dengan jarak fokus satu meter dan digunakan sebagai satuan pengukuran kelengkungan lensa untuk kacamata.<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/parenting\/mata-merah-pada-anak\/\">10 Penyebab Mata Merah pada Anak dan Cara Mengatasinya<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">7. Diagnosis untuk astigmatisme<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73655\" aria-describedby=\"caption-attachment-73655\" style=\"width: 633px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73655\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-7-halodoc.png\" alt=\"\" width=\"643\" height=\"355\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73655\" class=\"wp-caption-text\">Halodoc<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk mengatasi astigmatisme, umumnya Sedulur akan disarankan untuk menggunakan kacamata dengan lensa silinder. Namun sebelum itu, dokter akan melakukan diagnosis dengan serangkaian pemeriksaan pada mata, yaitu meliputi sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tes ketajaman visual atau penglihatan, yaitu prosedur pemeriksaan di mana pasien diminta untuk membaca serangkaian huruf pada papan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tes refraksi atau pembiasan cahaya, adalah prosedur pemeriksaan dengan menggunakan alat bernama retinoskop atau refraktor optikal.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Tes keratometri, yaitu pemeriksaan untuk mengukur kelengkungan kornea mata.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Topografi kornea yang secara umum hampir serupa dengan tes keratometri, namun prosedur ini umumnya dilakukan apabila akan dilakukan operasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">8. Cara mengatasi mata astigmatisme<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73654\" aria-describedby=\"caption-attachment-73654\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-73654\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-8-freepik-626x405.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73654\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan pemeriksaan yang sudah dilakukan, dokter akan mendiagnosis kelainan yang terjadi pada mata yang dalam hal ini berkaitan dengan masalah astigmatisme. Selanjutnya hasil diagnosis tersebut digunakan sebagai dasar untuk menentukan metode pengobatan atau penanganan yang sesuai. Beberapa metode yang dapat dilakukan untuk menangani masalah mata silinder adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan kacamata dengan lensa silinder.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan lensa kontak.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Operasi Laser-assisted in situ keratomileusis (LASIK) untuk membentuk ulang kornea dengan menggunakan laser.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Operasi Laser-assisted subepithelial keratectomy (LASEK), yaitu prosedur untuk membentuk ulang kornea dengan mengendurkan lapisan luar kornea dan kemudian dikencangkan kembali.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Photorefractive keratectomy (PRK), adalah prosedur pembentukan ulang kornea namun dengan mengangkat epitelium atau lapisan luar kornea.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Small-incision lenticule extraction (SMILE), yaitu prosedur yang umum dilakukan untuk pasien astigmatisme yang disertai dengan rabun jauh ringan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">BACA JUGA: <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/cara-menghilangkan-mata-sembab\/\">8 Cara Menghilangkan Mata Sembab Setelah Menangis<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">9. Cara mencegah mata silinder<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73653\" aria-describedby=\"caption-attachment-73653\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-73653\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-9-freepik-626x405.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73653\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selain mengetahui diagnosis dan cara pengobatan astigmatisme, ada baiknya Sedulur juga mengetahui cara mencegahnya. Dihimpun dari berbagai sumber, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan dan dijadikan kebiasaan untuk mencegah terjadinya masalah mata astigmatisme. Cara-cara berikut ini juga bisa menjadi terapi untuk mencegah kondisi astigmatisme memburuk.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Pemeriksaan mata secara rutin, dengan jadwal yang disarankan yaitu 2 tahun sekali untuk Sedulur berusia di bawah 65 tahun dan 1 tahun sekali untuk Sedulur berusia di atas 65 tahun.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Menghindari kebiasaan mengucek mata.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mengatasi atau mengobati infeksi mata sedini mungkin.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">10. Perbedaan silinder dan minus<\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73652\" aria-describedby=\"caption-attachment-73652\" style=\"width: 616px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-73652\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mata-10-freepik-626x405.jpg\" alt=\"\" width=\"626\" height=\"405\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73652\" class=\"wp-caption-text\">Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedulur mungkin penasaran apa perbedaan gangguan mata silinder dengan mata minus. Karena seperti yang diketahui, kedua masalah tersebut dialami banyak orang dan umumnya sama-sama menyebabkan penglihatan terganggu atau menjadi kabur. Berikut adalah beberapa perbedaan mata silinder dan mata minus.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mata silinder disebabkan kelainan kelengkungan pada beberapa bagian kornea, sedangkan mata minus disebabkan cacat mata pada kelengkungan kornea yang berlebihan.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Mata silinder dapat menyebabkan penglihatan ganda, sementara mata minus dapat menyebabkan strabismus.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\">Gejala mata silinder dapat terjadi saat melihat objek dekat maupun jauh, sedangkan gejala mata minus umumnya terjadi saat melihat objek yang jauh.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Demikian tadi pembahasan tentang mata silinder atau astigmatisme, mulai dari pengertian, ciri-ciri, penyebab, hingga cara mengobati dan mencegah astigmatisme menjadi memburuk. Selain itu sudah dipaparkan juga perbedaan antara mata silinder dan mata minus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mau belanja bulanan nggak pakai ribet?<\/span><\/i><b><i> Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\"> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <\/span><\/i><b><i>Aplikasi Super<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/span><\/i><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":28,"featured_media":73663,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[1719,10422,10421],"class_list":["post-73651","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lifestyle","tag-kesehatan","tag-mata-silinder","tag-silinder"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab &amp; Cara Mengobatinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Silinder atau juga disebut sebagai astigmatisme adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada refraksi mata.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab &amp; Cara Mengobatinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Silinder atau juga disebut sebagai astigmatisme adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada refraksi mata.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-21T16:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-21T08:34:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3-9.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Clarissa Fauzany\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3-9.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3-9.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"silinder\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/\",\"name\":\"Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab & Cara Mengobatinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-09-21T16:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-21T08:34:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\"},\"description\":\"Silinder atau juga disebut sebagai astigmatisme adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada refraksi mata.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab &#038; Cara Mengobatinya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315\",\"name\":\"Clarissa Fauzany\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Clarissa Fauzany\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab & Cara Mengobatinya","description":"Silinder atau juga disebut sebagai astigmatisme adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada refraksi mata.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab & Cara Mengobatinya","og_description":"Silinder atau juga disebut sebagai astigmatisme adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada refraksi mata.","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-09-21T16:00:15+00:00","article_modified_time":"2022-09-21T08:34:47+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3-9.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Clarissa Fauzany","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Clarissa Fauzany","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3-9.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3-9.webp","width":850,"height":450,"caption":"silinder"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/","name":"Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab & Cara Mengobatinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-09-21T16:00:15+00:00","dateModified":"2022-09-21T08:34:47+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315"},"description":"Silinder atau juga disebut sebagai astigmatisme adalah kondisi di mana terjadi gangguan pada refraksi mata.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/lifestyle\/silinder\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ciri-Ciri Mata Silinder Beserta Penyebab &#038; Cara Mengobatinya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/631ce5a2267f0fc9bf9921a7d3497315","name":"Clarissa Fauzany","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/69e561f1825307597aed5fa04813af99?s=96&d=mm&r=g","caption":"Clarissa Fauzany"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73651"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73651"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73651\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73824,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73651\/revisions\/73824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73663"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73651"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73651"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73651"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}