{"id":73252,"date":"2022-09-19T17:00:42","date_gmt":"2022-09-19T10:00:42","guid":{"rendered":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?p=73252"},"modified":"2022-09-19T12:32:06","modified_gmt":"2022-09-19T05:32:06","slug":"dejavu-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/","title":{"rendered":"Dejavu adalah: Pengertian &#038; Kenapa Kita Sering Mengalaminya"},"content":{"rendered":"<p>Dejavu adalah sebuah kondisi ketika seseorang merasa sangat akrab dengan sebuah kondisi yang sedang dialami. Seakan pernah mengalaminya di masa lalu. Tentu Sedulur juga pernah mengalami kondisi ini dan seringkali kebingungan.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan kali ini, kita akan bahas bersama terkait dejavu itu sendiri, mulai dari pengertiannya dan alasan mengapa manusia bisa mengalami dejavu itu sendiri. Tanpa berlama-lama, yuk mari langsung kita simak penjelasan dejavu adalah beserta contohnya bawah ini.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/psikopat-adalah\/\">Psikopat adalah: Pengertian, Ciri-Ciri dan Penyebabnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Pengertian dejavu<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73255\" aria-describedby=\"caption-attachment-73255\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73255\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1.-Katadata.jpg\" alt=\"\" width=\"620\" height=\"413\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1.-Katadata.jpg 620w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/1.-Katadata-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73255\" class=\"wp-caption-text\">Katadata<\/figcaption><\/figure>\n<p>Arti dejavu adalah sebuah kondisi ketika seseorang mengalami sebuah kondisi atau peristiwa yang akrab yang pernah dialami, baik itu di masa lalu atau setidaknya dalam pikiran dan perasaannya pernah mengalami kondisi tersebut.<\/p>\n<p>Ketika kondisi dejavu terjadi, seseorang bisa merasakan apa yang akan terjadi dan memang hal yang terjadi sebagaimana yang dipikirkan. Padahal kondisi tersebut merupakan pengalaman pertama dan belum pernah terjadi sebelumnya.<\/p>\n<p>Pengertian dejavu adalah tanda untuk kondisi yang pernah dialami, biasanya berlangsung sekitar 10 hingga 30 detik dan bisa terjadi berkali-kali.<\/p>\n<h2><strong>Asal mula istilah dejavu<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73256\" aria-describedby=\"caption-attachment-73256\" style=\"width: 660px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73256\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/2.-Merdeka.jpg\" alt=\"dejavu adalah\" width=\"670\" height=\"507\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73256\" class=\"wp-caption-text\">Merdeka<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dejavu adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Prancis yang berartu <em>sudah pernah melihat<\/em>. Istilah ini pertama kali disampaikan oleh seorang bernama Emile Boirac, seorang filsuf dan ilmuwan dari Prancis. Boirac mengemukakan istilah ini pertama kali pada tahun 1876.<\/p>\n<p>Semenjak itu, banyak ilmuwan yang mencoba menjelaskan kondisi ini. Contohnya Sigmund Freud yang menjelaskan bahwa dejavu memiliki hubungan dengan keinginan yang terpendam. Sementara menurut Carl Jung, fenomena ini berhubungan dengan alam bawah sadar kita.<\/p>\n<h2><strong>Awal kemunculan dejavu sebagai fenomena<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73257\" aria-describedby=\"caption-attachment-73257\" style=\"width: 1014px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73257\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3.-Tagar.id_.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3.-Tagar.id_.jpg 1024w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/3.-Tagar.id_-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73257\" class=\"wp-caption-text\">Tagar.id<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kondisi terkait dejavu adalah hal unik, maka dari itu banyak peneliti yang tertarik dan penasaran lalu kemudian melakukan riset. Namun penelitian yang dilakukan masih sebagai dari pengalaman setiap orang yang pernah mengalami dejavu itu sendiri.<\/p>\n<p>Peneliti berpegang pada pengalaman dejavu seseorang yang bersifat retrospektif sehingga sulit mencari stimulus yang memicunya. Namun setidaknya terdapat beberapa teori dan pembahasan yang menjadi landasan terkait kondisi dejavu ini, teori tersebut adalah sebagai berikut:<\/p>\n<h2><strong>1. Teori slip perception<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73258\" aria-describedby=\"caption-attachment-73258\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73258\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/4.-Liputan6.jpg\" alt=\"dejavu adalah\" width=\"1200\" height=\"900\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/4.-Liputan6.jpg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/4.-Liputan6-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73258\" class=\"wp-caption-text\">Liputan6<\/figcaption><\/figure>\n<p>Teori pertama yaitu terkait slip perception, yaitu teori yang berkaitan dengan seseorang yang melihat hal yang sama di waktu yang berbeda. Otak kita membentuk ingatan dalam sekali pandang meskipun dalam waktu yang singkat. Bisa aja kita cuma melihatnya sekilas, lalu fokus mengerjakan hal lain.<\/p>\n<h2><strong>2. Kejang lobus temporal<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73259\" aria-describedby=\"caption-attachment-73259\" style=\"width: 990px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73259\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5.-Hello-Sehat.webp\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"667\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5.-Hello-Sehat.webp 1000w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5.-Hello-Sehat-768x512.webp 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/5.-Hello-Sehat-390x260.webp 390w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73259\" class=\"wp-caption-text\">Hello Sehat<\/figcaption><\/figure>\n<p>Penjelasan lain untuk penyebab dejavu adalah kondisi kejang lobus temporal. Umumnya dialami oleh penderita epilepsi, tumor dan kelainan pembuluh darah di otak. Lobus temporal otak bertanggung jawab dalam memproses emosi dan penyimpanan ingatan jangka pendek.<\/p>\n<p>Kejang lobus temporal menyebabkan respons seseorang terhadap lingkungan sekitar menjadi menurun. Mereka dapat melakukan hal yang sama secara berulang. Ketika kejang terjadi, mereka bisa berhalusinasi dan merasakan dejavu.<\/p>\n<h2><strong>3. Malfungsi sirkuit otak<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73260\" aria-describedby=\"caption-attachment-73260\" style=\"width: 610px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73260\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.-Sindonews.jpg\" alt=\"dejavu adalah\" width=\"620\" height=\"413\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.-Sindonews.jpg 620w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/6.-Sindonews-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73260\" class=\"wp-caption-text\">Sindonews<\/figcaption><\/figure>\n<p>Teori yang berkaitan dengan dejavu adalah malfungsi pada sirkuit otak atau minor brain circuit malfunction. Setiap otak manusia memiliki dua tempat menyimpan memori, memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Kondisi dejavu dipicu oleh otak yang salah merespons kejadian yang tengah terjadi.<\/p>\n<h2><strong>4. Kinerja rhinal cortex<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73261\" aria-describedby=\"caption-attachment-73261\" style=\"width: 643px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73261\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/7.-Suara.jpg\" alt=\"\" width=\"653\" height=\"366\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/7.-Suara.jpg 653w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/7.-Suara-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/7.-Suara-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/7.-Suara-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 653px) 100vw, 653px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73261\" class=\"wp-caption-text\">Suara<\/figcaption><\/figure>\n<p>Di dalam otak terdapat sebuah bagian yang bernama rhinal cortex. Bagian tersebut berguna untuk mendeteksi rasa familiar. Bagian ini mungkin saja teraktivasi tanpa memicu kerja hipokampus (bagian otak yang berfungsi sebagai memori).<\/p>\n<h2><strong>5. Teori memory recall<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73262\" aria-describedby=\"caption-attachment-73262\" style=\"width: 1090px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73262\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/8.-IDN-Times.jpg\" alt=\"dejavu adalah\" width=\"1100\" height=\"734\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/8.-IDN-Times.jpg 1100w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/8.-IDN-Times-768x512.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/8.-IDN-Times-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 1100px) 100vw, 1100px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73262\" class=\"wp-caption-text\">IDN Times<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada juga teori memory recall, teori yang berkaitan dengan sebuah kondisi yang terjadi di tempat berbeda namun dengan suasana yang sangat mirip. Teori memori recall mengatakan dejavu disebabkan oleh respons otak terhadap peristiwa yang pernah dilalui sebelumnya. Kenangan masa kecil, liburan singkat, bahkan aroma parfum dapat membawa kamu mengenang masa lalu.<\/p>\n<h2><strong>Apakah dejavu berbahaya?<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73263\" aria-describedby=\"caption-attachment-73263\" style=\"width: 1190px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73263\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/9.-Berkeluarga.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"675\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/9.-Berkeluarga.jpg 1200w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/9.-Berkeluarga-720x405.jpg 720w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/9.-Berkeluarga-800x450.jpg 800w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/9.-Berkeluarga-444x250.jpg 444w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/9.-Berkeluarga-768x432.jpg 768w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/9.-Berkeluarga-600x337.jpg 600w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/9.-Berkeluarga-285x160.jpg 285w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73263\" class=\"wp-caption-text\">Berkeluarga<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bagi Sedulur yang sering mengalami contoh dejavu mungkin Sedulur bertanya apakah kondisi ini berbahaya? Karena kondisi ini dialami oleh setiap orang, maka dari itu kondisi ini tidak berbahaya dan bisa dialami lebih dari satu kali dalam hidup.<\/p>\n<p>Terkecuali, jika dejavu yang dialami berkaitan dengan trauma di masa lalu dan menganggu kegiatan sehari-hari. Kondisi ini mewajibkan Sedulur untuk berkonsultasi ke psikolog atau psikiater adalah mengetahui cara menghilangkan dejavu yang menganggu.<\/p>\n<p><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/butterfly-effect-adalah\/\">Butterfly Effect adalah: Penjelasan &amp; Contohnya di Kehidupan<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><strong>Dejavu dalam Islam<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_73264\" aria-describedby=\"caption-attachment-73264\" style=\"width: 690px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-73264\" src=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10.-Pikiran-Rakyat.jpg\" alt=\"dejavu adalah\" width=\"700\" height=\"465\" srcset=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10.-Pikiran-Rakyat.jpg 700w, https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10.-Pikiran-Rakyat-390x260.jpg 390w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-73264\" class=\"wp-caption-text\">Pikiran Rakyat<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sementara itu, dejavu menurut Islam masih menjadi tanda tanya. Pasalnya para ulama dan ahli dalam Islam belum menemukan pembahasan terkait dejavu itu sendiri. Baik dari hadits atau Alquran itu sendiri. Maka dari itu dalam sudut pandang Islam, pembahasan tentang dejavu masih sulit dibahas.<\/p>\n<p>Dalam Islam sendiri banyak hal yang belum belum terpecahkan dan masih menjadi misteri, maka dari itu diperlukan kepercayaan dan keimanan terkait hal tersebut. Tidak semua fenomena dapat dijelaskan secara ilmiah atau umat manusia yang belum bisa menjelaskan dan mendapatkan jawabannya.<\/p>\n<div class=\"rltdpstsplgn-related-post-block\"><h4 class=\"rltdpstsplgn-related-title\"><\/h4><p>No related posts found...<\/p><\/div>\n<p>Dejavu adalah kondisi yang umum dialami oleh setiap orang, maka dari itu Sedulur tidak perlu khawatir jika mengalami hal ini. Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, semoga penjelasan di atas bisa membantu Sedulur memahami fenomena dejavu ya!<\/p>\n<p><em>Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? <strong>Aplikasi Super<\/strong> solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar.<\/em><\/p>\n<p><em>Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat <strong>Aplikasi Super<\/strong>. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":13,"featured_media":73253,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10363,10361,10362],"class_list":["post-73252","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-dejavu","tag-dejavu-adalah","tag-pengertian-dejavu"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dejavu adalah: Pengertian &amp; Kenapa Kita Sering Mengalaminya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dejavu adalah sebuah kejadian yang dialami dan dirasa pernah dialami sebelumnya. Berikut ini penjelasan lengkapnya. Yuk kita simak!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dejavu adalah: Pengertian &amp; Kenapa Kita Sering Mengalaminya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dejavu adalah sebuah kejadian yang dialami dan dirasa pernah dialami sebelumnya. Berikut ini penjelasan lengkapnya. Yuk kita simak!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Belanja Kebutuhan Pokok\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-19T10:00:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-09-19T05:32:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10-15.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Azmil R. Noel Hakim\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\",\"name\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"description\":\"Belanja Kebutuhan Pokok\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10-15.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10-15.webp\",\"width\":850,\"height\":450,\"caption\":\"dejavu adalah\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/\",\"name\":\"Dejavu adalah: Pengertian & Kenapa Kita Sering Mengalaminya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-09-19T10:00:42+00:00\",\"dateModified\":\"2022-09-19T05:32:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\"},\"description\":\"Dejavu adalah sebuah kejadian yang dialami dan dirasa pernah dialami sebelumnya. Berikut ini penjelasan lengkapnya. Yuk kita simak!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dejavu adalah: Pengertian &#038; Kenapa Kita Sering Mengalaminya\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62\",\"name\":\"Azmil R. Noel Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Azmil R. Noel Hakim\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dejavu adalah: Pengertian & Kenapa Kita Sering Mengalaminya","description":"Dejavu adalah sebuah kejadian yang dialami dan dirasa pernah dialami sebelumnya. Berikut ini penjelasan lengkapnya. Yuk kita simak!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dejavu adalah: Pengertian & Kenapa Kita Sering Mengalaminya","og_description":"Dejavu adalah sebuah kejadian yang dialami dan dirasa pernah dialami sebelumnya. Berikut ini penjelasan lengkapnya. Yuk kita simak!","og_url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/","og_site_name":"Belanja Kebutuhan Pokok","article_published_time":"2022-09-19T10:00:42+00:00","article_modified_time":"2022-09-19T05:32:06+00:00","og_image":[{"width":850,"height":450,"url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10-15.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Azmil R. Noel Hakim","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Azmil R. Noel Hakim","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/","name":"Belanja Kebutuhan Pokok","description":"Belanja Kebutuhan Pokok","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/superapp.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10-15.webp","contentUrl":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/10-15.webp","width":850,"height":450,"caption":"dejavu adalah"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#webpage","url":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/","name":"Dejavu adalah: Pengertian & Kenapa Kita Sering Mengalaminya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#primaryimage"},"datePublished":"2022-09-19T10:00:42+00:00","dateModified":"2022-09-19T05:32:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62"},"description":"Dejavu adalah sebuah kejadian yang dialami dan dirasa pernah dialami sebelumnya. Berikut ini penjelasan lengkapnya. Yuk kita simak!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/uncategorized\/dejavu-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/superapp.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dejavu adalah: Pengertian &#038; Kenapa Kita Sering Mengalaminya"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/362c0c2d586d5d5eb026d20f2c71ab62","name":"Azmil R. Noel Hakim","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/superapp.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c07346918128e09ef2623348933ca197?s=96&d=mm&r=g","caption":"Azmil R. Noel Hakim"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73252"}],"collection":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73252"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73252\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73265,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73252\/revisions\/73265"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73252"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73252"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/superapp.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73252"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}